CANTIKA.COM, Jakarta - Nama Siska Karina Imran semakin dikenal sebagai sosok pemimpin daerah yang membawa pendekatan berbeda dalam membangun kota. Sejak dilantik pada Februari 2025 dan menjabat sebagai Wali Kota Kendari, Siska tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada aspek sosial, kemanusiaan, dan inklusivitas yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Dalam satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Sudirman, Siska menempatkan fondasi pembangunan Kota Kendari dengan arah yang jelas yaitu berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan warga. Tahun pertama kepemimpinan Siska menjadi fase penting untuk konsolidasi sekaligus percepatan program. Ia menegaskan bahwa capaian yang diraih bukanlah akhir, melainkan langkah awal untuk kerja yang lebih terarah.
Dengan visi menjadikan Kendari sebagai kota yang maju, berdaya saing, adil, dan sejahtera pada 2029, Siska mengarahkan kebijakan pada beberapa sektor utama, mulai dari pembangunan sumber daya manusia, digitalisasi birokrasi, perlindungan sosial, hingga penguatan ekonomi berbasis potensi daerah.
Hasilnya pun mulai terlihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kendari yang meningkat dari 85,97 pada 2024 menjadi 86,36 pada 2025, menempatkan kota ini di jajaran enam besar nasional. “Ini menunjukkan tiga penilaian indikator utama secara garis besar berupa penilaian kesehatan, penilaian pendidikan, dan juga penilaian ekonomi. Jadi ini adalah penilaian utama untuk menilai tingkat kesejahteraan manusia,” ujarnya.
Dari Kesehatan hingga Perumahan
Dalam aspek kesejahteraan, Siska menunjukkan keberpihakan yang kuat pada masyarakat, terutama kelompok rentan di mana pemerintah Kota Kendari mendukung program nasional pembangunan tiga juta rumah dengan memberikan berbagai kemudahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Sebanyak 7.534 warga mendapatkan pembebasan biaya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), sementara 2.277 penerima lainnya dibebaskan dari BPHTB dan biaya balik nama. Selain itu, bantuan bedah rumah juga telah disalurkan sebanyak 196 unit.
Di sektor kesehatan, cakupan BPJS Kesehatan pun hampir mencapai 100 persen, di mana pemerintah memastikan akses layanan yang lebih merata dengan memperkuat fasilitas kesehatan melalui revitalisasi rumah sakit, pembangunan layanan hemodialisa, bank darah, hingga layanan jantung terpadu.
Jawab Tantangan Ekonomi dan Lapangan Kerja
Di tengah pertumbuhan ekonomi yang stabil dan angka kemiskinan terendah di Sulawesi, Siska tetap melihat tantangan, terutama pada peningkatan angka pengangguran akibat urbanisasi dan bonus demografi. Bukan melihatnya sebagai hambatan, Siska justru menjadikannya peluang untuk memperluas investasi dan membuka lapangan kerja baru. Realisasi investasi pun menunjukkan tren positif, dengan keterlibatan investor dalam dan luar negeri. Pendapatan Asli Daerah (PAD) pun meningkat signifikan hingga 19,28 persen, mencerminkan pengelolaan keuangan daerah yang semakin sehat, meski di tengah beban utang yang cukup besar.
Lebih lanjut, Siska juga memberi perhatian besar pada sektor pendidikan di mana Kota Kendari terpilih sebagai salah satu dari 38 daerah penerima program Sekolah Rakyat tahap pertama. “Pembangunan nanti insyaallah diperkirakan selesai Juli di tahun 2026.” Program ini tidak hanya menyasar siswa, tetapi juga diharapkan berdampak pada peningkatan kesejahteraan keluarga secara menyeluruh.
Di sisi lain, pemberdayaan ekonomi masyarakat dilakukan melalui pembentukan Koperasi Merah Putih. Hingga kini, telah terbentuk 65 koperasi dengan 3.140 anggota, serta pembangunan 11 gedung koperasi yang tengah berjalan.
Komitmen Jaga Lingkungan
Dalam isu lingkungan, Siska menekankan pentingnya peran masyarakat, di mana juga mendorong kesadaran kolektif untuk mengelola sampah sebagai bagian dari gaya hidup. “Jagalah, rawatlah lingkunganmu, dimulai dari sampahmu karena kemajuan dan kebersihan tempat tinggalmu ada di tanganmu sendiri.”
Langkah konkret juga diambil melalui kebijakan penghentian retribusi kebersihan di awal masa jabatan, sebagai bentuk evaluasi layanan publik. “Masak menarik dana dari masyarakat, tetapi belum memberikan yang terbaik untuk masyarakat," katanya. Ke depan, ia juga menggagas program pemberdayaan RT dengan alokasi anggaran Rp100 juta per RT, termasuk untuk pengelolaan sampah berbasis masyarakat. “Masyarakat yang merencanakan, masyarakat yang mengerjakan, dan masyarakat juga yang menikmati.”
Kolaborasi Global dan Keagamaan
Tak hanya fokus di dalam negeri, Siska juga aktif menjalin kerja sama internasional, salah satunya melalui kunjungan ke Kantor Atase Agama Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta beberapa waktu lalu. Pertemuan tersebut tak lain bertujuan membuka peluang kolaborasi sosial dan keagamaan, termasuk program seribu pengajar Al-Qur’an yang akan disebar ke 500 masjid di Kendari. “Kami lebih menekankan lagi dan pada prinsipnya dari pihak Kerajaan Saudi ini mendukung semua kegiatan kami.”
Ia berharap kerja sama ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. “Kami juga disupport mengenai tadi sistem semua apa yang menjadi kegiatan-kegiatan, misalkan kegiatan sosial, keagamaan, dan juga kegiatan lainnya.”
Bicara soal keberhasilan pembangunan, menurutnya semua usaha itu terjadi bukan hasil kerja individu, melainkan kolaborasi banyak pihak. Menjaga konsistensi, transparansi, dan keberpihakan pada masyarakat pun menjadi dasar dari setiap kebijakan yang ditentukan. “Seluruh capaian di atas bukan hasil kerja individu. Melainkan buah dari sinergi harmonis antara pemerintah, DPRD, rekan-rekan forkopimda, dan tentu seluruh elemen masyarakat Kota Kendari," katanya. (LK)
Pilihan Editor: Kreator Perempuan Indonesia Dorong Tren Video Podcast di Spotify
Halo Sahabat Cantika, Yuk Update Informasi Terkini Gaya Hidup Cewek Y dan Z di Instagram dan TikTok Cantika.































:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448205/original/085550400_1766022443-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2025-12-18T084617.730.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3381466/original/043629600_1613720800-photo-1512632578888-169bbbc64f33.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1626268/original/067647800_1497616352-Mantan-MenKes-Siti-Fadilah-Divonis-4-Tahun-Penjara-01.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4990655/original/018003600_1730716747-tata-cara-sholat-tahajud-agar-keinginan-terkabul.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5154231/original/041919200_1741337635-20250307-Tadarus-ANG_2.jpg)


:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4199341/original/055639700_1666344669-bacaan-doa-untuk-orang-meninggal-latin-dan-artinya.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5450038/original/011940800_1766126206-Gemini_Generated_Image_n0zy6on0zy6on0zy.png)