Sholawat Jibril: Bacaan, Dalil dan Keutamaannya

3 months ago 44

Liputan6.com, Jakarta - Secara bahasa, sholawat berarti doa, keberkahan, dan kemuliaan. Dalam perspektif Islam, sholawat adalah ungkapan pujian dan permohonan rahmat kepada Nabi Muhammad SAW. Di antara sholawat yang dikenal dan banyak diamalkan adalah sholawat jibril.

Merujuk Jurnal “Examining the Effectiveness of Reality Counseling with Dhikr Therapy to Reduce Homesickness” oleh Wulan Nurviana & Abi Fa’izzarahman Prabawa (2024), sholawat Jibril merupakan salah satu bentuk dzikir pendek yang terkenal dengan kekuatan spiritualnya dalam menenangkan batin dan memperkuat hubungan dengan Allah.

Ada beberapa alasan kenapa sholawat jibril begitu populer. Di antaranya, sholawat ini adalah bacaan pendek yang mudah dihafal. Meski pendek dan ringkas, keutamaan sholawat jibril, sebagaimana dijelaskan ulama, sangat dahsyat, tanpa menafikan keutamaan-keutamaan sholawat lainnya. Berikut ini ulasan selengkapnya.

Bacaan Sholawat Jibril

Merujuk Jurnal Bimbingan Rohani Melalui Pendekatan Terapi Sholawat Jibril oleh Yuliyani Aura Putri dan Devi Eryanti (2024), berikut ini adalah bacaan sholawat jibril.

Bacaan Sholawat Jibril:

صَلَّى اللّٰهُ عَلٰى مُحَمَّدٍ 

Latin: Shollalloohu 'alaa Muhammad. 

Artinya: "Semoga Allah melimpahkan rahmat keagungan kepada Nabi Muhammad."

Bacaan sholawat jibril merupakan yang ringkas dan padat maknanya. Ibnu Katsir dalam Tafsir Al-Qur'an al-Adzim menjelaskan dalam konteks tafsir QS. Al-Ahzab: 56), makna shalawat Allah kepada Nabi adalah pujian-Nya di sisi para malaikat. Sedangkan shalawat malaikat adalah doa untuk beliau.

Maka Allah memerintahkan kaum mukmin agar turut bershalawat dan bersalam kepada Rasul-Nya, agar terkumpul tiga bentuk penghormatan: dari Allah, malaikat, dan umatnya.

Dengan demikian, shalawat Jibril yang ringkas ini mencakup makna pujian Allah, doa malaikat, dan permohonan umat manusia agar Rasulullah selalu dimuliakan.

Dalil Pensyariatan Sholawat Jibril

Dalil paling utama yang menjadi dasar pensyariatan seluruh bentuk shalawat, termasuk Sholawat Jibril, terdapat dalam QS. Al-Ahzab: 56:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

Artinya: “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.”

Ayat ini menjadi dasar umum kewajiban dan keutamaan membaca sholawat. Jumhur ulama, semua bentuk sholawat yang berlandaskan makna doa kepada Nabi SAW termasuk dalam anjuran ayat ini, termasuk sholawat Jibril, yang merupakan salah satu bentuk dzikrullah pendek namun padat makna.

Selain ayat Al-Qur'an, hadis-hadis sahih banyak menyebutkan keutamaan membaca sholawat, di antaranya : “Barangsiapa bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. Muslim No. 408, HR. Ahmad, dan HR. Abu Dawud).

Hadis ini menjadi dasar spiritual dari semua dzikir sholawat, termasuk bentuk ringkas seperti 'Shollalloohu 'alaa Muhammad', yang dikenal sebagai Sholawat Jibril.

Ragam Riwayat Sholawat Jibril

Disebut Sholawat Jibril karena diriwayatkan bahwa malaikat Jibril-lah yang pertama kali mengajarkan bacaan sholawat ini kepada Nabi Muhammad SAW saat Isra Mi'raj, dan dalam riwayat lain ketika menghadapi kesulitan.

Dalam versi lain disebutkan bahwa inilah sholawat yang diajarkan oleh Malaikat Jibril kepada Nabi Adam saat akan meminang Hawa. Meski begitu, banyak ulama yang menyangsikan riwayat ini.

Walaupun hadis tentang asal penamaan 'Sholawat Jibril' tidak termasuk kategori sahih, para ulama membolehkan amalan ini karena maknanya sesuai dengan perintah Al-Qur’an dan hadis sahih tentang sholawat secara umum.

Al-Munawi RA dalam Faidhul Qadiir mengungkapkan, poinnya adalah yang penting maksud sholawat atau kandungan doa dalam selawat tersampaikan dengan lafaz apapun. "Meskipun yang tepat adalah dengan lafaz sebagaimana ketika seorang duduk tasyahhud,” tegas Munawi.

Al-Munawi menegaskan, tak ada masalah dengan lafadz sholawat jibril. Namun, ketika mendasarkan keutamaan membacanya dengan hadis-hadis lemah atau palsu seperti yang menceritakan bahwa sholawat ini diucapkan Jibril ketika Adam AS dan Hawwa bertemu, atau mengharuskan orang lain untuk membacanya dengan hitungan atau tatacara yang tidak diajarkan oleh Rasulullah sendiri, maka hal tersebut tidaklah dibenarkan.

Keutamaan Sholawat Jibril

Merujuk Jurnal Bimbingan Rohani Melalui Pendekatan Terapi Sholawat Jibril oleh Yuliyani Aura Putri dan Devi Eryanti (2024) dan Examining the Effectiveness of Reality Counseling with Dhikr Therapy to Reduce Homesickness: A Study in Junior High School, oleh Wulan Nurviana, Abi Fa’izzarahman Prabawa, serta sumber relevan lainnya, Sholawat Jibril memiliki keutamaan yang sangat agung, meliputi manfaat dunia dan akhirat, lahir dan batin.

1. Mendapat shalawat dari Allah sebanyak sepuluh kali

Dalam penjelasan Imam Nawawi, makna “shalawat Allah kepada hamba” adalah limpahan rahmat, keberkahan, dan pujian di hadapan para malaikat. Karena itu, membaca اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ satu kali saja telah mendatangkan sepuluh kebaikan dari Allah, dan jika dibaca berulang, maka rahmat itu terus mengalir tanpa henti.

2. Menghapus dosa dan mengangkat derajat

Imam Al-Qurthubi menegaskan dalam Tafsir Al-Jami’ li Ahkam al-Qur’an bahwa shalawat kepada Nabi termasuk amal yang menghapus dosa kecil dan mengangkat derajat seseorang di sisi Allah. 

3. Menenangkan hati dan menolak kesedihan

Diriwayatkan bahwa malaikat Jibril mengajarkan shalawat ini kepada Rasulullah ﷺ ketika beliau sedang mengalami kesedihan, dan setelah beliau mengucapkannya, hati beliau menjadi tenang.

Ulama seperti Ibnu Katsir menjelaskan bahwa shalawat termasuk dzikir yang menurunkan sakīnah (ketenangan) dan rahmat. Karena itu, banyak ahli rohani mengamalkan Sholawat Jibril sebagai bentuk terapi spiritual untuk menenangkan jiwa, meredakan stres, dan menolak kegelisahan.

4. Mendapat doa dari para malaikat

Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa bershalawat kepadaku, maka malaikat akan terus bershalawat kepadanya selama ia bershalawat. Maka terserah apakah ia ingin memperbanyak atau memperkecil.” (HR. Ahmad). makhluk suci Allah bagi pembacanya.

5. Doa menjadi lebih cepat dikabulkan.

Rasulullah SAW mengajarkan bahwa setiap doa akan tertahan antara langit dan bumi hingga seseorang membaca shalawat kepadanya (HR. Tirmidzi). Dengan membaca Sholawat Jibril sebelum dan sesudah berdoa, maka doa tersebut akan lebih mudah menembus ke hadapan Allah.

6. Mendapat syafaat Rasulullah SAW di hari kiamat

Dalam hadis disebutkan: “Barang siapa bershalawat kepadaku, maka aku akan memberi syafaat kepadanya pada hari kiamat.” (HR. Al-Hakim). Dengan memperbanyak Sholawat Jibril, seseorang memperkuat ikatan rohaninya dengan Rasulullah SAW, dan kelak di akhirat akan termasuk orang yang mendapatkan pertolongan beliau.

7. Mendatangkan keberkahan dan kelapangan rezeki

Para ulama tasawuf seperti Imam al-Jazuli dan Imam al-Haddad menjelaskan bahwa Sholawat Jibril termasuk wirid yang dapat membuka pintu rezeki. Orang yang istiqamah membacanya akan dimudahkan urusannya, dijauhkan dari kesempitan hidup, dan dilimpahi keberkahan dalam pekerjaan dan keluarga.

8. Menghapus bala dan menolak musibah

Kisah yang diriwayatkan tentang Malaikat Jibril menunjukkan bahwa bacaan shalawat ini memiliki kekuatan penolak bala. Jibril mengajarkannya kepada Rasulullah ﷺ sebagai penenang hati sekaligus pelindung dari keburukan.

9. Mendekatkan diri kepada Rasulullah

Rasulullah SAW bersabda: “Orang yang paling dekat denganku di hari kiamat adalah yang paling banyak bershalawat kepadaku.” (HR. Tirmidzi). Dengan memperbanyak bacaan Sholawat Jibril, seseorang akan semakin dekat dengan Rasulullah di dunia dan di akhirat. 

10. Menjadi amal yang paling dicintai Allah

Imam As-Suyuthi dalam Al-Qaul al-Badi‘ menegaskan bahwa tiada amal yang lebih cepat mendekatkan kepada Allah selain memperbanyak shalawat, karena ia mengandung tiga hal sekaligus: zikir kepada Allah, doa untuk Rasul-Nya, dan pengagungan atas cinta ilahi.

Oleh sebab itu, Sholawat Jibril yang ringkas ini menjadi amalan istimewa yang dicintai Allah, sebab ia memuliakan kekasih-Nya, Nabi Muhammad SAW

People also Ask:

1. Bagaimana bunyi shalawat Jibril yang benar?

Bacaan sholawat Jibril yang benar memiliki versi pendek dan panjang. Versi pendeknya adalah "Shalallaahu 'ala Muhammad" (صَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدْ), sedangkan versi panjangnya merupakan kumpulan pujian yang lebih lengkap seperti "Shallallahu 'ala Muhammad, shallallahu 'alaihi wasallam

2. Apa keutamaan shalawat Jibril?

Bacaan Sholawat Jibril Pendek dan Panjang Beserta KeutamaannyaSholawat Jibril memiliki keutamaan seperti dibukanya 70 pintu rahmat, dimudahkannya rezeki, dikabulkannya hajat, dan ketenangan hati. Keutamaan lainnya termasuk dihapuskannya keburukan, diangkatnya derajat, dan kemungkinan melihat Nabi Muhammad SAW dalam mimpi.

3. Shallallahu 'ala Muhammad, apakah itu shalawat Jibril?

Lafal Sholawat Jibril, Amalkan untuk Menarik Rezeki

Sholawat Jibril adalah salah satu bentuk sholawat yang bukan hanya sekedar pujian pada Nabi Muhammad SAW, tetapi juga sarana mendapatkan keberkahan, rahmat, dan pembukaan pintu rezeki dari berbagai arah.

4. Apa manfaat shalawat Jibril 1000 kali

Manfaat sholawat Jibril 1000 kali adalah terkabulnya hajat, dibukanya pintu rahmat, dan dilancarkannya rezeki. Selain itu, membaca sholawat ini secara rutin juga dapat memberikan ketenangan hati, pikiran yang jernih, dan melihat Nabi Muhammad SAW dalam mimpi.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |