Cek Fakta: Hoaks Artikel Jokowi akan Bertobat Jika Ijazahnya Dinyatakan Palsu

2 days ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Beredar di media sosial postingan artikel Jokowi akan bertobat jika ijazahnya dinyatakan palsu. Postingan itu beredar sejak tengah pekan ini.

Salah satu akun ada yang mengunggahnya di Facebook. Akun itu mempostingnya pada 8 Januari 2026.

Dalam postingannya terdapat tangkapan layar artikel berjudul:

"Jokowi dan kuasa Hukumnya Meminta jika ijasahnya dinyatakan Palsu akan bertobat tapi berharap jangan saya di penjara".

Akun itu menambahkan narasi:

"Saat anggota DPRRI joget² banyak rakyat marah bahkan menjarah rumah anggota DPR yg joget, saya khawatir kalau ijazah jokowi ternyata palsu rumah jokowi, dan rumah anak menantunya dijarah juga. Mudah²an gak terjadi. Aamiin yra"

Lalu benarkah postingan artikel Jokowi akan bertobat jika ijazahnya dinyatakan palsu?

Penelusuran Fakta

Cek Fakta Liputan6.com menelusuri dan menemukan foto yang identik dengan postingan. Foto itu diunggah situs Antaranews pada 30 April 2025.

Namun dalam artikel asli berjudul "Jokowi laporkan tudingan ijazah palsu ke Polda Metro Jaya".

Cek fakta artikel Jokowi akan bertobat jika ijazahnya dinyatakan palsu

Selain itu Antaranews juga beberapa kali menggunakan foto yang sama untuk artikel berbeda. Salah satunya yang diunggah pada 23 Mei 2025 berjudul "Polisi sebut laporan kasus tuduhan ijazah palsu Jokowi masih berjalan".

Di sisi lain penulisan judul dalam postingan terdapat banyak kesalahan ejaan, kata, maupun kalimat. Hal ini tidak lazim dalam penulisan judul di media massa mainstream.

Sehingga bisa dipastikan postingan artikel itu merupakan hasil suntingan.

Sumber:

https://jatim.antaranews.com/berita/913109/jokowi-laporkan-tudingan-ijazah-palsu-ke-polda-metro-jaya

https://babel.antaranews.com/berita/487717/polisi-sebut-laporan-kasus-tuduhan-ijazah-palsu-jokowi-masih-berjalan

Kesimpulan

Postingan artikel Jokowi akan bertobat jika ijazahnya dinyatakan palsu adalah hoaks.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email [email protected].

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |