Memahami ESG dan Dampaknya pada Bisnis

2 days ago 7

Info Event - Prinsip ESG menekankan bisnis berkelanjutan dengan memperhatikan tiga aspek utama yakni environmental (lingkungan), social (sosial), dan governance (tata kelola) .

Aspek lingkungan terkait dampak perusahaan di lingkungan sekitarnya. Hal ini mencakup penggunaan sumber energi yang bersih, pengelolaan limbah, mengurangi polusi dan lain-lain. Perusahaan yang mematuhi aspek lingkungan hidup akan memilki dampak positif berupa operasional bisnis yang berkelanjutan karena didukung lingkungan yang sehat. 

Menurut Direktur Tempo Data Science (TDS) Philipus Parera, ada anggapan bahwa perusahaan yang tidak peduli dengan aspek lingkungan akan meraup keuntungan lebih besar karena minimnya investasi pada pengeloaan limbah. “Tapi di era baru dunia yang lebih hijau, publik dan konsumen lebih percaya kepada perusahaan-perusahaan yang menaruh perhatian besar terhadap lingkungan,” ujarnya. 

Berikutnya aspek sosial menekankan pada relasi perusahaan dengan seluruh stake holders seperti karyawan, investor, klien, pemasok, konsumen, masyarakat dan pihak-pihak lain. Sedangkan aspek tata kelola fokus pada pengelolaan internal perusahaan. Unsur-unsurnya meliputi kebijakan, standar dan budaya perusahaan, transparansi, proses audit dan kepatuhan. 

Tempo Data Science, salah satu unit bisnis PT Tempo Inti Media Tbk bersama dengan Transparency International Indonesia (TII) dan Institute for Strategic Initiatives (ISI) menggagas sebuah inisiatif bernama Indeks Integritas Bisnis Lestari (INSTAR). 

INSTAR adalah indeks yang menilai dan membuat pemeringkatan untuk perusahaan-perusahan publik berdasarkan tiga pilar utama ESG, Tujuan INSTAR adalah mendorong praktik bisnis berkelanjutan dan beretika di Indonesia. Tahun ini INSTAR menjadi event yang kedua. Sebanyak 956 perusahaan terbuka yang tercatat di Bursa Efek Indonesia akan dinilai. 

Iklan

Perusahaan-perusahaan yang dinilai INSTAR umumnya sudah terdaftar BEI yang sebagian sahamnya dimiliki oleh publik atau dimiliki investor di luar grup perusahaan. Dengan demikian wajar jika publik menuntut perusahaan-perusahaan tersebut memiliki kepedulian di luar motif komersial dan mengejar profit. “Perusahaan saat ini dituntut punya tanggung jawab dan kepedulian serta berkontribusi pada planet dan people, tidak hanya profit, “kata Direktur Transformasi Digital Tempo Inti Media Tbk Wahyu Dyatmika.

Pemeringkatan ESG yang dilakukan INSTAR bersama sejumlah lembaga yang telah teruji kredibiltasnya, dan menggunakan metodologi yang akuntabel dapat memberikan keuntungan kepada perusahaan. “Pada saat pengumuman indeks, nantinya publik akan membeli saham perusahaan-perusahaan yang peduli ESG. Sehingga Tempo menciptakan ekosistem yang memberikan insentif untuk perusahaan yangs peduli terhadap bisnis yang keberlanjutan,” ujar Wahyu Dyatmika. 

Tempo Data Science mengajak seluruh perusahaan publik mengikuti INSTAR. Sedangkan para pembaca setia Tempo dapat membagikan artikel ini di media sosial masing-masing untuk mendorong transparansi bisnis.

Tempo Data Science, TII, dan ISI mengajak semua pihak mendukung integritas perusahaan dan keberlanjutan bisnis. Dua hal ini adalah keharusan di masa depan. (adv)

 Kontak:

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |