ILMUWAN mengungkap bahwa Bulan tidak terlihat sama dari semua tempat di Bumi. Perbedaan sudut pandang membuat orientasi Bulan dapat berubah cukup drastis, baik antarwilayah maupun sepanjang waktu.
“Cara kita melihat Bulan dan bintang sepenuhnya bergantung pada perspektif,” kata Pamela Gay, ilmuwan senior di Planetary Science Institute, dikutip dari laporan Live Science, 12 April 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Menurut para astronom, perbedaan ini tidak hanya membuat tampilan Bulan berubah dari satu lokasi ke lokasi lain, tapi juga bisa tampak berputar dari saat terbit hingga terbenam di beberapa wilayah.
Sebagai contoh, jika bulan purnama dilihat dari Kutub Utara, kawah Tycho akan tampak berada di bagian bawah permukaan Bulan. Sebaliknya, dari Kutub Selatan, kawah tersebut justru terlihat di bagian atas.
Perbedaan orientasi juga terjadi di wilayah lintang sedang. Data dari Lunar and Planetary Institute menunjukkan bahwa orientasi Bulan di Wellington, Selandia Baru, berbeda sekitar 97,1 derajat berlawanan arah jarum jam dibandingkan dengan yang terlihat di Los Angeles. Perbedaan ini dipengaruhi oleh garis lintang masing-masing lokasi.
Dalam ilustrasi sederhana, pengamat di Belahan Bumi Utara mungkin melihat pola “manusia di bulan” dalam posisi tegak. Namun di belahan selatan, pola yang sama bisa tampak seperti bentuk lain. “Bulan kini terlihat seperti kelinci yang melompat ke bawah,” ujar Gay menggambarkan perbedaan persepsi tersebut.
Meski demikian, seluruh wilayah di Bumi pada dasarnya melihat sisi Bulan yang sama. Hal ini terjadi karena bulan berotasi pada porosnya dalam waktu yang sama dengan periode revolusinya mengelilingi Bumi, sebuah fenomena yang dikenal sebagai rotasi sinkron.
Perbedaan juga tampak pada fase bulan antara Belahan Bumi Utara dan Selatan. Di belahan utara, perubahan fase bulan terlihat bergerak dari kanan ke kiri, sementara di belahan selatan sebaliknya.
“Ini merupakan hasil dari bagaimana bidang cakrawala lokal tersusun relatif terhadap posisi Bumi, Bulan, dan Matahari,” kata Catherine Miller, spesialis observatorium di Mittelman Observatory, Middlebury College.
Di wilayah ekuator, fenomena yang lebih unik terjadi. Saat Bulan terbit, bentuknya tampak berkembang secara vertikal menuju fase purnama, sehingga bulan sabit sering terlihat seperti perahu.
Selain itu, di banyak tempat, orientasi Bulan juga tampak berputar sepanjang malam. Di wilayah ekuator, perubahan ini bahkan bisa mencapai sekitar 180 derajat. “Wajah Bulan dapat tampak berputar hingga sekitar 180 derajat dalam satu malam,” ujar Miller.
Namun, fenomena ini bukan karena bulan benar-benar berputar, melainkan akibat perubahan posisi pengamat saat mengikuti lintasan Bulan di langit. “Semua bergantung pada bagaimana Bulan mengikuti lengkungan lintasannya,” kata Gay.
Fenomena “perputaran” ini semakin berkurang di wilayah lintang tinggi karena Bulan tidak melintas tepat di atas kepala (zenit), sehingga pengamat tidak perlu berputar penuh untuk mengikutinya. Dengan demikian, perbedaan tampilan Bulan di berbagai belahan bumi, terutama disebabkan oleh perspektif pengamat yang berubah sesuai posisi geografisnya.































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448205/original/085550400_1766022443-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-18T084617.730.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1626268/original/067647800_1497616352-Mantan-MenKes-Siti-Fadilah-Divonis-4-Tahun-Penjara-01.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5154231/original/041919200_1741337635-20250307-Tadarus-ANG_2.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450038/original/011940800_1766126206-Gemini_Generated_Image_n0zy6on0zy6on0zy.png)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3360668/original/038739700_1611729329-abdullah-faraz-fj-p_oVIhYE-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4199341/original/055639700_1666344669-bacaan-doa-untuk-orang-meninggal-latin-dan-artinya.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/755908/original/073849700_1414158415-x6.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5446684/original/008166500_1765938578-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-17T092732.158.jpg)