Alasan Lemhanas Menggelar Retret DPRD di Akmil Magelang

4 hours ago 3

RATUSAN ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) mengikuti retret yang digelar oleh Lembaga Ketahanan Nasional atau Lemhanas di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah. Salah satu alasan digelarnya agenda tersebut untuk mendukung program-program pemerintah di level daerah.

Melalui retret, Lemhanas berharap para ketua DPRD mampu membawa pulang spirit kolaborasi lintas sektor serta keberpihakan total pada kepentingan nasional. Kegiatan itu juga disebut sebagai instrumen strategis untuk memastikan implementasi Asta Cita pemerintah berjalan konsisten dan terintegrasi.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Gubernur Lemhanas Ace Hasan Syadzily mengatakan tujuan utama kegiatan adalah meningkatkan kapasitas DPRD dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional dan daerah. "Peserta didorong menjadi mitra strategis pemerintah daerah dan agen perubahan," kata Ace dalam keterangan yang dikutip Rabu, 15 April 2026.

Menurut Ace, eksistensi dan kejayaan sebuah bangsa berakar pada integritas serta kapasitas para pemimpinnya. Maka dari itu Lemhanas, yang merupakan lembaga pemerintah, menggelar program Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) untuk DPRD level provinsi hingga kota dan kabupaten.

Ace berujar Indonesia, sebagai negara kepulauan yang beragam, menghadapi dinamika geopolitik yang terus bergejolak. "Kondisi ini menuntut sosok pimpinan legislatif di tingkat daerah yang tidak hanya cakap dalam menjalankan fungsi anggaran dan legislasi, tetapi juga memiliki kedalaman visi kebangsaan," tuturnya.

Retret ini akan dihadiri oleh 557 Ketua DPRD dari seluruh Indonesia, mencakup 38 Ketua DPRD Provinsi, 93 Ketua DPRD Kota, 415 Ketua DPRD Kabupaten, dan 11 Pengurus Asosiasi Ketua DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia.

Para peserta wajib hadir tepat waktu, mengikuti seluruh kegiatan, tinggal di glamping Akmil Magelang, mematuhi tata tertib, menyelesaikan tugas, dan menjaga nama baik Lemhanas serta institusi asal selama retret.

Materi pokok retret mencakup nilai-nilai kebangsaan yang meliputi perkembangan lingkungan strategis, peneguhan jati diri bangsa, kewaspadaan nasional, penguatan peran pimpinan, Pancasila dan UUD 1945, serta merajut keberagaman. Selain itu, materi Asta Cita, Visi dan Misi, serta program prioritas Presiden Prabowo Subianto akan dibahas mendalam.

Tema besar kegiatan kali ini adalah "Memperkuat Peran Pimpinan DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota Guna Mendukung Asta Cita Menyongsong Indonesia Emas 2045". Program ini diselenggarakan sebagai instrumen strategis untuk pelatihan sekaligus memastikan implementasi Asta Cita pemerintah.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |