Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Januari 2026 dan Nisfu Syaban Februari

7 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Umat Muslim Indonesia kini dapat mempersiapkan diri untuk menjalankan ibadah puasa sunah pada awal tahun 2026 dengan mengikuti Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Januari 2026 dan Nisfu Syaban Februari yang telah ditetapkan berdasarkan kalender Hijriah 1447 H. Puasa Ayyamul Bidh pada bulan Rajab diperkirakan jatuh pada tanggal 2-4 Januari 2026, sementara malam Nisfu Syaban diprediksi terjadi pada 3 Februari 2026 sesuai perhitungan Komdigi dan lembaga falakiyah terkemuka.

Penetapan jadwal ini menjadi penting bagi umat Muslim yang ingin menjalankan ibadah sunah secara teratur dan terarah sepanjang tahun. Kalender Hijriah yang mengikuti sistem penanggalan qamariyah memiliki perbedaan dengan kalender Masehi, sehingga diperlukan konversi yang akurat untuk memastikan pelaksanaan ibadah sesuai dengan ketentuan syariat Islam yang berlaku di Indonesia.

Pengertian dan Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh merupakan puasa sunah yang dilaksanakan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah, dinamakan demikian karena jatuh pada hari-hari terang bulan purnama. Rasulullah SAW sangat menganjurkan puasa ini sebagai amalan yang memiliki pahala besar dan dapat menggantikan puasa sepanjang tahun jika dilakukan secara konsisten setiap bulan.

Keutamaan puasa Ayyamul Bidh telah disebutkan dalam berbagai hadis shahih, di mana Nabi Muhammad SAW bersabda bahwa puasa tiga hari setiap bulan seperti puasa sepanjang masa. Amalan ini juga dipercaya dapat membersihkan dosa-dosa kecil dan meningkatkan ketakwaan seorang Muslim kepada Allah SWT.

Pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh pada bulan Rajab memiliki keistimewaan tersendiri karena Rajab merupakan salah satu dari empat bulan haram dalam Islam. Bulan ini menjadi waktu yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT melalui berbagai amalan sunah.

Para ulama sepakat bahwa puasa Ayyamul Bidh dapat dilakukan oleh seluruh umat Muslim yang mampu, baik laki-laki maupun perempuan, dengan tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan halangan syariat yang mungkin ada. Amalan ini menjadi salah satu cara terbaik untuk memulai tahun dengan penuh berkah dan keberkahan.

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Rajab 1447 H Januari 2026

Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah, puasa Ayyamul Bidh pada bulan Rajab 1447 H diperkirakan jatuh pada Jumat, 2 Januari 2026 untuk tanggal 13 Rajab

Jadwal puasa Ayyamul Bidh versi Kalender Hijriah Umum

  • Jumat, 2 Januari 2026 → 13 Rajab 1447 H
  • Sabtu, 3 Januari 2026 → 14 Rajab 1447 H
  • Minggu, 4 Januari 2026 → 15 Rajab 1447 H

Jadwal puasa Ayyamul Bidh versi LF PBNU:

  • Sabtu, 3 Januari 2026 → 13 Rajab 1447 H
  • Minggu, 4 Januari 2026 → 14 Rajab 1447 H
  • Senin, 5 Januari 2026 → 15 Rajab 1447 H

Perbedaan perhitungan ini merupakan hal yang wajar dalam penentuan kalender Hijriah karena adanya metode hisab yang berbeda antara lembaga falakiyah. Umat Muslim dapat memilih salah satu jadwal yang diyakini atau mengikuti penetapan lembaga keagamaan yang menjadi rujukan di daerah masing-masing.

Niat dan Tata Cara Pelaksanaan Puasa Ayyamul Bidh

Niat puasa Ayyamul Bidh dapat dibaca pada malam hari sebelum subuh atau saat sahur dengan lafal:

Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i sunnati Ayyamil Bidhi lillahi ta'ala

Artinya: Saya berniat puasa besok untuk menunaikan sunah Ayyamul Bidh karena Allah Ta'ala

Pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh sama dengan puasa sunah lainnya, dimulai dari terbit fajar hingga terbenam matahari dengan menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa. Umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak dzikir, membaca Al-Quran, dan melakukan amalan-amalan sunah lainnya selama berpuasa.

Sahur untuk puasa Ayyamul Bidh sangat dianjurkan meskipun hukumnya sunah, karena dapat memberikan kekuatan untuk menjalankan ibadah sepanjang hari. Waktu sahur dimulai dari tengah malam hingga menjelang adzan subuh, dengan dianjurkan untuk makan secukupnya dan tidak berlebihan.

Berbuka puasa Ayyamul Bidh dapat dilakukan segera setelah adzan maghrib berkumandang dengan membaca doa berbuka puasa. Dianjurkan untuk berbuka dengan kurma atau air putih terlebih dahulu sebelum melanjutkan dengan makanan utama, mengikuti sunah Rasulullah SAW.

Nisfu Syaban 1447 H

Nisfu Syaban adalah malam pertengahan bulan Syaban yang jatuh pada malam ke-15 dalam kalender Hijriah. Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah Indonesia, bulan Syaban 1447 H diperkirakan dimulai pada Selasa, 20 Januari 2026, sehingga malam Nisfu Syaban berlangsung dari maghrib 2 Februari hingga subuh 3 Februari 2026. Malam Nisfu Syaban 1447 H sendiri bertepatan dengan Selasa, 3 Februari 2026 (15 Syaban 1447 H).

Rincian tanggal penting Syaban 1447 H:

  • Awal Syaban 1447 H: Selasa, 20 Januari 2026
  • Malam Nisfu Syaban: malam 2–3 Februari 2026
  • Puasa Nisfu Syaban: Selasa, 3 Februari 2026
  • Puasa Ayyamul Bidh Syaban: 1–3 Februari 2026 (13–15 Syaban 1447 H)

Keutamaan malam Nisfu Syaban telah disebutkan dalam berbagai hadis, di mana Allah SWT turun ke langit dunia dan mengampuni dosa-dosa hamba-Nya kecuali orang yang musyrik dan yang menyimpan dendam. Malam ini menjadi waktu yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak istighfar, doa, dan ibadah-ibadah sunah lainnya.

Para ulama menganjurkan umat Muslim untuk menghidupkan malam Nisfu Syaban dengan shalat tahajud, membaca Al-Quran, berdzikir, dan berdoa memohon ampunan kepada Allah SWT. Amalan-amalan ini dipercaya akan mendatangkan keberkahan dan rahmat Allah SWT bagi yang melaksanakannya dengan ikhlas.

Persiapan Spiritual Menjelang Ramadan

Bulan Rajab dan Syaban menjadi momen yang tepat untuk mempersiapkan diri. Umat Muslim dianjurkan untuk mulai membiasakan diri dengan puasa sunah dan memperbanyak ibadah selama bulan Syaban sebagai latihan menghadapi bulan suci Ramadan.

Rasulullah SAW sangat gemar berpuasa pada bulan Syaban, bahkan beliau berpuasa hampir sepanjang bulan kecuali beberapa hari saja. Hal ini menunjukkan betapa pentingnya bulan Syaban sebagai masa persiapan fisik dan mental untuk menyambut bulan Ramadan yang penuh berkah.

Selain puasa, umat Muslim juga dianjurkan untuk memperbanyak membaca Al-Quran, berdzikir, dan melakukan amalan-amalan sunah lainnya selama bulan Syaban. Persiapan ini tidak hanya bersifat spiritual tetapi juga fisik, dengan mulai mengatur pola makan dan tidur yang sesuai dengan jadwal puasa Ramadan.

Malam Nisfu Syaban menjadi puncak dari persiapan spiritual ini, di mana umat Muslim dapat melakukan muhasabah atau introspeksi diri untuk mempersiapkan hati dan jiwa menyambut bulan Ramadan. Momentum ini sangat tepat untuk bertaubat, meminta ampunan, dan memperbaiki hubungan dengan Allah SWT maupun sesama manusia.

Pertanyaan dan Jawaban

1. Kapan jadwal Puasa Ayyamul Bidh Rajab 1447 H di Januari 2026?

Puasa Ayyamul Bidh diperkirakan jatuh pada 2–4 Januari 2026.

2. Apa itu Puasa Ayyamul Bidh dan kapan dilaksanakan?

Puasa Ayyamul Bidh adalah puasa sunah pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah.

3. Mengapa Puasa Ayyamul Bidh di bulan Rajab istimewa?

Karena Rajab termasuk bulan haram yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah dan amalan sunah.

4. Kapan malam Nisfu Syaban 1447 H berlangsung?

Malam Nisfu Syaban diperkirakan berlangsung pada malam 2–3 Februari 2026.

5. Apa amalan yang dianjurkan saat Nisfu Syaban?

Umat Muslim dianjurkan memperbanyak doa, istighfar, dzikir, shalat malam, dan membaca Al-Qur’an.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |