Netanyahu: Pemerintah AS Kirim Laporan Soal Negosiasi Iran

4 hours ago 6

PERDANA Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim pada Senin bahwa pemerintahan Presiden Donald Trump memberinya laporan harian tentang negosiasi dengan Iran. Pernyataan itu menuai kritik keras dari anggota parlemen dan komentator Amerika Serikat.

“Saya berbicara kemarin dengan Wakil Presiden J.D. Vance. Dia menelepon saya dari pesawatnya dalam perjalanan pulang dari Islamabad. Dia melaporkan kepada saya secara detail, seperti yang dilakukan pemerintahan ini setiap hari, tentang perkembangan negosiasi,” kata Netanyahu dalam rapat Kabinet seperti dilansir Anadolu.

“Penghentian negosiasi itu datang dari pihak Amerika, yang tidak dapat mentolerir pelanggaran terang-terangan Iran terhadap perjanjian untuk memasuki negosiasi. Perjanjian itu adalah bahwa penembakan akan berhenti dan Iran akan segera membuka selat (Hormuz). Mereka tidak melakukannya. Amerika tidak dapat menerima itu,” klaim Netanyahu.

Kecaman dari Internal AS

Pernyataan tersebut memicu reaksi keras di AS, termasuk dari Mark Pocan, seorang anggota Kongres Demokrat dari Wisconsin, yang menulis di X: “Pemerintahan Trump setiap hari melaporkan kepada Netanyahu tentang perang Iran, tetapi bukan kepada Kongres atau rakyat Amerika. Renungkanlah itu.”

Mantan Direktur Pusat Kontraterorisme Nasional AS, Joe Kent, yang mengundurkan diri karena perang melawan Iran, memperingatkan bahwa negosiasi akan gagal jika pemerintahan Trump terus "memberi mereka akses ke pengambilan keputusan kita."

"Israel mendorong nol pengayaan uranium karena mereka tahu itu adalah racun bagi Iran & akan mengakibatkan perang berlanjut," tulisnya di X.

Komentator konservatif Candace Owens juga ikut berkomentar, mengatakan Netanyahu "senang mempermalukan Donald Trump dan JD Vance di depan umum."

Gedung Putih tidak segera menanggapi klaim Netanyahu.

Pakistan memediasi gencatan senjata sementara antara AS dan Iran pekan lalu. Namun, negosiasi lanjutan di Islamabad gagal menghasilkan kesepakatan yang langgeng.

Libanon dan Israel juga telah sepakat untuk mengadakan pembicaraan, dengan pertemuan pertama mereka dijadwalkan di Washington pada Selasa.

Pilihan Editor: Netanyahu Larang Spanyol Ikut Awasi Gencatan Senjata Gaza

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |