Sholat Tahun Baru 2026: Niat, Waktu Pelaksanaan, dan Amalan yang Dianjurkan

2 days ago 10

Liputan6.com, Jakarta - Malam pergantian tahun sering dipenuhi pesta dan hiburan, namun bagi umat Islam, momen ini sebaiknya dijadikan waktu refleksi diri dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT. Kebahagiaan boleh dirasakan, asal dibingkai dengan syukur dan penghambaan, misalnya melalui sholat sunnah, dzikir, atau doa, yang memberi makna lebih dalam daripada kesenangan semata.

Islam membolehkan perayaan selama tidak mengandung maksiat atau melalaikan kewajiban. Malam tahun baru 2026 bisa dimanfaatkan untuk silaturahmi, introspeksi, dan ibadah seperti sholat Taubat, Tahajud, Hajat, dan Tasbih, yang menenangkan batin sekaligus menjadi penyucian diri untuk menyambut tahun baru dengan lebih baik. Simak tata cara sholat tahun baru 2026 selengkapnya dilansir dari berbagai sumber Rabu (31/12/2025). 

1. Sholat Taubat: Awali Tahun dengan Membersihkan Diri dari Dosa

Sholat Taubat merupakan ibadah sunnah yang mencerminkan penyesalan dan permohonan ampun atas dosa-dosa yang telah dilakukan. Rasulullah Muhammad SAW bersabda:

مَا مِنْ عَبْدٍ يُذْنِبُ ذَنْبًا فَيَقُومُ فَيَتَطَهَّرُ، فَيُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ، ثُمَّ يَسْتَغْفِرُ اللَّهَ، إِلَّا غَفَرَ اللَّهُ لَهُ

Mâ min ‘abdin yudz-nibu dzanban fayaqûmu fayataṭahharu, fayuṣallî rak‘ataini, ṡumma yastaghfirullâha, illâ ghafara llâhu lahû.

“Tidaklah seseorang melakukan dosa, lalu ia berdiri, bersuci, lalu mengerjakan dua rakaat sholat dan memohon ampun kepada Allah, melainkan Allah mengampuninya.” (HR. Muslim)

Ibadah ini dikerjakan dua hingga empat rakaat, dengan salam setiap dua rakaat. Setelah selesai, umat Islam dianjurkan memperbanyak istighfar dan membaca doa taubat dengan hati yang penuh penyesalan agar Allah SWT menerima permohonan ampun tersebut.

Niat Sholat Taubat:

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّوْبَةِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushallî sunnata at-taubati rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Aku niat sholat sunnah Taubat dua rakaat karena Allah Ta‘ala.”

Waktu terbaik melaksanakan sholat Taubat adalah sepertiga malam terakhir. Di saat itu, suasana hening memudahkan kekhusyukan dan doa lebih mudah dikabulkan. Setelah sholat, bacalah doa istighfar berikut:

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلٰهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

Astaghfirullâhal-‘azhîma alladzî lâ ilâha illâ huwa al-ḥayyu al-qayyûmu wa atûbu ilaih.

Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat kepada-Nya.”

2. Sholat Tahajud: Menghidupkan Malam dengan Munajat

Sholat Tahajud termasuk ibadah sunnah yang sangat dianjurkan, terutama di malam yang tenang seperti malam tahun baru. Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَّكَ عَسَىٰ أَن يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَّحْمُودًا

Wa mina al-layli fatahajjad bihi nâfilatan laka ‘asâ an yab‘atsaka rabbuka maqâman maḥmûdâ.

Artinya: “Dan pada sebagian malam hari bertahajudlah kamu sebagai ibadah tambahan bagimu, mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al-Isra: 79)

Sholat Tahajud dilakukan setelah tidur, minimal dua rakaat dan tidak ada batas maksimal. Rasulullah ﷺ senantiasa menjaga sholat ini sebagai sarana mendekatkan diri dan bermunajat kepada Allah.

Niat Sholat Tahajud:

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushallî sunnata at-tahajjudi rak‘ataini lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Aku niat sholat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah Ta‘ala.”

Setelah sholat, disunnahkan membaca doa Rasulullah SAW yang berbunyi:

اَللّٰهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ...

Allâhumma rabbanâ lakal-ḥamdu anta qayyimus-samâwâti wal-arḍi...

Artinya: “Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan semua yang ada di dalamnya…”

Doa Tahajud menjadi sarana untuk memohon bimbingan dan kekuatan menjalani tahun baru dengan penuh keberkahan.

3. Sholat Hajat: Memohon Keberkahan dan Kemudahan Hidup di Tahun Baru

Ketika seseorang memiliki keinginan, kebutuhan, atau menghadapi kesulitan, sholat Hajat menjadi solusi yang diajarkan Rasulullah Muhammad SAW. Syekh Nawawi Al-Bantani dalam Nihayatuz Zain menjelaskan bahwa sholat ini sangat dianjurkan bagi yang memiliki hajat dunia maupun akhirat.

Niat Sholat Hajat:

أُصَلِّي سُنَّةَ الْحَاجَةِ رَكْعَتَيْنِ أَدَاءً لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushallî sunnatal-ḥâjati rak‘ataini adâ‘an lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Aku niat sholat sunnah Hajat dua rakaat tunai karena Allah Ta‘ala.”

Setelah sholat, bacalah doa yang diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim:

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ الْحَلِيمُ الْكَرِيمُ...

Lâ ilâha illallâhul-ḥalîmul-karîm...

Artinya: “Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Penyantun lagi Maha Pemurah. Maha Suci Allah, Tuhan Arasy yang agung.”

Mengutip situs resmi Masjid Ismuhu Yahya, tidak ada waktu khusus yang ditetapkan untuk menunaikan sholat hajat. Sholat ini bisa dilakukan kapan saja baik siang maupun malam, dengan catatan dilakukan selain pada waktu-waktu dilarang sholat.

Kebutuhan hajat bisa datang kapan saja, sehingga sholat hajat tidak wajib menunggu tengah malam. Lebih lanjut, Sholat Hajat menjadi bentuk kepasrahan total kepada Allah SWT agar seluruh urusan di tahun yang akan datang dimudahkan dan diberkahi.

4. Sholat Tasbih: Mengisi Malam dengan Dzikir dan Pujian

Sholat Tasbih dikenal sebagai ibadah yang dipenuhi kalimat pujian kepada Allah SWT. Rasulullah ﷺ mengajarkan sholat ini kepada pamannya, Abbas bin Abdul Muthalib, sebagai bentuk pembersihan dosa dan peningkatan iman.

Niat Sholat Tasbih:

أُصَلِّي سُنَّةَ التَّسْبِيحِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushallî sunnatat-tasbîḥi arba‘a raka‘âtin lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: “Aku niat sholat sunnah Tasbih empat rakaat karena Allah Ta‘ala.”

Dalam setiap rakaat, dibaca kalimat tasbih berikut sebanyak 75 kali:

سُبْحَانَ اللّٰهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَاللّٰهُ أَكْبَرُ

Subḥânallâh wal-ḥamdu lillâh wa lâ ilâha illallâhu wallâhu akbar.

Artinya: “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.”

Sholat ini dapat dilakukan kapan saja kecuali waktu yang dilarang untuk melakukan sholat yakni saat matahari terbit, saat matahari berada tepat di atas kepala sampai dengan tergelincirnya matahari selain pada hari Jum’at, ketika matahari berwarna kekuning-kuningan sampai tenggelam, setelah melakukan sholat subuh sampai terbitnya matahari, setelah sholat asar sampai terbenamnya matahari. Keutamaan sholat tasbih sangat besar karena menjadi sarana menghapus dosa, melapangkan hati, serta mendatangkan ketenangan di malam tahun baru.

Amalan yang Dianjurkan Saat Tahun Baru 2026 Menurut Ajaran Islam

Pergantian tahun tidak hanya menjadi momentum perayaan, tetapi juga sarana memperbaharui niat dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT. Dalam Islam, banyak amalan ringan yang memiliki nilai pahala besar dan dapat dilakukan oleh siapa pun. Amalan ini menumbuhkan rasa syukur, introspeksi diri, dan semangat memperbaiki kehidupan di tahun yang baru.

Berikut beberapa amalan yang dianjurkan untuk dilakukan pada malam atau awal Tahun Baru 2026:

1. Memperbanyak Dzikir dan Istighfar

Membaca Astaghfirullah sebanyak-banyaknya sebagai bentuk penyesalan dan permohonan ampun.

2. Membaca Al-Qur’an dan Tadabbur Makna

Mulailah tahun dengan membaca Al-Qur’an, terutama surah pendek seperti Al-Mulk atau Yasin untuk menenangkan hati.

3. Bersedekah kepada yang Membutuhkan

Awali tahun baru dengan berbagi rezeki agar Allah melipatgandakan keberkahan hidup.

4. Silaturahmi dan Meminta Maaf

Tahun baru menjadi momen tepat untuk memperbaiki hubungan dengan keluarga, teman, atau tetangga.

5. Menulis Niat dan Target Spiritual

Buat daftar harapan dan ibadah yang ingin ditingkatkan agar hidup lebih terarah dan penuh makna.

Pertanyaan seputar Sholat Tahun Baru 2026

1. Apakah boleh Muslim ikut merayakan Tahun Baru?

Boleh, selama tidak mengandung maksiat dan tetap menjaga ibadah wajib.

2. Apa keutamaan sholat di malam Tahun Baru?

Menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah dan membuka lembaran hidup baru yang lebih baik.

3. Kapan waktu terbaik untuk sholat Taubat dan Tahajud?

Sepertiga malam terakhir adalah waktu paling utama dan mustajab.

4. Apakah sholat Hajat boleh dilakukan setiap hari?

Boleh, terutama saat memiliki kebutuhan atau keinginan yang ingin dimudahkan Allah.

5. Berapa rakaat sholat Tasbih yang dianjurkan?

Empat rakaat, dengan pembagian tasbih sebanyak 75 kali di setiap rakaat.

Sumber:

https://www.bankmuamalat.co.id/index.php/artikel/langkah-langkah-sholat-taubat-beserta-bacaan-dan-waktu-pelaksanaannya1

https://jatim.nu.or.id/keislaman/mengenal-shalat-tasbih-dan-cara-mengerjakannya-Jx25o

https://kemenag.go.id/islam/cara-shalat-tahajud-lengkap-dengan-niat-dan-doanya-zORJm

https://kemenag.go.id/islam/cara-shalat-hajat-lengkap-dengan-niat-dan-doanya-f4HUj

https://masjidismuhuyahya.com/shalat-hajat-jam-berapa-waktu-terbaik-tata-cara-dalilnya/

https://nu.or.id/syariah/lima-waktu-yang-diharamkan-shalat-n3gQC

Anda Sedang Mengikuti Pembahasan Seputar

Rizka Nur Laily Muallifa, Tyas Titi KinaptiTim Redaksi

Share

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |