Bacaan Sholawat Rohatil Lengkap beserta Latinnya, Gambarkan Perjalanan dan Perjuangan Rasulullah

3 months ago 33

Liputan6.com, Jakarta Sholawat Rohatil adalah salah satu dari macam-macam sholawat yang mengandung pujian untuk Nabi Muhammad SAW. Lantunan puji-pujian Nabi ini juga sudah akrab di telinga masyarakat Indonesia. Dalam setiap bait-baitnya yang lembut dan penuh makna, Sholawat Rohatil menggambarkan perjalanan hidup Rasulullah sejak kelahiran beliau, hingga perjuangannya dalam menegakkan Islam di tengah berbagai ujian. Bukan hanya lirik yang indah, sholawat ini menjadi jembatan spiritual yang menumbuhkan rasa cinta dan rindu kepada Nabi Muhammad SAW.

Yang unik dari Sholawat Rohatil terletak pada bait-baitnya. Dengan bahasa yang indah dan sederhana, sholawat ini mengajarkan nilai sejarah, akhlak, serta keteladanan Rasulullah dalam satu rangkaian pujian. Jadi tidak heran jika Sholawat Rohatil sering dilantunkan dalam berbagai momen, mulai dari di dalam majelis taklim hingga perayaan besar umat Islam.

Bacaan Sholawat Rohatil

رَاحَتِ الاَطيَارُ تَشدُو فِى لِيَالىِ المَولِدِ

Rohatil athyaru tasydu, fi layaa lil maulidi

وَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو مِن مَعَانِى اَحمَدِ فِى لَيَالِى المَولِدِ

Wa bariqunnuri yabdu, min ma'aani Ahmadi

رَاحَتِ الاَطيَارُ تَشدُو فِى لِيَالىِ المَولِدِ

Rohatil athyaru tasydu, fi layaa lil maulidi

وَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو مِن مَعَانِى اَحمَدِ فِى لَيَالِى المَولِدِ

Wa bariqunnuri yabdu, min ma'aani Ahmadi

وَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو مِن مَعَانِى اَحمَدِ فِى لَيَالِى المَولِدِ

Wa bariqunnuri yabdu, min ma'aani Ahmadi

وَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو مِن مَعَانِى اَحمَدِ فِى لَيَالِى المَولِدِ

Wa bariqunnuri yabdu, min ma'aani Ahmadi

فِى لِيَالىِ المَولِدِ

Fi layaa lil maulidi

فِى لِيَالىِ المَولِدِ

Fi layaa lil maulidi

Abdullah nama ayahnya Aminah ibundanya

Abdul Muthalib kakeknya Abu Thalib pamannya

Khadijah istri setia Fatimah putri tercinta

Semua bernasab mulia dari Quraisy ternama

Inilah kisah Sang Rasul yang penuh suka duka

Inilah kisah Sang Rasul yang penuh suka duka

Ooh penuh suka duka

Ooh penuh suka duka

رَاحَتِ الاَطيَارُ تَشدُو فِى لِيَالىِ المَولِدِ

Rohatil athyaru tasydu, fi layaa lil maulidi

وَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو مِن مَعَانِى اَحمَدِ فِى لَيَالِى المَولِدِ

Wa bariqunnuri yabdu, min ma'aani Ahmadi

رَاحَتِ الاَطيَارُ تَشدُو فِى لِيَالىِ المَولِدِ

Rohatil athyaru tasydu, fi layaa lil maulidi

وَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو مِن مَعَانِى اَحمَدِ فِى لَيَالِى المَولِدِ

Wa bariqunnuri yabdu, min ma'aani Ahmadi

وَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو مِن مَعَانِى اَحمَدِ فِى لَيَالِى المَولِدِ

Wa bariqunnuri yabdu, min ma'aani Ahmadi

وَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو مِن مَعَانِى اَحمَدِ فِى لَيَالِى المَولِدِ

Wa bariqunnuri yabdu, min ma'aani Ahmadi

فِى لِيَالىِ المَولِدِ

Fi layaa lil maulidi

فِى لِيَالىِ المَولِدِ

Fi layaa lil maulidi

Dua bulan di kandungan wafat ayahandanya

Tahun Gajah dilahirkan yatim dengan kakeknya

Sesuai adat yang ada disusui Halimah

Enam tahun usianya wafat ibu terpuja

Inilah kisah Sang Rasul yang penuh suka duka

Inilah kisah Sang Rasul yang penuh suka duka

Ooh penuh suka duka

Ooh penuh suka duka

رَاحَتِ الاَطيَارُ تَشدُو فِى لِيَالىِ المَولِدِ

Rohatil athyaru tasydu, fi layaa lil maulidi

وَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو مِن مَعَانِى اَحمَدِ فِى لَيَالِى المَولِدِ

Wa bariqunnuri yabdu, min ma'aani Ahmadi

رَاحَتِ الاَطيَارُ تَشدُو فِى لِيَالىِ المَولِدِ

Rohatil athyaru tasydu, fi layaa lil maulidi

وَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو مِن مَعَانِى اَحمَدِ فِى لَيَالِى المَولِدِ

Wa bariqunnuri yabdu, min ma'aani Ahmadi

وَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو مِن مَعَانِى اَحمَدِ فِى لَيَالِى المَولِدِ

Wa bariqunnuri yabdu, min ma'aani Ahmadi

وَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو مِن مَعَانِى اَحمَدِ فِى لَيَالِى المَولِدِ

