Dzikir Saat Hujan dan Petir Arab Latin dan Artinya, Waktu Mustajab Dikabulkannya Doa

3 months ago 33

Liputan6.com, Jakarta - Dzikir dan doa saat hujan merupakan salah satu waktu mustajab yang sangat ditekankan dalam ajaran Islam. Sementara, dalam perspektif Al-Qur'an, petir adalah fenomena ketika awan bertasbih (dzikir) kepada Allah Sang Penguasa. Oleh karena itu, penting bagi seorang muslim untuk mengetahui dzikir saat hujan dan petir.

Rasulullah SAW bersabda: “Dua doa yang tidak akan ditolak: doa ketika azan berkumandang dan doa ketika turun hujan.”(HR. Abu Dawud, dinyatakan hasan oleh Al-Albani).

Ibn Hajar al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa turunnya hujan, seringkali ditingkahi petir, adalah tanda turunnya rahmat Allah, sehingga dzikir dan doa pada saat itu lebih mudah dikabulkan. Hujan membawa keberkahan dan kehidupan, sehingga ia menjadi waktu yang penuh kebaikan.

Seorang muslim boleh berdoa kebaikan apa saja, termasuk rezeki, kesehatan, atau terkait hajat lainnya. Namun begitu, ulama menganjurkan agar dzikir dan doa awal adalah yang diajarkan Rasulullah SAW.

Berikut ini adalah dzikir saat hujan dan petir, lengkap teks Arab, latin dan artinya.

1. Dzikir dan Doa saat Mendengar Petir

Merujuk Buku Doa dan Dzikir Seputar Hujan oleh Syaikh Dr. Sa'id bin Ali bin Wahf al-Qahthani. Dzikir dan doa ini juga tercantum dalam literatur klasik, seperti Al-Adzkar, Imam Nawawi. Berikut ini adalah dzikir dan doa saat hujan dan petir.

سُبْحَانَ الَّذِي يُسَبِّحُ الرَّعْدُ بِحَمْدِهِ وَالْمَلَائِكَةُ مِنْ خِيفَتِهِ

Latin:Subḥānalladī yusabbiḥur ra'du biḥamdihī wal-malā'ikatu min khīfatih.

Arti: "Maha Suci Allah yang petir bertasbih dengan memuji-Nya, begitu juga para malaikat, karena takut kepada-Nya." (HR. Al-Muwaththa’ 2/992, sanad shahih secara mauquf)

2. Dzikir Saat Hujan Turun

اللَّهُمَّ صَيِّبًا نَافِعًا

Latin: Allāhumma ṣayyiban nāfi'an.

Arti: "Ya Allah! Turunkanlah hujan yang bermanfaat (untuk manusia, tanaman, dan binatang)."*(HR. Al-Bukhari 2/518)*

3. Dzikir dan Doa Setelah Hujan Turun

مُطِرْنَا بِفَضْلِ اللَّهِ وَرَحْمَتِهِ

Latin: Muṭirnā bi faḍlillāhi wa raḥmatih.

Arti: "Kita diberi hujan karena karunia dan rahmat Allah."*(HR. Al-Bukhari 1/205, Muslim 1/83)*

4. Dzikir dan Doa Ketika Ada Angin Kencang (Termasuk Saat Hujan & Petir)

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَهَا وَخَيْرَ مَا فِيهَا وَخَيْرَ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّهَا وَشَرِّ مَا فِيهَا وَشَرِّ مَا أُرْسِلَتْ بِهِ

Latin: Allāhumma innī as'aluka khairaha wa khaira mā fīhā wa khaira mā ursilat bih, wa a'ūdzu bika min syarrihā wa syarri mā fīhā wa syarri mā ursilat bih.

Arti: "Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan angin ini, kebaikan apa yang di dalamnya, dan kebaikan tujuan angin dihembuskan. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatan angin ini, kejahatan apa yang di dalamnya, dan kejahatan tujuan angin dihembuskan."*(HR. Muslim 2/616, Al-Bukhari 4/76).

5. Doa Ketika Mendengar Petir

Mengutip Buku Risalah Tuntunan Sholat Lengkap Dzikir dan Doa-Doa Mustajabah karya Ust Abu Quro, S.Ag, berikut ini adalah dzikir dan doa ketika mendengar petir.

اللَّهُمَّ لا تَقْتُلْنَا بِغَضَبِكَ، وَلا تُهْلِكْنَا بِعَذَابِكَ ، وَعَافِنَا قَبْلَ ذَلِكَ

Latin: Allahumma la taqtulna bighodobika wala tuhlikna biadzabika waafina qobla dzalika

Artinya: "Ya Allah, janganlah Engkau bunuh kami dengan murka-Mu, dan janganlah Engkau binasakan kami dengan azab-Mu, dan maafkanlah kami sebelum itu."

Doa ini juga diriwayatkan oleh Imam Malik dalam Al-Muwaththa’, Bab Doa ketika mendengar petir. Dalil terkait doa ini berlandaskan pada firman Allah SWT dalam QS. Ar-Ra’d: 13: “Dan guruh itu bertasbih memuji-Nya, dan para malaikat pun karena takut kepada-Nya.”

Petir dalam Perspektif Al-Qur'an

Karya Ilmiah Petir dalam Perspektif Al-Qur'an dan Relevansinya terhadap Ilmu Pengetahuan, oleh Hasan Fadli Hasibuan, petir dalam Perspektif Al-Qur'an merupakan tanda Kekuasaan dan peringatan Ilahi

Dalam Al-Qur'an, petir diungkapkan melalui tiga istilah utama yang merepresentasikan dimensi berbeda dari fenomena alam ini. Ar-Ra'd (guruh) digambarkan sebagai suara yang bertasbih memuji Allah (QS. Ar-Ra'd: 13), Al-Barq (kilat) diperlihatkan sebagai tanda kekuasaan-Nya yang menimbulkan perasaan takut dan harap (QS. Ar-Rum: 24), sementara As-Sa'iqah (sambaran petir) sering dikaitkan dengan azab Ilahi bagi kaum yang mendustakan ayat-ayat-Nya, seperti yang menimpa kaum 'Ad dan Tsamud (QS. Fussilat: 13).

Ketiga terma ini tidak hanya menggambarkan fenomena fisik, tetapi juga mengandung pesan spiritual yang dalam tentang kebesaran dan kekuasaan Allah SWT.

Penjelasan Al-Qur'an tentang petir ternyata sejalan dengan temuan ilmiah modern, di mana proses terjadinya petir melibatkan pelepasan muatan listrik antara awan dan bumi dengan energi yang sangat besar. Namun, Al-Qur'an melampaui sekadar penjelasan fisika dengan menempatkan petir sebagai medium pengingat akan keagungan Allah.

Rasulullah SAW mengajarkan doa dan dzikir khusus ketika mendengar petir, mengajarkan umat untuk tidak hanya memahami fenomena ini secara ilmiah, tetapi juga menghayatinya secara spiritual sebagai bentuk pengakuan terhadap kebesaran Pencipta dan ketundukan kepada kekuasaan-Nya yang mutlak atas segala sesuatu di alam semesta.

Hikmah Berdzikir saat Hujan dan Petir

Berikut ini adalah hikmah berdzikir saat hujan dan petir:

1. Mengakui Kekuasaan Allah

Mengingatkan bahwa hujan dan petir adalah bukti kekuasaan Allah, bukan sekadar fenomena alam. Menumbuhkan kesadaran bahwa manusia adalah makhluk yang lemah di hadapan kekuatan alam yang Allah ciptakan.

2. Menjaga Spiritualitas dalam Setiap Kondisi

Membiasakan diri mengingat Allah dalam segala situasi, termasuk saat takut dan harap. Melatih ketenangan jiwa dengan menyandarkan segala ketakutan hanya kepada Allah.

3. Mendapat Perlindungan dari Bahaya

Memohon keselamatan dari dampak buruk petir dan hujan melalui kekuatan doa. Menjadi sarana ikhtiar batin untuk menghindari musibah yang mungkin ditimbulkan.

4. Meningkatkan Rasa Syukur

Mengingat nikmat air hujan sebagai sumber kehidupan makhluk di bumi.Menyadari bahwa hujan adalah wujud kasih sayang Allah yang patut disyukuri.

5. Meneladani Sunnah Nabi

Mengikuti ajaran Rasulullah yang selalu mengaitkan fenomena alam dengan dzikir.Menjaga tradisi spiritual dalam merespons tanda-tanda kebesaran Allah di alam.

People Also Ask:

1. Hujan petir baca apa?

Doa Saat Mendengar Petir - Ma'had Aly Al Furqon MagelangSaat hujan dan petir, umat Islam dianjurkan membaca doa untuk memohon perlindungan. Doa yang utama adalah "Subhaanal ladzii yusabbihur ra'du bihamdihii wal malaa'ikatu min khiifatih" yang artinya "Maha Suci Allah yang petir bertasbih dengan memuji kepada-Nya, dan para malaikat takut kepada-Nya".

2. Apa yang dilakukan Rasulullah ketika hujan?

Menyentuh air hujan dengan tubuh

Rasulullah SAW pernah membuka pakaiannya hingga terkena air hujan seraya berkata, “Karena ia baru saja diciptakan oleh Rabb-nya.” (HR. Muslim). Hal ini menjadi tanda syukur atas rahmat Allah.

3. Ketika ada petir ucap apa?

Bacaan Doa ketika Ada Petir dan Kilat

Arab latin: Subhaanal ladzii yusabbihur ra'du bihamdihii wal malaa-ikatu min khiifatih. ' Artinya: "Mahasuci Allah, Yang petir bertasbih dengan memuji kepada-Nya, dan para malaikat takut kepada-Nya."

4. Apa doa untuk perlindungan dari petir?

“Subhaanalladzii yusabbihur ro'du bihamdihi wal malaaikatu min khiifatih.” Artinya: “Maha Suci Allah yang petir dan para malaikat bertasbih dengan memuji-Nya karena rasa takut kepada-Nya.”

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |