3 Bacaan Dzikir setelah Sholat Lengkap, Cara Melafalkan dan Hikmahnya

23 hours ago 5

Liputan6.com, Jakarta - Bacaan dzikir setelah sholat memiliki kedudukan yang sangat istimewa dalam ajaran Islam. Untuk itu umat Islam perlu mengetahui sekaligus mengamalkan 3 bacaan dzikir setelah sholat yang sangat dianjurkan.

Merujuk Buku Hisnul Muslim karya Syaikh Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani, waktu setelah salam merupakan salah satu momen mustajab untuk berdoa, sebagaimana sabda Rasulullah SAW: "(Doa yang paling didengari ialah) ketika satu pertiga malam yang terakhir dan ketika selesai solat fardu" (HR. at-Tirmidzi).

Oleh sebab itu, umat Islam dianjurkan memperbanyak dzikir dan doa setelah sholat. Sebab, waktu tersebut mustajab, di mana doa-doa berpotensi lebih besar dikabulkan. Terlebih doa dan dzikir adalah penyempurna ibadah.

Berdasarkan sumber-sumber rujukan utama seperti Hisnul Muslim, Buku Kumpulan Doa Sehari-hari terbitan Kementerian Agama RI, serta tuntunan dari para ulama dalam kitab al-Adzkar karya Imam an-Nawawi, berikut adalah 3 bacaan dzikir utama yang disunnahkan untuk diamalkan setelah sholat fardhu.

3 Bacaan Dzikir Setelah Sholat

Berikut adalah tiga bacaan dzikir utama yang disusun berdasarkan tuntunan Rasulullah ﷺ dan dijelaskan oleh para ulama dalam kitab-kitab rujukan:

1. Bacaan Istighfar (Memohon Ampunan)

Setelah mengucapkan salam, seorang muslim dianjurkan untuk tidak terburu-buru pergi, melainkan membaca istighfar sebanyak tiga kali. Ini adalah bentuk permohonan ampunan atas kekurangan dalam sholat dan dosa-dosa lainnya.

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمَ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ (3x)

Latin: Astaghfirullaahal-'Adziim, Alladzii Laa Ilaaha Illaa Huwal-Hayyul-Qayyuum, Wa Atuubu Ilaiih.

Artinya: "Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tiada tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertobat kepada-Nya."

Dasar dari bacaan ini adalah hadits dari Tsauban RA bahwa Rasulullah SAW apabila selesai sholat, beliau beristighfar tiga kali (HR. Muslim). Imam an-Nawawi dalam kitab al-Adzkar pada bab Babul Adzkar ba'dash Shalah menjelaskan bahwa istighfar ini dibaca sebelum membaca doa dan dzikir lainnya sebagai bentuk pembersihan diri dari dosa.

2. Bacaan Tahlil dan Pengakuan Keesaan Allah

Setelah istighfar, dilanjutkan dengan membaca kalimat tauhid yang merupakan inti dari dzikir, yaitu mengesakan Allah dan mengakui bahwa segala kerajaan dan pujian hanya milik-Nya.

لَا إِلَـهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرُ (3x)

Latin: Laa ilaha illallahu wahdahu laa syariika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai-in qodiir.

Artinya: "Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan, dan bagi-Nya segala puji, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu."

Bacaan ini berdasarkan hadits dari al-Mughirah bin Syu'bah RA bahwa Rasulullah ﷺ setelah selesai sholat dan salam mengucapkan kalimat ini (HR. Muslim).

Syaikh Sa'id bin Ali al-Qahthani dalam kitab Hisnul Muslim mencatat bahwa bacaan ini dibaca tiga kali dan mengandung makna tauhid yang agung serta pengakuan bahwa Allah-lah satu-satunya Penguasa alam semesta.

Para ulama dari kalangan madzhab Syafi'i juga sangat menganjurkan bacaan ini sebagai bentuk pembaharuan iman setiap selesai sholat.

3. Bacaan Tasbih, Tahmid, dan Takbir (33x)

Ini adalah dzikir yang paling masyhur dan memiliki keutamaan yang sangat besar. Dzikir ini berupa mengucapkan tasbih, tahmid, dan takbir masing-masing 33 kali.Teks Arab:

1. سُبْحَانَ اللهِ (33x)

Latin: Subhaanallah

Artinya: Maha Suci Allah

2. الْحَمْدُ لِلَّهِ (33x)

Latin: Alhamdulillah

Artinya: Segala puji bagi Allah

3. اللَّهُ أَكْبَرُ (33x)

Latin: Allahu Akbar

Artinya: Allah Maha Besar

4. Dilanjutkan dengan menggenapkannya menjadi 100 dengan bacaan:

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ (1x)

Latin: Laa ilaha illallahu wahdahu laa syariika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai-in qodiir.

Artinya: Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan, dan bagi-Nya segala puji, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Dalil utama dzikir ini adalah hadits riwayat Muslim dari Abu Hurairah RA. Rasulullah ﷺ bersabda: "Barang siapa yang bertasbih 33x, bertahmid 33x, dan bertakbir 33x setelah sholat fardhu, lalu menggenapkannya menjadi 100 dengan kalimat 'Laa ilaha illallahu...', maka dosa-dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan".

Panduan Cara Melafalkan

Syaikh Sa'id al-Qahthani dalam kitab Syarh Hishnul Muslim menjelaskan bahwa terdapat enam cara sah yang diajarkan Nabi SAW dalam melafalkan dzikir ini, semuanya berasal dari hadits yang shahih. Beberapa cara tersebut adalah:

1. Cara Pertama: 33x tasbih, 33x tahmid, 33x takbir, lalu tahlil (total 100).

2. Cara Kedua: 33x tasbih, 33x tahmid, 34x takbir.

3. Cara Ketiga: 33x tasbih, 33x tahmid, 33x takbir, lalu membaca tahlil.

4. Cara Keempat: 25x tasbih, 25x tahmid, 25x takbir, 25x tahlil (total 100).

5. Cara Kelima: 10x tasbih, 10x tahmid, 10x takbir.

6. Cara Keenam: Membaca 11x tasbih, 11x tahmid, 11x takbir.

Semua cara ini adalah sah dan diamalkan oleh para ulama.

Imam Ibnu Hajar al-Asqalani dalam kitab Fath al-Bari (Syarah Shahih al-Bukhari) menyebutkan bahwa kebanyakan ulama menganggap dzikir ini sebagai amalan yang sangat ditekankan (muakkad) setelah sholat dan sebagian ulama bahkan berpendapat bahwa ini adalah sunnah yang bersifat wajib (wajib menurut madzhab Hanbali).

Keutamaan Dzikir Setelah Sholat

Keutamaan besar amalan dzikir setelah sholat:

  1. Penghapus Dosa: Rasulullah ﷺ bersabda, "Barang siapa yang bertasbih 33 kali, bertahmid 33 kali, dan bertakbir 33 kali setelah sholat fardhu, maka kesalahannya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan" (HR. Muslim).
  2. Kunci Keselamatan: Dzikir menjadi benteng perlindungan dari keburukan, kejahatan setan, dan dijauhkan dari dosa pada hari tersebut.
  3. Peninggi Derajat: Amalan ini dapat mengangkat derajat seorang muslim di sisi Allah SWT.
  4. Ketenangan Hati: Dzikir menjadikan hati tenang dan selalu mengingat Allah, sebagaimana firman-Nya: "Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram." (QS. Ar-Ra'd: 28).
  5. Waktu Mustajab: Waktu setelah sholat fardhu adalah waktu yang paling utama untuk berdoa dan dikabulkannya permohonan.

Hikmah 3 Bacaan Dzikir Setelah Sholat

Mengamalkan ketiga dzikir di atas bukan hanya sekadar rutinitas lisan, tetapi memiliki hikmah mendalam yang membentuk kepribadian muslim:

  1. Pembersih Jiwa (Tazkiyatun Nafs): Istighfar membersihkan hati dari noda-noda dosa, sementara tasbih (subhanallah) menyucikan Allah dari segala kekurangan, sehingga seorang muslim terlatih untuk selalu introspeksi diri dan menjauhi maksiat.
  2. Peneguh Tauhid: Bacaan tahlil dan tahmid menanamkan keyakinan bahwa hanya Allah satu-satunya Tuhan yang berhak disembah, pemilik segala kerajaan, dan sumber segala pujian. Ini membentengi seorang muslim dari syirik dan sifat sombong.
  3. Pengingat Kekuasaan Allah: Takbir (Allahu Akbar) mengingatkan bahwa Allah Maha Besar di atas segalanya. Dengan ini, seorang muslim akan menyadari kelemahan dirinya dan tidak akan mudah takut kepada siapapun selain Allah.
  4. Penghapus Kesalahan: Keutamaan dzikir sebagai penghapus dosa memberikan harapan dan motivasi bagi seorang muslim untuk terus berusaha memperbaiki diri, karena pintu ampunan selalu terbuka lebar setiap selesai sholat.
  5. Pembuka Keberkahan Waktu: Meluangkan waktu sejenak untuk berdzikir setelah sholat menjadikan seorang muslim lebih siap dan tenang dalam menghadapi aktivitas duniawinya, karena ia telah memulai dengan mengingat Allah.

People Also Ask:

Apa bacaan dzikir setelah shalat?

Subhanallah (33x), Alhamdulillah (33x), Allahu akbar (33 x), Laa ilaha illallah wahdahu laa syarika lah. Lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'ala kulli syai-in qodiir. Artinya: “Maha Suci Allah (33 x), segala puji bagi Allah (33 x), Allah Maha Besar (33 x).

4 dzikir Apa Saja?

Contohnya, kita juga bisa membaca dzikir sebagai berikut:Istighfar (Minta Ampunan):2. Tahmid (Memuji Allah):3. Takbir (Mengagungkan Allah):4. Tasbih (Mengingat Allah):Tahlil (Mengucapkan Kalimat Tauhid):6. Doa Memohon Perlindungan:7. Doa Kebaikan di Dunia dan Akhirat:

5 zikir Apa Saja?

Macam-Macam Zikir yang Disukai Allah SWTSubhanallah Wa Bi Hamdih. Subhanallah wa bi hamdih (سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ) merupakan bacaan zikir pertama yang disukai Allah SWT. ...2. Subhanallah Wa Bihamdih, Subhanallahil Adziim. ...3. Alhamdulillah. ...4. Allahu Akbar. ...La Ilaha Illallah.

Bagaimana urutan dzikir yang benar?

Masih dari sumber yang sama, berikut ini urutan bacaan zikir yang dilakukan di pagi hari.Membaca Ayat Kursi Sebanyak 1 Kali. ...Membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Naas. ...Membaca Zikir yang Pertama Sebanyak 1 Kali. ...Membaca Zikir yang Kedua Sebanyak 3 Kali. ...Membaca Zikir yang Ketiga Sebanyak 1 Kali.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |