Lukashenko Sambut Rencana Prabowo Buka KBRI di Belarus

6 hours ago 2

PRESIDEN Belarus Alexander Lukashenko menyambut rencana Indonesia membuka kedutaan besar dan rute penerbangan langsung ke negaranya. Lukashenko menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto seusai pertemuan keduanya di Jakarta, Kamis, 2 Juli 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Lukashenko dan Prabowo memberikan pernyataan pers bersama seusai pertemuan tersebut. "Saya berterima kasih kepada Pak Presiden atas rencana membuka kedutaan Indonesia," kata Lukashenko di Istana Merdeka.

Saat ini, perwakilan Indonesia di Belarus masih merangkap dengan Rusia. Indonesia memiliki Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Moskow yang juga menjadi wakil pemerintah RI untuk Republik Belarus.

Lukashenko juga mengapresiasi keterbukaan Prabowo untuk membuka rute penerbangan langsung Indonesia-Belarus. "Orang Belarus sangat tertarik sekali untuk berkunjung ke Indonesia," ucapnya.

Ia berujar pemerintah Belarus sangat menaruh perhatian terhadap sektor pariwisata. Lukashenko pun terbuka untuk membahas kerja sama pembebasan visa antara Belarus dan Indonesia.

"Saya juga berterima kasih kepada Presiden atas dukungan terhadap pengembangan hubungan masyarakat kedua negara, termasuk pembahasan mengenai fasilitas bebas visa dan pembukaan konektivitas penerbangan di masa depan," tuturnya.

Belarus, kata Lukashenko, memandang Indonesia bukan hanya sebagai mitra ekonomi, tetapi juga sebagai tujuan wisata yang sangat menarik. "Kami berharap masyarakat Belarus semakin mudah mengunjungi Indonesia, demikian pula masyarakat Indonesia dapat semakin mudah berkunjung ke Belarus," kata laki-laki yang telah menjabat Presiden Belarusia sejak 1994 ini.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyampaikan apresiasi atas kunjungan Lukashenko ke Jakarta. "Saya yakin momentum ini akan semakin memperkuat kemitraan Indonesia-Belarus dan membuka peluang kerjasama yang lebih luas," ucap Ketua Umum Partai Gerindra ini.

Lukashenko tiba di Jakarta sejak Rabu, 1 Juli 2026. Ia disambut oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin di Landasan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Pada malam harinya, Lukashenko menginap di Istana Negara, Jakarta.

Menteri Luar Negeri Sugiono berujar menginap di Istana Kepresidenan adalah keinginan Lukashenko. Ia mengatakan pemerintah Indonesia memenuhi permintaan tersebut sebagai bentuk penghormatan kepada sang Presiden. 

Kepala negara lain, kata Sugiono, biasanya lebih memilih menginap di hotel. "Beliau kali ini berkehendak untuk bisa (bermalam) di Istana," kata Sugiono.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |