Liputan6.com, Jakarta Pertanyaan berapa hari lagi puasa 2026 menjadi topik yang ramai diperbincangkan, terutama bagi mereka yang ingin mempersiapkan diri sejak dini untuk menyambut bulan penuh berkah ini. Umat Islam di Indonesia sudah mulai menantikan kedatangan bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah, awal Ramadhan 2026 diprediksi jatuh pada pertengahan Februari. Jika dihitung dari tanggal 11 November 2025, maka berapa hari lagi puasa 2026 adalah sekitar 99 hari atau kurang lebih 3 bulan lagi. Melansir dari Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang dikeluarkan Muhammadiyah, 1 Ramadhan 1447 Hijriah diprediksi jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026.
Sementara itu, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama akan menetapkan tanggal resmi awal puasa melalui sidang isbat yang dilaksanakan menjelang akhir bulan Syaban 1447 H. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Selasa (11/11/2025).
Berapa Hari Lagi Puasa 2026?
Untuk menjawab pertanyaan berapa hari lagi puasa 2026, perlu dilakukan perhitungan mundur dari tanggal perkiraan awal Ramadhan 2026. Berikut adalah perhitungan lengkapnya:
- Perhitungan dari 11 November 2025
Jika dihitung dari tanggal 11 November 2025 hingga 18 Februari 2026, maka terdapat sekitar 99 hari atau 14 minggu lebih menjelang awal puasa Ramadhan 2026. Berikut rincian perhitungannya:
- November 2025: 19 hari (sisa hari dari tanggal 11 hingga 30 November)
- Desember 2025: 31 hari
- Januari 2026: 31 hari
- Februari 2026: 18 hari (hingga tanggal 18 Februari)
Total: 19 + 31 + 31 + 18 = 99 hari
Berdasarkan SKB 3 Menteri tentang Libur Nasional dan Cuti Bersama 2026, libur Idul Fitri 1447 Hijriah ditetapkan pada tanggal 21-22 Maret 2026. Dengan menghitung mundur dari tanggal tersebut, awal puasa Ramadhan 2026 diperkirakan jatuh pada 18 Februari 2026, sehingga bulan Ramadhan akan berlangsung selama 29 hingga 30 hari.
Mengapa Tanggal Puasa Berubah Setiap Tahun?
Pergeseran tanggal awal puasa Ramadhan terjadi karena kalender Hijriah berbasis pada peredaran bulan (lunar) yang memiliki 354-355 hari dalam setahun. Sementara kalender Masehi berbasis pada peredaran bumi mengelilingi matahari dengan 365-366 hari per tahun. Perbedaan ini menyebabkan Ramadhan mundur sekitar 10-11 hari lebih awal setiap tahunnya dalam kalender Masehi.
Jadwal Puasa Ramadhan 2026
Penetapan jadwal puasa Ramadhan 2026 menggunakan dua metode utama yang digunakan oleh organisasi Islam di Indonesia, yaitu metode hisab (perhitungan astronomis) dan rukyat (pengamatan hilal).
Pimpinan Pusat Muhammadiyah melalui Majelis Tarjih dan Tajdid telah menetapkan awal Ramadhan 2026 berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Menurut penetapan tersebut:
- 1 Ramadhan 1447 H: Rabu, 18 Februari 2026
- Durasi Puasa: 30 hari
- Akhir Ramadhan: Kamis, 19 Maret 2026
- 1 Syawal 1447 H (Idul Fitri): Jumat, 20 Maret 2026
Metode KHGT merupakan pendekatan baru yang diterapkan Muhammadiyah mulai tahun 1447 H, menggantikan metode hisab hakiki wujudul hilal yang selama ini digunakan.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama belum menetapkan tanggal resmi awal puasa Ramadhan 2026. Penetapan resmi akan diumumkan melalui sidang isbat yang dilaksanakan pada tanggal 29 Syaban 1447 H, sekitar pertengahan Februari 2026.
Sidang isbat dilakukan dengan merujuk pada hasil rukyatul hilal atau pengamatan bulan sabit di sejumlah lokasi di Indonesia. Berdasarkan SKB Tiga Menteri yang dirilis pada 19 September 2025, libur nasional untuk Idul Fitri 1447 Hijriah ditetapkan pada tanggal 21-22 Maret 2026 yang mengindikasikan awal puasa sekitar 18-19 Februari 2026.
