Waspada Hoaks Rekrutmen Petugas Haji 2026

1 month ago 19

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) menyampaikan, belakangan ini banyak beredar informasi tentang rekrutmen petugas haji tahun 2026 yang tidak jelas sumbernya.

"Kami tegaskan itu hoaks. Hingga saat ini Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Ditjen PHU) belum membuka rekrutmen Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) tahun 1447 H/2026 M," demikian pernyataan Kemenag melalui akun media sosialnya yang dikutip pada Selasa (29/7/2025).

Kemenag pun meminta masyarakat selalu waspada dan jangan mudah percaya pada informasi yang tidak valid.

"Selalu update informasinya melalui website dan media sosial resmi Kemenag dan Informasi Haji," demikian pernyataan Kemenag yang diunggah 3 hari lalu itu.

Sementara itu, dalam video yang unggah, pihak Kemenag meminta masyarakat tidak asal mengklik link pendaftaran petugas haji 2026 yang beredar. Sebab dikhawatirkan, tautan tersebut berujung pada pencurian data pribadi.

"Informasi akurat hanya akan dikeluarkan website resmi Kementerian Agama yaitu kemenag.go.id dan haji.kemenag.go.id dan media sosialnya @kemenag_ri dan @informasihaji. Jangan sampai kalian jadi korban penipuan ya," tandas Kemenag.

Sementara itu, pada 2025 ini, kuota petugas haji Indonesia sebanyak 4.420 orang dari awalnya dibatasi 2.210 orang. Tambahan kuota petugas haji tersebut didistribusikan untuk menyertai jemaah dalam penerbangan (kloter) dan non-kloter seperti transportasi, konsumsi, dan pembimbing ibadah.

Menag Tanggapi Tudingan Petugas Hanya Nebeng Haji:

Sebelumnya diberitakan, sempat muncul tudingan bahwa sejumlah petugas haji nebeng haji karena tidak bertugas sebagaimana mestinya. Terkait hal ini, Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebutnya tidak etis.

"Saya kira saya tidak etis mengatakan nebeng seperti itu ya karena kalau menunggu orang yang sudah haji baru menjadi petugas, bagaimana caranya kan?" kata Menag yang juga bertindak sebagai Ketua Amirul Hajj di Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah, Arab Saudi, Minggu 15 Juni 2025.

Menurut dia, banyak petugas haji yang benar-benar bertanggung jawab atas tugas yang diembannya. Salah satunya adalah petugas perlindungan jamaah (linjam) yang mayoritas diisi oleh tentara atau polisi.

Mereka, sambung dia, mayoritas menghabiskan waktu di lapangan untuk membantu para jemaah haji yang butuh bantuan atau mengalami kesulitan. Seringkali, sambung Menag, petugas linjam hanya ke hotel untuk berganti baju sebelum kembali ke lapangan lagi.

"Mereka itu tidurnya di lapangan. Kasihan itu. Jadi saya tidak ingin melemahkan, mengecilkan prestasi petugas kita pada tahun-tahun ini. Inilah yang terbaik," sambungnya.

Kalaupun ada petugas haji yang melalaikan kewajibannya, itu bukan alasan untuk menggeneralisir kasus. Dengan menggeneralisir, hal itu akan melukai perasaan para petugas haji secara umum.

"Jangan kita mengatakan itu nebeng haji. Ya memang mungkin, tapi bagi saya, jangan melukai perasaannya," imbuhnya.

Seragam Biru Simbol Indonesia

Dalam kesempatan itu, ia berterima kasih kepada para petugas haji yang dengan seragam birunya bisa mudah dikenali jemaah saat memerlukan bantuan di lapangan. Petugas berseragam biru itu terlihat mencolok di tengah para petugas polisi Arab Saudi yang berseragam cokelat. Mereka tersebar di berbagai pos dengan jarak tak terlalu jauh antara satu sama lain.

"Baju biru ini adalah simbol Indonesia sehingga mendominasi," kata dia.

Menag berharap penyelenggara ibadah haji berikutnya tetap mempertahankan keberadaan para petugas, bahkan meningkatkan kapasitasnya, karena keberadaan mereka diperlukan para jemaah haji Indonesia yang saat ini belum bisa mandiri. "Saya kira apa yang sudah positif ini kita kembangkan terus ya," imbuh dia.

Sebelumnya, melansir Antara, Minggu (15/6/2025), Wakil Kepala Badan Penyelenggara Haji (BPH) Dahnil Anzar Simanjuntak menyebutkan bahwa ada petugas haji yang hanya nebeng haji. Dengan temuan itu, Dahnil menyatakan akan mengevaluasi proses rekrutmen, khususnya petugas haji daerah (PHD), karena masih ada petugas yang tidak profesional menjalankan tugas sesuai dengan fungsi.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |