Bacaan Doa Sakit Sendi dan Saraf yang Bisa Diamalkan: Arab, Latin, dan Terjemah

3 months ago 72

Liputan6.com, Jakarta Doa sakit sendi dan saraf menjadi salah satu amalan penting yang bisa diamalkan saat mengalami gangguan kesehatan pada persendian dan sistem saraf. Rasulullah SAW mengajarkan berbagai doa untuk memohon kesembuhan. 

Sakit sendi dan saraf merupakan keluhan kesehatan yang sering dialami banyak orang, terutama seiring bertambahnya usia. Dalam Islam, ketika seorang muslim tertimpa musibah seperti sakit, selain berikhtiar dengan berobat ke dokter, juga diperintahkan untuk berdoa memohon kesembuhan kepada Allah Swt.

Melansir dari Buku Pintar Doa dan Zikir Rasulullah karya Abdullah Zaedan (2006: 140), Allah SWT berfirman yang artinya: "Tuhanmu berfirman, 'Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu (apa yang kamu harapkan)'," Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Senin (17/11/2025).

Doa Sakit Sendi dan Saraf: Arab, Latin, dan Terjemah

Ketika mengalami keluhan pada sendi dan saraf, umat Islam dapat mengamalkan beberapa doa yang diajarkan Rasulullah SAW. Bacaan doa sakit sendi dan saraf ini diharapkan dapat menjadi perantara kesembuhan dengan izin Allah Swt.

1. Doa Mohon Kesembuhan

اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي، اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي سَمْعِي، اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَصَرِي، اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْكُفْرِوَالْفَقْرِ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ

Bacaan Latin: Allaahumma 'aafinii fii badanii, allaahumma 'aafinii fii sama'ii, allahumma 'aafinii fii basharii. Allaahumma innii a'uudzu bika minal kufri wal faqri. Allaahumma innii a'uudzu bika min 'adzaabil qabri la ilaaha illaa anta.

Artinya: "Ya Allah, sembuhkanlah badanku. Ya Allah, sembuhkanlah pendengaranku. Ya Allah, sembuhkanlah penglihatanku. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kekafiran dan kefakiran. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa kubur, tiada Tuhan selain Engkau." (HR. Abu Daud)

2. Doa Mohon Diangkat Penyakitnya

امْسَحِ الْبَأْسَ رَبَّ النَّاسِ بِيَدِك الشِّفَاءُ لَا كَاشِفَ لَهُ إلَّا أَنْتَ

Bacaan Latin: Imsahil ba'sa rabban nāsi. Bi yadikas syifā'u. Lā kāsyifa lahū illā anta.

Artinya: "Tuhan manusia, sapulah penyakit ini. Di tangan-Mu lah kesembuhan itu. Tidak ada yang dapat mengangkatnya kecuali Kau."

3. Doa Mohon Perlindungan dari Rasa Sakit

بِسْمِ اللَّهِ (3x)

أَعُوذُ بِعِزَّةِ اللهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ (7x)

Bacaan Latin: Bismillah (3x), a'uudzu bi'izzatillaahi wa qudrotihi min syarri maa ajidu wa uhaadziru (7x)

Artinya: "Dengan nama Allah, aku berlindung dengan keagungan dan kekuasaan Allah dari kejahatan yang menimpaku dan yang aku takuti."

4. Doa untuk Menghilangkan Rasa Sakit pada Sendi dan Saraf

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ، بِسْمِ اللهِ الْكَبِيرِ وَأَعُوْذُ بِاللَّهِ الْعَظِيمِ مِنْ شَرِّ عِرْقٍ نَعَارٍ، وَ مِنْ شَرِّ حَرِّ النَّارِ

Bacaan Latin: Bismillaahir rahmaanir rahiim, bismillaahil kabiir wa a'uudzu billaahil 'azhiim min syarri 'irqin na'aarin wa min syarri harrin naar.

Artinya: "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, dengan nama Allah Yang Maha Besar, aku berlindung kepada Allah Yang Maha Agung dari sakitnya darah mengalir (luka) dan dari buruknya panas api."

Bacaan doa ini dapat dibaca kapan saja, terutama ketika merasakan nyeri atau ketidaknyamanan pada persendian dan sistem saraf tubuh. Melansir dari Riyadh As-Salihin karya Imam An-Nawawi, memanfaatkan waktu-waktu mustajab untuk berdoa adalah bentuk kebijaksanaan seorang muslim dalam beribadah. Dengan memilih waktu yang tepat, harapan akan pengabulan doa menjadi lebih besar, termasuk doa untuk kesembuhan dari sakit sendi dan saraf.

Penyebab Umum Sakit Sendi dan Saraf

Memahami penyebab sakit sendi dan saraf penting untuk menentukan pengobatan yang tepat. Berbagai faktor dapat memicu timbulnya keluhan pada persendian dan sistem saraf, mulai dari proses penuaan alami hingga kondisi medis tertentu.

1. Proses Penuaan

Seiring bertambahnya usia, jaringan tulang rawan pada persendian mengalami degenerasi atau penurunan kualitas. Hal ini menyebabkan sendi menjadi kurang fleksibel dan lebih mudah terasa nyeri. Sistem saraf juga mengalami perubahan seiring usia, yang dapat mempengaruhi sensitivitas dan respons terhadap rangsangan.

2. Arthritis atau Radang Sendi

Arthritis merupakan kondisi peradangan pada sendi yang menyebabkan nyeri, bengkak, dan kekakuan. Ada berbagai jenis arthritis, termasuk osteoarthritis yang disebabkan kerusakan tulang rawan, dan rheumatoid arthritis yang merupakan penyakit autoimun. Kondisi ini dapat sangat mengganggu aktivitas sehari-hari penderitanya.

3. Cedera atau Trauma

Cedera akibat kecelakaan, olahraga, atau aktivitas fisik berlebihan dapat merusak struktur sendi dan saraf. Cedera ligamen, tendon, atau otot di sekitar sendi dapat menyebabkan nyeri berkepanjangan. Begitu pula trauma pada saraf dapat menimbulkan gangguan sensorik atau motorik.

4. Postur Tubuh yang Buruk

Kebiasaan duduk atau berdiri dengan postur yang salah dalam waktu lama dapat memberikan tekanan berlebih pada sendi dan saraf tertentu. Postur yang buruk saat bekerja atau tidur dapat memicu nyeri punggung, leher, dan persendian lainnya. Saraf terjepit akibat postur buruk juga sering menjadi penyebab keluhan.

5. Kekurangan Nutrisi

Tubuh memerlukan nutrisi tertentu untuk menjaga kesehatan sendi dan saraf. Kekurangan vitamin B12, vitamin D, kalsium, dan magnesium dapat meningkatkan risiko gangguan pada sistem muskuloskeletal dan saraf. Asupan nutrisi yang tidak seimbang dalam jangka panjang dapat memperburuk kondisi sendi dan saraf.

6. Kondisi Medis Tertentu

Beberapa penyakit seperti diabetes, asam urat, lupus, dan fibromyalgia dapat menyebabkan nyeri sendi dan gangguan saraf. Diabetes misalnya dapat menyebabkan neuropati diabetik yang merusak saraf tepi. Asam urat menyebabkan penumpukan kristal pada sendi yang memicu peradangan dan nyeri hebat.

Melansir dari situs Centers for Disease Control and Prevention (CDC), arthritis menjadi salah satu penyebab utama disabilitas di berbagai negara, mempengaruhi jutaan orang dari berbagai usia. Deteksi dini dan penanganan yang tepat dapat membantu mengurangi dampak jangka panjang dari kondisi ini.

Amalan Baik yang Dapat Dilakukan Saat Sakit

Ketika sedang mengalami sakit, baik pada sendi, saraf, atau kondisi lainnya, ada berbagai amalan baik yang dapat dilakukan untuk mempercepat proses penyembuhan sekaligus meningkatkan pahala. Amalan-amalan ini tidak hanya bermanfaat secara spiritual, tetapi juga memberikan ketenangan jiwa yang sangat dibutuhkan dalam masa sakit.

1. Memperbanyak Doa dan Zikir

Doa adalah senjata orang beriman yang paling ampuh dalam menghadapi kesulitan. Membaca doa sakit sendi dan saraf secara rutin, terutama setelah shalat wajib, dapat menjadi perantara kesembuhan dengan izin Allah. Zikir seperti membaca tasbih, tahmid, dan takbir juga menenangkan hati dan menguatkan iman di tengah ujian penyakit.

2. Bersabar dan Bersyukur

Kesabaran dalam menghadapi ujian sakit adalah bentuk ketaatan kepada Allah yang sangat mulia. Setiap rasa sakit yang ditanggung dengan sabar dapat menjadi penghapus dosa dan peningkat derajat di sisi Allah. Bersyukur atas nikmat kesehatan yang masih ada, meski dalam kondisi sakit, juga merupakan sikap yang sangat dianjurkan.

3. Membaca Al-Qur'an

Al-Qur'an adalah obat bagi jiwa dan raga. Membaca ayat-ayat tertentu seperti Surah Al-Fatihah, Ayat Kursi, dan Surah Al-Ikhlas dipercaya memiliki kekuatan penyembuhan. Merenungkan makna ayat-ayat yang dibaca juga memberikan ketenangan pikiran dan kekuatan spiritual untuk menghadapi sakit.

4. Bersedekah

Sedekah memiliki banyak keutamaan, termasuk dapat menolak bala dan mendatangkan kesembuhan. Meskipun dalam kondisi sakit, memberikan sedekah sesuai kemampuan dapat menjadi amal yang sangat bermanfaat. Sedekah tidak harus dalam bentuk materi, bisa juga berupa nasihat baik, senyuman, atau bantuan kepada sesama.

5. Memperbaiki Hubungan dengan Allah dan Sesama

Sakit dapat menjadi momentum untuk introspeksi diri dan memperbaiki hubungan dengan Allah serta sesama manusia. Bertaubat dari dosa-dosa yang telah dilakukan, meminta maaf kepada orang yang pernah disakiti, dan memaafkan orang lain adalah amalan yang sangat baik. Perbaikan hubungan ini dapat membawa ketenangan hati yang mendukung proses penyembuhan.

6. Istirahat yang Cukup dan Mengikuti Anjuran Medis

Islam mengajarkan untuk menjaga kesehatan sebagai amanah dari Allah. Beristirahat yang cukup, mengonsumsi makanan bergizi, dan mengikuti anjuran dokter adalah bentuk ikhtiar yang harus dilakukan. Mengabaikan pengobatan medis dengan hanya mengandalkan doa saja bukanlah sikap yang dianjurkan dalam Islam.

Tips Menjaga Kesehatan Sendi dan Saraf

Selain berdoa dan berikhtiar dengan pengobatan medis, menjaga kesehatan sendi dan saraf secara preventif juga sangat penting. Dengan menerapkan pola hidup sehat, risiko mengalami gangguan pada persendian dan sistem saraf dapat diminimalkan.

1. Olahraga Teratur

Olahraga ringan seperti jalan kaki, berenang, atau senam dapat membantu menjaga fleksibilitas dan kekuatan sendi. Aktivitas fisik yang teratur juga meningkatkan sirkulasi darah ke seluruh tubuh termasuk sistem saraf. Hindari olahraga yang terlalu berat atau memberikan tekanan berlebih pada sendi.

2. Jaga Berat Badan Ideal

Kelebihan berat badan memberikan tekanan ekstra pada sendi, terutama pada lutut, pinggul, dan punggung. Menjaga berat badan ideal dapat mengurangi risiko osteoarthritis dan masalah sendi lainnya. Pola makan seimbang dan olahraga teratur adalah kunci menjaga berat badan yang sehat.

3. Konsumsi Makanan Bergizi

Nutrisi yang tepat sangat penting untuk kesehatan sendi dan saraf. Makanan kaya omega-3 seperti ikan salmon, kacang-kacangan, dan sayuran hijau membantu mengurangi peradangan. Vitamin D dan kalsium penting untuk kesehatan tulang, sementara vitamin B kompleks mendukung fungsi saraf yang optimal.

4. Hindari Postur Tubuh yang Buruk

Perhatikan postur tubuh saat duduk, berdiri, atau tidur. Gunakan kursi yang ergonomis saat bekerja dan pastikan layar komputer sejajar dengan mata. Hindari membungkuk terlalu lama atau mengangkat beban berat dengan cara yang salah karena dapat merusak sendi dan saraf tulang belakang.

5. Istirahat yang Cukup

Tidur yang berkualitas memberikan waktu bagi tubuh untuk memperbaiki jaringan yang rusak, termasuk pada sendi dan saraf. Usahakan tidur 7-8 jam setiap malam dengan posisi yang baik. Gunakan bantal dan kasur yang mendukung postur tubuh yang sehat.

6. Kelola Stres dengan Baik

Stres berkepanjangan dapat memperburuk kondisi nyeri kronis, termasuk nyeri sendi dan gangguan saraf. Praktikkan teknik relaksasi seperti meditasi, pernapasan dalam, atau membaca Al-Qur'an untuk mengurangi stres. Doa sakit sendi dan saraf juga dapat menjadi terapi spiritual yang menenangkan pikiran.

7. Rutin Periksa Kesehatan

Pemeriksaan kesehatan secara berkala dapat membantu mendeteksi masalah sendi dan saraf sejak dini. Konsultasikan dengan dokter jika mengalami nyeri persisten, bengkak, atau gejala tidak normal lainnya. Deteksi dan penanganan dini dapat mencegah komplikasi yang lebih serius.

FAQ

1. Kapan waktu terbaik membaca doa sakit sendi dan saraf? Waktu terbaik adalah sepertiga malam terakhir, setelah shalat wajib, antara adzan dan iqamah, saat sujud, atau kapan saja dengan penuh kekhusyukan.

2. Apakah doa sakit sendi dan saraf boleh dibaca untuk orang lain? Ya, boleh dibacakan untuk orang lain yang sedang sakit dengan niat mendoakan kesembuhannya, sebagaimana Rasulullah SAW mendoakan sahabatnya yang sakit.

3. Berapa kali sebaiknya membaca doa untuk kesembuhan? Tidak ada batasan pasti, namun membaca secara rutin dan konsisten lebih baik, misalnya setelah setiap shalat wajib atau saat merasakan nyeri.

4. Apakah boleh berobat ke dokter sambil membaca doa? Sangat dianjurkan untuk menggabungkan ikhtiar medis dengan doa, karena Islam mengajarkan untuk berusaha dan bertawakal kepada Allah.

5. Bagaimana jika sakit tidak kunjung sembuh meski sudah berdoa? Tetaplah bersabar dan terus berdoa, karena Allah tahu waktu terbaik untuk mengabulkan doa dan mungkin ada hikmah di balik ujian tersebut.

6. Apakah ada amalan lain selain doa untuk mempercepat kesembuhan? Ya, seperti bersedekah, membaca Al-Qur'an, istiqamah beribadah, menjaga pola hidup sehat, dan mengikuti anjuran medis dengan disiplin.

7. Bolehkah membaca doa sakit sendi dan saraf dalam bahasa Indonesia? Boleh, namun lebih utama membaca dalam bahasa Arab sesuai tuntunan, dan memahami artinya agar lebih khusyuk saat berdoa.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |