Liputan6.com, Jakarta - Dzikir setelah sholat merupakan ibadah yang memiliki landasan kuat dalam Al-Qur'an dan As-Sunnah. Meskipun rutinitas dzikir umum seperti tasbih, tahmid, dan takbir telah dikenal luas, namun terdapat beberapa dzikir pendek setelah sholat yang jarang diamalkan.
Dzikir setelah shalat fardhu merupakan sarana untuk menyempurnakan ibadah dan memohon perlindungan serta keberkahan dari Allah SWT. Allah berfirman: "Hai orang-orang yang beriman, berdzikirlah (dengan menyebut nama) Allah, dengan dzikir yang sebanyak-banyaknya." (QS. Al-Ahzab: 41).
Rasulullah SAW juga menegaskan dalam haditsnya: "Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Allah dengan orang yang tidak berdzikir adalah seperti orang yang hidup dengan orang yang mati." (HR. Bukhari).
Sayangnya, dzikir-dzikir pendek setelah sholat fardhu yang berdasarkan al-Qur'an dan as-Sunnah ash-Shahihah, kini sering kali terabaikan dalam praktik ibadah sehari-hari umat Islam. Berikut ini adalah dzikir-dzikir pendek yang jarang diamalkan, sebagai pengingat sekaligus pengingat (reminder).
Merujuk Buku Dzikir Pagi dan dan Petang dan Sesudah Shalat Fardhu ( dari Kitab Hisnul Muslim), Syaikh Sa'id bin Ali bin Wahf al-Qahtani, oleh Ade Ichwan Ali terdapat sejumlah dzikir yang memiliki keutamaan besar namun minim pengamalan.
Berikut adalah urutan dzikir yang dianjurkan untuk dibaca secara sistematis:
1. Dzikir Pembuka (Istighfar dan Pujian)
Setelah salam, Rasulullah SAW senantiasa membaca istighfar sebanyak tiga kali dan memuji Allah sebagai sumber keselamatan.
أَسْتَغْفِرُ اللهَ (۳×) اللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلَامُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ ، تَبَارَكْتَ يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ
Latin: Astaghfirullah (3x). Allahumma antas salaam wa minkas salaam tabaarakta yaa dzal jalaali wal ikraam.
Artinya: "Aku minta ampun kepada Allah (3x). Ya Allah, Engkau Mahasejahtera, dan dari-Mu kesejahteraan, Mahasuci Engkau, wahai (Rabb) Yang memiliki keagungan dan kemuliaan."
2. Dzikir Tauhid dan Penyerahan Diri
Dzikir ini mengandung pengakuan bahwa tidak ada yang dapat menghalangi pemberian Allah, dan kekayaan tidak berguna di hadapan-Nya.
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، اَللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ
Latin: Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai-in qadiir. Allahumma laa mani'a lima a'thaita wa laa mu'thiya lima mana'ta wa laa yanfa'u dzal jaddi minkal jaddu.
Artinya: "Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Ya Allah, tidak ada yang mencegah apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang memberi apa yang Engkau cegah. Tidak berguna kekayaan dan kemuliaan itu bagi pemiliknya dari (adzab)-Mu."
3. Dzikir Pemurnian Ibadah
Dzikir ini menekankan bahwa segala nikmat dan pujian hanya milik Allah, meskipun orang kafir tidak menyukainya.
لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ، لَهُ النِّعْمَةُ وَلَهُ الْفَضْلُ وَلَهُ الثَّنَاءُ الْحَسَنُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُوْنَ
Latin: Laa hawla wa laa quwwata illa billah. Laa ilaha illallah wa laa na'budu illa iyyaah. Lahun ni'matu wa lahul fadhlu wa lahuts tsanaa-ul hasan. Laa ilaha illallah mukhlisiina lahud diina walau karihal kaafiruun.
Artinya: "Tidak ada daya dan kekuatan kecuali (dengan pertolongan) Allah. Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepada-Nya. Bagi-Nya nikmat, anugerah, dan pujian yang baik. Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah, dengan memurnikan ibadah kepada-Nya, sekalipun orang-orang kafir tidak menyukainya."
4. Dzikir Khusus Setelah Shubuh (Memohon Ilmu, Rezeki, dan Amal)
Ini adalah dzikir pendek yang spesifik dibaca setelah shalat Shubuh sebagai bekal memulai hari.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا ، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
Latin: Allahumma inni as-aluka 'ilman nafi'an, wa rizqan thayyiban, wa 'amalan mutaqabbalan.
Artinya: "Ya Allah! Sesungguhnya aku mohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rizki yang halal, dan amal yang diterima."
5. Dzikir Tauhid 10 Kali (Khusus Maghrib dan Shubuh)
Dianjurkan dibaca 10 kali setelah shalat Maghrib dan Shubuh.
لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِي وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Latin: Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu yuhyii wa yumiitu wa huwa 'alaa kulli syai-in qadiir.
Artinya: "Tidak ada Ilah yang berhak diibadahi dengan benar selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, bagi-Nya kerajaan dan bagi-Nya pujian. Dia-lah yang menghidupkan dan yang mematikan. Dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu."
6. Membaca Mu’awwidzat (Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas)
Dianjurkan dibaca 1x setelah setiap shalat fardhu, kecuali setelah Maghrib dan Shubuh dibaca 3x. Berikut adalah teks lengkap Mu’awwidzat yang disusun secara terpisah sesuai dengan permintaan Anda:
1. Surah Al-Ikhlas
قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ . اللَّهُ الصَّمَدُ . لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ . وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُوًا أَحَدٌ
Qul huwallāhu aḥad. Allāhuṣ-ṣamad. Lam yalid wa lam yūlad. Wa lam yakul lahū kufuwan aḥad.
Katakanlah (Muhammad), "Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu. (Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan. Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia."
2. Surah Al-Falaq
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ . مِن شَرِّ مَا خَلَقَ . وَمِن شَرِّ غَاسِقٍ إِذَا وَقَبَ . وَمِن شَرِّ النَّفَّاثَاتِ فِي الْعُقَدِ . وَمِن شَرِّ حَاسِدٍ إِذَا حَسَدَ
Qul a'ūżu birabbil-falaq. Min syarri mā khalaq. Wa min syarri gāsiqin iżā waqab. Wa min syarrin-naffāṡāti fil-'uqad. Wa min syarri ḥāsidin iżā ḥasad.
Katakanlah, "Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar), dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakan, dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya), dan dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki."
3. Surah An-Naas
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ . مَلِكِ النَّاسِ . إِلَهِ النَّاسِ . مِن شَرِّ الْوَسْوَاسِ الْخَنَّاسِ . الَّذِي يُوَسْوِسُ فِي صُدُورِ النَّاسِ . مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
Qul a'ūżu birabbin-nās. Malikin-nās. Ilāhin-nās. Min syarril-waswāsil-khannās. Allażī yuwaswisu fī ṣudūrin-nās. Minal-jinnati wan-nās.
Katakanlah, "Aku berlindung kepada Tuhannya manusia, Raja manusia, Sembahan manusia, dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia."
Doa-Doa setelah Sholat Fardhu
1. Doa Memohon Ilmu yang Bermanfaat, Rezeki yang Halal, dan Amal yang Diterima
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
Latin: Allāhumma innī as’aluka ‘ilman nāfi‘an, wa rizqan ṭayyiban, wa ‘amalan mutaqabbala.
Artinya:“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.”(HR. Ibnu Majah dan Ibnu Sunni)
2. Dzikir Memohon Perlindungan dari Siksa Kubur dan Neraka
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابٍ فِي النَّارِ، وَعَذَابٍ فِي الْقَبْرِ
Latin: Allāhumma innī a‘ūdzu bika min ‘adhābin fin-nāri, wa ‘adhābin fil-qabri.
Artinya: “Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari siksa neraka dan siksa kubur.”(Terdapat dalam doa pagi & petang)
3. Sayyidul Istighfar (Penghulu Istighfar)
اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ، وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ، أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ، أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ، وَأَبُوءُ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي، فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ
Latin:Allāhumma anta rabbī, lā ilāha illā anta, khalaqtanī wa anā ‘abduka, wa anā ‘alā ‘ahdika wa wa‘dika mastatha‘tu, a‘ūdzu bika min syarri mā ṣana‘tu, abū’u laka bini‘matika ‘alayya, wa abū’u bidzanbī faghfirlī, fa innahu lā yaghfirudz-dzunūba illā anta.
Artinya:“Ya Allah, Engkau adalah Rabb-ku, tidak ada ilah yang berhak diibadahi kecuali Engkau, Engkau yang menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada di atas janji-Mu dan akan berusaha semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang telah aku perbuat. Aku mengakui nikmat-Mu kepadaku, dan aku mengakui dosaku, maka ampunilah aku. Sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa kecuali Engkau.”(HR. Bukhari dan Muslim)
4. Dzikir Hasbunallah (Cukuplah Allah Bagiku) dengan Tawakal
حَسْبِيَ اللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ، عَلَيْهِ تَوَكَّلْتُ، وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ
Latin:Ḥasbiyallāhu lā ilāha illā huw, ‘alaihi tawakkaltu, wa huwa rabbul-‘arsyil-‘aẓīm.
Artinya:“Cukuplah Allah bagiku, tidak ada ilah selain Dia, hanya kepada-Nya aku bertawakal, dan Dia adalah Rabb pemilik ‘Arsy yang agung.” (Dibaca 7 kali setelah sholat Maghrib & Subuh)
5. Doa Memohon Kebaikan Dunia dan Akhirat
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ
Latin:Allāhumma innī as’alukal-‘afwa wal-‘āfiyata fid-dunyā wal-ākhirah.
Artinya:“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ampunan dan keselamatan di dunia dan akhirat.”(Bagian dari doa perlindungan)
6. Doa Berlindung dari Kemalasan dan Kejelekan di Masa Tua
رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْكَسَلِ، وَسُوءِ الْكِبَرِ
Latin:Rabbi a‘ūdzu bika minal-kasali, wa sū’il-kibari.
Artinya:“Ya Rabb-ku, aku berlindung kepada-Mu dari kemalasan dan kejelekan di masa tua.”(Terdapat dalam dzikir pagi & petang)
7. Dzikir Rela dengan Allah, Islam, dan Nabi Muhammad sebagai Nabi
رَضِيتُ بِاللَّهِ رَبًّا، وَبِالْإِسْلَامِ دِينًا، وَبِمُحَمَّدٍ نَبِيًّا
Latin: Raḍītu billāhi rabban, wa bil-islāmi dīnan, wa bi-Muḥammadin nabiyyan.
Artinya:“Aku rela Allah sebagai Rabb, Islam sebagai agama, dan Muhammad sebagai Nabi.”(Dibaca 3 kali setelah sholat)
8. Dzikir Memohon Perlindungan dengan Nama Allah yang Sempurna
أَعُوذُ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّاتِ مِنْ شَرِّ مَا خَلَقَ
Latin:A‘ūdzu bi kalimātillāhit-tāmmāti min syarri mā khalaq.
Artinya:“Aku berlindung dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna dari kejahatan makhluk yang diciptakan-Nya.”(Dibaca 3 kali)
9. Dzikir Memohon Keselamatan untuk Tubuh, Pendengaran, dan Penglihatan
اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَدَنِي، اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي سَمْعِي، اللَّهُمَّ عَافِنِي فِي بَصَرِي، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ
Latin: Allāhumma ‘āfinī fī badanī, Allāhumma ‘āfinī fī sam‘ī, Allāhumma ‘āfinī fī baṣarī, lā ilāha illā anta.
Artinya:“Ya Allah, selamatkan tubuhku, selamatkan pendengaranku, selamatkan penglihatanku, tidak ada ilah yang berhak diibadahi kecuali Engkau.”(Dibaca 3 kali)
10. Doa Memohon Perbaikan Urusan dan Tidak Diserahkan kepada Diri Sendiri
يَا حَيُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ، أَصْلِحْ لِي شَأْنِي كُلَّهُ، وَلَا تَكِلْنِي إِلَى نَفْسِي طَرْفَةَ عَيْنٍ
Latin: Yā Ḥayyu yā Qayyūmu biraḥmatika astaghīth, aṣliḥ lī sya’nī kullahu, wa lā takilnī ilā nafsī ṭarfata ‘ain.
Artinya:“Wahai Yang Maha Hidup, wahai Yang Maha Berdiri Sendiri, dengan rahmat-Mu aku memohon pertolongan. Perbaikilah segala urusanku, dan jangan serahkan aku kepada diriku sendiri walau sekejap mata.”(HR. Hakim, shahih)
Tata Cara Pengamalan yang Sistematis
Agar dzikir-dzikir tersebut dapat diamalkan dengan baik, berikut adalah urutan sistematisnya:
- Membaca Istighfar (3x) dan "Allahumma Antas Salam...".
- Membaca kalimat Tauhid dan doa "Allahumma laa mani'a...".
- Melanjutkan dengan dzikir 10x (khusus Shubuh dan Maghrib).
- Membaca Tasbih, Tahmid, dan Takbir (33x) ditutup dengan kalimat Tauhid.
- Membaca Ayat Kursi.
- Membaca Surah Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas.
- Khusus Shubuh, ditutup dengan doa memohon ilmu, rezeki, dan amal.
People also Ask:
Dzikir pendek apa saja?
Bacaan Dzikir untuk Berbagai Hajat | Republika OnlineMacam-macam dzikir pendek yang populer antara lain Tasbih (Subhanallah), Tahmid (Alhamdulillah), Takbir (Allahu Akbar), Tahlil (Laa ilaaha illallah), dan Istighfar (Astaghfirullah), yang bisa dibaca berulang-ulang (seringkali 33x setelah sholat fardhu) atau kapan saja untuk memuji, mengagungkan, mengesakan Allah, dan memohon ampunan, serta ada juga dzikir khusus seperti Hauqalah (Laa haula wa laa quwwata illa billah) untuk memohon pertolongan.
Zikir apa yang harus saya baca 100 kali?
(100x) لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ Tidak ada Tuhan yang patut disembah selain Allah. Dia Maha Esa dan tidak mempunyai sekutu sedikit pun. Hanya kepada-Nya sajalah milik segala kekuasaan dan segala pujian.
Dzikir apa yang bagus setelah shalat?
Urutan Bacaan Dzikir Setelah Sholat yang BenarSetelah salat, kita dianjurkan membaca dzikir seperti Istighfar (Astaghfirullah) 3x, doa "Allahumma antas salaam...", lalu dilanjutkan dengan Tahlil (Laa ilaha illallah...), Tasbih (Subhanallah 33x), Tahmid (Alhamdulillah 33x), Takbir (Allahu Akbar 33x), dan terkadang takbir 34x, serta membaca Ayat Kursi dan surat-surat pendek (Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas) untuk memohon ampunan dan perlindungan.
Dzikir apa yang dibaca 100 kali?
Bacaan Dzikir Pagi dan Petang Lengkap dengan ArtinyaAda beberapa bacaan dzikir 100x yang sangat dianjurkan, terutama di pagi dan petang hari, seperti "Subhanallah wa bihamdih" (Maha Suci Allah, aku memuji-Nya) untuk menghapus dosa, "Laa ilaaha illallah" (Tidak ada Tuhan selain Allah) untuk menghapus 100 keburukan dan menulis 100 kebaikan, serta "Astaghfirullah wa atuubu ilaih" (Aku memohon ampunan Allah dan bertaubat kepada-Nya) untuk membersihkan diri. M

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5461174/original/007498100_1767343320-unnamed_-_2026-01-02T153810.375.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5417338/original/087225200_1763529762-Buka_Puasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4149262/original/024042800_1662520111-kristina-flour-BcjdbyKWquw-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1466583/original/069253100_1483997181-Siluet-muslimah-berdoa-Fatimah-N.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4845005/original/049977500_1716877080-Ilustrasi_semangat__motivasi__inspirasi__kebebasan__menikmati_hidup.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5097042/original/053429500_1737040385-Ustadz_Adi_Hidayat_atau_UAH.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5051035/original/015160000_1734203284-Pekerja_Rokok.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3114402/original/060368300_1588065766-4107b6e0063ede472b30ad899d7c6341.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5080366/original/098387100_1736160174-1736156793388_caption-quotes-islami-singkat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3113951/original/072628100_1588047593-shutterstock_430633753.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5082484/original/092438300_1736234505-1736231602601_apa-itu-tawakal.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5129406/original/000117000_1739286774-mimpi-wudhu-mau-sholat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2994222/original/071529300_1576134424-20191212-Berburu-Diskon-di-Harbolnas-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3453412/original/064790800_1620619406-muslim-men-praying-tashahhud-posture.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3360668/original/038739700_1611729329-abdullah-faraz-fj-p_oVIhYE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5023773/original/077949500_1732613119-quote-islam.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4700453/original/094011300_1703750925-Ilustrasi_malam_pergantian_tahun__perayaan_Tahun_Baru.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3360466/original/061604200_1611722074-the-dancing-rain-N1xBagwnR1E-unsplash.jpg)

















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5316291/original/015050100_1755231247-5.jpg)











