CANTIKA.COM, Jakarta - Banyak orang mengira tanda-tanda penuaan baru mulai terlihat saat memasuki usia 30-an atau bahkan 40-an. Padahal, proses biologis yang memengaruhi elastisitas dan kekencangan kulit sebenarnya sudah dimulai jauh lebih awal.
Menurut dr. Yessica Tania, Dipl. AAAM., Skincare and Aesthetic Expert, penurunan kualitas kolagen dalam tubuh dapat dimulai sejak pertengahan usia 20-an. Meski tidak langsung menimbulkan kerutan atau kulit kendur secara drastis, perubahan tersebut berlangsung perlahan dan sering kali tidak disadari.
"Produksi kolagen dari tubuh mulai menurun sekitar usia 25 tahun. Berdasarkan berbagai studi, penurunannya bisa mencapai sekitar 1 persen setiap tahun," ujar dr. Yessica di acara peluncuran Zegavit Gummy dengan Collagen dan Essential Multivitamin di Jakarta, Jumat, 29 Mei 2026.
Karena berlangsung bertahap, banyak orang baru menyadari dampaknya ketika memasuki usia 30 hingga 40 tahun, saat garis halus, kulit yang kurang kenyal, dan tanda penuaan lainnya mulai tampak lebih jelas.
Gula Berlebih Bisa Menurunkan Kualitas Kolagen
Selain faktor usia, pola makan sehari-hari juga berperan besar terhadap kesehatan kulit. Salah satu yang menjadi perhatian adalah konsumsi gula berlebih. Menurut dr. Yessica, kualitas kulit yang terlihat sehat dan awet muda sangat bergantung pada kondisi kolagen dan elastin. Kedua komponen tersebut berfungsi menjaga kekencangan serta elastisitas kulit.
"Kalau konsumsi gula berlebihan, salah satu dampaknya adalah penurunan kualitas kolagen dan elastin. Akibatnya kulit menjadi lebih mudah kendur dan muncul garis-garis halus," jelasnya.
Tak heran jika kini semakin banyak anak muda yang mulai beralih pada gaya hidup wellness dan lebih memperhatikan pilihan makanan maupun minuman yang mereka konsumsi.
Meski keinginan menikmati dessert atau camilan manis sesekali tetap ada, dr. Yessica menyarankan untuk memilih alternatif yang lebih bernutrisi dan lebih mindful dari sisi kalori.
Daripada mengonsumsi kue yang terlalu manis, kopi dengan tambahan gula berlebih, atau camilan tinggi gula dan lemak, masyarakat dapat menggantinya dengan makanan yang mengandung nutrisi tambahan yang lebih bermanfaat bagi tubuh.
Zegavit luncurkan inovasi gummy dengan collagen dan essential multivitamin di Jakarta, Jumat, 29 Mei 2026/Foto: Doc. Kalbe
Kualitas Tidur Berpengaruh pada Regenerasi Kulit
Selain nutrisi, faktor lain yang sering diabaikan adalah kualitas tidur. Saat seseorang tidur, tubuh melakukan berbagai proses perbaikan, termasuk regenerasi organ dan kulit. Namun, proses tersebut hanya berjalan optimal ketika tubuh mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas. "Pada orang dewasa, tidur yang berkualitas berpengaruh terhadap proses repair organ, termasuk kulit," kata dr. Yessica.
Karena itu, konsumsi kafein yang berlebihan juga perlu diperhatikan. Meski kopi dapat membantu meningkatkan fokus dan produktivitas, terlalu banyak kafein berpotensi mengganggu kualitas tidur, terutama jika dikonsumsi menjelang malam.
Ketika kualitas tidur terganggu dan tubuh tidak mencapai fase deep sleep secara optimal, proses regenerasi kulit pun ikut terdampak. "Kalau kafein membuat kualitas tidur tidak sempurna, tentu ada pengaruhnya terhadap kesehatan kulit," ujarnya. Ia pun menyarankan agar konsumsi kopi tetap dalam batas wajar dan tidak berlebihan.
Jangan Tunggu Keriput Muncul untuk Merawat Kulit
Salah satu kesalahan yang masih sering terjadi adalah menganggap perawatan kulit anti-aging hanya diperlukan ketika tanda-tanda penuaan sudah terlihat.
Padahal, menurut dr. Yessica, fokus utama di usia 20-an bukanlah takut menjadi tua, melainkan menjaga kualitas kulit agar tetap optimal selama mungkin. "Di usia 20-an seharusnya kita mulai fokus menjaga kualitas kulit, bukan baru panik ketika muncul kerutan," katanya.
Langkah sederhana seperti menjaga pola makan, mengurangi konsumsi gula berlebih, tidur cukup, mengelola stres, serta menggunakan skincare yang sesuai dapat menjadi investasi jangka panjang bagi kesehatan kulit.
ECKA PRAMITA
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.




























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5502852/original/043074800_1771048777-4.jpg)


