Wa bariqunnuri yabdu, min ma'aani Ahmadi

فِى لِيَالىِ المَولِدِ

Fi layaa lil maulidi

فِى لِيَالىِ المَولِدِ

Fi layaa lil maulidi

Delapan tahun usia kakek meninggalkannya

Abu Thalib pun menjaga paman paling membela

Saat kecil penggembala dagang saat remaja

Umur dua puluh lima memperistri Khadijah

Inilah kisah Sang Rasul yang penuh suka duka

Inilah kisah Sang Rasul yang penuh suka duka

Ooh penuh suka duka

Ooh penuh suka duka

رَاحَتِ الاَطيَارُ تَشدُو فِى لِيَالىِ المَولِدِ

Rohatil athyaru tasydu, fi layaa lil maulidi

وَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو مِن مَعَانِى اَحمَدِ فِى لَيَالِى المَولِدِ

Wa bariqunnuri yabdu, min ma'aani Ahmadi

رَاحَتِ الاَطيَارُ تَشدُو فِى لِيَالىِ المَولِدِ

Rohatil athyaru tasydu, fi layaa lil maulidi

وَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو مِن مَعَانِى اَحمَدِ فِى لَيَالِى المَولِدِ

Wa bariqunnuri yabdu, min ma'aani Ahmadi

وَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو مِن مَعَانِى اَحمَدِ فِى لَيَالِى المَولِدِ

Wa bariqunnuri yabdu, min ma'aani Ahmadi

وَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو مِن مَعَانِى اَحمَدِ فِى لَيَالِى المَولِدِ

Wa bariqunnuri yabdu, min ma'aani Ahmadi

فِى لِيَالىِ المَولِدِ

Fi layaa lil maulidi

فِى لِيَالىِ المَولِدِ

Fi layaa lil maulidi

Di umur ketiga puluh mempersatukan bangsa

Saat peletakan Batu Hajar Aswad mulia

Genap empat puluh tahun mendapatkan risalah

Ia pun menjadi Rasul akhir para Annbiya

Inilah kisah Sang Rasul yang penuh suka duka

Inilah kisah Sang Rasul yang penuh suka duka

Ooh penuh suka duka

Ooh penuh suka duka

رَاحَتِ الاَطيَارُ تَشدُو فِى لِيَالىِ المَولِدِ

Rohatil athyaru tasydu, fi layaa lil maulidi

وَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو مِن مَعَانِى اَحمَدِ فِى لَيَالِى المَولِدِ

Wa bariqunnuri yabdu, min ma'aani Ahmadi

رَاحَتِ الاَطيَارُ تَشدُو فِى لِيَالىِ المَولِدِ

Rohatil athyaru tasydu, fi layaa lil maulidi

وَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو مِن مَعَانِى اَحمَدِ فِى لَيَالِى المَولِدِ

Wa bariqunnuri yabdu, min ma'aani Ahmadi

وَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو مِن مَعَانِى اَحمَدِ فِى لَيَالِى المَولِدِ

Wa bariqunnuri yabdu, min ma'aani Ahmadi

وَبَرِيقُ النُّورِيَبدُو مِن مَعَانِى اَحمَدِ فِى لَيَالِى المَولِدِ

Wa bariqunnuri yabdu, min ma'aani Ahmadi

فِى لِيَالىِ المَولِدِ

Fi layaa lil maulidi

فِى لِيَالىِ المَولِدِ

Fi layaa lil maulidi

Makna dalam Sholawat Rohatil

Sholawat Rohatil menyimpan makna mendalam yang merefleksikan cinta sejati kepada Rasulullah SAW. Di balik liriknya, terkandung pesan moral dan nilai spiritual yang dapat menjadi pedoman umat agar kehidupan di dunia lebih berakhlak. Berikut beberapa makna dan keutamaan Sholawat Rohatil yang terkandung di dalamnya:

  • Mengisahkan perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW, mulai dari masa kecil hingga beliau diangkat sebagai Rasul terakhir yang membawa risalah Islam untuk seluruh umat manusia.
  • Menggambarkan kisah penuh berkah tentang kelahiran Nabi, garis keturunannya yang mulia, serta perjuangannya dalam menyebarkan kebenaran di tengah tantangan berat.
  • Sebagai bentuk penghormatan dan pujian kepada Rasulullah, Sholawat Rohatil menjadi sarana bagi umat untuk menumbuhkan rasa cinta dan hormat yang tulus.
  • Menjadi media dakwah yang menyentuh hati, mengajarkan umat agar meneladani akhlak luhur Nabi dalam kehidupan sehari-hari.
  • Menginspirasi perenungan spiritual, mengingatkan umat akan pengorbanan dan keteguhan Rasulullah dalam menegakkan kebenaran.
  • Mempererat tali persaudaraan umat Islam, terutama ketika Sholawat Rohatil dikumandangkan bersama dalam acara seperti Maulid Nabi atau pengajian.

Dengan lantunan lembut dan melodi khasnya, Sholawat Rohatil tidak hanya menggerakkan emosi, tetapi juga menanamkan nilai keimanan yang kuat. Ia menjadi jembatan antara sejarah dan spiritualitas, menghadirkan keteladanan Nabi dalam bentuk yang mudah diterima oleh hati.

Pertanyaan dan Jawaban

1. Apa itu Sholawat Rohatil?

Sholawat Rohatil adalah lagu religi yang menceritakan kisah hidup Nabi Muhammad SAW.

2. Siapa pencipta Sholawat Rohatil?

Sholawat ini diciptakan oleh Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf dari Surakarta.

3. Kapan biasanya Sholawat Rohatil dinyanyikan?

Biasanya dinyanyikan saat peringatan Maulid Nabi dan acara keagamaan lainnya.

4. Apa makna utama dari Sholawat Rohatil?

Mengajarkan keteladanan dan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW melalui kisah hidupnya.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |