6 Amalan Sebelum Tidur Menurut Sunnah Rasulullah SAW, Lengkap dengan Dalilnya

3 months ago 39

Liputan6.com, Jakarta Melakukan amalan sebelum tidur menjadi salah satu aspek penting dalam kehidupan seseorang, namun sering terabaikan karena kesibukan sehari-hari. Padahal, Rasulullah SAW sendiri telah memberikan contoh serta tuntunan yang sangat jelas mengenai berbagai amalan sebelum tidur yang bisa dilakukan.

Melakukan amalan sebelum tidur dalam islam sendiri merupakan cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan mendapatkan perlindungannya selama memejamkan mata. Jadi mengamalkan sunnah-sunnah Rasulullah SAW sebelum tidur bisa memberikan ketenangan batin, perlindungan dan keberkahan.

Lantas apa saja amalan-amalan sebelum tidur yang bisa dilakukan? Berikut ini telah Liputan6.com rangkum berbagai amalan sebelum tidur beserta dengan dalilnya, pada Senin (10/11)

Amalan-Amalan Wajib Sebelum Tidur

Terdapat beberapa amalan pokok yang sangat dianjurkan untuk dilakukan sebelum tidur berdasarkan sunnah Rasulullah SAW. Amalan-amalan ini bersifat fundamental dan memiliki dalil yang kuat dalam hadis-hadis shahih. 

1. Wudhu Sebelum Tidur

Amalan sebelum tidur yang pertama dan sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW adalah mengambil wudhu. Amalan ini menunjukan betapa pentingnya menjaga kesucian, yang prakteknya tidak hanya saat melakukan ibadah sholat, namun juga dalam aktivitas sehari-hari termasuk ketika beristirahat. 

Amalan ini juga memberikan dampak psikologis yang positif, karena air wudhu juga dapat memberikan kesegaran dan ketenangan bagi jiwa. Selain itu, tidur dalam keadaan suci bisa mendatangkan mimpi yang baik dan perlindungan dari Allah SWT sepanjang malam.

Dalil:

عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عَازِبٍ قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: إِذَا أَتَيْتَ مَضْجَعَكَ فَتَوَضَّأْ وُضُوءَكَ لِلصَّلَاةِ، ثُمَّ اضْطَجِعْ عَلَى شِقِّكَ الْأَيْمَنِ

"Dari Al-Bara' bin 'Azib, ia berkata: Nabi SAW bersabda: 'Jika engkau hendak mendatangi tempat tidurmu, hendaklah engkau berwudhu seperti wudhu untuk shalat, kemudian berbaringlah pada sisi kanan badanmu.'" (HR. Bukhari no. 247 dan Muslim no. 2710)

2. Membaca Ayat Kursi

Amalan yang selanjutnya adalah membaca Ayat Kursi yang mana amalan ini memiliki keutamaan yang luar biasa dalam memberikan perlindungan dari gangguan setan. Ayat yang terletak pada Surat Al baqarah ayat 225 ini, mengandung penjelasan tentang keagungan dan kekuasaan Allah SWT yang tidak terbatas.

Selain itu, keutamaan lain dari membaca Ayat Kursi sebelum tidur tidak hanya sebatas perlindungan fisik, namun juga perlindungan spiritual. Dimana setan tidak akan mampu mendekati dan mengganggu orang yang membaca ayat ini dengan penuh keyakinan dan keikhlasan. 

Dalil:

فَذَكَرَ الْحَدِيثَ فَقَالَ إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ آيَةَ الْكُرْسِىِّ لَنْ يَزَالَ عَلَيْكَ مِنَ اللَّهِ حَافِظٌ ، وَلاَ يَقْرَبُكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ

"Jika kamu hendak berbaring di atas tempat tidurmu, bacalah ayat Al Kursi karena dengannya kamu selalu dijaga oleh Allah Ta'ala dan syaitan tidak akan dapat mendekatimu sampai pagi." (HR. Bukhari)

3. Membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas

Ketiga surat pendek ini dikenal dengan sebutan Al-Mu'awwidzatain, yang memiliki keutamaan khusus sebagai benteng perlindungan bagi seorang muslim. Rasulullah SAW rutin membaca surat Al-Ikhlas, Al-Falaq dan An-Naas sebelum tidur sebagai bentuk perlindungan dari berbagai macam bentuk gangguan, baik yang tampak maupun yang tidak tampak.

Amalan sebelum tidur ini merupakan bentuk ikhtiar yang sangat dianjurkan. Karena selain memberikan perlindungan, amalan ini juga dapat mendatangkan ketenangan hati dan pikiran, sehingga tidur menjadi lebih berkualitas dan penuh dengan keberkahan.

Dalil:

عَنْ عَائِشَةَ، أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم كَانَ إِذَا أَوَى إِلَى فِرَاشِهِ كُلَّ لَيْلَةٍ جَمَعَ كَفَّيْهِ ثُمَّ نَفَثَ فِيهِمَا فَقَرَأَ فِيهِمَا ‏{‏قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ‏}‏ وَ‏{‏قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ‏}‏ وَ‏{‏قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ‏}‏ ثُمَّ يَمْسَحُ بِهِمَا مَا اسْتَطَاعَ مِنْ جَسَدِهِ

"Dari Aisyah, bahwa Nabi SAW apabila hendak tidur setiap malam, beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya, kemudian meniup ke dalamnya, lalu membaca Qul Huwa Allahu Ahad, Qul A'udzu bi Rabbil Falaq, dan Qul A'udzu bi Rabbin Naas, kemudian mengusapkannya ke seluruh tubuh yang mampu dijangkaunya." (HR. Bukhari)

Amalan Dzikir dan Doa Sebelum Tidur

Selain amalan-amalan pokok di atas, Rasulullah SAW juga mengajarkan berbagai bentuk dzikir dan doa yang dapat diamalkan sebelum tidur. Amalan-amalan ini melengkapi ritual sebelum tidur dan memberikan dimensi spiritual yang lebih mendalam. 

Memperbanyak Dzikir

Rasulullah SAW telah mengajarkan banyak bentuk dzikir yang dapat diamalkan sebelum tidur, mulai dari bertasbih, bertahmid, dan bertakbir. Amalan ini menjadi salah satu bentuk amalan sebelum tidur yang menjadikan hati selalu terhubung dengan Allah SWT, sehingga tidur pun menjadi bernilai ibadah. Dzikir juga menenangkan jiwa dan menjauhkan kita dari pikiran negatif yang bisa mengganggu ketika hendak tidur.

Rasulullah SAW juga menyatakan bahwa dzikir lebih baik daripada memiliki seorang pelayan, hal ini menunjukan betapa tingginya nilai dari amalan yang sangat sederhana ini, yang mana amalan ini juga bisa dilakukan oleh siapa saja tanpa membutuhkan biaya ataupun persiapan khusus. 

Dalil:

عَنْ عَلِيٍّ، أَنَّ فَاطِمَةَ ـ عَلَيْهِمَا السَّلاَمُ ـ شَكَتْ مَا تَلْقَى فِي يَدِهَا مِنَ الرَّحَى، فَأُتِيَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم بِسَبْىٍ، فَانْطَلَقَتْ فَلَمْ تَجِدْهُ، فَوَجَدَتْ عَائِشَةَ فَأَخْبَرَتْهَا، فَلَمَّا جَاءَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم أَخْبَرَتْهُ عَائِشَةُ بِمَجِيءِ فَاطِمَةَ، فَجَاءَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم إِلَيْنَا وَقَدْ أَخَذْنَا مَضَاجِعَنَا، فَذَهَبْنَا لِنَقُومَ فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم ‏"‏ عَلَى مَكَانِكُمَا ‏"‏‏.‏ فَقَعَدَ بَيْنَنَا حَتَّى وَجَدْتُ بَرْدَ قَدَمَيْهِ عَلَى بَطْنِي فَقَالَ ‏"‏ أَلاَ أَدُلُّكُمَا عَلَى خَيْرٍ مِمَّا سَأَلْتُمَا، إِذَا أَخَذْتُمَا مَضَاجِعَكُمَا ـ أَوْ أَوَيْتُمَا إِلَى فِرَاشِكُمَا ـ فَسَبِّحَا ثَلاَثًا وَثَلاَثِينَ، وَاحْمَدَا ثَلاَثًا وَثَلاَثِينَ، وَكَبِّرَا أَرْبَعًا وَثَلاَثِينَ، فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمَا مِنْ خَادِمٍ ‏"‏‏.

"Maukah kalian berdua aku tunjukkan sesuatu yang lebih baik dari apa yang kalian minta? Jika kalian berdua hendak tidur, maka bertasbihlah tiga puluh tiga kali, bertahmidlah tiga puluh tiga kali, dan bertakbirlah tiga puluh empat kali. Hal itu lebih baik bagi kalian berdua daripada seorang pelayan." (HR. Bukhari no. 5361)

Membersihkan Tempat Tidur

Dalam Islam, kebersihan merupakan aspek yang sangat penting dalam kehidupan, termasuk kebersihan tempat tidur. Rasulullah SAW sangat menganjurkan agar kita selalu membersihkan tempat tidur sebelum berbaring. Amalan ini juga mengandung hikmah langsung, yaitu memastikan tempat tidur bebas dari debu dan kotoran yang mungkin mengganggu tidur.

Selain kebersihan fisik, amalan membersihkan tempat tidur juga memiliki makna spiritual. Karena dengan menyebut nama Allah SWT saat membersihkan tempat tidur, aktivitas yang dilakukan dengan mengingat Allah SWT akan menjadi pahala dan ibadah, bahkan dalam hal-hal paling sederhana sekalipun.

Dalil:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم ‏ "‏ إِذَا أَوَى أَحَدُكُمْ إِلَى فِرَاشِهِ فَلْيَأْخُذْ دَاخِلَةَ إِزَارِهِ فَلْيَنْفُضْ بِهَا فِرَاشَهُ وَلْيُسَمِّ اللَّهَ فَإِنَّهُ لاَ يَعْلَمُ مَا خَلَفَهُ بَعْدَهُ عَلَى فِرَاشِهِ ‏"‏

"Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda: 'Jika salah seorang di antara kalian akan tidur, hendaklah mengambil potongan kain dan mengibaskan tempat tidurnya dengan kain tersebut sambil mengucapkan bismillah, karena ia tidak tahu apa yang terjadi sepeninggalnya tadi.'" (HR. Bukhari no. 6320)

Membaca Doa Sebelum Tidur 

Amalan sebelum tidur yang terakhir adalah membaca doa sebelum tidur, ini merupakan sikap berserah diri kepada Allah SWT dalam setiap keadaan, termasuk saat beristirahat. Rasulullah SAW telah mengajarkan doa khusus yang dibaca sebelum tidur sebagai bentuk penyerahan diri sepenuhnya kepada Allah SWT.

Membaca doa sebelum tidur juga adalah bentuk zikir yang akan terus mengalir pahalanya, meskipun seseorang itu telah tertidur. Doa ini juga memberikan ketenangan batin dan perlindungan dari Allah SWT sepanjang malam, sehingga tidur menjadi waktu yang penuh keberkahan.

Dalil:

عَنْ حُذَيْفَةَ، قَالَ كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم إِذَا أَرَادَ أَنْ يَنَامَ قَالَ ‏ "‏ اللَّهُمَّ بِاسْمِكَ أَحْيَا وَبِاسْمِكَ أَمُوتُ ‏"‏ ‏.‏ وَإِذَا اسْتَيْقَظَ قَالَ ‏ "‏ الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُورُ ‏"‏

"Dari Hudzaifah, ia berkata: 'Jika Nabi SAW ingin tidur, beliau membaca: Allahumma bismika ahya wa bismika amut (Ya Allah, dengan nama-Mu aku hidup dan mati). Dan jika bangun beliau membaca: Alhamdulillahilladzi ahyana ba'da ma amatana wa ilaihin nusyur (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah kami mati, dan kepada-Nya kami akan kembali).'" (HR. Bukhari no. 6312)

Tanya Jawab (Q&A) Seputar Amalan Sebelum Tidur

Q: Apakah semua amalan sebelum tidur harus dilakukan setiap malam?

A: Tidak semua amalan harus dilakukan setiap malam. Yang terpenting adalah konsistensi dalam mengamalkan beberapa amalan utama seperti membaca Ayat Kursi, berwudhu, dan membaca doa sebelum tidur. Amalan lainnya dapat dilakukan sesuai kemampuan dan kebiasaan masing-masing muslim.

Q: Bagaimana jika lupa membaca salah satu amalan sebelum tidur?

A: Jika lupa membaca amalan sebelum tidur, tidak ada dosa atau kewajiban untuk bangun dan mengulanginya. Amalan-amalan ini adalah sunnah, bukan kewajiban. Yang terpenting adalah berusaha konsisten dan tidak meninggalkannya dengan sengaja.

Q: Apakah boleh membaca amalan sebelum tidur sambil berbaring?

A: Ya, diperbolehkan membaca amalan sebelum tidur sambil berbaring. Bahkan dalam beberapa hadis, Rasulullah SAW membaca wirid sambil berbaring. Yang terpenting adalah menjaga adab dan khusyu' dalam membacanya.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |