Ragam Hoaks Bagi-Bagi Dana Bantuan Catut Nama Pejabat, dari Mahfud Md hingga Purbaya

1 month ago 61

Liputan6.com, Jakarta - Nama mantan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md berulang kali tercatat menjadi sasaran berita hoaks yang beredar melalui media sosial (medsos).

Hoaks yang beredar, dia membagi-bagikan uang bantuan hingga puluhan juta rupiah kepada masyarakat yang membutuhkan.

Hoaks seputar memberi bantuan juga kerap mencatut nama Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa.

Berikut ragam hoaks yang mencatut nama pejabat dan telah diverifikasi kebenarannya: 

1. Cek Fakta: Hoaks Video Mahfud Md Bagikan Modal Usaha Rp 100 Juta ke 4 Orang Terpilih

Beredar kembali postingan di media sosial klaim video mantan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud Md membagikan bantuan modal usaha sebesar Rp 100 juta. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 1 Januari 2026.

Berikut isi unggahannya:

"berbagi bantuan ahkir. 2025"

Pada klaim video, Mahfud Md terlihat memberi pernyataan sebagai berikut:

"Ini uang adalah sitaan dari korupsi yang akan dibagikan untuk tambahan modal usaha atau yang belum memiliki usaha sendiri. Masing masing akan menerima bantuan sebanyak 100 juta perorangan, pencairan bantuannya langsung hari ini.

Siapa saja boleh ikutan untuk mendaftarkan diri nanti akan kita pilih untuk yang benar benar membutuhkan sebanyak empat orang. Ini nyata juga amanah saya siap bertanggungjawab apalagi tidak cair bagi yang sudah melakukan pendaftaran.

Langsung saja menghubungi whatsapp saya, jangan sampai ada pihak lain yang mengatasnamakan saya untuk yang mau bantuan ini. Yang tidak percaya tidak usah ikutan atau mendaftar apalagi komentar yang bukan bukan, tidak ada paksaan.

Mungkin itu saja yang saya sampaikan ditunggukan whatsapp kalian masuk, kalau ada kesalahan mohon maaf assalamulaikum wr wb"

Dalam video yang beredar tersebut, turut menampilkan tumpukan uang kertas yang diambil dari cuplikan di situs berita BBC. 

Lalu benarkah klaim video Mahfud Md membagikan bantuan modal usaha sebesar Rp 100 juta? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

2. Cek Fakta: Video Menkeu Purbaya Beri Bantuan Rp 50 Juta Tidak Benar dan Hasil AI

Beredar postingan di media sosial klaim video Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan memberi bantuan sebesar Rp 50 juta. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 29 Desember 2025.

Berikut caption pada unggahan yang beredar:

"khusus untuk seluruh masyarakat Indonesia dana bantuan sebesar 50 juta yang belum pernah menerima bantuan pemerintah silakan konfirmasi #DanaBantuan #Masyarakat #indonesiaemas"

Unggahan juga berisi video yang menyertakan pernyataan Purbaya, berikut isinya:

"Sebelum pergantian tahun ini, banyak program pemerintah yang keluar dan disetujui langsung oleh bapak presiden, salah satunya program yang saya jalankan sekarang.

Saya Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ingin memberi tahu bahwa bantuan ini tidak pandang bulu, siapapun kalian berhak mendapatkan. Segera daftar dan masukkan data diri anda. Semoga bantuan ini tetap berlanjut sampai penutupan tahun ini"

Lalu benarkah klaim video Menkeu Purbaya memberi bantuan sebesar Rp 50 juta? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

3. Cek Fakta: Hoaks Video Kardinal Ignatius Suharyo soal Bantuan Dana Pembangunan Gereja

Beredar postingan di media sosial klaim video Uskup Agung Jakarta Kardinal Ignatius Suharyo menyampaikan bantuan dana untuk pembangunan gereja. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook pada 4 November 2025.

Dalam postingan terdapat tulisan:

"BANTUAN DANA D.A.P NON MUSLIM & PEMBANGUNAN GEREJA KHUSUS UMAT KRISTEN DAN KATOLIK"

Unggahan menyertakan video klaim Ignatius yang sedang berbicara sebagai berikut:

"Shalom salam sejahtera bagi kita semua

Melalui akun Facebook ini, saya atas nama Uskup Agung Katolik Jakarta Indonesia Kardinal Ignatius Suharto, saya ingin menyampaikan mengenai dana bantuan DAP, yang disalurkan bagi masyarakat di Timor Leste melalui kerja sama antara Indonesia dan Australia.

Dana bantuan ini nantinya wajib disalurkan 40 persen untuk pembangunan gereja dan lain lain, sementara 60 persennya dapat digunakan untuk dijadikan modal usaha atau bayar utang dan untuk tabungan masa tua.

Semoga dengan adanya program ini, kami memberikan peluang kepada saudara saudari terkasih di Timor Leste dan dapat membantu dan digunakan dengan bijak

Silakan saudari saudari terkasih, mengajukan permohonan dana DAP melalui pesan messenger, semoga permohonan saudara saudari dapat disetujui atau di ACC dan langsung diproses pencairannya

Sekali lagi saya ucapkan selamat untuk saudara seiman saya di Timor Leste Tuhan Yesus Kristus selalu memberkati kita"

Benarkah klaim video Kardinal Ignatius Suharyo menyampaikan bantuan dana untuk pembangunan gereja? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email [email protected].

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |