12 Ayat Al Qur an Tentang Bersyukur dan Penjelasannya, Kunci Ketenangan Hati

3 months ago 96

Liputan6.com, Jakarta Syukur sering diekspresikan dengan ucapan "Alhamdulillah" di lisan. Makna dari syukur ini ialah mengakui bahwa segala kebaikan datang dari Allah SWT. Umat Islam diperintahkan untuk bersyukur dalam hidupnya. Ayat al qur an tentang bersyukur patut diteladani orang beriman.

Menurut buku Dahsyatnya Syukur oleh Syafi'ie el-Bantanie (2009:2) rasa syukur harus diraih dan dimiliki oleh setiap muslim. Pasalnya dengan bersyukur, kita akan senantiasa diliputi rasa damai, tentram, dan bahagia. Lain halnya dengan kufur, kehidupan kita akan senantiasa terbebani. Tidak pandai bersyukur akan menjadikan kehidupan selalu kurang dan merasa tidak bahagia.

Imam Al-Qusyairi dalam buku yang sama menyebutkan hakikat syukur merupakan bentuk pengakuan terhadap nikmat yang diberikan Allah SWT. Perilaku orang yang bersyukur selalu menggunakan nikmat Allah sesuai kehendak Allah sang pemberi nikmat. Bisa dibilang, rasa syukur adalah bentuk ungkapan pujian kepada Allah. 

Al-Qur'an yang secara rinci membahas hakikat syukur, perintah bersyukur, ganjaran orang yang bersyukur, dan ancaman orang yang tidak bersyukur. Liputan6.com telah merangkum kumpulan ayat al qur an tentang bersyukur, tidak hanya menyejukkan hati, tetapi juga menjanjikan bertambahnya nikmat bagi mereka yang pandai berterima kasih kepada Allah. 

Keutamaan Bersyukur

Beberapa ayat al quran tentang bersyukur ini diharapkan bisa menjadi motivasi kita. Saat merasa lelah, mengingat ayat-ayat ini bisa menjadi investasi yang paling menguntungkan untuk dunia dan akhirat.

1. Janji Allah Ditambahkan Nikmat (QS. Ibrahim: 7)

Ayat al qur an tentang bersyukur ini sering menjadi ajakan untuk mensyukuri nikmat Allah SWT. Syukur sering dikaitkan dengan rezeki yang didatangkan oleh Allah kepada hambanya.

Arab: وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌ

Latin: Wa iz ta'azzana Rabbukum la'in syakartum la'aziidannakum wa la'in kafartum inna 'adzaabii lasyadiid.

Terjemah: "Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu memaklumkan, 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu, tetapi jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka pasti azab-Ku sangat berat.'"

Penjelasan: Dalam ayat ini Allah SWT memberikan pemakluman, “maklum” dalam ayat ini  dipahami sebagai sebuah janji Allah yang pasti berlaku. Rumus ini sangat sederhana, apabila seseorang bersyukur atas nikmat yang diberi, maka akan ditambah nikmat tersebut. Sebaliknya, jika merasa rezeki seret, harus diperiksa kualitas rasa syukur kita. 

2. Syukur Sebagai Penyelamat Adzab (QS. An-Nisa: 147)

Arab: مَّا يَفْعَلُ ٱللَّهُ بِعَذَابِكُمْ إِن شَكَرْتُمْ وَءَامَنتُمْ ۚ وَكَانَ ٱللَّهُ شَاكِرًا عَلِيمًا

Latin: Maa yaf'alullaahu bi'adzaabikum in syakartum wa aamantum, wa kaanallaahu syaakiran 'aliimaa.

Terjemah: "Allah tidak akan menyiksamu, jika kamu bersyukur dan beriman. Dan Allah Maha Mensyukuri, Maha Mengetahui."

Penjelasan: Ayat al qur an tentang bersyukur ini membuat orang beriman merasa lega. Allah menegaskan bahwa dia tidak punya kepentingan menyiksa hamba-Nya selama hamba tersebut tahu berterimakasih. 

3. Syukur untuk Kebaikan diri Sendiri (QS. Luqman: 12)

Arab: وَلَقَدْ ءَاتَيْنَا لُقْمَٰنَ ٱلْحِكْمَةَ أَنِ ٱشْكُرْ لِلَّهِ ۚ وَمَن يَشْكُرْ فَإِنَّمَا يَشْكُرُ لِنَفْسِهِۦ ۖ وَمَن كَفَرَ فَإِنَّ ٱللَّهَ غَنِىٌّ حَمِيدٌ

Latin: Wa laqad aatainaa Luqmanal hikmata anisykur lillaah, wa man yasykur fa innamaa yasykuru linafsihi, wa man kafara fa innallaaha ghaniyyun hamiid.

Terjemah: "Dan sungguh, telah Kami berikan hikmah kepada Luqman, yaitu, 'Bersyukurlah kepada Allah! Dan barangsiapa bersyukur (kepada Allah), maka sesungguhnya dia bersyukur untuk dirinya sendiri; dan barangsiapa tidak bersyukur (kufur), maka sesungguhnya Allah Mahakaya, Maha Terpuji.'"

Penjelasan: Ayat yang menjelaskan tentang syukur tersebut menegaskan bahwa yang membutuhkan syukur sejatinya diri sendiri. Allah tidak membutuhkan syukur kita, pasalnya, hamba yang mau bersyukur atau tidak, Allah tetap punya kuasa terhadapnya. Manfaat positif dari rasa terima kasih kepada diri sendiri akan kembali kepada jiwa dan raga yang melakukan syukur. 

Cara Bersyukur 

Ayat Al Quran tentang bersyukur selanutnya tak cukup dengan mengucap Alhamdulillah secara lisan. Namun harus ada tindakan aktif dari perilaku yang menyertainya. 

4. Syukur Lewat Kerja Keras dan Amal (QS Saba: 13)

Arab: ٱعْمَلُوٓا۟ ءَالَ دَاوُۥدَ شُكْرًا ۚ وَقَلِيلٌ مِّنْ عِبَادِىَ ٱلشَّكُورُ

Latin: I'maluu aala Daawuda syukraa, wa qaliilum min 'ibaadiyasy syakuur.

Terjemah: "...Bekerjalah wahai keluarga Daud untuk bersyukur (kepada Allah). Dan sedikit sekali dari hamba-hamba-Ku yang berterima kasih."

Penjelasan: Ayat ini ditujukan kepada nabi Daud AS dan putranya, Nabi Sulaiman AS. Allah memerintahkan mereka agar menjadikan kekuasaan dan kerajaan sebagai ladang ibadah. Syukur terbaik harus menggunakan energi dan fasilitas yang Allah sediakan untuk bekerja, berkarya dan melayani umat. 

Arab: وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ

Latin: Wa ammaa bini'mati Rabbika fahaddits.

Terjemah: "Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka hendaklah engkau nyatakan (dengan bersyukur)."

Penjelasan: Dalam ayat al qur an tentang bersyukur ini, Allah memerintahkan Nabi Muhammad SAW (dan umatnya) untuk tahaddut bin ni’mah (menceritakan nikmat). Perintah ini bukan berarti pamer atau riya’. Namun bentuk pengakuan bahwa kebahagiaan yang kita raih adalah murni dari pemberian Allah SWT. Menceritakan nikmat bisa mendatangkan energi positif untuk orang lain. 

6. Beribadah dan Bersyukur (QS. Az-Zumar: 66)

Arab: بَلِ ٱللَّهَ فَٱعْبُدْ وَكُن مِّنَ ٱلشَّٰكِرِينَ

Latin: Balillaaha fa'bud wa kum minasy syaakiriin.

Terjemah: "Karena itu, hendaklah Allah saja yang engkau sembah dan hendaklah engkau termasuk orang-orang yang bersyukur."

Penjelasan: Perintah singkat namun padat. Ibadah dan syukur adalah satu paket yang tidak terpisahkan dalam kehidupan seorang mukmin.

7. Mengingat Allah dan Bersyukur (QS. Al-Baqarah: 152)

Arab: فَٱذْكُرُونِىٓ أَذْكُرْكُمْ وَٱشْكُرُوا۟ لِى وَلَا تَكْفُرُونِ

Latin: Fadz-kuruunii adzkurkum wasykuruu lii wa laa takfuruun.

Terjemah: "Maka ingatlah kepada-Ku, Aku pun akan ingat kepadamu. Bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu ingkar kepada-Ku."

Penjelasan: Allah meletakkan syukur setara dengan dzikir dalam ayat al quran tentang bersyukur ini. Mengingat Allah akan membawa ketenangan, sedangkan bersyukur adalah bentuk perilaku nyata dari berdzikir tersebut. 

Sadar akan Objek Nikmat dalam Hidup

8.  Makan Makanan Halal dan Bersyukur (QS. Al-Baqarah: 172)

Arab: يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ كُلُوا۟ مِن طَيِّبَٰتِ مَا رَزَقْنَٰكُمْ وَٱشْكُرُوا۟ لِلَّهِ إِن كُنتُمْ إِيَّاهُ تَعْبُدُونَ

Latin: Yaa ayyuhallaziina aamanuu kuluu min thayyibaati maa razaqnaakum wasykuruu lillaahi in kuntum iyyaahu ta'buduun.

Terjemah: "Wahai orang-orang yang beriman! Makanlah dari rezeki yang baik yang Kami berikan kepada kamu dan bersyukurlah kepada Allah, jika kamu hanya menyembah kepada-Nya."

Penjelasan: Menyantap makanan enak dan halal bisa menjadi sebuah ibadah jika diiringi rasa syukur. Ayat ini mengingatkan kita untuk memperhatikan makan yang baik lagi halal yang kita konsumsi. 

9. Syukur atas Pendengaran dan Penglihatan (QS. Al-Mulk: 23)

Arab: قُلْ هُوَ ٱلَّذِىٓ أَنشَأَكُمْ وَجَعَلَ لَكُمُ ٱلسَّمْعَ وَٱلْأَبْصَٰرَ وَٱلْأَفْئِدَةَ ۖ قَلِيلًا مَّا تَشْكُرُونَ

Latin: Qul huwal ladzii ansya'akum wa ja'ala lakumus sam'a wal abshaara wal af'idata qaliilan maa tasykuruun.

Terjemah: "Katakanlah, 'Dialah yang menciptakan kamu dan menjadikan pendengaran, penglihatan dan hati nurani bagi kamu. (Tetapi) sedikit sekali kamu bersyukur.'"

Penjelasan: Panca indra adalah hal vital yang sangat mudah untuk dijadikan objek bersyukur. Indra tubuh ini merupakan modal hidup seseorang pemberian Allah yang sering dianggap remeh. 

10. Sedikit Manusia Bersyukur

Arab: وَلَقَدْ مَكَّنَّٰكُمْ فِى ٱلْأَرْضِ وَجَعَلْنَا لَكُمْ فِيهَا مَعَٰيِشَ ۗ قَلِيلًا مَّا تَشْكُرُونَ

Latin: Wa laqad makkannaakum fil ardhi wa ja'alnaa lakum fiihaa ma'aayisy, qaliilan maa tasykuruun.

Terjemah: "Dan sungguh, Kami telah menempatkan kamu di bumi dan di sana Kami carikan (sumber) penghidupan untukmu. (Tetapi) sedikit sekali kamu bersyukur."

Penjelasan: Allah menegur secara halus namun menohok dalam ayat ini. Seringkali kita mengeruk kekayaan alam namun lupa pada sang Pemberi. Ayat ini mengajak kita berintrospeksi diri apakah termasuk golongan yang sedikit itu.

Syukur Adalah Refleksi Diri dan Doa

Kategori ayat al quran tentang bersyukur terakhir mengajarkan kerendahan hati. Ayat-ayat ini menjelaskan kemampuan untuk bersyukur itu sendiri adalah nikmat yang perlu diminta melalui doa.

11. Ketidakberdayaan Menghitung Nikmat (QS. An-Nahl: 18)

Arab: وَإِن تَعُدُّوا۟ نِعْمَةَ ٱللَّهِ لَا تُحْصُوهَآ ۗ إِنَّ ٱللَّهَ لَغَفُورٌ رَّحِيمٌ

Latin: Wa in ta'udduu ni'matallaahi laa tuhshuuhaa, innallaaha laghafuurur rahiim.

Terjemah: "Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, niscaya kamu tidak akan mampu menghitungnya. Sungguh, Allah benar-benar Maha Pengampun, Maha Penyayang."

Penjelasan: Manusia kerap tergiur dengan harta dengan menghitungnya. Namun mereka lupa cara menghitung nikmat Allah mulai dari rezeki, kesehatan, napas, hingga kesempatan beribadah dan mengisi aktivitas duniawi.

12.  Doa Agar Jadi Hamba yang Bersyukur (QS. An-Naml: 19)

Arab: رَبِّ أَوْزِعْنِىٓ أَنْ أَشْكُرَ نِعْمَتَكَ ٱلَّتِىٓ أَنْعَمْتَ عَلَىَّ وَعَلَىٰ وَٰلِدَىَّ وَأَنْ أَعْمَلَ صَٰلِحًا تَرْضَىٰهُ وَأَدْخِلْنِى بِرَحْمَتِكَ فِى عِبَادِكَ ٱلصَّٰلِحِينَ

Latin: Rabbi auzi'nii an asykura ni'matakal latii an'amta 'alayya wa 'alaa waalidayya wa an a'mala shaalihan tardhaahu wa adkhilnii birahmatika fii 'ibaadikas shaalihiin.

Terjemahan: "...Ya Tuhanku, anugerahkanlah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada kedua orang tuaku dan agar aku mengerjakan kebajikan yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh."

Penjelasan: Ayat tersebut merupakan doa nabi sulaiman AS, seorang raja yang kaya raya namun tetap menjadikan Allah SWT sebagai pembimbing agar ia dapat menjadi orang yang bersyukur. 

QNA

Apa ayat Al-Qur'an yang paling sering dikutip tentang kewajiban bersyukur?

Jawaban: Salah satunya adalah Surah Al-Baqarah ayat 152, yang berbunyi: "Maka ingatlah kepada-Ku niscaya Aku akan ingat kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku dan janganlah kamu kufur."

Jawaban: Dalam banyak ayat, seperti Surah Ibrahim ayat 7, Allah berjanji akan menambah nikmat bagi hamba-Nya yang bersyukur, sementara kufur akan mendatangkan azab yang pedih.

Selain Al-Baqarah, surah apa lagi yang secara eksplisit membahas pentingnya bersyukur kepada Allah?

Jawaban: Surah Ibrahim, Surah An-Nahl, dan Surah Luqman memiliki ayat-ayat yang menekankan pentingnya syukur sebagai tanda keimanan.

Apa balasan bagi orang-orang yang senantiasa bersyukur berdasarkan janji dalam Al-Qur'an?

Jawaban: Balasannya adalah tambahan nikmat dan keridhaan Allah SWT (seperti yang diisyaratkan dalam Surah Az-Zumar ayat 7).

Jawaban: Bersyukur dapat dilakukan dengan lisan (tahmid), hati (mengakui nikmat), dan perbuatan (menggunakan nikmat di jalan kebaikan dan ketaatan).

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |