Adab Beteman Islami, Rahasia Persahabatan Abadi yang Wajib Diketahui

3 months ago 34

Liputan6.com, Jakarta - Adab berteman adalah tata krama dan etika dalam menjalin persahabatan. Dalam Islam, berteman bukan hanya ikatan sosial, tetapi cara saling mendukung dan memperkuat iman.

Adab yang baik menciptakan lingkungan harmonis dan penuh kasih sayang. Adab Persahabatan dalam Islam sangat penting untuk kita terapkan.

Islam mengajarkan pentingnya menjaga hubungan baik dengan teman. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman tentang pentingnya berteman dengan orang-orang yang baik dan memiliki tujuan yang sama, yaitu mencari keridhaan Allah. Adab Persahabatan dalam Islam ini harus kita pahami.

Rasulullah SAW juga memberikan contoh yang baik dalam berteman. Beliau bersabda bahwa teman dapat mempengaruhi karakter dan perilaku kita. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memilih teman yang baik. Adab Persahabatan dalam Islam ini sangat relevan.

Salah satu Adab Persahabatan dalam Islam adalah memilih teman yang baik. Pilihlah teman yang memiliki akhlak baik dan tujuan hidup yang positif. Teman yang baik dapat menjadi pendorong kita untuk berbuat kebaikan.

Menjaga Kepercayaan dan Memberikan Dukungan

Kepercayaan adalah dasar dari hubungan persahabatan. Jaga rahasia dan amanah teman, dan hindari membicarakan keburukan mereka di belakang. Ini adalah salah satu Adab Persahabatan dalam Islam yang penting.

Selalu siap memberikan dukungan dan motivasi kepada teman, baik dalam suka maupun duka. Tunjukkan kepedulian dan empati terhadap mereka. Ini juga merupakan bagian dari Adab Persahabatan dalam Islam.

Dalam persahabatan, penting untuk saling mengingatkan tentang kebaikan dan menjauhi perbuatan yang tidak baik. Ini merupakan bagian dari ukhuwah Islamiyah. Ini adalah salah satu Adab Persahabatan dalam Islam yang sangat dianjurkan.

Jaga adab dan sopan santun dalam berinteraksi. Hindari kata-kata kasar dan perilaku yang bisa menyakiti perasaan teman. Ini adalah salah satu Adab Persahabatan dalam Islam yang harus diperhatikan.

Mendoakan Teman dan Menghindari Hasad

Selalu mendoakan kebaikan untuk teman. Doa adalah salah satu cara terbaik untuk menunjukkan kepedulian dan cinta kita kepada mereka. Ini adalah salah satu Adab Persahabatan dalam Islam yang sangat dianjurkan.

Jangan biarkan perasaan iri atau hasad mengganggu hubungan persahabatan. Berusaha untuk bahagia atas keberhasilan teman dan mendukung mereka. Ini adalah salah satu Adab Persahabatan dalam Islam yang penting untuk dihindari.

Dengan menerapkan adab berteman yang baik, hubungan akan menjadi lebih harmonis dan saling menghormati. Ini adalah salah satu manfaat dari Adab Persahabatan dalam Islam.

Persahabatan yang dibangun atas dasar iman dan akhlak yang baik akan mendatangkan keberkahan dalam hidup kita. Ini adalah salah satu keutamaan dari Adab Persahabatan dalam Islam.

Saling Mendorong untuk Berbuat Baik

Teman yang baik akan saling mendorong untuk melakukan kebaikan, sehingga meningkatkan kualitas iman dan ibadah kita. Ini adalah salah satu manfaat dari Adab Persahabatan dalam Islam.

Lingkungan persahabatan yang baik akan menciptakan suasana positif, mendukung pertumbuhan dan perkembangan pribadi masing-masing. Ini adalah salah satu dampak positif dari Adab Persahabatan dalam Islam.

Sebagai makhluk sosial, manusia tentu tidak dapat hidup seorang diri tanpa bantuan orang lain. Sebab, manusia membutuhkan teman untuk menjalani kehidupan. Ini adalah salah satu alasan pentingnya Adab Persahabatan dalam Islam.

