Liputan6.com, Jakarta Sholawat tarhim saat ini bisa dijumpai di beberapa masjid yang masih mengumandangkannya sebelum adzan terdengar. Diketahui sholawat ini memiliki makna yang mendalam berisi pujian kepada Rasulullah SAW. Seperti sholawat pada umumnya Tarhim berisi doa dan pujian lewat syairnya yang mudah dihafalkan
Menurut buku Sejenak Istirahat Dari Lelah Dunia Oleh Muhamad Yasir, Lc halaman 178, Secara singkat, sholawat Tarhim diciptakan oleh Syeikh Mahmud Khalil Al-Husshari (1917-1980), seorang qâri' ternama lulusan Al-Azhar. Beliau merupakan Ketua Jam'iyatul Qurra' wal Huffadz (organisasi para penghafal Al-Qur'an) di Mesir.
Masuknya sholawat tarhim ke Indonesia ini juga memiliki sebuah kisah tersendiri. Tak sedikit yang mencari syair sholawat tarhim yang lengkap, terlebih maknanya yang harus diketahui secara mendalam. Berikut isi Sholawat Tarhim dan sejarahnya, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Selasa (4/11/2025).
Sholawat Tarhim Arab Latin dan Terjemahnya
Sebelum membahas sholawat ini bisa sampai di Indonesia, berikut lafal arab, latin, dan terjemahnya. Ada sholawat versi panjang dan ada yang pendek.
Sholawat Tarhim Versi Panjang
Menurut buku Islam Agama Kasih Sayang Oleh Abdillah Mubarak Nurin · 2015 halaman 93, berikut Syair Tarhim yang panjang:
Syair Sholawat Tarhim
اَلصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا إِمَامَ الْمُجَاهِدِينَ يَا رَسُولَ اللهِ
اَلصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا نَاصِرَ الْهُدَى يَا خَيْرَ خَلْقِ اللهِ
اَلصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا نَاصِرَ الْحَقِّ يَا رَسُولَ اللهِ
اَلصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا مَنْ أَسْرَى بِكَ الْمُهَيْمِنُ لَيْلًا نِلْتَ مَا نِلْتَ وَالْأَنَامُ نِيَامُ وَتَقَدَّمْتَ لِلصَّلَاةِ فَصَلَّى كُلُّ مَنْ فِي السَّمَاءِ وَأَنْتَ الْإِمَامُ
وَإِلَى الْمُنْتَهَى رُفِعْتَ كَرِيمًا
وَإِلَى الْمُنْتَهَى رُفِعْتَ كَرِيمًا وَسَمِعْتَ النِّدَا عَلَيْكَ السَّلَامُ يَا كَرِيمَ الْأَخْلَاقِ يَا رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْكَ وَعَلَى آلِكَ وَأَصْحَابِكَ أَجْمَعِينَ
Latin:
Ash-shalâtu was-salâmu 'alayk
Yâ imâmal mujahidîn yâ Rasûlallâh
Ash-shalâtu was-salâmu 'alayk
Yå nåshiral hudâ yâ khayra khalqillâh
Ash-shalâtu was-salâmu 'alayk
Yâ nâshiral haqqi yâ Rasûlallâh
Ash-shalâtu was-salâmu 'alayk
Yâ Man asrâ bikal muhayminu laylan nilta mâ nilta wal-anâmu niyâmu
Wa taqaddamta lish-shalâti fashallâ kulu man fis-samai wa antal imâmu
Wa ilal muntahä rufi'ta karîman
Wa ilal muntahâ rufi'ta karîman wa sai'tan nidâ 'alaykas salâm
Yå karîmal akhlaq yâ Rasûlallâh
Shallallahu 'alayka wa 'alâ âlika wa ashhabika ajma'în
Arti:
Sholawat dan salam semoga tercurahkan padamu
duhai pemimpin para pejuang, ya Rasulullah
Sholawat dan salam semoga tercurahkan padamu
duhai penuntun petunjuk Ilahi, duhai makhluk yang terbaik
Sholawat dan salam semoga tercurahkan atasmu
Duhai penolong kebenaran, ya Rasulullah
Sholawat dan salam semoga tercurahkan padamu
Wahai Yang Memperjalankanmu di malam hari Dialah Yang Maha Melindungi
Engkau memperoleh apa yang kau peroleh sementara semua manusia tidur
Semua penghuni langit melakukan shalat di belakangmu
dan engkau menjadi imam
Engkau diberangkatkan ke Sitratul Muntaha karena kemulianmu
dan engkau mendengar suara ucapan salam atasmu
Duhai yang paling mulia akhlaknya, ya Rasulullah
Semoga Sholawat selalu tercurahkan padamu, pada keluargamu dan sahabatmu
Sholawat Tarhim Versi Pendek
Mengejar salihah; Novel Penerbit Lovrinz Oleh El Shinnuro · 2020 halaman 64, berikut lafal sholawat tarhim versi pendek.
Arab:
اَلصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا إِمَامَ الْمُجَاهِدِينَ يَا رَسُولَ اللهِ
اَلصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ يَا نَاصِرَ الْهُدَى يَا خَيْرَ خَلْقِ اللهِ
Latin:
Ash-shalaatu was-salaamu'alaik, yaa imaamal mujaahiddiin, yaa Rasuullallaah....
Ash-shalaatu was-salaamu'alaik, yaa naashiral hudaa, yaa Khaira khalqillaah.
Terjemahnya:
Sholawat dan salam semoga tercurahkan padamu
duhai pemimpin para pejuang, ya Rasulullah
Sholawat dan salam semoga tercurahkan padamu
duhai penuntun petunjuk Ilahi, duhai makhluk yang terbaik
Makna Sholawat Tarhim
Dari kata dasarnya sendiri tarhim berasal dari kata rahmah yang memiliki arti kasih sayang. Menggambarkan Rasulullah SAW yang penuh kasih sayang dengan segala mukjizat yang diberikan oleh Allah SWT.
Sedangkan secara etimologi, tarhim merupakan sholawat ya'ir, do'a atau munajat yang berbentuk mau'idhoh (ajakan) yang dilantunkan. Dilandasi dengan mengaharap rahmat (kasih sayang) dan ampunan Allah SWT, baik dilakukan secara personal maupun berjama'ah.
Menurut buku Tarhim Pondok Pesantren Suryalaya Kajian Historis dan Budaya Oleh Kamaludin Koswara, 2025 halaman 39, kata tarhim yang biasa digunakan di Indonesia seperti halnya pada pengertian di atas, diduga terbentuk seperti halnya pada kata tasbih, tahmid, tahlil dan takbir.
Dalam tarhim mengandung makna antara lain:
1. Pujian dan Salam umum
Berisi sholawat dan salam tercurah kepada Nabi Muhammad SAW.
2. Pengakuan terhadap kepemimpinan Nabi
Ini berada pada kalimat “Yâ imâmal mujahidîn yâ Rasûlallâh” sampai “Yå nåshiral hudâ yâ khayra khalqillâh”
3. Pengakuan Peristiwa Isra` Mi`raj
Seperti dalam arti sholawat tersebut, ada kalimat yang menngambarkan peristiwa perjalanan malam Nabi dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa.
4. Pujian Akhlak dan Penutup Doa
Pada bagian akhir sholawat ditutup dengan memuji akhlakul karimah Rasulullah dan sholawat tercurahkan kepada Rasulullah dan keluarga dan sahabat semuanya.
Sejarah Sholawat Tarhim
Menurut buku Sejenak Istirahat Dari Lelah Dunia, Sholawat Tarhim diciptakan oleh Syeikh Mahmud Khalil Al-Husshari (1917-1980), seorang qâri' ternama lulusan Al-Azhar. Beliau merupakan Ketua Jam'iyatul Qurra' wal Huffadz (organisasi para penghafal Al-Qur'an) di Mesir.
Dahulu, sholawat tarhim diperdengarkan di hampir seluruh masjid dan musala di wilayah Jawa Timur. Meski kini intensitasnya tak lagi seperti dulu, tetapi sholawat tarhim masih sering diperdengarkan di beberapa masjid dan mushola. Syair tarhim mengandung makna yang dalam, sehingga membuat beberapa orang yang mendengarnya terenyuh.
Sholawat Tarhim sendiri, pertama kali sampai ke Indonesia pada akhir tahun 1960an. Saat itu, Syeikh Mahmud Al-Khusori berkunjung ke Indonesia dan diminta untuk merekam Sholawat Tarhim di Radio Lokananta, Solo.
Hasil rekaman tersebut kemudian disiarkan oleh Radio Lokananta dan juga Radio Yasmara (Yayasan Masjid Rahmat), Surabaya.
Dari sinilah awal mula Sholawat Tarhim menjadi populer di Indonesia. Sampai sekarang, Sholawat Tarhim sudah menjadi semacam "lagu wajib" di masjid-masjid atau mushalla, terutama sebelum azan subuh di bulan suci Ramadhan.
QNA Seputar Bacaan Tarhim
Tarhim itu apa artinya?
Tarhim adalah lantunan sholawat yang dikumandangkan sebelum adzan, terutama sebelum adzan Subuh, dengan tujuan membangunkan umat Islam untuk bersiap salat atau sahur.
Tarhim suara siapa?
Diketahui, Sholawat tarhim yang diputar di kaset tersebut bukan suara Syekh Mahmud Al-Hussari, melainkan suara Syekh Abdul Aziz asal Mesir yang memiliki banyak variasi/redaksi atau teks bacaan yang berbeda.
Apa hukumnya membaca tarhim?
Sholawat Tarhim yang berisi pujian ke Nabi Muhammad SAW hukumnya boleh. Semoga bermanfaat untuk semua. Aamiin.
Apa manfaat Sholawat tarhim?
Manfaat Sholawat tarhim adalah membangunkan umat Islam untuk salat Subuh, dan juga berfungsi sebagai pengingat waktu sahur di bulan Ramadan.
Sholawat paling pendek sholawat apa?
Sholawat terpendek adalah Sholawat Jibril, yaitu "Shollallahu 'alaa Muhammad". Sholawat ini memiliki banyak keutamaan dan sering dibaca untuk memohon rezeki dan terkabulnya hajat.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5169865/original/011956600_1742551032-Depositphotos_650337252_S.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501800/original/006278100_1770956928-unnamed__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5080366/original/098387100_1736160174-1736156793388_caption-quotes-islami-singkat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514935/original/093643200_1772126473-WhatsApp_Image_2026-02-24_at_16.46.14.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514742/original/096572900_1772104605-ShopeePay_Gebyar_Ramadan_2026_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514291/original/081789300_1772086565-073849700_1414158415-x6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4377848/original/055270800_1680189080-pexels-thirdman-7956574.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514838/original/031002600_1772111058-san1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/697821/original/26062014-jelang-puasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2220482/original/035724700_1526813013-The_Blue_Mosque_at_night.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379059/original/056919200_1760334225-sholawat_asyghil.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5513755/original/018031500_1772065055-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448678/original/076312300_1766037315-shurkin_son.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4397214/original/081553500_1681628826-Malam_25_Ramadan__Ribuan_Jemaah_Khusyuk_Menjemput_Lailatul_Qadar_di_Masjid_Istiqlal-ARBAS_8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5506735/original/013845900_1771475144-keluatga_buka_puasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5512358/original/092272800_1771952631-IOH_X_BERSATHU__2_.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2810105/original/026483700_1558322699-cdn2.tstaticdotnet_masjid-al-akbar-surabaya_20150616_182916.jpg)













:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1554094/original/040157900_1491121330-stairs-735995_1920.jpg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348709/original/090969100_1757859256-bioskop.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)








