Rencana Prabowo Memangkas Anggaran TNI-Polri

10 hours ago 3

PRESIDEN Prabowo Subianto memberi sinyal pemangkasan anggaran Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Republik Indonesia demi menghilangkan kemiskinan. Prabowo mengutarakan wacana efisiensi anggaran di kedua institusi tersebut ketika berpidato di acara panen raya TNI di Malang, Jawa Timur, hari ini.

Prabowo mulanya menyatakan keinginannya menghilangkan kelaparan dan kemiskinan ekstrem di Tanah Air. “Kita akan hemat anggaran, kita akan bikin efisien. Bila perlu anggaran pertahanan dan polisi kami kurangi untuk menghilangkan kemiskinan,” kata Prabowo pada Jumat, 17 Juli 2026, sebagaimana disiarkan secara langsung pada kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Di lokasi itu tampak hadir Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita, Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak, Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Muhammad Ali, dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara Marsekal Mohammad Tonny Harjono. Selain itu, Kepala Kepolisian RI Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menghadiri acara panen raya ini. 

Prabowo juga menanyakan kesiapan jajaran TNI dan Polri jika anggarannya dipangkas.  “Rela TNI? Rela polisi? Aku tanya TNI, bukan kau. Rela, ya, anggaran dikurangi? Ikhlas?” ucap Prabowo.

Menanggapi pernyataan Prabowo itu, para petinggi TNI dan Polri itu terlihat tertawa dan menganggukkan kepala mereka.

Prabowo lantas menegaskan, pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera. Menurut Ketua Umum Partai Gerindra ini, apabila ada pihak-pihak yang mengganggu negara ini, maka rakyat yang akan membela bangsa Indonesia. “Makanya dari sekarang TNI dan Polri di tengah-tengah rakyat,” kata Prabowo.

Pernyataan Prabowo itu sedikit berbeda dengan fakta pembahasan anggaran 2027 kedua institusi di Dewan Perwakilan Rakyat saat ini. Pagu anggaran kepolisian tahun depan justru bakal semakin meningkat. Awalnya pagu indikatif Polri sebesar Rp 118 triliun. Lalu mereka mengusulkan penambahan anggaran sebesar Rp 66,1 triliun.

Adapun pagu indikatif Kementerian Pertahanan, di dalamnya termasuk anggaran buat TNI, sebesar Rp 139 triliun. Mereka juga mengusulkan penambahan anggaran tahun depan sebesar Rp 195 triliun.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |