KETUA Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan pada Senin 1 Juni 2026 bahwa pembicaraan dengan Amerika Serikat dapat dihentikan. Hal ini terjadi jika serangan Israel terhadap Libanon terus berlanjut, menurut pernyataan Qalibaf yang dimuat oleh Kantor Berita Fars Iran seperti dikutip Anadolu.
Ghalibaf menyampaikan pernyataan tersebut selama percakapan telepon dengan Ketua Parlemen Libanon dan pemimpin Gerakan Amal, Nabih Berri, lapor kantor berita tersebut.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Menurut Fars, Ghalibaf mengatakan Iran telah serius melakukan upaya selama dua hari terakhir untuk menghentikan serangan Israel. Ia memperingatkan bahwa jika "kejahatan" tersebut berlanjut, Teheran tidak hanya akan menangguhkan proses negosiasi tetapi juga "menentang" Israel.
Ia juga mengatakan bahwa setiap kesepakatan yang dicapai antara Teheran dan Washington akan membutuhkan penghentian serangan di semua lini, terutama di Libanon.
Qalibaf menambahkan bahwa Iran bertekad untuk mengamankan gencatan senjata di seluruh Libanon, khususnya di selatan negara itu.
Ketua parlemen Iran itu juga menggambarkan hubungan antara Iran dan Libanon sebagai "tak terpisahkan." Ghalibaf memuji Hizbullah dan Gerakan Amal atas apa yang digambarkannya sebagai pembelaan terhadap Libanon dan komunitas Muslim yang lebih luas.
Sementara itu, Berri mengatakan kepada Ghalibaf bahwa Libanon “tidak akan pernah melupakan” posisi positif Iran selama tahap sensitif saat ini, menurut Fars.
Israel terus melancarkan serangannya terhadap Libanon meskipun gencatan senjata mulai berlaku pada 17 April. Gencatan senjata ini kemudian diperpanjang selama 45 hari setelah pembicaraan tidak langsung yang dimediasi Amerika Serikat.
Menurut Kementerian Kesehatan Libanon, lebih dari 3.400 orang telah tewas dalam serangan sejak 2 Maret.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu baru-baru ini memerintahkan peningkatan invasi ke Libanon, dan pasukan negara itu merebut Kastil Beaufort yang strategis.





























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502852/original/043074800_1771048777-4.jpg)


















