Ramai Pendaki Gunung Merapi, Semua Imbauan Tak Dihiraukan

5 hours ago 3

PENDAKIAN ke Gunung Merapi via jalur Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, marak dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi itu viral di media sosial lewat video yang memperlihatkan banyaknya pendaki yang tetap naik ke Merapi. Mereka mengabaikan larangan yang ada.

Kepala Balai Taman Nasional Gunung Merapi (BTNGM), Heri Wibowo, saat dimintai tanggapannya, menegaskan status Gunung Merapi hingga saat ini masih Level III (Siaga) dan pendakian tidak direkomendasikan. Namun, menurutnya, masyarakat dan para pendaki banyak yang tidak menghiraukan berbagai imbauan yang telah disampaikan terkait larangan pendakian Gunung Merapi.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

"Imbauan Taman Nasional, imbauan BPPTKG (Badan Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi), imbauan Sultan (Raja Keraton Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X), imbauan Kepala BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) tidak dihiraukan," kata Heri saat dihubungi, Senin, 6 Juli 2026.

Menurut Heri, pihaknya memilih mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat setempat daripada melakukan penutupan paksa jalur pendakian. Balai Taman Nasional Gunung Merapi berencana menggelar pertemuan dengan warga untuk membahas maraknya aktivitas pendakian tersebut. "Kami akan melakukan pendekatan dengan warga secara tertutup, nanti rencana mengadakan pertemuan dengan warga," ujarnya.

Heri mengakui Taman Nasional bersama aparat kepolisian dan TNI sebenarnya dapat melakukan penjagaan di jalur pendakian. Namun, langkah itu dinilai berpotensi menimbulkan gesekan dengan masyarakat. "Kami sebenarnya bisa meminta polisi dan TNI untuk berjaga, tetapi itu hanya solusi jangka pendek dan berisiko menimbulkan bentrok atau benturan horizontal," kata dia.

Saat ini, petugas BTNGM tetap disiagakan di kawasan Selo untuk melakukan pendekatan kepada warga dan para pendaki. Menurut Heri, upaya pelarangan juga tidak mudah dilakukan karena sebagian pendaki tetap nekat naik ke Merapi.

Kegiatan pendakian Gunung Merapi sendiri belum direkomendasikan sejak status aktivitas gunung itu meningkat dari Level I (Normal) menjadi Level II (Waspada) pada 22 Mei 2018. Selanjutnya, pada 5 November 2020, status Merapi kembali dinaikkan menjadi Level III (Siaga).

Berdasarkan ketentuan yang berlaku, aktivitas pendakian Gunung Merapi untuk sementara tidak direkomendasikan, kecuali untuk kepentingan penyelidikan dan penelitian yang berkaitan dengan mitigasi bencana.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |