PEMERINTAH Kota Yogyakarta menargetkan 193 ruas jalan utama segera terbebas dari persoalan kabel udara yang mengganggu estetika perkotaan. Kabel-kabel semrawut di udara itu bakal ditangani menggunakan metode ducting fiber optik, yakni memindah kabel dari udara (tiang listrik) ke bawah tanah menggunakan pipa pelindung khusus (subduct).
"Kami sedang mempercepat pembangunan infrastruktur ducting fiber optik untuk 193 ruas jalan yang semrawut karena padatnya kabel listrik di udara itu," ujar Wakil Wali Kota Yogyakarta, Wawan Harmawan, Jumat, 17 April 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Wawan membeberkan, untuk ratusan ruas jalan yang jadi target bebas kabel udara itu, setelah dilakukan perhitungan butuh pengembangan ducting fiber optik dengan panjang total mencapai 199.337 meter. Sehingga pengerjaannya akan dilakukan bertahap.
Hingga saat ini, pembangunan infrastruktur ducting yang telah selesai dilakukan baru mencakup akses-akses jalan pintu masuk Kota Yogyakarta sepanjang 10.500 meter. Yang tersebar di 15 ruas jalan utama. Beberapa di antaranya ialah Jalan C. Simanjuntak, Laksda Adisucipto, Jenderal Sudirman, KH Ahmad Dahlan, serta Kenari di depan kompleks Balai Kota Yogyakarta.
Wawan menuturkan, pada proyek penataan pertama itu, pendanaan masih berasal dari sektor swasta melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Untuk melanjutkan penataan kabel semrawut di udara, Pemkot Yogyakarta pekan ini telah membahasnya bersama Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi (APJATEL) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) DIY.
Wawan menjelaskan rencana penataan selanjutnya akan dibagi ke dalam empat zona utama termasuk kawasan Sumbu Filosofi yang meliputi jalan yang membentang sepanjang kawasan Tugu-Malioboro hingga Keraton. Penataan dengan menggunakan metode u-ditch dan pipa PVC sebagai pelindung kabel bawah tanah.
Selain membangun jalur bawah tanah, Pemerintah Kota Yogyakarta secara paralel akan melakukan pemotongan kabel udara serta pencabutan tiang fiber optik yang sudah tidak digunakan guna mengurangi polusi visual. Langkah ini juga mengintegrasikan pemanfaatan tiang penerangan jalan umum (PJU) sebagai titik penempatan fiber optik agar lebih efisien dan rapi.
"Tak adanya kabel semrawut di udara bisa menambah daya tarik Yogyakarta sebagai Kota Wisata," kata dia. Menurut Wawan, koordinasi dengan operator telekomunikasi dilakukan untuk memastikan seluruh proses transisi kabel berjalan lancar tanpa mengganggu layanan publik.
Perwakilan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) DIY Joko Prasetyo menilai pemindahan kabel ke bawah tanah atau ducting saat ini menjadi upaya berkelanjutan demi keamanan jaringan. "Ducting menyeluruh ini sekaligus memberikan kepastian bagi penyedia jasa internet mengembangkan infrastruktur yang lebih andal," kata dia.






























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5154231/original/041919200_1741337635-20250307-Tadarus-ANG_2.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450038/original/011940800_1766126206-Gemini_Generated_Image_n0zy6on0zy6on0zy.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4199341/original/055639700_1666344669-bacaan-doa-untuk-orang-meninggal-latin-dan-artinya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3360668/original/038739700_1611729329-abdullah-faraz-fj-p_oVIhYE-unsplash.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/755908/original/073849700_1414158415-x6.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3922271/original/043865300_1643824060-Ilustrasi_bulan_Rajab_1.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4770150/original/051663000_1710247846-20240312-Berbuka_Puasa_di_Istiqlal-HER_2.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3190057/original/069392400_1595662626-muslim-woman-praying_23-2147794180.jpg)