Kemenag: Presiden Rohis Jadi Jalan Pemimpin Masa Depan Indonesia 2045

3 months ago 38

Liputan6.com, Jakarta - Muhamad Ridanara Adiyatma resmi menyandang gelar Presiden Rohis Indonesia. Hal ini merupakan sejarah, karena untuk pertama kalinya, Indonesia mempunya sosok tersebut. Kepada Ridanara, Menteri Agama Nasaruddin Umar berpesan bahwa kepemimpinan sejati tidak hanya dibangun dari kecerdasan, tetapi juga keluhuran akhlak dan kerendahan hati.

"Banyak yang pintar, tetapi tidak semua bisa memimpin dengan hati. Ilmu adalah bekal, tetapi akhlak adalah kompas,” ujar Nasaruddin saat Kongres Rohis Nasional I 2025 yang diselenggarakan di Jakarta, 12-15 November 2025, seperti dikutip dari siaran pers, Senin (17/11/2025).

Dia menekankan, pemimpin muda harus menguasai ilmu, menjaga integritas, dan senantiasa memelihara kerendahan hati sebagai pondasi kepemimpinan yang amanah. Ia pun mengajak, kepada pelajar agar membiasakan disiplin, refleksi diri, dan keteladanan sebagai karakter pemimpin masa depan.

Nasaruddin pun bakal membuka kemudahan akses pendidikan bagi semua peserta kongres. Khususnya perihal beasiswa.

"Kami akan memberikan kesempatan untuk masuk ke UIN tanpa tes, bahkan Insya Allah juga kita usahakan beasiswa", ungkap dia

Tidak hanya dalam negeri, Nasaruddin juga menyiapkan jalur beasiswa luar negeri di negara-negara seperti Mesir, Maroko, Arab Saudi, hingga sejumlah universitas di Eropa. Nantinya, peserta dengan hafalan Al-Qur’an dan rekam jejak pembinaan Rohis bakal mendapat prioritas khusus.

“Tidak boleh ada anak Rohis yang tertinggal karena soal biaya. Negara hadir,” tegas Menag.

Pengurus Rohis Nasional

Dalam kesempatan yang sama, Dirjen Pendidikan Islam, Amien Suyitno mengukuhkan Pengurus Rohis Nasional periode 2025–2027 melalui pembacaan naskah resmi dan penyerahan simbol organisasi. Ia menyampaikan pesan yang menjadi sorotan kongres: pelajar tidak perlu menunggu untuk menjadi pemimpin.

“Subbanul yaum rijalul al-an. Anda bukan pemimpin masa depan—Anda pemimpin hari ini,” tegas Amien.

Amien menilai dinamika sosial menuntut pelajar untuk berani mengambil peran strategis sejak dini, baik di sekolah, komunitas Rohis, maupun ruang digital. Menurut dia, prses pemilihan Presiden Rohis saat Konges dianggap sebagai miniatur pelatihan kepemimpinan nyata yang melatih komunikasi, jejaring, pengambilan keputusan, serta kemampuan merumuskan visi.

"Kongres ini bukan sekadar pertemuan. Ini adalah pijakan penting lahirnya generasi muslim yang cerdas, moderat, adaptif, dan siap memimpin perubahan," dia menandasi.

Sebagai informasi, kongres dilangsungkan memadukan pembinaan karakter, kompetisi inovasi, hingga pelatihan jejaring kepemimpinan. Peserta mengikuti beragam agenda, termasuk pemilihan presiden, diskusi kebangsaan, hingga branding competition untuk mengasah kreativitas generasi muda.

Kemenag menegaskan bahwa Kongres Rohis Nasional I adalah investasi jangka panjang untuk menyiapkan pemimpin menuju Indonesia Emas 2045. Pembinaan pelajar kini diarahkan agar tidak terjebak dalam dikotomi antara sekolah umum dan madrasah, melainkan berdiri sebagai satu ekosistem pembentukan karakter bangsa.

Dengan terpilihnya Presiden Rohis Indonesia pertama, maka babak baru pembinaan pelajar muslim resmi dimulai. Sebuah langkah bersejarah yang tidak hanya memperkuat organisasi Rohis di sekolah, tetapi juga mengokohkan komitmen negara dalam menyiapkan pemimpin masa depan yang berilmu, berakhlak, dan berwawasan luas.

Diketahui, delegasi dari Jawa Tengah bernama Muhamad Ridanara Adiyatma. Dia terlilih terpilih melalui mekanisme e-voting dalam Kongres Rohis Nasional I 2025 yang diselenggarakan di Jakarta, 12-15 November 2025.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |