Liputan6.com, Jakarta - Di tengah umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa Ramadan 1447 hijriyah, informasi mengenai jadwal imsakiyah menjadi rujukan utama masyarakat dalam beribadah. Waktu ini menjadi penanda, terutama saat waktu berbuka puasa dan batas menghentikan makan di jam sahur. Untuk wilayah Kota Surabaya, terdapat perubahan waktu maghrib di tanggal 28 Februari 2026.
Sebagaimana terlampir di jadwal resmi yang dikeluarkan pemerintah, jadwal imsakiyah terdiri dari jadwal Imsak, Subuh, Terbit Fajar, Dhuha, Dzuhur, Ashar, Maghrib dan Salat Isya. Dan waktu ini tidak tetap, seiring berlalunya hari-hari bulan Ramadan.
Agar semakin afdal, berbagai praktik ibadah penunjang bisa dikerjakan agar pelaksanaan puasa jadi lebih maksimal. Terlebih, pada tanggal ini sudah puncak 10 hari pertama di momen Ramadan yang penuh rahmat. Salah satu yang jangan dilewatkan adalah melaksanakan amalan khusus di waktu berbuka, agar doa serta harapan bisa terkabul. Mari simak informasi selengkapnya berikut, dirangkum Liputan6 untuk pedoman ibadah anda.
Jadwal Imsakiyah Ramadan Kota Surabaya 28 Februari 2026
Terkait jadwal Imsakiyah Ramadan Kota Surabaya pada hari Sabtu, 28 Februari 2026, umat Muslim di Kota Surabaya akan memulai puasa dengan waktu imsak pada pukul 04:08 WIB. Waktu imsak ini menandai batas akhir untuk menyantap sahur sebelum fajar menyingsing. Setelah imsak, umat Muslim bersiap untuk menunaikan salat Subuh yang akan masuk pada pukul 04:18 WIB.
Perjalanan waktu ibadah berlanjut dengan terbitnya matahari pada pukul 05:31 WIB, diikuti oleh waktu Dhuha yang jatuh pada pukul 05:58 WIB. Kemudian, waktu salat Dzuhur akan tiba pada pukul 11:45 WIB, memberikan kesempatan bagi umat Muslim untuk menunaikan salat di tengah hari.
Menjelang sore, waktu salat Ashar akan masuk pada pukul 14:47 WIB. Puncak penantian bagi orang yang berpuasa adalah waktu Maghrib, yang menandai berakhirnya puasa dan waktu berbuka. Pada 28 Februari 2026, waktu Maghrib di Surabaya adalah pukul 17:52 WIB. Rangkaian waktu salat harian ditutup dengan masuknya waktu Isya pada pukul 19:02 WIB.
10 Ramadan 1447/28 Februari 2026 M
- Imsak: 04:08
- Subuh: 04:18
- Terbit: 05:31
- Dhuha: 05:58
- Dzuhur 11:45
- Ashar 14:47
- Maghrib: 17:52
- Isya: 19:02
Ada Amalan yang Jangan Sampai Terlewat saat Buka Puasa
Waktu berbuka puasa bukan hanya momen untuk melepas lapar dan dahaga, tetapi juga merupakan waktu yang istimewa untuk memanjatkan doa. Banyak riwayat hadis menyebutkan bahwa doa orang yang berpuasa saat berbuka adalah doa yang tidak tertolak. Ini menjadikan detik-detik menjelang berbuka sebagai kesempatan untuk memohon kepada Allah SWT.
Salah satu hadis yang menjelaskan keutamaan ini diriwayatkan oleh HR. Tirmidzi, yang menyatakan bahwa bagi orang yang berpuasa, ketika saat berbuka ada doa yang tidak ditolak. Oleh karena itu, umat Muslim dianjurkan untuk memanfaatkan waktu ini dengan sebaik-baiknya.
ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ: الْإِمَامُ الْعَادِلُ وَالصَّائِمُ حِينَ يُفْطِرُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ يَرْفَعُهَا فَوْقَ الْغَمَامِ وَتُفَتَّحُ لَهَا أَبْوَابُ السَّمَاءِ
“Tiga orang yang doanya tidak tertolak: seorang pemimpin yang adil, seorang yang berpuasa saat berbuka dan doa orang yang terzalimi, doanya diangkat di atas awan dan pintu-pintu langit dibukakan,” dikutip dari laman Majelis Ulama Indonesia yang merujuk ke HR. Tirmidzi no. 2449.
Itulah mengapa, Rasulullah SAW menganggap buka puasa merupakan jam paling bahagia bagi umat Muslim yang mengamalkannya.
لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ: فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ، وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ
Artinya: “Orang yang berpuasa mendapatkan dua kegembiraan, kegembiraan ketika berbuka puasa dan kegembiraan ketika bertemu Tuhannya.” (HR Muslim), dikutip dari NU Online.
Terkait berdoa saat berbuka puasa, ada adab yang bisa diterapkan agar doanya maksimal meliputi:
- Dianjurkan untuk menyegerakan berbuka dengan kurma atau air, kemudian membaca doa berbuka puasa.
- Setelah itu, dapat dilanjutkan dengan memanjatkan doa-doa pribadi sesuai hajat.
- Doa yang umum dibaca adalah "Dzahabazh zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru insya Allah" yang berarti "Telah hilang dahaga, telah basah tenggorokan, dan telah tetap pahala insya Allah." Doa ini menunjukkan rasa syukur dan harapan akan penerimaan ibadah puasa.
Maksimalkan Ramadan dengan Tadarus Al Quran dan Menjalankan Salat Tahajud
Bulan Ramadan adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan kualitas ibadah, termasuk dengan memperbanyak tadarus Al-Quran. Tadarus Al-Quran di bulan suci ini memiliki keutamaan yang besar, di antaranya adalah mendapatkan pahala berlipat ganda. Membaca Al-Quran juga dapat menenangkan hati dan pikiran, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Selain tadarus, menjalankan salat Tahajud juga merupakan amalan yang sangat dianjurkan di bulan Ramadan. Salat sunah yang dilakukan pada sepertiga malam terakhir ini memiliki banyak keutamaan, seperti mencegah dari perbuatan dosa dan menghapus dosa-dosa. Waktu Tahajud juga merupakan waktu yang mustajab untuk berdoa, di mana Allah SWT turun ke langit dunia dan mengabulkan permohonan hamba-Nya.
Meningkatkan tadarus Al-Quran dan salat Tahajud di bulan Ramadan dapat membantu umat Muslim meraih keberkahan yang lebih besar. Dengan membaca Al-Quran, seseorang dapat berinteraksi langsung dengan firman Allah, sementara salat Tahajud menjadi sarana untuk merasakan kedekatan dengan Sang Pencipta. Kedua amalan ini menjadi bagian penting dalam upaya memperbaiki diri dan meningkatkan ketakwaan selama bulan puasa.
Masuk Hari Ke-10 Ramadan yang Penuh Rahmat
Tanggal 28 Februari 2026 menandai hari kesepuluh Ramadan 1447 Hijriah. Sepuluh hari pertama bulan Ramadan dikenal sebagai fase rahmat, di mana Allah SWT melimpahkan kasih sayang dan kebaikan-Nya kepada hamba-hamba yang bersungguh-sungguh menjalankan ibadah. Fase ini merupakan momentum untuk membangun pondasi ibadah yang kuat untuk hari-hari berikutnya.
Pada fase rahmat ini, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak doa, zikir, dan membaca Al-Quran. Pintu rahmat Allah SWT terbuka bagi siapa saja yang membuka diri untuk berubah menjadi lebih baik. Selain itu, menjaga lisan, menghindari perdebatan, serta memperbanyak sedekah juga menjadi bagian penting dari pengamalan Ramadan di fase ini.
Memanfaatkan sepuluh hari pertama Ramadan dengan maksimal dapat menjadi awal perubahan diri yang lebih baik. Dengan memulai Ramadan secara sungguh-sungguh, diharapkan keberkahan dan ampunan Allah SWT dapat diraih hingga penghujung bulan suci. Fase ini juga menjadi waktu yang tepat untuk menata niat dan memperbanyak amal kebaikan.
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Topik
Q: Mengapa jadwal salat berubah setiap hari?
A: Jadwal salat berubah setiap hari karena pergerakan bumi dan matahari.
Q: Apakah doa orang yang berpuasa saat berbuka pasti dikabulkan?
A: Doa orang yang berpuasa saat berbuka adalah doa yang tidak tertolak.
Q: Apa saja amalan yang dianjurkan di 10 hari pertama Ramadan?
A: Umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak doa, zikir, dan membaca Al-Quran.
Q: Kapan waktu terbaik untuk salat Tahajud di bulan Ramadan?
A: Waktu terbaik untuk salat Tahajud adalah pada sepertiga malam terakhir.
Q: Apakah ada doa khusus yang harus dibaca saat berbuka puasa?
A: Salah satu doa yang dianjurkan adalah 'Dzahabazh zhama'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru insya Allah.'

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1100,20,0)/kly-media-production/medias/5515510/original/030308800_1772178655-IMG_8372.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3448555/original/069804000_1620195399-20210505-Ramadhan-Bekasi-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5511196/original/043290200_1771899757-019966800_1650552451-katerina-kerdi-TAfqq1B3-2s-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1606355/original/da4eee4c0f11eaa06447a469562bbdd4ommons.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5412025/original/035143700_1763029989-d913a63a-d220-4d22-85ec-545e67ee7246.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515498/original/093226700_1772178025-010411500_1540352808-pf-ake3273-num.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515616/original/022919100_1772182056-Terminal_Jatijajar_Depok.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4769102/original/014075000_1710171937-20240311-Taraweh_Pertama_di_Istiqlal-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505405/original/077638700_1771386569-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505591/original/004405000_1771391548-baju_kurung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515025/original/077930200_1772148384-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5169865/original/011956600_1742551032-Depositphotos_650337252_S.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501800/original/006278100_1770956928-unnamed__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5080366/original/098387100_1736160174-1736156793388_caption-quotes-islami-singkat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514935/original/093643200_1772126473-WhatsApp_Image_2026-02-24_at_16.46.14.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514742/original/096572900_1772104605-ShopeePay_Gebyar_Ramadan_2026_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514291/original/081789300_1772086565-073849700_1414158415-x6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4377848/original/055270800_1680189080-pexels-thirdman-7956574.jpg)
















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348709/original/090969100_1757859256-bioskop.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)









:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1626268/original/067647800_1497616352-Mantan-MenKes-Siti-Fadilah-Divonis-4-Tahun-Penjara-01.jpg)