Jadwal Libur Nasional dan Cuti Bersama Ramadhan 2026
Pemerintah telah menerbitkan SKB 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama tahun 2026. Berikut jadwal libur yang berkaitan dengan Ramadhan dan Idul Fitri 2026:
Libur Nasional Idul Fitri 1447 H
- Sabtu, 21 Maret 2026 - Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah (Hari Pertama)
- Minggu, 22 Maret 2026 - Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah (Hari Kedua)
Cuti Bersama Idul Fitri 1447 H
- Jumat, 20 Maret 2026 - Cuti bersama menjelang Idul Fitri
- Senin, 23 Maret 2026 - Cuti bersama Idul Fitri
- Selasa, 24 Maret 2026 - Cuti bersama Idul Fitri
Dengan susunan libur nasional dan cuti bersama tersebut, umat Islam di Indonesia akan mendapatkan libur panjang dari tanggal 20 hingga 24 Maret 2026. Ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mudik, berkumpul dengan keluarga, dan menjalankan silaturahmi Idul Fitri dengan lebih leluasa.
Metode Penetapan Awal Ramadhan
Penetapan awal bulan Ramadhan di Indonesia menggunakan dua metode yang telah diakui secara syariat dan ilmiah. Pemahaman tentang kedua metode ini penting untuk memahami mengapa terkadang terjadi perbedaan penetapan awal puasa.
Metode Hisab (Perhitungan Astronomis)
Hisab adalah metode penetapan awal bulan Hijriah melalui perhitungan matematis dan astronomis. Metode ini menghitung posisi bulan, matahari, dan bumi untuk menentukan kapan hilal (bulan sabit baru) muncul di atas ufuk.
Muhammadiyah menggunakan metode hisab dengan kriteria Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang mempertimbangkan:
- Ijtimak (konjungsi bulan-matahari) terjadi sebelum pukul 00:00 waktu Greenwich
- Bulan terbenam setelah matahari di Makkah
- Kriteria visibilitas hilal secara global
Metode Rukyat (Pengamatan Visual)
Rukyat adalah pengamatan langsung terhadap hilal di ufuk barat setelah matahari terbenam pada tanggal 29 bulan Hijriah. Jika hilal terlihat, maka keesokan harinya adalah awal bulan baru. Jika tidak terlihat, bulan yang sedang berjalan digenapkan menjadi 30 hari.
Kementerian Agama Indonesia menggunakan metode rukyatul hilal yang dilakukan di berbagai titik pengamatan di seluruh Indonesia. Hasil pengamatan ini kemudian dibahas dalam sidang isbat untuk menetapkan awal bulan Ramadhan secara resmi.
Persiapan Menyambut Ramadhan 2026
Ramadhan merupakan bulan yang sangat istimewa bagi umat Islam, karena di dalamnya terdapat kesempatan untuk memperbanyak ibadah dan meningkatkan kualitas diri. Menurut buku Ramadhan, Maaf, Kami Masih Sibuk karya Ahmad Rifa’i Rif’an (2017), orang yang benar-benar memahami keutamaan Ramadhan tidak akan menunggu datangnya bulan itu untuk berubah, tetapi mempersiapkan diri jauh hari sebelumnya agar Ramadhan menjadi titik awal kehidupan yang lebih baik.
Kutipan ini mengingatkan kita bahwa persiapan spiritual harus dimulai sedini mungkin. Membiasakan diri dengan ibadah sunnah, seperti puasa Senin-Kamis dan membaca Al-Qur’an, menjadi latihan yang efektif agar ketika Ramadhan tiba, hati dan tubuh sudah terbiasa dengan ritme ibadah yang lebih intens.
Persiapan Spiritual
- Memperbanyak Doa dan Istighfar: Berdoa agar diberikan umur panjang dan kesehatan untuk bertemu dengan Ramadhan
- Meningkatkan Kualitas Shalat: Memperbaiki dan meningkatkan ketaatan dalam shalat lima waktu sebagai fondasi ibadah
- Membaca Al-Qur'an: Membiasakan diri membaca dan merenungkan makna Al-Qur'an sejak dini
- Puasa Sunnah: Melatih diri dengan puasa sunnah seperti puasa Senin-Kamis atau puasa Daud
- Bersedekah: Melatih kedermawanan dengan rutin bersedekah kepada yang membutuhkan
Persiapan Fisik
- Menjaga Kesehatan: Mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga teratur, dan istirahat yang cukup
- Mengatur Pola Makan: Membiasakan diri dengan pola makan yang sehat dan teratur
- Memeriksakan Kesehatan: Melakukan check-up kesehatan untuk memastikan kondisi tubuh prima
- Menyesuaikan Pola Tidur: Mulai membiasakan diri bangun lebih pagi untuk persiapan sahur
Persiapan Mental dan Sosial
- Memperbaiki Hubungan: Meminta maaf dan memaafkan orang-orang di sekitar kita
- Merencanakan Target Ibadah: Membuat target ibadah yang ingin dicapai selama Ramadhan
- Mengatur Keuangan: Menyiapkan dana untuk kebutuhan Ramadhan, zakat fitrah, dan berbagi dengan sesama
- Menyusun Jadwal Aktivitas: Mengatur jadwal kerja, kuliah, atau kegiatan lain agar tidak mengganggu ibadah
FAQ
1. Berapa hari lagi puasa 2026 dari tanggal 11 November 2025? Dari tanggal 11 November 2025 hingga perkiraan awal puasa Ramadhan 2026 pada 18 Februari 2026, tersisa sekitar 99 hari atau kurang lebih 3 bulan lagi.
2. Kapan tanggal pasti awal puasa Ramadhan 2026? Tanggal pasti awal puasa Ramadhan 2026 akan ditetapkan oleh Kementerian Agama melalui sidang isbat pada akhir bulan Syaban 1447 H, namun berdasarkan perhitungan diprediksi jatuh pada 18 Februari 2026.
3. Berapa lama durasi puasa Ramadhan 2026? Puasa Ramadhan 2026 diperkirakan berlangsung selama 29 hingga 30 hari, tergantung pada hasil pengamatan hilal di akhir bulan Ramadhan.
4. Kapan libur Lebaran Idul Fitri 2026? Berdasarkan SKB 3 Menteri, libur nasional Idul Fitri 1447 H ditetapkan pada tanggal 21-22 Maret 2026, dengan cuti bersama pada 20, 23, dan 24 Maret 2026.
5. Mengapa tanggal puasa Ramadhan berbeda setiap tahun? Karena kalender Hijriah berbasis lunar (peredaran bulan) yang memiliki 354-355 hari per tahun, sehingga Ramadhan mundur sekitar 10-11 hari lebih awal setiap tahunnya dalam kalender Masehi.
6. Apa perbedaan penetapan awal Ramadhan antara Muhammadiyah dan pemerintah? Muhammadiyah menggunakan metode hisab (perhitungan astronomis) dengan KHGT, sedangkan pemerintah menggunakan metode rukyatul hilal (pengamatan visual) yang hasilnya diputuskan dalam sidang isbat.
7. Bagaimana cara mempersiapkan diri menyambut Ramadhan 2026? Persiapan dapat dilakukan dengan meningkatkan ibadah seperti puasa sunnah, membaca Al-Qur'an, bersedekah, menjaga kesehatan, mengatur pola makan, dan memperbaiki hubungan dengan sesama.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515616/original/022919100_1772182056-Terminal_Jatijajar_Depok.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4769102/original/014075000_1710171937-20240311-Taraweh_Pertama_di_Istiqlal-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505405/original/077638700_1771386569-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505591/original/004405000_1771391548-baju_kurung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515025/original/077930200_1772148384-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1606355/original/da4eee4c0f11eaa06447a469562bbdd4ommons.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5169865/original/011956600_1742551032-Depositphotos_650337252_S.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501800/original/006278100_1770956928-unnamed__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5080366/original/098387100_1736160174-1736156793388_caption-quotes-islami-singkat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514935/original/093643200_1772126473-WhatsApp_Image_2026-02-24_at_16.46.14.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514742/original/096572900_1772104605-ShopeePay_Gebyar_Ramadan_2026_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514291/original/081789300_1772086565-073849700_1414158415-x6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4377848/original/055270800_1680189080-pexels-thirdman-7956574.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514838/original/031002600_1772111058-san1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/697821/original/26062014-jelang-puasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2220482/original/035724700_1526813013-The_Blue_Mosque_at_night.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379059/original/056919200_1760334225-sholawat_asyghil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513755/original/018031500_1772065055-1.jpg)













:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1554094/original/040157900_1491121330-stairs-735995_1920.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348709/original/090969100_1757859256-bioskop.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)









