Transaksi PayLater Kredivo Naik 27 Persen Selama Ramadan

6 hours ago 5

KREDIVO mencatat volume transaksi PayLater naik sebesar 27 persen selama Ramadan dan Lebaran 2026 dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Peningkatan juga terjadi pada nilai transaksi yang naik 26 persen dibandingkan dengan tahun lalu.

Kredivo juga mencatat adanya pergeseran dalam pola penggunaan PayLater, di mana tenor satu bulan kian mendominasi. “Kami melihat PayLater dimanfaatkan sebelum gajian dan THR (Tunjangan Hari Raya), dengan tenor satu bulan sebagai pilihan utama agar pengeluaran tetap terjaga, apalagi Kredivo menawarkan 0 persen bunga dan admin untuk tenor ini,” ucap Senior Vice President Marketing & Communications Kredivo Indina Andamari dalam keterangan resmi, dikutip Rabu, 8 April 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Adapun rata-rata nilai transaksi per pengguna berada di kisaran Rp 800 ribu-Rp 1,5 juta dengan rata-rata jumlah transaksi per pengguna sebanyak 4–5 kali. Menurut Indina, data tersebut menunjukkan bahwa PayLater tidak hanya untuk transaksi bernilai besar, tetapi juga untuk kebutuhan sehari-hari yang berulang. Hal tersebut juga tercerminkan dari tumbuhnya volume transaksi kategori groceries hingga 160 persen dibandingkan periode Ramadan 2025.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pembiayaan Buy Now Pay Later (BNPL) oleh perusahaan pembiayaan tumbuh 53,53 persen year on year menjadi Rp 12,59 triliun pada Februari 2026. Posisi tersebut melambat dibandingkan Januari yang tumbuh 71,13 persen year on year. Adapun NPF (Non-Performing Loan) gross BNPL tercatat sebesar 2,79 persen, meningkat dibandingkan Januari yang tercatat sebesar 2,77 persen.

Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya OJK, Agusman, mengatakan penyaluran pembiayaan BNPL perusahaan pembiayaan diperkirakan akan tetap tumbuh positif pada 2026.

“Antara lain didorong oleh perkembangan ekosistem digital serta meningkatnya kebutuhan pembiayaan yang fleksibel, khususnya dari segmen usia produktif dan masyarakat yang belum mendapatkan akses layanan keuangan formal,” katanya dalam keterangan tertulis pada Rabu, 8 April 2026.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |