8 Kultum Singkat Tentang Ikhlas Lengkap Dalilnya, Ceramah Menggugah Hati

3 months ago 40

Liputan6.com, Jakarta Ikhlas merupakan salah satu fondasi spiritual terpenting dalam Islam. Secara bahasa, ikhlas memiliki arti memurnikan atau membersihkan. Kemurnian niat dalam beribadah dan beramal semata-mata hanya karena Allah SWT tanpa tercampuri tujuan lain bersifat duniawi. Oleh karenanya, kultum singkat tentang ikhlas sering dilantangkan dalam mimbar untuk menyeru umat Islam.

Ulama ternama, Dr. Quraish Shihab mencontohkan ikhlas seperti air dalam gelas yang tercampur kotoran. Ikhlas merupakan upaya mengeluarkan kotoran tersebut agar air kembali murni. Niat yang tulus dan keikhlasan yang mantap dijelaskan dalam buku beliau berjudul Kumpulan 101 Kultum Tentang Islam dapat menjadi amal yang berbobot di sisi Allah SWT. 

Setiap muslim wajib memahami bahwa ikhlas adalah landasan utama dalam semua urusan agama dan ibadah. Kultum singkat tentang ikhlas menjadi tema penting untuk mengingatkan kita betapa pentingnya menjaga hati dari tipuan dan hawa nafsu egoisme. Berikut Liputan6.com ulas berbagai judul kultum singkat tentang ikhlas yang bisa jadi panduan.

1. Kultum Singkat Tentang Ikhlas Sebagai Landasan Utama Amal

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Ikhlas merupakan syarat mutlak diterimanya sebuah amalan. Tanpa keikhlasan, sebesar apapun ibadah bisa hilang nilainya di mata Allah SWT. Kita harus berhati-hati agar amal kita tidak dicemari oleh niat yang salah.

Hadirin yang dirahmati Allah, mari kita bersyukur atas nikmat Islam, Iman, dan Ihsan yang masih tercurah pada kita. Kali ini kita akan membahas pilar terpenting dalam beramal, yakni ikhlas. Allah SWT berfirman, 

: " إِنَّا أَنزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ فَاعْبُدِ اللَّهَ مُخْلِصًا لَهُ الدِّينَ "

 (Innā anzalnā ilayka al-Kitāba bil-ḥaqqi fa'budil-lāha mukhliṣan lahuddīn).

Artinya: "Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu kitab al-Qur'an dengan kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya." (QS. Az-Zumar [39]: 2).

Ketaatan yang murni merupakan kunci ketakwaan kepada Allah SWT. Ayat ini menegaskan ibadah yang benar adalah ibadah yang murni hanya untuk Allah. Marilah kita jaga kemurnian niat kita.

Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

2.  Hakikat Ikhlas dalam Islam

Kultum singkat tentang ikhlas selanjutnya membahas hakikat utama dari keikhlasan. 

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Ikhlas merupakan syarat mutlak diterimanya sebuah amalan. Tanpa keikhlasan, amal sebesar apapun bisa hilang nilainya dari sisi Allah SWT. Kehati-hatian menjadi kunci agar amal tidak tercemari pujian atau popularitas. Inilah hakikat ikhlas dalam islam sebagai pondasi amal.

Hadirin yang dirahmati Allah SWT, marilah kita bersyukur atas nikmat yang masih diberikan. Sholawat dan salam tercurah kepada Nabi Muhammad SAW. Allah SWT berfirman dalam Quran Surat Az-Zumar ayat 2.

" إِنَّا أَنزَلْنَا إِلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَقِّ فَاعْبُدِ اللَّهَ مُخْلِصًا لَهُ الدِّينَ " 

(Innā anzalnā ilayka al-Kitāba bil-ḥaqqi fa'budil-lāha mukhliṣan lahuddīn).

Artinya: "Sesungguhnya Kami menurunkan kepadamu kitab al-Qur'an dengan kebenaran. Maka sembahlah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya."  

Ayat ini menegaskan kepada umat Islam agar menjaga kemurnian dalam beramal. Ibadah harus benar dan murni karena Allah dengan menjaga kemurnian niat. Semoga kita selalu bisa menaati Allah di segala kondisi.

Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

3. Kultum Singkat Tentang Kisah Ikhlas Menolong Anjing

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Seringkali niat yang tulus jauh lebih berharga daripada besarnya perbuatan. Kultum singkat tentang ikhlas ini membuktikan bahwa amal sepele bisa bernilai tinggi jika dilandasi dengan niat keikhlasan murni. 

Kita sering terobsesi dengan kuantitas amal. Namun dalam islam mengajarkan yang namanya kuantitas. Kuantitas amal ini didukung lewat keikhlasan yang utama. Dalam hal ini Rasulullah SAW bersabda: 

" بَيْنَمَا رَجُلٌ يَمْشِي فَاشْتَدَّ عَلَيْهِ الْعَطَشُ، فَنَزَلَ بِئْرًا فَشَرِبَ مِنْهَا، ثُمَّ خَرَجَ فَإِذَا هُوَ بِكَلْبٍ يَلْهَثُ... فَسَقَى الْكَلْبَ، فَشَكَرَ اللَّهُ لَهُ فَغَفَرَ لَهُ "

Artinya: "Ketika seorang laki-laki berjalan, dia sangat kehausan. Dia turun ke sumur lalu minum. Ketika keluar, ternyata ada anjing menjulurkan lidahnya... Lalu dia memberi minum anjing itu. Allah berterima kasih kepadanya dan mengampuni dosanya." (HR. Bukhari dan Muslim).

Subhanallah, kisah tersebut merupakan kisah populer di kalangan umat Islam. Pria itu diampuni dosanya, bukan karena memberi minum anjing, tetapi karena nilai ikhlas yang ada pada hatinya. Kasih sayang yang tulus selalu mengiringi tindakan sekecil apapun dan membuatnya bernilai besar.

Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

4. Kultum Singkat Tentang Ikhlas dalam Beribadah

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Makna ikhlas harus dipahami secara menyeluruh. Konsepnya memurnikan ketaatan dan ibadah hanya kepada Allah SWT. Hal ini mencakup semua jenis ibadah, termasuk dalam berdoa.

Saat mengangkat tangan pada momen berdoa, sudahkah kita memurnikan niat kita? Makna dalam ikhlas harus dipahami setiap muslim agar benar dalam pengamalannya. Allah SWT berfirman: 

" وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاءَ " 

(Wamā umirū illā liya'budullāha mukhliṣīna lahuddīna ḥunafā’).

Artinya: "Padahal mereka hanya diperintah menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus." (QS. Al-Bayyinah [98]: 5).

Firman Allah SWT ini merupakan inti dalam agama Islam. Umat beriman tak hanya diperintahkan menyembah Allah saja. Namun semua jenis peribadatan harus diiringi dengan kemurnian ketaatan kepada-Nya. Tujuannya agar bisa menjalankan agama dengan lurus. 

Memurnikan ketaatan mencakup kemurnian doa. Berdoalah dengan sungguh-sungguh hanya untuk mengharap pertolongan-Nya, bukan karena ingin menunjukkan kesalehan kepada sesama.

Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

5. Iklhas Sebagai Pemisah Syirik Kecil

Kultum singkat tentang ikhlas selanjutnya membahas syirik kecil.

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Ikhlas menjadi lawan sejati dari syirik, lebih khusus syirik kecil atau syirkul asghar. Contoh syirik kecil adalah riya’ atau cenderung pamer. Siapa sangka meski sepele, jika ada rasa pamer sedikit dalam hati, amal ibadah bisa rusak seluruhnya tanpa disadari. Ikhlas memisahkan segala amal kita dari berbagai bentuk keinginan duniawi.

Hadirin yang dimuliakan, kita harus mewaspadai musuh tersembunyi amal, yakni Riya.asulullah SAW bersabda seperti dalam buku Hadist Arbain An-Nawawiyah: 

" إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى "

Artinya: "Sesungguhnya setiap amalan hanyalah tergantung pada niat, dan sesungguhnya setiap orang hanya akan mendapatkan (balasan) sesuai dengan apa yang ia niatkan." (HR. Bukhari dan Muslim).

Jika niat kita bercampur dengan hasrat ingin dilihat orang, maka balasan kita datang hanya dari orang itu. Jika ada riya’ Allah tidak menganggapnya sebagai ibadah yang murni dan ikhlas. Marilah kita senantiasa menjaga niat agar murni, selamat dari riya.

Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

6. Kultum Singkat Tentang Ikhlas di Balik Kesabaran 

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Ujian hidup menuntut kesabaran, tapi kesabaran yang dilandasi dengan ikhlas yang akan mendatangkan pahala berlimpah.

Salah satu fungsi keikhlasan adalah menjadi kekuatan lahir dan batin. Ikhlas membantu kita bersabar menghadapi musibah dan ujian. Kita berabar karena meyakini bahwa ganjaran terbaik ada di sisi Allah, bukan dari manusia. Kesabaran ini lahir dari hakikat ikhlas sesungguhnya. 

Allah SWT berfirman: " إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ " 

(Innamā yuwaffā aṣ-ṣābirūna ajrahum bi ghayri ḥisāb).

Artinya: "Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas." (QS. Az-Zumar [39]: 10).

Kesabaran tanpa batas hanya bisa diberikan kepada orang yang ikhlas. Mereka enggan menghitung penderitaan karena selalu yakin Allah telah menyiapkan pahala tanpa hisab. Marilah menjadikan ikhlas sebagai sumber kekuatan sabar kita.

Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

7. Makna Sejati Keikhlasan dalam Islam

Kultum singkat tentang ikhlas selanjutnya membahas makna utama dari keikhlasan. 

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Jamaah yang dirahmati Allah SWT, bagi setiap muslim, penting untuk memahami terminologi ikhlas yang benar. Ikhlas dalam islam seperti memurnikan air yang dibersihkan dari kotoran. 

  مُخْلِصًا لَهُ الدِّين  

Kalimat dalam QS. Az-Zumar ayat 2  juga menjadi terminologi ikhlas “memurnikan ketaatan kepada-Nya” murni sendiri dianalogikan sebagai air yang bersih tanpa kotoran.

Ikhlas bermakna beribadah hanya karena Allah SWT, tidak tercampuri oleh tujuan lain. Konteksnya merupakan hubungan antara manusia dengan Allah. Ikhlas adalah memurnikan niat, sementara lawannya syirik berarti mencampurkan niat dengan selain-Nya. Ikhlas diibaratkan seperti  membersihkan air dari kotoran agar kembali murni.  

Mari kita pastikan agar setiap amal kita, dari sholat hingga sedekah murni dari segala kotoran harapan duniawi. Jadikan Allah satu-satunya tujuan. 

Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

8. Kultum Singkat Tentang Ikhlas Sebagai Benteng dari Egoisme

Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Ikhlas mengharuskan kita mengutamakan manfaat bagi sesama manusia. Ikhlas juga tak membatasi diri dari mana sumber manfaat itu datang. Ego seringkali merusak amal baik kita. Kita merasa paling benar dan berharap pada pahala hanya datang melalui kita. Sebuah hadist menjadi contoh niat ikhlas, Rasulullah bersabda

,خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

"Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia." [Hasan: Shahih Al-Jami' no. 3289; Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah no. 426]

Ketulusan hasrat ini akan memberikan manfaat kepada seluruh umat Islam tak terbatas. Jika kita berpikir “Mereka seharusnya mendapat pelajaran hanya dariku, agar aku mendapat semua pahala”, ini adalah tipuan hawa nafsu dan egoisme.

Keikhlasan sejati adalah bergembira ketika kebaikan datang, rasa egoisme dihilangkan untuk menyambut keikhlasan.

Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

FAQ Seputar Topik

Q: Apa lawan dari ikhlas, dan mengapa?

A: Lawan dari ikhlas adalah Syirik (Syirk), yang secara bahasa berarti mencampurkan. Syirik di sini adalah mencampurkan niat ibadah dengan tujuan selain Allah (seperti Riya).

Q: Hakikat ikhlas dalam Islam menentukan apa?

A: Ikhlas menentukan kualitas dan diterimanya amal. Niat tulus dapat menjadikan amal yang sedikit berbobot besar di sisi Allah, sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur'an (QS. Az-Zumar: 2).

Q: Apa bahaya terbesar yang mengancam orang yang sudah memiliki ikhlas?

A: Bahaya terbesarnya adalah Riya (pamer) dan Sum'ah (ingin didengar), yang bisa merusak amal, karena orang ikhlas pun tetap dihadapkan pada godaan hawa nafsu.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |