Liputan6.com, Jakarta Dalam ajaran Islam, apa yang terjadi setelah manusia meninggal dunia telah dijelaskan secara rinci melalui Al-Qur'an dan Hadits. Kematian adalah sebuah kepastian yang tidak dapat dihindari oleh setiap makhluk hidup, termasuk manusia.
Pemahaman mendalam tentang fase ini menjadi sangat penting bagi umat Muslim. Hal ini menjadi bekal berharga untuk mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah dunia yang kekal. Mengutip buku Misteri Maut, Kiamat, Syafaat, Lauhul, Mahfuzh, dan Perjalanan Ruh oleh Imam Al-Ghazali, dkk., kematian didefinisikan sebagai sirnanya kehidupan.
Setelah itu, ruh manusia akan dilepaskan ke alam barzakh, menjelaskan secara gamblang apa yang terjadi setelah manusia meninggal dunia dalam Islam. Berikut Liputan6.coma ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Kamis (30/10/2025).
Kematian dalam Islam: Kepastian dan Takdir Ilahi
Dalam ajaran Islam, kematian bukanlah akhir dari segalanya, melainkan gerbang menuju kehidupan yang abadi. Setiap manusia telah ditetapkan ajalnya sejak ruh ditiupkan ke dalam jasad.
Ketetapan ini dijelaskan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim. Hadits tersebut menyatakan bahwa kejadian seseorang dikumpulkan dalam kandungan ibunya selama 40 hari berwujud air mani, kemudian menjadi segumpal darah selama 40 hari.
Setelah itu, Allah SWT mengutus malaikat untuk meniupkan ruh dan menetapkan empat hal. Empat hal tersebut meliputi rezeki, ajal, amal, serta apakah ia akan menjadi orang yang celaka atau bahagia.
Pemahaman ini menegaskan bahwa kematian adalah bagian dari takdir ilahi yang pasti akan dialami oleh setiap jiwa. Oleh karena itu, persiapan menghadapi kematian menjadi sangat penting bagi umat Muslim.
Definisi Kematian dan Gerbang Alam Barzakh
Kematian dalam pandangan Islam memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar berhentinya fungsi biologis tubuh. Setelah ruh terpisah dari jasad, ia tidak serta-merta lenyap, melainkan memulai perjalanan menuju alam berikutnya. Alam pertama yang akan dihuni oleh ruh setelah kematian adalah alam barzakh.
Alam barzakh adalah alam penantian antara dunia dan akhirat, tempat ruh menunggu hingga hari kebangkitan tiba. Salman Al-Farisy, salah seorang sahabat Rasulullah SAW, menjelaskan bahwa ruh manusia setelah meninggal akan dilepaskan ke alam barzakh.
Di alam barzakh inilah ruh akan merasakan konsekuensi awal dari amal perbuatannya selama hidup di dunia. Kondisi ruh di alam barzakh sangat bergantung pada keimanan dan amal saleh yang telah dikerjakan.
Kondisi Ruh di Alam Barzakh: Nikmat atau Siksa?
Kondisi ruh di alam barzakh sangat bervariasi, tergantung pada amal perbuatan seseorang selama hidup di dunia. Bagi orang-orang yang bertakwa kepada Allah SWT, ruh mereka akan mendapatkan ketenteraman dan kenikmatan.
Sebaliknya, bagi ruh orang-orang kafir atau yang banyak berbuat dosa, alam barzakh akan menjadi tempat yang sempit dan penuh siksaan. Ini adalah gambaran awal dari balasan atas perbuatan mereka.
Bagi orang yang bertakwa kepada Allah SWT semasa hidupnya, ruhnya akan mendapat ketenteraman dan kenikmatan di alam barzakh. Sedangkan ruh orang-orang kafir akan berada di tempat yang sempit yang penuh siksaan.
Ruh manusia, baik yang meninggal dalam kondisi beriman maupun kafir, akan dimasukkan ke dalam barzakh hingga hari dibangkitkan oleh Allah SWT. Alam barzakh menjadi tempat penantian yang adil, di mana setiap ruh akan merasakan hasil dari pilihan hidupnya.
Pentingnya Bekal Amal Saleh dan Pertanggungjawaban Dunia
Kehidupan di dunia adalah ladang untuk menanam amal kebaikan yang akan dipanen di akhirat. Setiap perbuatan manusia, baik yang baik maupun yang buruk, akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah SWT.
Al-Qur'an surat Al-Mu'minun ayat 99-100 memberikan peringatan keras bagi mereka yang lalai. Ayat tersebut menggambarkan penyesalan orang kafir saat kematian menjemput, di mana mereka memohon untuk dikembalikan ke dunia agar dapat berbuat kebajikan.
Namun, permohonan itu ditolak dan di hadapan mereka telah ada barzakh sampai hari kebangkitan. Ayat ini menjadi pengingat bagi manusia untuk mencari bekal sebanyak mungkin sebelum tiba di alam kubur.
Jika amal buruk lebih banyak, siksa kubur dan neraka menanti. Sebaliknya, jika amal baik lebih dominan, anugerah Allah berupa nikmat kubur dan surga akan didapatkan. Bekal amal yang baik adalah satu-satunya penolong setelah apa yang terjadi setelah manusia meninggal dunia dalam Islam.
Perjalanan Ruh ke Langit Ketujuh dan Kembali ke Jasad
Setelah ruh orang beriman dicabut dan diharumkan, para malaikat akan mengantarnya dalam sebuah perjalanan spiritual yang luar biasa. Ruh tersebut akan diantar hingga langit ketujuh untuk bertemu dengan Allah SWT sebagai bentuk penghormatan.
Di sana, Allah berfirman, "Tuliskan kitab hamba-Ku di tempat yang tinggi. Kembalikan dia ke bumi karena aku menciptakannya dari bumi, mengembalikannya ke bumi, dan mengeluarkannya dari bumi sekali saja." Firman ini terdapat dalam Al-Qur'an surat Thaha ayat 55.
Setelah proses ini, ruh orang saleh tersebut akan kembali ke jasadnya di alam kubur. Ini adalah fase penting sebelum dimulainya ujian di alam kubur.
Kembalinya ruh ke jasad bukan berarti hidup kembali seperti di dunia, melainkan untuk menghadapi pertanyaan-pertanyaan dari malaikat. Perjalanan ini menegaskan bahwa apa yang terjadi setelah manusia meninggal dunia dalam Islam adalah sebuah proses yang terstruktur dan penuh makna.
Ujian di Alam Kubur: Pertanyaan Malaikat Munkar dan Nakir
Setelah ruh kembali ke jasad di alam kubur, dua malaikat yakni Munkar dan Nakir akan datang dan duduk bersama. Mereka akan mengajukan serangkaian pertanyaan penting kepada ruh yang telah meninggal.
Pertanyaan-pertanyaan tersebut meliputi: "Siapa Tuhanmu?", "Apa agamamu?", "Siapa laki-laki yang diutus kepadamu?", dan "Dari mana kamu mengetahui hal ini?". Pertanyaan-pertanyaan ini merupakan bentuk ujian di alam kubur yang harus dijawab oleh setiap individu.
Jawaban yang diberikan sangat bergantung pada perbuatan seseorang selama hidup di dunia. Bagi orang yang beriman dan beramal saleh, akan sangat mudah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan benar dan teguh.
Namun, bagi orang kafir atau yang banyak berbuat dosa, mereka tidak akan pernah bisa menjawabnya. Allah SWT menegaskan dalam surat Ibrahim ayat 27, "Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang zalim dan memperbuat apa yang Dia kehendaki."
FAQ
- Apa yang dimaksud dengan alam Barzakh dalam Islam? Alam Barzakh adalah tempat peralihan antara dunia dan akhirat tempat ruh menunggu hari kebangkitan.
- Apa yang terjadi pada ruh setelah seseorang meninggal dunia? Ruh akan dipisahkan dari jasad dan memasuki alam Barzakh untuk menjalani fase penantian.
- Apakah ruh masih bisa berinteraksi dengan manusia yang hidup? Dalam ajaran Islam, ruh tidak dapat berinteraksi secara langsung dengan manusia yang masih hidup.
- Bagaimana kondisi ruh orang beriman di alam Barzakh? Ruh orang beriman akan merasakan ketenangan dan kenikmatan sesuai amal baiknya.
- Apakah ruh orang kafir atau pendosa juga mengalami Barzakh? Ya, semua ruh akan melalui alam Barzakh, namun dengan pengalaman sesuai amal masing-masing.
- Apakah azab kubur termasuk bagian dari alam Barzakh? Ya, azab atau nikmat kubur terjadi di alam Barzakh sebagai bentuk balasan sementara sebelum hari kiamat.
- Kapan ruh akan meninggalkan alam Barzakh? Ruh akan keluar dari alam Barzakh saat dibangkitkan kembali pada hari kiamat untuk menghadapi pengadilan Allah.

:strip_icc()/kly-media-production/promo_images/1/original/085223300_1761037787-Desktop_1280_x_190.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4289354/original/041089600_1673516524-arabic-desserts-near-books.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507818/original/092628300_1771554129-kubah_masjid.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2220482/original/035724700_1526813013-The_Blue_Mosque_at_night.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1251419/original/001109600_1464774480-tower-BNI-6.original.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4552319/original/085794300_1693014233-000_33TB22J.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5176139/original/066062200_1743063964-5b5fd754-75c6-4c6c-917f-abb65a3ff338.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508989/original/009754500_1771646627-tempat_makan_dekat_stasiun_senen5.webp)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3419757/original/096492500_1617596681-IMG_7389.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509462/original/015878700_1771715680-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508149/original/000933100_1771567036-ivan.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507282/original/042303900_1771488416-611690465_18551369515039800_5623139189157550141_n.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5509210/original/054924500_1771663566-Koleksi_dari_Zaskia_Mecca.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5371443/original/090307800_1759655308-000_77QL4RK.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4396549/original/031093700_1681559154-pexels-thirdman-7956663.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508703/original/056868800_1771587285-Gemini_Generated_Image_bf0ew7bf0ew7bf0e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5503059/original/016909700_1771077116-Player_Best_Moment_By_Antangin_Ayo_Jol__Lebih_baik_di_babak_kedua__Persebaya__Persebayauntuksemu__1_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5508860/original/044428500_1771630300-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5507759/original/025480600_1771548984-Booyah_Ramadan_Free_Fire_2026_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5296575/original/005879800_1753595807-1000091385.jpg)





















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348709/original/090969100_1757859256-bioskop.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4975694/original/033193500_1729565937-nama-wali-songo.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1554094/original/040157900_1491121330-stairs-735995_1920.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4688353/original/005421400_1702706741-pertengkarabn_suami_istri_telisik.com_.jpg)
