Liputan6.com, Jakarta - Sholat sunnah sering kali dipandang sebagai amalan tambahan yang bisa dikesampingkan. Padahal, ibadah ini adalah pelengkap kesempurnaan dan pengangkat derajat di sisi Allah SWT.
Tidak semua sholat sunnah membutuhkan waktu lama atau jumlah rakaat yang banyak. Justru, beberapa di antaranya sangat ringan dikerjakan, namun keutamaannya begitu dahsyat.
Cukup banyak sholat sunnah yang ringan tapi besar keutamaannya. Berikut ini adalah beberapa sholat sunnah yang ringan pelaksanaannya, tetapi sarat dengan keutamaan besar, merujuk Buku Klasifikasi Shalat Sunnah & Keutamaannya karya Muhammad Ajib, Lc., MA. dan paper Pelaksanaan Sholat Sunnah Tahajjud, Dhuha, dan Istikhoroh oleh Ayuningtias Nida Hanifah dan Muhammad Tsani Abdul Hakim.
Kedua literatur ini merujuk pandangan ulama klasik dan kontemporer dalam membahas berbagai sholat dan amalan sunnah. Simak selengkapnya:
1. Sholat Sunnah Fajar (Qobliyah Shubuh)
Inilah primadona dari segala sholat sunnah. Dilakukan dua rakaat sebelum sholat fardhu Shubuh, ibadah ini memiliki derajat yang sangat istimewa di mata Rasulullah SAW.
Keutamaannya disebut lebih baik daripada dunia dan segala isinya. Hal ini berdasar hadis: "Dua rakaat fajar (sholat sunnah qobliyah shubuh) lebih baik daripada dunia dan seisinya." (HR. Muslim no. 725).
Dalam kitab Riyadhus Shalihin, Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa Rasulullah SAW sangat menjaga sholat ini lebih dari sholat sunnah lainnya. Bahkan, saking ringannya, Rasulullah SAW biasa membaca surat yang pendek (Al-Kafirun dan Al-Ikhlas) agar tetap efisien namun dengan keutamaan dahsyat.
Jika dunia yang begitu luas ini dianggap kecil dibanding dua rakaat ini, maka bayangkan betapa besarnya nilai Anda di hadapan Allah SWT saat mengerjakannya.
2. Sholat Sunnah Qobliyah & Ba’diyah Zhuhur
Waktu siang sering kali menjadi titik lelah manusia. Di tengah kesibukan tersebut, terselip rahasia perlindungan dari api neraka melalui sholat Rawatib Zhuhur.
Dalil pengharaman diri dari api neraka adalah: "Barangsiapa menjaga empat rakaat sebelum Zhuhur dan empat rakaat sesudahnya, maka Allah mengharamkan neraka baginya." (HR. Tirmidzi no. 427 & Ibnu Majah no. 1160).
Berdasarkan tinjauan di laman Muhammadiyah, terdapat pilihan dalam pengerjaannya; bisa dilakukan 2 rakaat atau 4 rakaat (dengan dua kali salam).
Menjaga konsistensi di waktu sibuk ini menunjukkan kualitas iman seorang hamba yang tetap memprioritaskan Tuhannya di tengah urusan duniawi.
3. Sholat Sunnah Ba’diyah Isya
Dilakukan setelah sholat Isya, sholat ini sering dianggap sebagai penutup hari. Meski terlihat sederhana, ba'diyah Isya memiliki kaitan erat dengan keberkahan malam.
Sholat sunnah ini memiliki nilai pahala yang sangat besar, bahkan dalam beberapa atsar (perkataan sahabat) dikorelasikan dengan keutamaan malam Lailatul Qadr. Diriwayatkan dari Ka'ab bin Mati', barangsiapa sholat empat rakaat setelah Isya dengan menyempurnakan ruku dan sujudnya, maka pahalanya menyerupai sholat pada malam Lailatul Qadr.
Mengutip Munzalan, sholat ini adalah cara "menambal" kekurangan sholat wajib kita sepanjang hari. Ini adalah bentuk ikhtiar agar catatan amal kita di penghujung hari ditutup dengan ketaatan.
4. Sholat Dhuha (Sedekah Seluruh Persendian)
Dilakukan saat matahari mulai naik (sekitar 15 menit setelah syuruq) hingga mendekati waktu Zhuhur. Sholat ini sering disebut sebagai "sholat rezeki," namun maknanya jauh lebih dalam dari sekadar materi.
Sholat dhuha mewakili sedekah bagi 360 persendian tubuh manusia. Hal ini berdasar hadis: "Setiap pagi, setiap persendian salah seorang di antara kalian harus disedekahi... dan semua itu bisa digantikan dengan dua rakaat sholat Dhuha." (HR. Muslim no. 720).
Imam An-Nawawi dalam kitab Riyadhus Shalihin menjelaskan bahwa Dhuha adalah bentuk syukur hamba atas kesehatan fisik yang diberikan Allah. Sementara Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin menyebutkan bahwa semakin banyak rakaatnya (hingga 8 atau 12), maka semakin besar pula kecukupan yang Allah berikan di hari tersebut.
5. Sholat Tahajjud & Witir (Kemuliaan di Sepertiga Malam)
Inilah sholat sunnah yang paling utama setelah sholat fardhu. Dilakukan pada malam hari setelah bangun tidur.
Tahajjud dan witir akan mengangkat pengamalnya ke tempat yang terpuji (Maqaman Mahmudah) dan doa yang mustajab. Hal ini berdasar ayat Al-Qur'an:
"Dan pada sebagian malam hari, bertahajjudlah kamu... Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji." (QS. Al-Isra: 79).
Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah dalam kitab Zadul Ma'ad menekankan bahwa sholat malam adalah obat bagi hati dan kekuatan bagi fisik.
Witir (sebagai penutup) disebut oleh para ulama sebagai "sholat yang sangat dicintai Allah" karena Allah itu Witir (Ganjil) dan menyukai yang ganjil.
6. Sholat Sunnah Wudhu (Syukrul Wudhu)
Sholat dua rakaat yang dilakukan tepat setelah seseorang selesai berwudhu, sebelum ia disibukkan dengan urusan lain. Keutamaannya yakni menjadi sebab masuknya seseorang ke dalam surga.
Kisah Bilal bin Rabah yang ditanya Rasulullah SAW tentang amalan yang paling terkenal adalah karena Rasulullah mendengar suara terompah (sandal) Bilal di surga. Bilal menjawab: "Tidaklah aku berwudhu... kecuali aku sholat dengannya (sholat sunnah wudhu)." (HR. Bukhari & Muslim).
Dalam Fathul Bari, Ibnu Hajar Al-Asqalani menjelaskan bahwa keutamaan ini didapat karena menjaga kesucian (wudhu) dan langsung menyambungnya dengan penghambaan (sholat) menunjukkan tingkat keikhlasan yang tinggi.
7. Sholat Tahiyatul Masjid (Menghormati Rumah Allah)
Sholat dua rakaat saat pertama kali memasuki masjid sebelum duduk. Keutamaannya, yakni bentuk pemuliaan terhadap masjid sebagai tempat ibadah yang suci.
"Jika salah seorang di antara kalian masuk masjid, maka janganlah ia duduk sampai ia sholat dua rakaat." (HR. Bukhari no. 444 & Muslim no. 714).
Para ulama Syafi'iyyah menekankan bahwa sholat ini tetap dianjurkan meskipun di waktu-waktu yang dilarang sholat (seperti setelah Ashar), karena ia memiliki sebab yang jelas (sholat dzawatul asbab).
8. Sholat Taubat (Pembersih Noda Hitam)
Sholat dua rakaat yang dilakukan saat seseorang merasa telah melakukan khilaf atau dosa. Keutamaannya yakni, Allah menjanjikan ampunan bagi hamba-Nya yang sungguh-sungguh meminta maaf setelah sholat ini.
Dalilnya adalah "Tidaklah seorang hamba melakukan dosa, lalu ia berwudhu dengan baik, kemudian berdiri sholat dua rakaat, lalu memohon ampun kepada Allah, melainkan Allah akan mengampuninya." (HR. Abu Dawud & Tirmidzi).
Imam Al-Ghazali dalam Ihya Ulumuddin menyebutkan bahwa sholat taubat adalah sarana membasuh hati. Gerakan fisik sholat yang dibarengi penyesalan hati menciptakan efek pembersihan spiritual yang kuat.
Panduan Praktis untuk Orang Sibuk
Berikut adalah panduan praktis "investasi waktu" bagi Anda yang memiliki jadwal padat (seperti mahasiswa atau staf di UNIKMA Cilacap), agar tetap bisa meraih pahala besar dalam waktu singkat:
1. Sebelum Shubuh: Sholat Sunnah Fajar (2 Rakaat)
- Waktu: 5 menit sebelum sholat Shubuh.
- Sholat sunnah teringan tapi paling dahsyat. Cukup baca surat pendek (Al-Kafirun & Al-Ikhlas).
- Keuntungan: Nilainya lebih baik dari seluruh harta dan isi dunia.
2. Pagi Hari: Sholat Dhuha (2 Rakaat)
- Waktu: Antara jam 08.00 - 11.00 (saat istirahat kuliah/kerja).
- Hanya butuh waktu sekitar 5 menit sebagai pengganti sedekah 360 persendian tubuh.
- Keuntungan: Melancarkan urusan dan mencukupkan rezeki di hari tersebut.
3. Sela Jam Istirahat: Rawatib Zhuhur (2 Rakaat)
- Waktu: Sebelum atau sesudah sholat Zhuhur.
- Sangat efektif dikerjakan sebelum kembali melanjutkan aktivitas siang.
- Keuntungan: Menjaga konsistensi ibadah di tengah kesibukan dan mengharamkan api neraka.
4. Sebelum Tidur: Sholat Witir (1 atau 3 Rakaat)
- Waktu: Setelah Isya atau sesaat sebelum tidur.
- Jika khawatir tidak bangun Tahajjud, lakukan Witir sebagai penutup hari. Paling sedikit hanya 1 rakaat (kurang dari 3 menit).
- Keuntungan: Menjadi penutup amal yang dicintai Allah karena bersifat ganjil.
People also Ask:
Shalat sunnah apa yang paling besar pahalanya?
Arti Pahala 27 Derajat bagi yang Melaksanakan Shalat Jamaah
Artinya: Dua rakaat shalat fajar lebih utama dari dunia dan seisinya. (HR Muslim). Artinya: Maksud dari perkataan 'dua rakaat shalat fajar' (dalam hadits) adalah shalat sunah (qabliyah) fajar. Penyebutannya memang masyhur dengan nama ini.
Apa keutamaan shalat fajar?
Shalat Fajar (sunnah qabliyah Subuh) memiliki keutamaan luar biasa, di antaranya lebih baik dari dunia dan seisinya, memberikan ketenangan jiwa, perlindungan dan rahmat Allah, memperoleh pahala besar, menghapus dosa, mempermudah rezeki, serta menjadi awal yang baik dan berkah untuk hari itu, menunjukkan ketaatan yang tinggi. Nabi SAW sangat menjaganya, bahkan tidak pernah meninggalkannya saat safar, dan sahabat mengqadha jika tertinggal karena keutamaannya yang tak ternilai.
Apa shalat sunnah yang paling utama?
Shalat Sunnah yang Paling Utama - Pusat Studi IslamShalat sunnah yang paling utama setelah shalat fardhu adalah Shalat Malam (Tahajud) karena pahalanya luar biasa dan menjadi ibadah yang sangat dicintai Allah, serta Shalat Rawatib (Sunnah Muakkad) seperti 2 rakaat sebelum Subuh, 2 atau 4 rakaat sebelum Dzuhur, dan 2 rakaat setelahnya, karena menjaga kesempurnaan shalat fardhu dan sangat ditekankan oleh Nabi Muhammad SAW. Shalat Rawatib Muakkad ini dianggap paling utama karena selalu dijaga Nabi, sementara Tahajud sangat utama karena keistimewaan spiritualnya.
Apa keistimewaan salat ba'diyah Isya?
Hafalkan! Ini Niat Sholat Ba’diyah Isya, Lengkap dengan ...Sholat Ba'diyah Isya (sunnah setelah Isya) memiliki keutamaan besar, terutama karena termasuk dalam 12 rakaat sholat sunnah rawatib harian yang jika rutin dikerjakan, akan dibangunkan rumah di surga, menyempurnakan sholat fardhu, menghapus dosa kecil, serta mendekatkan diri kepada Allah dan mendapatkan syafaat Nabi Muhammad SAW, dengan pahala yang bahkan bisa lebih utama dari sholat tarawih menurut sebagian ulama.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461174/original/007498100_1767343320-unnamed_-_2026-01-02T153810.375.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417338/original/087225200_1763529762-Buka_Puasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4149262/original/024042800_1662520111-kristina-flour-BcjdbyKWquw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1466583/original/069253100_1483997181-Siluet-muslimah-berdoa-Fatimah-N.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4845005/original/049977500_1716877080-Ilustrasi_semangat__motivasi__inspirasi__kebebasan__menikmati_hidup.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5097042/original/053429500_1737040385-Ustadz_Adi_Hidayat_atau_UAH.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5051035/original/015160000_1734203284-Pekerja_Rokok.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3114402/original/060368300_1588065766-4107b6e0063ede472b30ad899d7c6341.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5080366/original/098387100_1736160174-1736156793388_caption-quotes-islami-singkat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3113951/original/072628100_1588047593-shutterstock_430633753.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5082484/original/092438300_1736234505-1736231602601_apa-itu-tawakal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5129406/original/000117000_1739286774-mimpi-wudhu-mau-sholat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2994222/original/071529300_1576134424-20191212-Berburu-Diskon-di-Harbolnas-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3453412/original/064790800_1620619406-muslim-men-praying-tashahhud-posture.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3360668/original/038739700_1611729329-abdullah-faraz-fj-p_oVIhYE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5023773/original/077949500_1732613119-quote-islam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4700453/original/094011300_1703750925-Ilustrasi_malam_pergantian_tahun__perayaan_Tahun_Baru.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3360466/original/061604200_1611722074-the-dancing-rain-N1xBagwnR1E-unsplash.jpg)

















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5316291/original/015050100_1755231247-5.jpg)