Dalam surat Al Hujurat ayat 13, Allah SWT menjelaskan bahwa pergaulan manusia antara perempuan dan laki-laki harus berjalan dengan baik, karena keduanya diciptakan untuk saling mengenal satu sama lain.

يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَٰكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَىٰ وَجَعَلْنَٰكُمْ شُعُوبًا وَقَبَآئِلَ لِتَعَارَفُوٓا۟ ۚ إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ ٱللَّهِ أَتْقَىٰكُمْ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ

Yā ayyuhan-nāsu innā khalaqnākum min żakariw wa unṡā wa ja'alnākum syu'ụbaw wa qabā`ila lita'ārafụ, inna akramakum 'indallāhi atqākum, innallāha 'alīmun khabīr

Artinya: "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal,"

Adab Berteman Menurut Nabi Muhammad SAW

Ketika seseorang memiliki teman yang baik, maka ia akan mendapatkan pengaruh yang baik pula. Sebaliknya, bergaul dengan teman yang buruk akan memberikan pengaruh yang buruk. Ini adalah salah satu Adab Persahabatan dalam Islam yang penting.

Nabi Muhammad SAW bersabda, "Seseorang ada di atas agama temannya, maka hendaknya salah seorang kalian meneliti siapa yang dijadikan sebagai temannya." (HR Ahmad dan Abu Dawud)

Saat berteman, hendaknya kita menjaga kerukunan. Ini merupakan adab yang harus selalu dijaga oleh setiap muslim kepada temannya. Ini adalah salah satu Adab Persahabatan dalam Islam yang harus diperhatikan.

Seorang teman tidak sungkan-sungkan untuk mendahului mengucapkan salam ketika bertemu. Mengucapkan salam bisa mendatangkan rasa sayang antar sesama teman. Rasulullah SAW bersabda,"Maukan kalian aku tunjukkan suatu amalan yang bisa membuat kalian saling menyayangi? Sebarkanlah salam di antara kalian." (HR Muslim)

Berteman Karena Allah dan Bersikap Lemah Lembut

Ketika berteman tentu pertemanan harus harus didasarkan karena Allah. Nabi Muhammad SAW bersabda, "Barang siapa yang ingin merasakan lezatnya iman hendaknya dia tidak mencintai seseorang karena Allah." (HR Ahmad)

Sifat yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan para sahabat yaitu bersikap lemah lembut kepada teman. Allah SWT bahkan menjelaskan sifat Rasulullah dan orang-orang yang bersamanya dalam surat Al Fath ayat 29.

مُّحَمَّدٌ رَّسُولُ ٱللَّهِ ۚ وَٱلَّذِينَ مَعَهُۥٓ أَشِدَّآءُ عَلَى ٱلْكُفَّارِ رُحَمَآءُ بَيْنَهُمْ ۖ تَرَىٰهُمْ رُكَّعًا سُجَّدًا يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِّنَ ٱللَّهِ وَرِضْوَٰنًا ۖ سِيمَاهُمْ فِى وُجُوهِهِم مِّنْ أَثَرِ ٱلسُّجُودِ ۚ ذَٰلِكَ مَثَلُهُمْ فِى ٱلتَّوْرَىٰةِ ۚ وَمَثَلُهُمْ فِى ٱلْإِنجِيلِ كَزَرْعٍ أَخْرَجَ شَطْـَٔهُۥ فَـَٔازَرَهُۥ فَٱسْتَغْلَظَ فَٱسْتَوَىٰ عَلَىٰ سُوقِهِۦ يُعْجِبُ ٱلزُّرَّاعَ لِيَغِيظَ بِهِمُ ٱلْكُفَّارَ ۗ وَعَدَ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَعَمِلُوا۟ ٱلصَّٰلِحَٰتِ مِنْهُم مَّغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًۢا

Muhammadur rasūlullāh, walladzīna ma‘ahū asyiddā’u ‘alal-kuffāri ruhamā’u bainahum, tarāhum rukka‘an sujjadan yabtaghūna fadlan minallāhi wa ridwānan, sīmāhum fī wujūhihim min atsari as-sujūd, żālika matsalahum fit-Taurāh, wa matsalahum fil-Injīl ka-zar‘in akhraja shat’ahu fa-āzarahu fastaghlazha fastawā ‘alā sūqihī yu‘jibu az-zurrā‘a liyaghīzha bihimul-kuffār, wa‘adallāhu alladzīna āmanū wa ‘amilus-sālihāti minhum maghfiratan wa ajran ‘azhīmā.

Artinya: "Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir, tetapi berkasih sayang sesama mereka. Kamu lihat mereka ruku' dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaan-Nya, tanda-tanda mereka tampak pada muka mereka dari bekas sujud. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat dan sifat-sifat mereka dalam Injil, yaitu seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya maka tunas itu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya; tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati orang-orang kafir (dengan kekuatan orang-orang mukmin). Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal yang saleh di antara mereka ampunan dan pahala yang besar,"

Menerima Kekurangan dan Tidak Berlebihan dalam Mencintai

Adab selanjutnya dalam berteman yang perlu diperhatikan yaitu menerima kekurangan dan menutup aib teman. Teman merupakan manusia biasa yang memiliki kelebihan dan kekurangan. Ini adalah salah satu Adab Persahabatan dalam Islam yang penting.

Rasulullah SAW bersabda, "Janganlah seorang mukmin membenci mukminah. Jika dia tidak senang satu akhlaknya, niscaya dia akan senang dengan akhlaknya yang lain,"

Meski Nabi Muhammad SAW memiliki sahabat yang sangat dekat dan amat kita percayai, Rasulullah mengajarkan agar kita tidak berlebihan dalam mencintainya. Jika kita terlalu mencintai seseorang, biasanya kita akan takut kehilangan dan bisa jadi kita akan bersikap subjektif kepadanya. Ini adalah salah satu Adab Persahabatan dalam Islam yang perlu diperhatikan.

Karenanya, dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, "Cintailah orang yang kamu cintai sekadarnya. Bisa jadi orang yang sekarang kamu cintai suatu hari nanti harus kamu benci. Dan bencilah orang yang kamu benci sekadarnya, bisa jadi di satu hari nanti dia menjadi orang yang harus kamu cintai." (HR At-Tirmidzi)

Adab berteman adalah aspek penting dalam membangun hubungan yang sehat dan saling mendukung. Dalam Islam, berteman tidak hanya tentang kesenangan, tetapi juga tentang tanggung jawab dan saling mengingatkan dalam kebaikan.

Marilah kita berusaha untuk menerapkan adab berteman yang baik dalam kehidupan sehari-hari, agar dapat menciptakan persahabatan yang penuh berkah dan harmonis.

Semoga Allah SWT senantiasa membimbing kita dalam menjaga hubungan yang baik dengan teman-teman kita. Aamiin. Adab Persahabatan dalam Islam harus selalu kita jaga.

People Also Ask:

1. Apa itu adab dalam persahabatan?Adab dalam persahabatan adalah tata krama dan etika yang harus diperhatikan dalam menjalin hubungan persahabatan, termasuk memilih teman yang baik, menjaga kepercayaan, dan saling mendukung.

2. Mengapa adab penting dalam persahabatan Islam?Adab penting karena persahabatan dalam Islam bukan hanya tentang kesenangan, tetapi juga tentang tanggung jawab dan saling mengingatkan dalam kebaikan. Adab yang baik menciptakan lingkungan harmonis dan penuh kasih sayang.

3. Bagaimana cara memilih teman yang baik dalam Islam?Pilihlah teman yang memiliki akhlak baik, tujuan hidup yang positif, dan dapat menjadi pendorong kita untuk berbuat kebaikan.

4. Apa saja manfaat menerapkan adab dalam persahabatan?Manfaatnya antara lain membangun hubungan yang harmonis, meningkatkan keberkahan, saling mendorong untuk berbuat baik, dan menciptakan suasana positif.

5. Bagaimana jika teman melakukan kesalahan?Saling mengingatkan dengan cara yang baik dan bijaksana, menerima kekurangan teman, dan memberikan dukungan untuk memperbaiki diri.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |