MENTERI Sosial Saifullah Yusuf mengklaim selama ini ia telah berupaya memberikan pemahaman kepada seluruh jajaran Kementerian Sosial untuk tidak melakukan penyimpangan. Dia mengatakan, ia telah menyampaikan berulang kali agar jajarannya di Kemensos tidak melakukan korupsi dalam bentuk apa pun, termasuk pengadaan sepatu untuk program sekolah rakyat.
“Jika ada bukti, kami menjadi pihak pertama yang akan melaporkan ke aparat penegak hukum,” ujar Gus Ipul sapaan karib Saifullah di kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Selasa, 5 Mei 2026. Dia juga memastikan tak ada yang ditutup-tutupi dalam penyelenggaraan program yang ada di Kemensos.
Gus Ipul mengatakan ia tak ingin Kemensos kembali disorot seperti kepemimpinan sebelum-sebelumnya. “Mari kita belajar dari pengalaman yang lalu,” kata Gus Ipul. Dia berharap dalam pelaksanaan program strategis presiden seperti sekolah rakyat ini tak ada praktik-praktik yang menyimpang.
Saat ini, kata Gus Ipul, sudah bukan lagi zamannya mengotak-atik anggaran negara atau melakukan kongkalikong. “Saya saya ingatkan tidak akan bisa disembunyikan. Saya sudah sampaikan ini ke teman-teman di Kementerian Sosial,” ucap Gus Ipul.
Pernyataan Gus Ipul ini sekaligus merespons ihwal pengadaan sepatu sekolah rakyat yang beredar di media sosial. Isu pengadaan sepatu ini semakin ramai dibicarakan publik setelah foto Gus Ipul bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa viral saat membagikan sepatu kepada murid sekolah rakyat di Malang, Jawa Timur.
Berdasarkan berbagai unggahan di media sosial menyebutkan harga pengadaan sepatu per pasang tak sesuai dengan yang dibagikan ke murid. Harga pengadaan tiap satu pasang sepatu diketahui sebesar Rp 700 ribu. Namun, dalam foto bersama Khofifah belakangan baru diketahui harga sepatu brand lokal asal Yogyakarta itu berkisar Rp 170 ribuan.
Gus Ipul membantah bahwa sepatu yang dibagikan bersama Khofifah itu merupakan pengadaan sepatu dari Kemensos. Gus Ipul mengatakan, sepatu yang dibagikan bersama Khofifah merupakan sumbangan khusus yang diberikan Gubernur Jawa Timur untuk murid sekolah rakyat di daerah Jawa Timur.
“Saya juga tahu itu ada di medsos, foto yang saya memberikan sepatu bersama ibu Khofifah. Itu sepatu yang diberikan oleh Bu Khofifah, bukan oleh Kementerian Sosial. Beda jauh (kualitasnya). Bukan standar dari sekolah rakyat,” kata dia saat ditemui di Kantor Kemensos, Jakarta Pusat, Selasa, 5 Mei 2026.
Dia menjelaskan, pemberian itu secara spesifik dilakukan di salah satu sekolah rakyat di daerah Malang. “Jadi bukan itu sepatu yang dimaksud. Itu bukan pengadaan dari Kemensos,” ujarnya.
Namun, Gus Ipul tak bisa merincikan berapa harga pasti sepatu yang dibagikan bersama Gubernur Jawa Timur itu. Dia hanya menegaskan sepatu pengadaan Kemensos seharga Rp 500 ribu sampai Rp 700 ribu dengan harga realisasi pembeliannya mulai dari Rp 250 ribu – Rp 640 ribu.































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473943/original/060119400_1768461944-klaim_purbaya_temukan_data_uang_jokowi.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468799/original/045139300_1768018023-fantastic-mosque-architecture-islamic-new-year-celebration.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5153924/original/010138200_1741324616-1741320553002_ucapan-selamat-puasa-marhaban-ya-ramadhan.jpg)





:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5463462/original/044545600_1767615769-unnamed__5_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4370308/original/064241200_1679646015-Shalot-Jumat-Pertama-Ramadhan-Di-Masjid-Istiqlal-Angga-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3977835/original/066021800_1648524608-pexels-ahmed-aqtai-2233416_1_.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5469781/original/030433100_1768183342-Isra_Miraj_2026.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4735410/original/014374300_1707130221-10217582.jpg)