Fakta-Fakta Retret Ketua DPRD di Akmil Magelang

5 hours ago 2

LEMBAGA Ketahanan Nasional atau Lemhanas menggelar retret untuk ratusan ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pada 15 hingga 19 April 2026. Kegiatan pembekalan ini dilakukan di Akademi Militer atau Akmil, Magelang, Jawa Tengah.

Retret acap dilakukan di era pemerintahan Prabowo Subianto. Sebelumnya, retret juga diwajibkan untuk menteri kabinet Merah Putih dan para kepala daerah. Berikut rangkuman berita tentang pelaksanaan retret buat ketua lembaga legislatif daerah.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

1. Jumlah Peserta Retret Ketua DPRD

Agenda retret tersebut mengundang 557 Ketua DPRD di seluruh Indonesia. Rinciannya mencakup 38 Ketua DPRD Provinsi, 93 Ketua DPRD Kota, dan 415 Ketua DPRD Kabupaten.

Sebanyak 11 orang pengurus dari Asosiasi Ketua DPRD Kabupaten seluruh Indonesia juga diikutsertakan dalam retret kali ini. Namun hanya 479 dari total 557 Ketua DPRD yang tercatat mengikuti retret.

Ratuan ketua DPRD ini diwajibkan hadir tepat waktu dan mengikuti seluruh kegiatan retret. Para peserta dari ketua legislatif daerah juga diwajibkan tinggal di glamping Akmil Magelang dengan mengikuti seluruh tata tertib di sana.

2. Materi Retret Ketua DPRD

Peserta retret Ketua DPRD mendapatkan sejumlah materi pembekalan. Materi pokoknya mencakup nilai-nilai kebangsaan yang meliputi perkembangan lingkungan strategis, peneguhan jati diri bangsa, kewaspadaan nasional, penguatan peran pimpinan, Pancasila dan UUD 1945, serta merajut keberagaman. Selain itu, materi Asta Cita, Visi dan Misi, serta program prioritas Presiden Prabowo Subianto akan dibahas mendalam.

Tema besar kegiatan kali ini adalah "Memperkuat Peran Pimpinan DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota Guna Mendukung Asta Cita Menyongsong Indonesia Emas 2045". Program ini diselenggarakan sebagai instrumen strategis untuk pelatihan sekaligus memastikan implementasi Asta Cita pemerintah.

3. Tujuan Retret Ketua DPRD

Gubernur Lemhanas Ace Hasan Syadzily mengatakan tujuan pelaksanaan retret seluruh Ketua DPRD untuk meningkatkan kapasitas lembaga dalam menghadapi tantangan pembangunan nasional dan daerah. “Peserta didorong menjadi mitra strategis pemerintah daerah dan agen perubahan,” kata Ace, Rabu, 15 April 2026.

Selain itu, dia menyatakan tujuan retret Ketua DPRD ini untuk membangun sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta membentuk cara pandang, meneguhkan komitmen kebangsaan, dan memperkuat peran pimpinan DPRD dalam mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045.

Sebab, Ace berujar para Ketua DPRD punya peranan penting dalam mengawal dan mewujudkan Asta Cita di tingkat daerah. DPRD, ujar dia, tak hanya pengemban fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan terhadap pemerintah daerah.

"Tetapi juga penjaga harmoni antara kepentingan nasional dan aspirasi lokal. Sebuah peran strategis yang menentukan apakah pembangunan dapat berjalan selaras atau justru terfragmentasi,” kata Ace.

Menurut dia, eksistensi dan kejayaan suatu bangsa berakar pada integritas serta kapasitas para pemimpinnya. Karena itu, Lemhanas menghelat program kursus pemantapan untuk pimpinan DPRD di level provinsi, kota, dan kabupaten lewat retret.

Ace berujar Indonesia, sebagai negara kepulauan yang beragam, menghadapi dinamika geopolitik yang terus bergejolak. "Kondisi ini menuntut sosok pimpinan legislatif di tingkat daerah yang tidak hanya cakap dalam menjalankan fungsi anggaran dan legislasi, tetapi juga memiliki kedalaman visi kebangsaan," katanya.

Hendrik Yaputra berkontribusi dalam penulisan artikel ini.
Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |