Pertalite Jadi Bahan Hoaks, Simak Daftarnya

22 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Pertalite yang merupakan salah satu produk subsidi dan banyak digunakan masyarakat Indonesia kerap menjadi sasaran hoaks,  berbagai narasi palsu beredar di media sosial, mulai dari isu kualitas hingga harganya

Penyebaran hoaks ini seringkali memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat atau sentimen tertentu untuk menciptakan disinformasi. , yang berpotensi menimbulkan kebingungan dan keresahan publik. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu memverifikasi setiap informasi yang diterima, terutama yang berkaitan dengan kebijakan publik dan produk vital seperti Pertalite. 

Cek Fakta Liputan6.com pun telah mengungkap hoaks terkait Pertalite, simak daftarnya. 

Link Pendaftaran Kupon Subsidi BBM Pertalite Gratis

Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran kupon subsidi BBM Pertalite gratis, informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada Kamis 7 Mei 2026.

Klaim pendaftaran link kupon subsidi BBM Pertalite gratis berupa unggahan berikut.

"Pemerintah bersama mitra sosial menghadirkan Program Subsidi BBM Gratis untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan transportasi dan usaha sehari-hari.

Segera lakukan pendaftaran dan nikmati bantuan subsidi BBM sesuai ketentuan program.

Silahkan daftar sekarang untuk mendapatkan bantuan BBM GRATIS ini

#pertamnina

#indonesia

#bbmgratis

#semuaorang

#fbpro"

Unggahan tersebut menyertakan menu daftar, jika diklik muncul link berikut.

"https://myregistration-2026.com/BANTUANBBMGRATIS?fbclid=IwY2xjawRqOGJleHRuA2FlbQIxMQBicmlkETFIejlWMUhVQ1FQSW55dXdQc3J0YwZhcHBfaWQQMjIyMDM5MTc4ODIwMDg5MgABHlBQ3Fz8I8udEK_MLAeYAxuvRJyHsFf-EVaDXPGk8EMcQvVld7Ds8vn_l78e_aem_IZ7kYk5ksOxHl7wuqgwRMw"

Link tersebut mengarah pada halaman situs yang menampilkan sejumlah data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP, provinsi dan nomor Telegram aktif.

Benarkah klaim link pendaftaran kupon subsidi BBM Pertalite gratis? Simak hasil penelusuran Cek Fakta Liputan6.com dalam halaman berikut ini.......

Menkeu Purbaya Sebut Harga Pertalite Sebenarnya Rp 4.000 per Liter

Beredar di media sosial postingan klaim Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yang menyatakan harga pertalite sebenarnya hanya Rp 4.000 per liter. Postingan itu beredar di salah satu akun Facebook pada 16 Oktober 2025.

Berikut isi unggahannya:

"Harga Pertalite sebenarnya kata Menkeu Purbaya itu hanya 4 ribu rupiah/liter....dijual Rp 10 rb gak turun2...terus kelebihan Rp6 ribu nguap di kemana....?? Usut tuntas."

Postingan ini menyertakan poster dengan wajah Menkeu Purbaya dengan narasi sebagai berikut:

"PRESIDEN PRABOWO MEMBENTUK TIM AUDIT SUBSIDI BBM

HARGA DASAR PERTALITE ADALAH RP 4000"

Benarkah klaim Menkeu Purbaya menyatakan harga pertalite sebenarnya hanya Rp 4.000 per liter? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Ojol Tak Boleh Isi Pertalite

Beredar postingan di media sosial klaim video berisi narasi ojek online (ojol) tidak boleh isi Pertalite. Informasi tersebut diunggah salah satu akun Facebook, pada 24 September 2025.

Dalam video, sejumlah polisi tengah berjaga di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Kendaraan dari motor, mobil, hingga bus tampak antre menunggu BBM.

Terdapat tulisan sebagai berikut:

"Di demoKERAsi apakah tugas pejabat memang nyusahin rakyat?

UdahKhilafahsaja

peraturan baru isi BBM siapkan surat lengkap kalau tidak ada silahkan pulang

Klo pakai surat kematian gmn pak? MATINYA NURANI PENGUASA"

Sementara caption video adalah:

"Isi BBM banyak syarat

-Ojol tidak boleh isi Pertalite

-Harus ada surat surat kendaraan lengkap

-Sudah bayar pajak

Kalau tidak, silahkan pulang, pihak spbu tidak melayani ..

Di demoKERAsi, apakah tugas pejabat memang nyusahin rakyat?

UdahKhilafahsaja

#Viral #FacebookReels#Menyusahkan #ReelsViral#semuaorang #teman #pengikut #jangkauanluas"

Benarkah klaim berisi narasi ojol tidak boleh isi Pertalite? Simak hasil penelusurannya berikut ini...

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email [email protected].

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |