Bacaan Doa untuk Memulai Hari Agar Hati Tenang dan Mohon Kemudahan Segala Urusan

3 months ago 36

Liputan6.com, Jakarta Doa untuk memulai hari agar hati tenang menjadi amalan penting yang dapat membawa ketenangan dan keberkahan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Memulai hari dengan hati yang tenang adalah dambaan setiap muslim. 

Dalam Islam, pagi hari merupakan waktu yang penuh berkah untuk memohon perlindungan dan kemudahan kepada Allah SWT. Dengan membaca doa untuk memulai hari agar hati tenang, seorang muslim dapat merasakan ketentraman jiwa dan siap menghadapi berbagai tantangan dengan penuh keyakinan.

Melansir dari buku Doa Zikir Mohon Perlindungan dan Ketenangan Hati oleh Darul Insan, hati manusia sangat rentan terhadap kegundahan dan kecemasan, sehingga diajarkan banyak doa yang harus dibaca dengan keadaan hati yakin bahwa hanya Allah SWT yang dapat menolong dan memberi ketenangan. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Senin (10/11/2025).

Doa Nabi Yunus untuk Memulai Hari dengan Hati Tenang

Salah satu doa paling utama untuk memulai hari agar hati tenang adalah doa Nabi Yunus AS. Doa ini sangat mustajab untuk memohon pertolongan Allah dalam mengangkat segala masalah hidup.

Arab: لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Latin: Laa ilaaha illa Anta subhaanaka innii kuntu minazh-zhoolimiin

Artinya: "Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim."

Lafal di atas adalah dzikir sekaligus doa yang dibaca Nabi Yunus secara berturut-turut ketika berada di dalam perut ikan. Doa ini sangat ampuh untuk memohon pertolongan dari Allah SWT agar diangkat masalah hidupnya. 

Doa Nabi Musa untuk Kelapangan Dada dan Kemudahan Urusan

Doa Nabi Musa AS adalah bacaan yang sangat baik untuk memulai hari dengan memohon kelapangan dada dan kemudahan dalam setiap urusan. Doa ini dibaca ketika Nabi Musa hendak mengajak Firaun kepada jalan yang benar.

Arab: رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي

Latin: Rabbisyrah lii shadrii, wa yassir lii amrii, wahlul 'uqdatan min lisaanii, yafqahuu qaulii.

Artinya: "Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku. Dan mudahkanlah untukku urusanku. Dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku supaya mereka mengerti perkataanku."

Bacaan untuk memulai hari agar hati tenang ini sangat cocok dibaca setiap pagi sebelum memulai aktivitas. Nabi Musa menyadari bahwa menghadapi Firaun bukanlah hal yang mudah, sehingga ia memohon kepada Allah SWT dengan doa ini. Dengan melafalkan doa ini di pagi hari, seorang muslim berharap Allah memberikan kelapangan dada, kemudahan urusan, dan kelancaran dalam berkomunikasi sepanjang hari.

Doa untuk Terhindar dari Kesulitan dan Memohon Rahmat Allah

Doa ini diriwayatkan dari hadits yang sangat penting untuk dibaca di pagi hari agar terhindar dari berbagai kesulitan dan selalu dalam rahmat Allah SWT.

Arab: اللَّهُمَّ رَحْمَتَكَ أَرْجُو فَلاَ تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِي كُلَّهُ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ

Latin: Allahumma rahmataka arjuu falaa takilnii ilaa nafsii tharfata ainin wa ashlih lii sya'nii kullahu laa ilaaha illa anta.

Artinya: "Ya Allah, rahmat-Mu aku harapkan, janganlah Engkau serahkan (segala urusanku) kepada diriku walau sekejap mata, perbaikilah segala urusanku, tiada Tuhan yang berhak disembah selain Engkau." (HR. Abu Dawud dan Ahmad)

Doa lain yang serupa dan sangat bermanfaat untuk memulai hari:

Arab: اللَّهُمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلاً وَأَنْتَ تَجْعَلُ الحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلاً

Latin: Allahumma laa sahla illaa maa ja'altahu sahlaa, wa anta taj'alul hazna idzaa syi'ta sahlaa.

Artinya: "Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau buat mudah. Dan Engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah."

Hadits ini dikeluarkan oleh Ibnu Hibban dalam Shahihnya, serta diriwayatkan pula oleh Ibnu Abi 'Umar dan Ibnus Suni dalam 'Amal Yaum wal Lailah. Kedua doa tersebut sangat efektif untuk memohon kemudahan dan perbaikan segala urusan di pagi hari.

Doa Agung untuk Ketenangan Hati dan Pikiran

Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud, Nabi Muhammad SAW mengajarkan doa yang sangat mustajab untuk menghilangkan kesulitan dan kesedihan serta memberikan ketenangan hati.

Arab: اللَّهُمَّ إِنِّي عَبْدُكَ وَابْنُ عَبْدِكَ وَابْنُ أَمَتِكَ نَاصِيَتِي بِيَدِكَ مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ عَدْلٌ فِيَّ قَضَائُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ أَوْ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الغَيْبِ عِنْدَكَ أَنْ تَجْعَلَ القُرْآنَ رَبِيْعَ قَلْبِي وَنُوْرَ صَدْرِي وَجِلَاءَ غَمِّي وَذَهَابَ حُزْنِي وَهَمِّي

Latin: Allahumma innii 'abduka, wabnu 'abdika, wabnu amatika. Naashiyatii bi yadika maadhiin fiyya hukmuka, 'adlun fiyya qadhaa'uka. As'aluka bi kulli ismin huwa laka sammayta bihii nafsaka, aw anzaltahuu fii kitaabika, aw 'allamtahuu ahadan min khalqika, awista'tsarta bihii fii ilmil ghaybi 'indaka, an taj'alal qur'aana rabii'a qalbii, wa nuura shadrii, wa jilaa'a ghammii, wa dzahaaba huznii wa hammii.

Artinya: "Ya Allah, sungguh aku hamba-Mu, putra hamba-Mu (laki-laki), putra hamba-Mu (perempuan). Nasibku di tangan-Mu, berlaku padaku ketentuan-Mu, adil padaku putusan-Mu. Aku memohon kepada-Mu dengan segala nama-Mu yang Kau sebut untuk diri-Mu, (nama) yang Kau turunkan dalam kitab-Mu, (nama) yang Kau ajarkan pada segelintir hamba-Mu, atau (nama) yang hanya Kau sendiri yang mengetahuinya dalam pengetahuan ghaib agar Kau menjadikan Al-Qur'an sebagai musim semi (di) hatiku, cahaya batinku, pelenyap kebingunganku, dan penghilang kesedihan serta kebimbanganku."

Rasulullah SAW bersabda bahwa barang siapa yang membaca doa ini, maka Allah akan menghilangkan kesusahan dan kesedihannya, serta Allah akan memberikan jalan keluar. Ketika ditanya apakah boleh mempelajarinya, Rasulullah menjawab bahwa orang yang telah mendengar doa ini harus mempelajarinya (HR Ahmad, dishahihkan Al-Albani). Doa untuk memulai hari agar hati tenang ini sangat dianjurkan untuk dihafalkan dan diamalkan setiap pagi.

Cara Memulai Hari dengan Baik dalam Islam

Memulai hari dengan baik dalam Islam memiliki panduan yang jelas berdasarkan sunnah Rasulullah SAW. Berikut cara-cara yang dapat diamalkan:

  • Bangun Sebelum Subuh: Bangun lebih awal sebelum waktu subuh adalah langkah pertama untuk memulai hari dengan baik. Rasulullah SAW bersabda bahwa waktu pagi diberkahi oleh Allah, sehingga aktivitas yang dimulai di pagi hari akan lebih barokah.
  • Menunaikan Shalat Subuh Berjamaah: Shalat subuh berjamaah adalah ibadah yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW menekankan keutamaan shalat subuh yang pahalanya sangat besar, terutama jika dilakukan berjamaah di masjid.
  • Membaca Doa Bangun Tidur: Segera setelah bangun tidur, bacalah doa bangun tidur yang diajarkan Rasulullah: "Alhamdulillahil ladzi ahyaana ba'da maa amaatanaa wa ilaihin nusyuur" (Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah mematikan kami dan kepada-Nya kami akan dikembalikan).
  • Membaca Al-Qur'an: Membaca Al-Qur'an di pagi hari memiliki dampak positif terhadap kesehatan mental dan ketenangan jiwa. Luangkan waktu untuk membaca beberapa ayat Al-Qur'an setelah shalat subuh.
  • Berdzikir dan Membaca Doa Pagi: Membaca dzikir pagi dan doa untuk memulai hari agar hati tenang adalah amalan yang sangat dianjurkan. Dzikir pagi meliputi membaca Ayat Kursi, Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas masing-masing tiga kali.
  • Berdoa untuk Keberkahan Hari: Panjatkan doa kepada Allah agar hari yang akan dijalani diberkahi, dimudahkan urusannya, dan terhindar dari segala macam keburukan.
  • Sarapan dengan Makanan Halal dan Baik: Sarapan dengan makanan yang halal dan bergizi adalah bagian dari menjaga kesehatan tubuh yang merupakan amanah dari Allah SWT.
  • Berangkat dengan Niat Ibadah: Niatkan setiap pekerjaan dan aktivitas sebagai ibadah kepada Allah SWT. Dengan niat yang baik, setiap langkah kaki akan bernilai pahala.

Dzikir Pagi yang Mendatangkan Ketenangan Hati

Selain membaca doa untuk memulai hari agar hati tenang, dzikir pagi juga memiliki peranan penting dalam menciptakan ketenangan hati. Berikut beberapa dzikir pagi yang dianjurkan:

1. Membaca Ayat Kursi

Rasulullah SAW bersabda bahwa barang siapa membaca Ayat Kursi setelah shalat fardhu, maka tidak ada yang menghalanginya masuk surga kecuali kematian. Ayat Kursi juga menjadi pelindung sepanjang hari dari gangguan setan.

2. Membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas

Ketiga surat ini dibaca masing-masing tiga kali setiap pagi dan petang. Rasulullah SAW bersabda bahwa membaca ketiga surat ini akan mencukupi dari segala sesuatu (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi).

3. Membaca Tasbih, Tahmid, dan Takbir

Membaca "Subhanallah, Alhamdulillah, dan Allahu Akbar" masing-masing 33 kali setelah shalat adalah dzikir yang sangat dianjurkan.

4. Membaca Sayyidul Istighfar

Doa ini disebut sebagai penghulu istighfar (permohonan ampun). Barang siapa membacanya di pagi hari dengan penuh keyakinan, lalu meninggal di hari itu sebelum sore, maka ia termasuk penghuni surga.

5. Membaca Dzikir "Hasbunallah wa ni'mal wakil"

Dzikir ini bermakna "Cukuplah Allah sebagai penolong kami dan Dia adalah sebaik-baik pelindung." Dzikir ini sangat baik untuk menguatkan hati dan merasakan perlindungan Allah.

Praktik dzikir secara rutin terbukti dapat menurunkan tingkat stres, kecemasan, dan depresi. Dzikir pagi yang dilakukan dengan istiqamah akan memberikan dampak positif bagi kesehatan mental dan spiritual seseorang.

Kebiasaan berdzikir di pagi hari juga membantu seseorang untuk selalu mengingat Allah dalam setiap aktivitas yang dilakukan sepanjang hari. Sehingga setiap perbuatan bernilai ibadah dan hati senantiasa tenang.

Adab Berdoa dalam Islam

Berdoa merupakan ibadah yang sangat mulia dalam Islam. Agar doa dikabulkan oleh Allah SWT, terdapat beberapa adab yang perlu diperhatikan:

  • Memulai dengan Memuji Allah dan Shalawat kepada Nabi

Awali doa dengan membaca hamdalah (Alhamdulillah) dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Hal ini sesuai dengan hadits yang menjelaskan bahwa doa yang dimulai dengan pujian kepada Allah dan shalawat kepada Nabi lebih mudah dikabulkan.

  • Berdoa dengan Penuh Keyakinan

Yakini dalam hati bahwa hanya Allah yang dapat mengabulkan doa. Berdoalah dengan penuh harap dan yakin bahwa Allah akan mengabulkan atau memberikan yang lebih baik.

  • Menghadap Kiblat

Disunahkan untuk menghadap kiblat ketika berdoa, terutama ketika memanjatkan doa-doa penting seperti doa untuk memulai hari agar hati tenang.

  • Mengangkat Kedua Tangan

Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya Allah Maha Pemalu dan Pemurah. Dia malu kepada hamba-Nya ketika ia mengangkat kedua tangannya kepada-Nya untuk menolaknya dengan tangan kosong." (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

  • Berdoa di Waktu-Waktu Mustajab

Pilihlah waktu-waktu yang mustajab untuk berdoa, seperti sepertiga malam terakhir, antara adzan dan iqamah, ketika hujan turun, saat sujud, dan waktu-waktu lainnya yang disebutkan dalam hadits.

  • Berdoa dengan Suara Lembut

Allah SWT berfirman dalam Surat Al-A'raf ayat 55: "Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut." Berdoa tidak perlu dengan suara keras, cukup dengan suara yang dapat didengar oleh diri sendiri.

  • Mengakhiri dengan Shalawat dan Doa

Penutup Akhiri doa dengan membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW dan doa penutup yang sesuai dengan sunnah.Mengutip dari buku Fiqh Sunnah karya Sayyid Sabiq, adab-adab berdoa ini sangat penting untuk diamalkan agar doa lebih khusyuk dan memiliki peluang lebih besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT.

FAQ

1. Apa doa yang paling baik untuk memulai hari agar hati tenang?

Doa Nabi Yunus (Laa ilaaha illa Anta subhaanaka innii kuntu minazh-zhoolimiin) adalah salah satu doa paling mustajab untuk ketenangan hati.

2. Kapan waktu terbaik membaca doa untuk memulai hari?

Waktu terbaik adalah setelah shalat subuh hingga sebelum matahari terbit, karena waktu tersebut penuh keberkahan.

3. Apakah boleh membaca doa dalam bahasa Indonesia?

Boleh, namun lebih utama membaca dalam bahasa Arab karena sesuai dengan sunnah Rasulullah SAW, kemudian memahami artinya.

4. Berapa kali sebaiknya membaca doa pagi setiap hari?

Tidak ada batasan khusus, namun yang terpenting adalah istiqamah (konsisten) membacanya setiap pagi.

5. Apakah doa pagi bisa dikabulkan jika belum shalat subuh?

Doa tetap bisa dikabulkan, namun lebih baik menunaikan shalat subuh terlebih dahulu karena doa setelah shalat fardhu lebih mustajab.

6. Bagaimana jika tidak hafal doa-doa panjang?

Mulailah dengan doa-doa pendek terlebih dahulu dan hafalkan secara bertahap, yang terpenting adalah keikhlasan dan keyakinan saat berdoa.

7. Apakah membaca doa pagi bisa menghilangkan kecemasan?

Ya, membaca doa dengan penuh keyakinan kepada Allah dapat memberikan ketenangan hati dan mengurangi kecemasan sesuai janji Allah dalam Al-Qur'an. 

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |