Liputan6.com, Jakarta - Membaca doa sehari-hari selama Ramadhan 2026 menjadi bentuk penghambaan sekaligus pengharapan hamba kepada Allah SWT. Sebab, doa-doa di bulan suci ini diyakini lebih mustajab dan berpotensi besar dikabulkan Allah SWT.
Waktu-waktu seperti saat sahur dan menjelang berbuka adalah saat-saat mustajab di mana doa seorang hamba tidak akan tertolak, sebagaimana diriwayatkan dalam berbagai riwayat sahih. Oleh karena itu, menyusun daftar doa harian, mulai dari doa khusus di bulan Ramadhan, doa keberkahan rezeki, ampunan dosa, hingga perlindungan keluarga, menjadi strategi penting agar momentum Ramadhan tidak berlalu secara seremonial belaka.
Dr. Rianawati, M.Ag dalam ebook Agar Ramadhan Tidak Sekedar Seremonial: Antologi Esai Ramadhan 1435 H, menekankan bahwa doa yang dipanjatkan harus nyata di dada, yakni dihayati dengan penuh kesadaran agar mampu menggerakkan karakter. Doa harian bukan hanya permintaan kebutuhan duniawi, melainkan nutrisi bagi hati yang menenangkan jiwa, terutama dalam menghadapi dinamika kehidupan.
Berikut ini adalah kumpulan bacaan doa sehari-hari selama Ramadhan 2026, merangkum berbagai sumber.
Merujuk buku eBook Kumpulan Doa & Dzikir Ramadhan karya Ammi Nur Baits dan sumber relevan lainnya, berikut ini adalah doa-doa selama bulan Ramadhan.
1. Doa Menyambut Bulan Ramadhan
اللَّهُمَّ سَلِّمْنِيْ إِلَى رَمَضَانَ، وَسَلِّمْ لِيْ رَمَضَانَ، وَتَسَلَّمْهُ مِنِّيْ مُتَقَبَّلاً
Latin: Allahumma salimnii ilaa Ramadhaana, wa salim lii Ramadhaana, wa tasallamhu minnii mutaqabbala
Arti: “Ya Allah, antarkanlah aku hingga sampai kepada Ramadhan, dan antarkanlah Ramadhan kepadaku, dan terimalah amal-amalku di bulan Ramadhan.”
Doa ini berdasarkan riwayat dari Yahya bin Abi Katsir, diriwayatkan oleh Ibnu Rajab dalam Lathaiful Ma’arif. Tidak ada doa khusus dari Nabi, tetapi para sahabat menyambut Ramadhan dengan kegembiraan dan doa ini.
2. Doa Ketika Melihat Hilal Awal Bulan
اللهُ أَكْبَرُ، اللَّهُمَّ أَهِلَّهُ عَلَيْنَا بِالْأَمْنِ وَالْإِيْمَانِ، وَالسَّلَامَةِ وَالْإِسْلَامِ، وَالتَّوْفِيْقِ لِمَا تُحِبُّ وَتَرْضَى، رَبُّنَا وَرَبُّكَ اللهُ
Latin: Allahu akbar, Allahumma ahillahu ‘alaina bil amni wal iman, was-salamati wal islam, wat-taufiq lima tuhibbu wa tardha, rabbuna wa rabbukallah
Arti: “Allah Maha Besar, Ya Allah, tampakkanlah hilal itu kepada kami dengan membawa keamanan dan keimanan, keselamatan dan Islam, serta taufik kepada apa yang Engkau cintai dan ridhai. Tuhan kami dan Tuhanmu (wahai bulan) adalah Allah.”
Doa ini dibaca hanya ketika melihat hilal langsung. Tidak disyariatkan menghadap ke hilal, tetapi cukup menghadap kiblat.
3. Doa Berbuka Puasa (Setelah Membatalkan Puasa)
ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوْقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ
Latin: Dzahabazh-zhama’u, wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru insyaa Allah
Arti: “Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala, insya Allah.”
Dibaca setelah selesai berbuka. Berdasarkan hadis dari Ibnu Umar yang dinilai hasan oleh Al-Albani.
4. Doa Menjelang Berbuka (Saat Masih Berpuasa)
اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِيْ وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِيْ
Latin: Allahumma innii as-aluka bi rahmatikal latii wasi’at kulla syai-in an taghfira lii
Arti: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku.”
Waktu mustajab untuk berdoa adalah sebelum berbuka. Doa ini diriwayatkan dari Abdullah bin Amr bin Ash dalam Sunan Ibnu Majah.
5. Doa Ketika Berbuka di Rumah Orang Lain
أَفْطَرَ عِنْدَكُمُ الصَّائِمُوْنَ، وَأَكَلَ طَعَامَكُمُ الْأَبْرَارُ، وَصَلَّتْ عَلَيْكُمُ الْمَلَائِكَةُ
Latin: Afthara ‘indakumush-shaa-imuun, wa akala tha’amakumul abraaru, wa sallat ‘alaikumul malaa-ikah
Arti: “Orang-orang yang berpuasa telah berbuka di tempat kalian, orang-orang baik telah makan makanan kalian, dan para malaikat telah mendoakan kebaikan untuk kalian.”
Dianjurkan untuk mendoakan tuan rumah yang menjamu berbuka. Hadis dari Anas bin Malik, sanadnya shahih.
6. Doa Setelah Shalat Witir
Doa Pertama:
سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوْسِ
Latin: Subhaanal malikil qudduus
Arti: “Mahasuci Dzat yang Merajai lagi Mahasuci.”
Dibaca 3 kali setelah salam witir, dengan mengeraskan suara pada kali ketiga. Riwayat Abu Daud dan Nasa’i, dishahihkan Al-Albani.
Tambahan “Rabbil Malaaikati war Ruuh” Disebutkan dalam riwayat Thabrani adanya tambahan:
رَبِّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ
Latin:Rabbil malaaikati war-ruuh
Arti:"Tuhan para malaikat dan ar-Ruh."
Pada bacaan ketiga dibaca:
سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ رَبِّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوحِ
Subhaanal malikil qudduus, rabbil malaaikati war-ruuh
"Mahasuci Dzat yang Merajai lagi Mahasuci, Tuhan para malaikat dan ar-Ruh."
Doa Kedua:
اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَطِكَ، وَبِمُعَافَاتِكَ مِنْ عُقُوْبَتِكَ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْكَ، لَا أُحْصِيْ ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ
Latin: Allahumma innii a’udzu bi ridhaaka min sakhatika, wa bi mu’aafaatika min ‘uquubatika, wa a’udzu bika minka, laa uhshii tsanaa-an ‘alaika anta kamaa atsnayta ‘alaa nafsik
Arti: “Ya Allah, aku berlindung dengan ridha-Mu dari kemurkaan-Mu, dengan maaf-Mu dari hukuman-Mu, dan aku berlindung kepada-Mu dari siksa-Mu. Aku tidak mampu menghitung pujian untuk-Mu, sebagaimana Engkau memuji diri-Mu sendiri.”
Dibaca setelah witir atau dalam sujud shalat malam. Riwayat Nasa’i, Abu Daud, dan Turmudzi.
7. Doa Qunut Witir
اللَّهُمَّ اهْدِنَا فِيْمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنَا فِيْمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنَا فِيْمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لَنَا فِيْمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنَا شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، وَإِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ
Latin: Allahummah-dinaa fii man hadait, wa ‘aafinaa fii man ‘aafait, wa tawallanaa fii man tawallait, wa baarik lanaa fii maa a’thait, wa qinaa syarra maa qadhait, fa innaka taqdhii wa laa yuqdha ‘alaik, wa innahu laa yadzillu man waalait, wa laa ya’izzu man ‘aadait, tabaarakta rabbanaa wa ta’aalait
Arti: “Ya Allah, berilah kami hidayah sebagaimana orang yang telah Engkau beri hidayah. Berilah kami keselamatan sebagaimana orang yang telah Engkau selamatkan. Jadilah pelindung kami sebagaimana orang yang telah Engkau lindungi. Berkahilah apa yang Engkau berikan kepada kami. Lindungi kami dari keburukan yang Engkau takdirkan. Engkau yang menetapkan dan tidak ada yang bisa memaksa-Mu. Sungguh, tidak akan hina orang yang Engkau jadikan wali, dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Berkah Engkau, Tuhan kami, dan Maha Tinggi.”
Dibaca pada rakaat terakhir shalat witir. Riwayat dari Hasan bin Ali, dinilai shahih.
8. Doa Ketika Lailatul Qadar
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّيْ
Latin: Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annii
Arti: “Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan menyukai permintaan maaf, maka maafkanlah aku.”
Doa diajarkan langsung oleh Nabi kepada Aisyah. Dibaca pada malam-malam yang diharapkan sebagai Lailatul Qadar.
Alternatif:
اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْأَلُكَ الْعَفْوَ وَالْعَافِيَةَ
Latin: Allahumma innii as-alukal ‘afwa wal ‘aafiyah
Arti: “Ya Allah, aku memohon ampunan dan keselamatan (dari musibah).”
9. Doa Setiap Selesai Membaca Al-Quran (Bukan Hanya Khatam)
سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَبِحَمْدِكَ، لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ، أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ
Latin: Subhaanakallahumma wa bihamdika, laa ilaaha illaa anta, astaghfiruka wa atuubu ilaik
Arti: “Maha Suci Engkau ya Allah, dan dengan memuji-Mu. Tidak ada ilah yang berhak disembah selain Engkau. Aku memohon ampun dan bertaubat kepada-Mu.”
Dibaca setiap selesai membaca Al-Quran (berapa pun jumlahnya), berdasarkan hadis dari Aisyah yang dinilai shahih.
10. Anjuran Memperbanyak Istighfar di Waktu Sahur
Lafaz Umum:
أَسْتَغْفِرُ اللهَ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ
Latin: Astaghfirullah wa atuubu ilaih
Arti: “Aku memohon ampun kepada Allah dan bertaubat kepada-Nya.”
Waktu sahur adalah waktu mustajab untuk beristighfar, berdasarkan QS. Ali Imran:17 dan hadis tentang turunnya Allah ke langit dunia di sepertiga malam terakhir.
Doa-Doa Harian Umum: Ampunan, Berkah dan Perlindungan
1. Doa Keberkahan Rezeki & Kelancaran Pekerjaan
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا، وَرِزْقًا طَيِّبًا، وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
Latin: Allahumma inni as-aluka 'ilman nafi'an, wa rizqan thayyiban, wa 'amalan mutaqabbalan.
Arti: "Ya Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik (halal), dan amal yang diterima." (HR. Ibnu Majah).
Doa ini menekankan bahwa rezeki bukan hanya soal jumlah, tapi soal "thayyiban" (kebaikan/kehalalan). Sesuai pesan Ahmad Syaikhu, rezeki yang berkah akan membawa ketenangan jiwa dan memperkuat imunitas keluarga.
2. Doa Mohon Ampunan Dosa (Utama di Bulan Ramadhan)
Doa ini adalah doa yang diajarkan Rasulullah SAW kepada Aisyah RA, terutama untuk dibaca di malam-malam penuh ampunan.
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Latin: Allahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa'fu 'anni.Arti: "Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan Engkau menyukai ampunan, maka ampunilah aku." (HR. Tirmidzi).
Doa ini adalah inti dari perburuan Lailatul Qadar. Membacanya dengan penuh penghayatan (nyata di dada) membantu proses transformasi karakter dari pribadi yang penuh noda menjadi pribadi yang bersih (Muttaqin).
3. Doa Perlindungan & Keharmonisan Keluarga
Sesuai dengan tema "Ramadhan Bulan Membina Keluarga" oleh Ahmad Syaikhu, doa ini diambil dari Al-Qur'an untuk memohon keturunan dan pasangan yang saleh.
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا
Latin: Rabbana hab lana min azwajina wa dhurriyatina qurrata a'yunin waj'alna lil muttaqina imama.
Arti: "Wahai Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa." (QS. Al-Furqan: 74).
Doa memohon agar keluarga kita menjadi "Qurrata A'yun" (penyejuk mata) berarti kita berkomitmen membangun rumah tangga yang penuh kasih sayang dan ketaatan.
4. Doa Perlindungan dari Marabahaya & Wabah
Inspirasi dari buku Ramadhan di Tengah Wabah, untuk menjaga keselamatan anggota keluarga dari berbagai ujian fisik dan psikis.
بِسْمِ اللَّهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ
Latin: Bismillahi-lladhi la yadhurru ma'asmihi syai'un fil ardhi wa la fis-sama'i wa huwas-sami'ul 'alim.
Arti: "Dengan nama Allah yang bila disebut, segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya, Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (HR. Abu Dawud).
Dibaca 3 kali pada pagi dan sore hari (masukkan dalam jadwal Zikir Pagi & Sore). Doa ini memberikan rasa aman secara spiritual dan membantu menjaga kesehatan mental pekerja di tengah tekanan hidup.
People also Ask:
Apa doa yang sering dibaca saat Ramadhan?
Berikut adalah beberapa doa yang sering dibaca selama bulan Ramadhan: Doa Niat Puasa Ramadhan Nawaitu shauma ghodin an adâ'i fardhi syahri ramadhâna hâdzihis-sanati lillâhi ta'âlâ. Artinya: "Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa di bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta'ala."
Hari apa Ramadan 2026?
Kapan Ramadan akan dimulai pada tahun 2026? Ramadan secara resmi dimulai ketika bulan Syaban dalam kalender Islam berakhir, dan hilal Ramadan terlihat. Ramadan berikutnya diperkirakan akan dimulai pada hari Selasa, 17 Februari 2026.
Apa saja 8 doa harian?
10 Doa Sehari-Hari untuk Melancarkan Berbagai AktivitasDoa Setelah Bangun Tidur. ...Doa Masuk dan Keluar Kamar Mandi. ...Doa Memakai dan Melepas Pakaian. ...4. Doa Keluar Rumah. ...Doa Naik Kendaraan. ...Doa Sebelum Beraktivitas. ...Doa Sebelum dan Sesudah Makan. ...Doa Sebelum dan Setelah Wudu.
Apa saja 5 amalan di bulan Ramadhan?
Berbagai Amalan Bulan RamadhanMeningkatkan Salat. Untuk meningkatkan amalan di bulan puasa, Sahabat bisa meningkatkan salat dengan cara menambah salat sunah lain di luar salat fardu. ...2. Tadarus Al-Quran. ...3. Bersedekah. ...Menjalin Silaturahmi. ...Ibadah Malam. ...6. Itikaf. ...7. Mengakhiri Sahur. ...Menyegerakan Berbuka Puasa.

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4397208/original/025765600_1681628590-Malam_25_Ramadan__Ribuan_Jemaah_Khusyuk_Menjemput_Lailatul_Qadar_di_Masjid_Istiqlal-ARBAS_3.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3114271/original/028783800_1588060319-383585-PBYIZ7-451.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4725346/original/051209800_1706092573-Imam_Syafi_i_Wikimedia_Commons.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3360466/original/061604200_1611722074-the-dancing-rain-N1xBagwnR1E-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5421629/original/013547700_1763953850-339bf3c9-aba1-4aba-bc8b-83c81688b22b.png)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4737864/original/087768800_1707368307-fotor-ai-20240208115418.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3463003/original/093162800_1621761005-20210523-Puncak-Arus-Balik-Lebaran-IQBAL-4.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5045104/original/041213400_1733897746-1733893370607_tujuan-isra-miraj-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1575221/original/040400200_1492996168-islamicitydotorg.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4660564/original/081485600_1700737006-isra_miraj.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4357195/original/092362700_1678761219-pexels-thirdman-7957066.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5158583/original/033672200_1741665428-kata-kata-sahabat-nabi.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2798272/original/079059200_1557206746-20190507-Mengisi-Waktu-Berpuasa-dengan-Tadarus-ARBAS-6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5080366/original/098387100_1736160174-1736156793388_caption-quotes-islami-singkat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5158368/original/097065700_1741665044-kata-kata-isra-miraj.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5468799/original/045139300_1768018023-fantastic-mosque-architecture-islamic-new-year-celebration.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4735410/original/014374300_1707130221-10217582.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4737862/original/091578100_1707368217-fotor-ai-2024020811540.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3108148/original/088309000_1587459079-2642016.jpg)




















:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5316291/original/015050100_1755231247-5.jpg)








