Liputan6.com, Jakarta Cara ruqyah tempat usaha menurut islam menjadi solusi untuk membersihkan energi negatif dan gangguan makhluk halus. Ruqyah dilakukan dengan membaca ayat-ayat Al-Qur'an dan doa-doa pilihan sesuai tuntunan Rasulullah SAW.
Tempat usaha yang berkah dan lancar adalah dambaan setiap pengusaha muslim. Namun, terkadang ada gangguan gaib seperti jin, setan, atau sihir yang membuat suasana tidak nyaman dan usaha menjadi sepi.
Melansir dari penjelasan para ulama, ruqyah tempat usaha sangat dianjurkan ketika terjadi ketidaknyamanan, usaha terus merugi tanpa sebab jelas, atau ada indikasi gangguan jin dan sihir. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Jumat (7/11/2025).
Cara Ruqyah Tempat Usaha Menurut Islam
Ruqyah tempat usaha dapat dilakukan dengan beberapa metode yang sesuai syariat Islam. Praktik ini bertujuan mengusir gangguan jin, setan, dan menghilangkan pengaruh sihir yang menghambat rezeki.
Mengutip dari Buku Ruqyah Jin Sihir & Terapinya Syeikh Wahid Abdussalam Bali karya Dr. Wahid Abdussalam Bali, ruqyah adalah metode pengobatan dan perlindungan dengan membaca ayat-ayat Al-Qur'an dan doa-doa ma'tsur dari Rasulullah SAW yang telah terbukti khasiatnya sejak generasi salaf.
1. Membaca Surat Al-Baqarah
Cara ruqyah tempat usaha menurut islam yang paling utama adalah membacakan Surat Al-Baqarah secara lengkap di dalam tempat usaha. Rasulullah SAW bersabda bahwa setan tidak akan mampu memasuki tempat yang dibacakan surat ini. Bacaan ini efektif untuk tiga hari ke depan, sehingga perlu diulang secara berkala agar perlindungan terus terjaga.
2. Menyemprotkan Air Ruqyah
Siapkan botol semprotan berisi air bersih. Bacakan Surat Al-Fatihah, Ayat Kursi, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas pada air tersebut. Setiap selesai membaca satu surat, tiupkan ke dalam botol. Semprotkan air ruqyah ke seluruh sudut tempat usaha, terutama area yang terasa tidak nyaman, sambil membaca ta'awudz.
3. Memasang Bacaan Al-Qur'an
Putar atau pasang bacaan Al-Qur'an secara rutin di tempat usaha, terutama Surat Al-Baqarah. Jin dan setan tidak tahan mendengar bacaan ayat suci. Hal ini juga menciptakan suasana tenang dan penuh barakah yang disukai pelanggan.
4. Membersihkan Sumber Sihir
Jika usaha terganggu karena sihir, cari sumber benda sihir (buhul) yang biasanya disembunyikan di sudut-sudut tempat usaha. Caranya dengan berkeliling sambil berwudhu. Ketika mendekati sumber sihir, biasanya tubuh akan terasa lemas atau tidak nyaman. Setelah ditemukan, bacakan ayat-ayat ruqyah atau semprotkan air ruqyah hingga benda tersebut bisa dibuang.
5. Shalat Dhuha di Tempat Usaha
Rajin melaksanakan shalat dhuha di tempat usaha akan mendatangkan keberkahan dan mengusir gangguan jin. Shalat ini juga merupakan pintu rezeki yang diajarkan Rasulullah SAW.
6. Istiqomah Membaca Dzikir Pagi dan Petang
Bacakan dzikir pagi dan petang secara rutin di tempat usaha, terutama ayat kursi, surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas masing-masing tiga kali. Perlindungan ini akan menjaga tempat usaha dari gangguan setan sepanjang hari.
7. Menghindari Kemaksiatan di Tempat Usaha
Pastikan tidak ada praktik maksiat seperti musik haram, aurat terbuka, atau transaksi ribawi di tempat usaha. Kemaksiatan akan mengundang setan dan menjauhkan keberkahan Allah SWT.
Doa Ruqyah untuk Tempat Usaha
Doa ruqyah sangat penting dalam membersihkan tempat usaha dari gangguan makhluk halus. Berikut bacaan doa yang bisa diamalkan sesuai tuntunan Islam.
Ayat Kursi
اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لاَ تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلاَ نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلاَّ بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلاَ يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلاَّ بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضَ وَلاَ يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ
Latin: Allāhu lā ilāha illā huwal-ḥayyul-qayyūm, lā ta'khużuhū sinatuw wa lā naum, lahū mā fis-samāwāti wa mā fil-arḍ, man żal-lażī yasyfa'u 'indahū illā bi'iżnih, ya'lamu mā baina aidīhim wa mā khalfahum, wa lā yuḥīṭūna bisyai'im min 'ilmihī illā bimā syā', wasi'a kursiyyuhus-samāwāti wal-arḍ, wa lā ya'ūduhū ḥifẓuhumā, wa huwal-'aliyyul-'aẓīm.
Artinya: "Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Mahahidup, Yang terus-menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Mahatinggi, Mahaagung." (QS. Al-Baqarah: 255)
Surat Al-Ikhlas
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ اللَّهُ الصَّمَدُ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ
Latin: Qul huwallāhu aḥad, Allāhuṣ-ṣamad, lam yalid wa lam yūlad, wa lam yakul lahū kufuwan aḥad.
Artinya: "Katakanlah (Muhammad), 'Dialah Allah Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. (Dia) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan-Nya.'" (QS. Al-Ikhlas: 1-4)
Surat Al-Falaq
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ وَمِنْ شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ وَمِنْ شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ وَمِنْ شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
Latin: Qul a'ūżu birabbil-falaq, min syarri mā khalaq, wa min syarri ghāsiqin iżā waqab, wa min syarrin-naffāṡāti fil-'uqad, wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad.
Artinya:
"Katakanlah, 'Aku berlindung kepada Tuhan Yang Menguasai subuh, dari kejahatan (makhluk) yang diciptakan-Nya, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan) penyihir yang meniup buhul-buhul, dan dari kejahatan pendengki apabila dia dengki.'" (QS. Al-Falaq: 1-5)
Surat An-Nas
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ مَلِكِ النَّاسِ إِلَهِ النَّاسِ مِنْ شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
Latin: Qul a'ūżu birabbin-nās, malikin-nās, ilāhin-nās, min syarril-waswāsil-khannās, allażī yuwaswisu fī ṣudūrin-nās, minal-jinnati wan-nās.
Artinya: "Katakanlah, 'Aku berlindung kepada Tuhan (Yang memelihara dan menguasai) manusia, Raja manusia, Sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.'" (QS. An-Nas: 1-6)
Tanda-Tanda Tempat Usaha Perlu Diruqyah
Tidak semua tempat usaha memerlukan ruqyah khusus. Ada beberapa indikasi yang menunjukkan tempat usaha mengalami gangguan dan membutuhkan pembersihan secara spiritual.
- Pertama, suasana tempat usaha terasa mencekam dan tidak nyaman meski secara fisik sudah bersih dan tertata rapi. Karyawan dan pelanggan sering merasa gelisah atau tidak betah berlama-lama di tempat tersebut.
- Kedua, usaha terus merugi atau sepi pembeli tanpa alasan yang jelas, padahal lokasi strategis dan produk berkualitas.
- Ketiga, sering terjadi pertengkaran atau konflik antara pemilik, karyawan, atau dengan pelanggan tanpa sebab yang wajar. Menurut The Ruqyah Treatment Manual yang diterbitkan oleh Islamic Medical Association, gangguan jin pada suatu tempat dapat dikenali dari perubahan perilaku orang-orang yang berada di dalamnya, seperti mudah marah, gelisah, atau mengantuk berlebihan meski sudah cukup istirahat.
- Keempat, ada penampakan makhluk halus atau bayangan aneh di sudut-sudut tertentu, terutama saat malam hari atau tempat sepi.
- Kelima, barang-barang sering hilang atau berpindah tempat sendiri tanpa ada yang memindahkan.
- Keenam, lampu atau peralatan elektronik sering rusak atau mati mendadak tanpa kerusakan teknis.
- Ketujuh, ditemukan benda-benda aneh seperti rambut terikat, jarum tertancap, atau benda mencurigakan lainnya yang diduga merupakan media sihir.
Jika mengalami salah satu atau beberapa tanda di atas, segera lakukan cara ruqyah tempat usaha menurut islam untuk membersihkan dan melindungi usaha dari gangguan makhluk halus.
Dzikir Perlindungan untuk Tempat Usaha
Selain ruqyah, menjaga tempat usaha dengan dzikir harian sangat penting untuk perlindungan berkelanjutan. Dzikir-dzikir ini mudah diamalkan dan memiliki keutamaan besar dalam menangkal gangguan makhluk halus.
1. Ta'awudz (Berlindung kepada Allah)
أَعُوذُ بِاللَّهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ
A'udzu billahi minasy-syaithonir-rajim
(Aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk)
Bacakan ta'awudz setiap kali membuka usaha dan ketika merasa ada gangguan. Ini adalah perintah Allah yang tertulis dalam Al-Qur'an.
2. Basmalah
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Bismillahir-rahmanir-rahim
(Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang)
Awali setiap aktivitas usaha dengan basmalah untuk mendapat keberkahan. Rasulullah SAW bersabda: "Setiap perkara penting yang tidak diawali dengan bismillah adalah terputus (dari keberkahan)."
3. Dzikir Pagi dan Petang
Bacakan dzikir pagi (setelah Subuh) dan dzikir petang (setelah Ashar) di tempat usaha. Dzikir utama meliputi: Ayat Kursi (1x), Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas (masing-masing 3x), membaca "Bismillahilladzi la yadurru ma'asmihi syai'un fil ardi wala fis sama'i wahuwas sami'ul 'alim" (3x), dan membaca "Radlitu billahi rabba, wa bil Islami dina, wa bi Muhammadin nabiyya" (3x).
4. Doa Masuk Tempat
اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
Allahummaftah li abwaba rahmatik
(Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu)
Bacakan doa ini setiap kali memasuki tempat usaha untuk mendatangkan keberkahan rezeki.
5. Doa Keluar Tempat
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ
Allahumma inni as'aluka min fadlik
(Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu dari karunia-Mu)
Bacakan ketika menutup atau meninggalkan tempat usaha sebagai bentuk tawakkal kepada Allah.
6. Shalawat kepada Nabi
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ
Allahumma shalli 'ala Muhammad wa 'ala ali Muhammad
Perbanyak shalawat untuk mendapat syafaat Rasulullah dan keberkahan dalam usaha. Menurut Hishnul Muslim (Benteng Muslim) karya Sa'id bin Ali bin Wahf Al-Qahthani, konsistensi dalam membaca dzikir-dzikir perlindungan ini akan menjadikan seseorang dan tempatnya dalam lindungan Allah sepanjang hari dan malam.
FAQ
1. Apa tujuan ruqyah tempat usaha menurut Islam? Untuk membersihkan energi negatif dan gangguan makhluk halus agar usaha lebih berkah dan tenteram.
2. Kapan waktu terbaik melakukan ruqyah tempat usaha? Biasanya dilakukan pagi hari setelah Subuh atau malam hari setelah Isya dalam keadaan tenang.
3. Apakah ruqyah tempat usaha harus dilakukan oleh ustaz? Tidak harus, pemilik usaha pun bisa melakukannya sendiri dengan niat yang benar dan bacaan sesuai sunnah.
4. Apa saja ayat Al-Qur’an yang sering dibaca saat ruqyah tempat usaha? Surah Al-Baqarah, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas sering digunakan untuk perlindungan.
5. Bagaimana tanda tempat usaha perlu diruqyah? Jika sering terjadi kejadian aneh, rezeki tersendat, atau suasana terasa berat dan tidak nyaman.
6. Apakah ruqyah bisa dilakukan tanpa air atau media tertentu? Ya, bisa dilakukan hanya dengan bacaan ayat-ayat ruqyah dan doa perlindungan langsung di tempat.
7. Apakah ruqyah harus dilakukan berkali-kali? Ya, sebaiknya dilakukan rutin agar perlindungan spiritual tetap terjaga dan suasana usaha tetap positif.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505405/original/077638700_1771386569-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505591/original/004405000_1771391548-baju_kurung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515025/original/077930200_1772148384-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1606355/original/da4eee4c0f11eaa06447a469562bbdd4ommons.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5169865/original/011956600_1742551032-Depositphotos_650337252_S.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501800/original/006278100_1770956928-unnamed__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5080366/original/098387100_1736160174-1736156793388_caption-quotes-islami-singkat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514935/original/093643200_1772126473-WhatsApp_Image_2026-02-24_at_16.46.14.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514742/original/096572900_1772104605-ShopeePay_Gebyar_Ramadan_2026_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514291/original/081789300_1772086565-073849700_1414158415-x6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4377848/original/055270800_1680189080-pexels-thirdman-7956574.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514838/original/031002600_1772111058-san1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/697821/original/26062014-jelang-puasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2220482/original/035724700_1526813013-The_Blue_Mosque_at_night.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379059/original/056919200_1760334225-sholawat_asyghil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513755/original/018031500_1772065055-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448678/original/076312300_1766037315-shurkin_son.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4397214/original/081553500_1681628826-Malam_25_Ramadan__Ribuan_Jemaah_Khusyuk_Menjemput_Lailatul_Qadar_di_Masjid_Istiqlal-ARBAS_8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5506735/original/013845900_1771475144-keluatga_buka_puasa.jpg)













:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1554094/original/040157900_1491121330-stairs-735995_1920.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348709/original/090969100_1757859256-bioskop.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)









