Sholawat Hayyul Hadi, Bacaan Menuju Ketenteraman dan Keberkahan Hidup

3 months ago 40

Liputan6.com, Jakarta Sholawat Hayyul Hadi bisa menjadi lantunan lembut yang menenangkan hati di tengah kompleksnya permasalahan di era teknologi informasi seperti saat ini. Keindahan kata-katanya menyihir setiap pendengar untuk memperbanyak dzikir dan meneguhkan rasa cinta terhadap nabi akhir zaman, Nabi Muhammad SAW. Sholawat ini menyimpan pesan spiritual yang dalam yakni pengakuan bahwa Rasulullah SAW akan menolong umatnya di hari akhir serta bacaan yang menjadi jalan menuju rahmat Allah SWT yang sungguh tidak terbatas. 

Di antara banyaknya jenis sholawat, sholawat hayyul hadi dianggap sebagai salah satu sholawat pembuka rezeki. Membaca sholawat hayyul hadi diyakini bisa membuat seseorang menjadi lebih tenang, lancar segala urusannya, serta mendapat keberkahan dalam hidupnya. Sejumlah majelis dzikir membaca Sholawat Hayyul Hadi bersama Sholawat Jibril, Sholawat Fatih, Sholawat Nariyah, hingga Sholawat Asyghil. Semua sholawat ini memiliki makna memperdalam cinta kepada Rasulullah SAW sekaligus diyakini sebagai upaya memohon agar rezeki dilancarkan.

1. Asal-usul dan Makna Sholawat Hayyul Hadi

Mengutip situs resmi NU Online Jabar, istilah Hayyul Hadi berarti menghidupkan petunjuk, artinya Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk yang membimbing umat Islam menuju jalan kebenaran yakni jalan yang selalu mengingat Allah SWT melalui sholat, dzikir, sholawat, dan amal perbuatan baik. Sholawat Hayyul Hadi sudah lama akrab dengan dunia pada santri dan jemaah sholawat di berbagai daerah di Indonesia, sebelum kini juga viral di media sosial seperti YouTube, TikTok, dan Instagram. 

Lantunan sholawat hayyul hadi menjadi semacam seruan untuk menghidupkan kembali kenangan mulia tentang Rasulullah SAW, melalui lisan, hati, hingga amal perbuatan. Cinta kepada Rasulullah memang sudah seharusnya tidak hanya dilontarkan melalui ucapan, tetapi juga tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

2. Bacaan Sholawat Hayyul Hadi Lengkap

Teks Arab 

حَيُّوا الْهَادِيَ بِأَجْمَلِ ذِكْرَىٰ

صَلُّوا مَعَنَا يَا حُضَّارُ

فَهُوَ عِمَادِي يَوْمَ الْمَعَادِ

نَبِيُّنَا طٰهَ الْمُخْتَارُ

هٰذَا الَّذِي سَرَىٰ لَيْلًا

ثُمَّ دَنَا فَتَدَلَّىٰ

عَلَى الْعَرْشِ رَقَى الْجَمِيلُ

وَكَلَّمَهُ الْمَوْلَى الْجَلِيلُ

Latin

Hayyûl hâdî bi ajmal dzikrâ, shallû ma‘anâ yâ ḥuḍḍâr.

Fahuwa ‘imâdî yaumal ma‘âd, nabiyyunâ ṭâha al-mukhtâr.

Hâdzâ alladzî sarâ laylan, tsumma danâ fatadallâ.

‘Alâl ‘arsyi raqâ al-jamîl, wa kallamahu al-maulâ al-jalîl.

Terjemahan

“Berilah penghormatan kepada Al-Hâdi (Sayyidina Muhammad SAW) dengan sebaik-baik ungkapan.

Mari bersholawat bersama kami wahai para hadirin.

Dialah sandaranku pada hari kiamat, Nabi kami Thaha Al-Mukhtar (yang terpilih).

Dialah yang melakukan perjalanan malam Isra’, lalu mendekat dan semakin dekat.

Nabi yang indah menaiki Arasy, dan Tuhannya Yang Maha Mulia berbicara kepadanya.”

3. Pesan Spiritual dalam Sholawat Hayyul Hadi

Setiap kata dalam Sholawat Hayyul Hadi memuat makna yang dalam. Rasulullah Muhammad SAW digambarkan sebagai Al-Hadi atau sang pemberi petunjuk yang membawa umat keluar dari kegelapan atau zaman jahiliyah yang percaya pada benda-benda mati seperti patung, matahari, dan lain sebagainya, menuju cahaya iman yang meyakini hanya Allah SWT Tuhan semesta alam. Membaca sholawat hayyul hadi bisa memberikan ketenangan batin sekaligus mengingat tujuan hidup hakiki di tengah kompleksnya dunia modern seperti saat ini.

Pada banyak pesantren dan majelis, sholawat ini sering dilantunkan bersama Sholawat Jibril atau Sholawat Nariyah untuk memperkuat doa keberkahan. Sebagian orang juga membacanya pada tengah malam bersama Sholawat Waqtu Sahar atau Sholawat Rajab, sebagai bentuk permohonan rezeki dan kelapangan hati. 

4. Cara Mengamalkan Sholawat Hayyul Hadi agar Membuka Pintu Rezeki

Sebenarnya tidak ada ketentuan pasti berapa jumlah bacaan Sholawat Hayyul Hadi, namun banyak ulama menganjurkan membacanya 100 kali setiap pagi dan malam hari. Beberapa jamaah juga menambahkan Sholawat Busyro atau Sholawat Adrikni, yang diyakini mampu memperkuat doa memohon rezeki diperlancar.

Langkah amalan yang biasa dilakukan:

Niat tulus membaca sholawat sebagai bentuk cinta kepada Rasulullah SAW.

Membaca istighfar 100 kali, lanjutkan dengan Sholawat Hayyul Hadi sesuai kemampuan.

Panjatkan doa pribadi atau lanjutkan dengan Sholawat Tunjina untuk memohon kemudahan dan perlindungan.

Sholawat Hayyul Hadi juga sering disandingkan dengan Sholawat Badar, Sholawat Asyghil, dan Sholawat Fatih, karena ketiganya memiliki semangat yang sama yakni memperkuat cinta kepada Allah melalui pujian kepada Nabi Muhammad SAW.

5. Sholawat yang Sering Dibaca Bersama Hayyul Hadi

Sholawat Hayyul Hadi biasanya dibaca bersama beberapa sholawat lain. Kombinasi ini membuat suasana dzikir lebih khusyuk dan menyentuh hati. Berikut ini beberapa sholawat yang sering dibaca bersama sholawat hayyul hadi:

Sholawat Burdah: karya indah Imam Al-Bushiri yang menyanjung keagungan Rasulullah Muhammad SAW.

Sholawat Syifa: doa permohonan kesembuhan jasmani dan rohani.

Sholawat Assalamualaik: salam lembut kepada Nabi Muhammad SAW tercinta.

Sholawat Mughrom: sering diamalkan untuk memohon kemudahan dalam urusan ekonomi.

Sholawat Al Hijrotu dan Sholawat Ummi: menggambarkan perjalanan hijrah dan kasih ibu Rasulullah SAW.

Sholawat Asnawiyah dan Sholawat Wali Songo: tradisi pesantren Jawa yang kaya makna spiritual dan budaya.

Berbagai macam sholawat ini merupakan ajakan kepada umat Islam agar terus menghidupkan dzikir dan menjaga hati untuk selalu terhubung dengan Rasulullah SAW, nabi akhir zaman yang menjadi petunjuk hidup bagi umat Muslim di seluruh dunia.

Pertanyaan seputar Sholawat Hayyul Hadi

Q: Apa keistimewaan utama Sholawat Hayyul Hadi dibanding sholawat lainnya?

A: Sholawat ini berisi pujian yang menegaskan Rasulullah SAW sebagai sumber petunjuk dan rahmat. Selain menentramkan hati, Sholawat Hayyul Hadi juga diyakini sebagai sholawat pembuka rezeki yang membawa kelancaran dalam hidup.

Q: Bolehkah membaca Sholawat Hayyul Hadi bersama Sholawat Fatih atau Sholawat Jibril?

A: Tentu boleh. Para ulama bahkan menganjurkan membaca beberapa sholawat sekaligus karena setiap bacaan memiliki keutamaan yang saling melengkapi.

Q: Kapan waktu terbaik untuk membaca Sholawat Hayyul Hadi?

A: Pagi hari sebelum beraktivitas dan malam hari menjelang tidur, terutama setelah salat fardhu, merupakan waktu yang sangat baik.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |