Rumah Banyak Cicak Pertanda Apa dalam Islam? Ketahui Hukum Membunuhnya

3 months ago 79

Liputan6.com, Jakarta Banyak orang merasa terganggu dengan keberadaan cicak karena dianggap kotor dan menganggu. Namun, sebenarnya rumah banyak cicak pertanda apa dalam perspektif Islam dan kepercayaan lainnya?

Dalam Islam, keberadaan cicak yang banyak di rumah dianggap sebagai pertanda adanya lingkungan yang kurang bersih atau terdapat mudharat. Cicak diciptakan Allah SWT sebagai penanda adanya sesuatu tidak baik di sekitar kita. Fenomena rumah banyak cicak juga dikaitkan dengan aspek spiritual dan kesehatan lingkungan yang perlu diperhatikan.

Ccak dalam Islam termasuk hewan fasik yang diperbolehkan bahkan disunnahkan untuk dibunuh berdasarkan hadis-hadis shahih. Hal ini karena cicak dianggap sebagai hewan yang dapat membawa penyakit dan gangguan bagi manusia. Berikut Liputan6.com ulas lengkapnya melansir dari berbagai sumber, Senin (17/11/2025).

Rumah Banyak Cicak Pertanda Apa Menurut Islam

Dalam pandangan Islam, rumah yang dipenuhi cicak merupakan pertanda beberapa hal yang perlu diwaspadai oleh penghuninya. Keberadaan cicak bukan sekadar kebetulan, melainkan memiliki makna dan pesan tertentu.

1. Indikasi Lingkungan Kotor

Pertama, keberadana cicak dalam rumah merupakan indikasi adanya lingkungan yang kotor atau kurang terawat. Melansir dari beberapa sumber, menyebut jika cicak diciptakan Allah SWT sebagai ujian mudarat yang menandakan lingkungan tersebut tidak bersih. Ketika lingkungan kotor, cicak akan mudah berkembang biak karena banyak serangga sebagai sumber makanannya.

2. Pertanda Ada Energi Negatif 

Kedua, kehadiran cicak yang banyak di rumah juga bisa menjadi pertanda adanya energi negatif atau keberadaan makhluk halus. Menurut penjelasan Islam, cicak sering dikaitkan dengan tempat-tempat yang disukai jin karena kondisinya yang kotor dan lembab. Oleh karena itu, Rasulullah SAW memerintahkan umat Islam untuk membunuh cicak sebagai bentuk menjaga kebersihan dan menghindari mudharat.

3. Cicak Dipandang Hewan yang Kotor

Ketiga, cicak dalam tradisi Islam juga dipandang sebagai hewan yang membawa kotoran dan najis. Kotorannya yang berserakan di berbagai tempat dapat mengotori rumah dan berpotensi menularkan penyakit. Para ahli bahasa sepakat bahwa cicak merupakan binatang yang menyakiti dan dapat membuat sakit, sebagaimana dijelaskan dalam Shahih Muslim Imam an-Nawawi. 

4. Membawa Bakteri

Dari perspektif kesehatan, cicak membawa ribuan bakteri berbahaya dalam mulutnya, termasuk bakteri E. Coli yang dapat menyebabkan diare dan gangguan pencernaan. Meski tidak berbisa atau langsung menyebabkan kematian, cicak tetap dapat merugikan kesehatan manusia jika dibiarkan berkembang biak di rumah. Anjuran membunuh cicak dalam hadis juga disebabkan oleh potensinya dalam menyebarkan penyakit kepada manusia.

Hukum Membunuh Cicak dalam Islam

Hukum membunuh cicak dalam Islam adalah sunnah atau dianjurkan. Hal ini berdasarkan hadis-hadis shahih yang diriwayatkan oleh beberapa perawi terpercaya, termasuk dalam Shahih Muslim dan Shahih Bukhari.

Dalam hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda: "Barangsiapa yang membunuh cicak sekali pukul, maka dituliskan baginya pahala seratus kebaikan. Barang siapa memukulnya lagi, maka baginya pahala yang kurang dari pahala pertama. Barang siapa memukulnya lagi, maka baginya pahala lebih kurang dari yang kedua." (HR Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa membunuh cicak dengan sekali pukulan akan mendapatkan pahala yang paling banyak, yakni seratus kebaikan. Semakin banyak pukulan yang digunakan, maka pahalanya akan semakin berkurang. 

Selain itu, dalam hadis yang diriwayatkan oleh Sa'ad bin Abi Waqqash, Nabi Muhammad SAW memerintahkan membunuh cicak dan menamainya sebagai fuwaisiqah yang berarti "penjahat kecil" atau hewan kecil yang jahat dan fasik. Istilah ini menunjukkan bahwa cicak tergolong dalam kategori hewan yang dapat membawa keburukan dan gangguan bagi manusia.

Namun demikian, hukum membunuh cicak ini bukan berarti setiap kali menemukan cicak harus langsung dibunuh tanpa pertimbangan. Yang dimaksud adalah cicak yang membahayakan atau berada di tempat-tempat yang dapat mengotori makanan dan lingkungan rumah. Jika cicak berada di luar rumah dan tidak mengganggu, tidak ada kewajiban untuk membunuhnya.

Alasan Rasulullah Memerintahkan Membunuh Cicak

Rasulullah SAW tidak sembarangan dalam memerintahkan umatnya untuk membunuh suatu makhluk hidup. Ada beberapa alasan mendasar mengapa cicak termasuk hewan yang dianjurkan untuk dibunuh dalam Islam.

1. Cicak Membantu Meniup Api yang Membakar Nabi Ibrahim AS

Menurut riwayat dalam Shahih Bukhari, Rasulullah SAW bersabda: "Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan untuk membunuh cicak. Beliau bersabda, 'Dahulu cicak ikut membantu meniup api (untuk membakar) Ibrahim 'alaihis salam'." (HR. Bukhari, no. 3359)

Kisah ini merujuk pada peristiwa ketika Nabi Ibrahim AS dilempar ke dalam api oleh Raja Namrud. Saat itu, semua hewan melata mendoakan agar api padam, namun cicak justru meniup api agar semakin besar dan membakar tubuh Nabi Ibrahim AS. Tindakan ini menjadikan cicak dikategorikan sebagai hewan yang jahat dan pantas untuk dibunuh.

Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa anjuran untuk membunuh cicak karena hewan ini dapat menularkan penyakit kepada manusia. Cicak membawa berbagai bakteri dan kuman pada tubuh, liur, dan kotorannya yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan.

3. Cicak Termasuk Hewan Fasik (Penjahat Kecil)

Rasulullah SAW menyebut cicak sebagai fuwaisiqah, yang berarti hewan kecil yang fasik atau jahat. Imam An-Nawawi berpendapat bahwa makna fasik dalam bahasa Arab adalah "al-khuruj" yang berarti keluar. Hewan disebut fasik karena keluarnya mereka hanya untuk mengganggu dan membuat kerusakan.

4. Cicak Dikaitkan dengan Dunia Sihir dan Jin

Dalam beberapa pandangan ulama, cicak juga dikaitkan sebagai sahabat favorit para setan dan tukang sihir. Biasanya tukang sihir menjadikan cicak sebagai hewan pengintai target sihir mereka, mata-mata, atau media untuk menyemburkan sihir di rumah. Meskipun hal ini termasuk dalam ranah yang tidak bisa dibuktikan secara ilmiah, kepercayaan ini menguatkan anjuran untuk membunuh cicak dalam Islam.

5. Mendapatkan Pahala Berlimpah

Rasulullah SAW menyatakan bahwa membunuh cicak dengan sekali pukulan akan mendapatkan pahala seratus kebaikan. Ini menunjukkan dorongan untuk segera membunuh cicak guna menghindari mudharat yang ditimbulkannya. Anjuran untuk membunuh dengan cepat dan sekali pukul juga dimaksudkan agar cicak tidak sempat kabur dan terus menimbulkan gangguan.

Cara Mencegah Cicak Masuk ke Rumah

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Berikut adalah langkah-langkah pencegahan agar cicak tidak masuk dan berkembang biak di rumah:

Jaga Kebersihan Rumah Secara Rutin

Bersihkan rumah secara teratur, termasuk menyapu dan mengepel lantai, membersihkan sudut-sudut yang berdebu, serta mengelap perabotan. Buang sampah secara rutin agar tidak menumpuk dan menjadi tempat bersarangnya serangga yang menarik cicak.

Tutup dan Simpan Makanan dengan Rapat

Jangan biarkan makanan terbuka atau berserakan. Simpan semua makanan dalam wadah tertutup dan bersihkan sisa-sisa makanan segera setelah makan. Hal ini akan mengurangi kehadiran serangga yang menjadi makanan cicak.

Perbaiki Kebocoran dan Jaga Lingkungan Tetap Kering

Segera perbaiki pipa yang bocor dan pastikan tidak ada genangan air di dalam rumah. Jaga agar lemari di bawah wastafel dan area kamar mandi tetap kering karena cicak suka tempat yang lembab.

Tutup Celah dan Retakan pada Dinding

Periksa dinding, jendela, dan pintu untuk mencari celah atau retakan. Tutup semua celah dengan semen atau bahan penambal lainnya agar cicak tidak bisa masuk ke dalam rumah.

Kurangi Populasi Serangga

Gunakan obat nyamuk atau pembasmi serangga untuk mengurangi populasi nyamuk, lalat, dan serangga lainnya di rumah. Jika sumber makanan cicak berkurang, mereka akan pergi mencari tempat lain.

Atur Pencahayaan dengan Bijak

Lampu yang terlalu terang di malam hari dapat menarik serangga, yang kemudian menarik cicak. Gunakan lampu dengan intensitas yang tidak terlalu terang atau gunakan tirai untuk mengurangi cahaya yang keluar dari rumah.

FAQ

1. Rumah banyak cicak pertanda apa dalam Islam? Dalam Islam, rumah banyak cicak pertanda adanya lingkungan yang kotor, kurang terawat, atau terdapat mudharat yang perlu diwaspadai.

2. Apakah membunuh cicak berdosa dalam Islam? Tidak, membunuh cicak justru disunnahkan dalam Islam dan mendapat pahala, karena cicak termasuk hewan fasik yang dapat membawa penyakit.

3. Berapa pahala membunuh cicak dengan sekali pukul? Membunuh cicak dengan sekali pukulan akan mendapatkan pahala seratus kebaikan sesuai hadis riwayat Muslim.

4. Apa penyebab utama banyak cicak di rumah? Penyebab utamanya adalah rumah yang kotor, banyak serangga sebagai makanan cicak, kelembaban tinggi, dan adanya celah untuk masuk.

5. Bagaimana cara mengusir cicak secara alami? Gunakan bahan alami seperti bawang putih, bubuk kopi, merica, cangkang telur, atau kapur barus yang aromanya tidak disukai cicak.

6. Apakah cicak membawa penyakit? Ya, cicak membawa bakteri E. Coli dan kuman lain yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan penyakit lainnya.

7. Apakah semua jenis cicak harus dibunuh? Yang dimaksud dalam hadis adalah cicak yang membahayakan atau berada di tempat yang dapat mengotori makanan dan lingkungan rumah, bukan semua jenis cicak. 

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |