Efek Rumah Kaca Isi Soundtrack Film Laut Bercerita

2 hours ago 2

GRUP musik Efek Rumah Kaca mengisi original soundtrack film Laut Bercerita karya sutradara Yosep Anggie Noen yang diproduseri Pal8 Pictures. Film yang diangkat dari novel berjudul sama karya Leila S. Chudori itu akan menampilkan lagu berjudul “Matilah Kau Mati”.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Lagu yang akan dirilis pada Jumat, 31 Juli 2026 itu diciptakan oleh Efek Rumah Kaca dan Knogg dengan lirik oleh Leila S. Chudori, Sutardji Calzoum Bachri, dan Cholil Mahmud. Sebab, lirik “Matilah Kau Mati” disadur dari puisi karakter Biru Laut yang ada dalam cerita.

Leila menuturkan dirinya sejak dulu menggemari Efek Rumah Kaca sehingga sempat membayangkan band yang digawangi Cholil Mahmud, Poppie Airil, dan Akbar Bagus itu membuat lagu dari puisi berjudul “Di Hari Kematianku” yang ceritanya ditulis oleh Biru Laut.

“Obrolan pertama saya dengan Mas Cholil sejak peluncuran cetakan ke-100 buku Laut Bercerita, dan semenjak itu kami banyak berdiskusi pembuatan lagu ini,” tuturnya di Kios Ojo Keos, Jakarta Selatan, Senin, 27 Juli 2026.

Ia menuturkan Efek Rumah Kaca selalu melibatkan dirinya dalam proses kreatif penggarapan lagu, khususnya pada bagian lirik. “Saya rasa lagu ini akan membawa jiwa dari film maupun kisah Laut Bercerita itu sendiri,” kata Leila.

Sementara vokalis Efek Rumah Kaca, Cholil Mahmud, menuturkan selama proses diskusi banyak membincangkan perihal perubahan larik untuk kebutuhan format lagu. “Seperti kelanjutan cerita misalnya lirik yang di atas sudah bicara ke sini, kalau dibalik lagi kan kurang enak. Formatnya juga dibicarakan dan saya berpikir sepertinya perlu musik yang lebih simple dan mengedepankan ide utamanya,” tuturnya.

Ia mengaku belum mengetahui kebutuhan lagu “Matilah Kau Mati” untuk film Laut Bercerita diposisikan di bagian apa. “Kalau tak salah terakhir inginnya di credit title terakhir, tapi tadi kata Mbak Leila ada dipecah diambil di depan juga,” kata dia. Sebab itu, selama proses penulisan lagu Cholil hanya mengimajinasikan secara visual melalui referensi membaca bukunya dan menonton film pendek Laut Bercerita.

Proyek ini sekaligus menjadi yang perdana bagi Efek Rumah Kaca mengerjakan original soundtrack untuk film. Sehingga proses dan struktur pembuatan lagunya pun berbeda dari biasa yang Efek Rumah Kaca lakukan. “Beda karena kan kami biasanya bisa bikin apa saja, tak mempertimbangkan suasana atau mood yang harus dipenuhi oleh orang lain. Sedangkan ini sudah ada dan posisinya kuat jadi kalau kami tak bisa menyampaikan dengan tepat kasian penonton kalau merasa lagunya justru jauh dari ceritanya,” tutur Cholil.

Perihal menggandeng Knogg untuk mengerjakan lagu ini, Cholil menuturkan dirinya sejak lama mengikuti musikus itu karena punya pendekatan yang unik dan berbeda. “Saya tak pernah berani melakukan pendekatan seperti itu dengan memberikan sound-sound yang lumayan kasar tapi pas,” ujarnya.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |