5 Bacaan Dzikir Hari Tasyrik agar Ibadah Terasa Lebih Khusyuk

6 hours ago 3

Liputan6.com, Jakarta - Hari Tasyrik yang jatuh pada 11, 12, dan 13 Zulhijjah merupakan waktu istimewa untuk umat Islam. Untuk memanfaatkan detik berharga ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak bacaan dzikir hari tasyrik agar ibadah terasa lebih khusyuk dan bermakna.

Pada hari-hari ini, umat Islam diharamkan berpuasa karena tiga hari tersebut adalah waktunya menikmati rezeki dan mengingati Allah. Dalilnya adalah sabda Rasulullah SAW dalam riwayat Muslim: "Hari-hari Tasyrik adalah hari makan, minum, dan mengingati Allah."

Keutamaan berzikir ini sangat ditekankan oleh para ulama. Al-Hafiz Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam kitab Fathul Bari menjelaskan anjuran sahabat Ibnu Umar supaya umat Islam sentiasa melazimi bacaan tahlil, tahmid, dan takbir sepanjang waktu tersebut.

Merangkum ebook Amalan Awal Dzulhijjah hingga Hari Tasyrik karya Muhammad Abduh Tuasikal, buku Asal Usul Hari Tasyrik, Aris Munandar, dan sumber kredibel lain, berikut ini adalah bacaan dzikir yang dianjurkan di hari Tasyrik.

1. Takbir Muqayyad (Terikat Waktu)

Takbir muqayyad adalah takbir yang dibaca setiap selesai shalat fardhu lima waktu. Waktu pelaksanaannya dimulai sejak waktu Subuh pada hari Arafah (9 Dzulhijjah) hingga waktu Ashar pada hari Tasyrik terakhir (13 Dzulhijjah).

Imam Nawawi dalam kitab Al-Adzkar menjelaskan bahwa takbir dimulai setelah sholat Subuh pada hari Arafah dan terus dilanjutkan setiap selesai sholat wajib hingga waktu ashar pada hari ke-13 Dzulhijjah.

Lafaz Takbir yang Dianjurkan

Teks Arab: اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، وَلِلَّهِ الْحَمْدُ

Latin: Allāhu akbar, Allāhu akbar, Allāhu akbar, lā ilāha illallāh, Allāhu akbar, Allāhu akbar, wa lillāhil hamd.

Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, dan segala puji bagi Allah."

Lafaz Takbir Lengkap (Versi Panjang)

Teks Arab: اللَّهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللَّهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا، لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ، وَلَا نَعْبُدُ إِلَّا إِيَّاهُ، مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ وَلَوْ كَرِهَ الْكَافِرُونَ، لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ، صَدَقَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَأَعَزَّ جُنْدَهُ، وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ، لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ

Bacaan Latin: Allāhu akbar kabīrā, walhamdu lillāhi katsīrā, wa subhānallāhi bukratan wa ashīlā, lā ilāha illallāhu wa lā na‘budu illā iyyāhu mukhlishīna lahud dīna wa law karihal kāfirūn, lā ilāha illallāhu wahdah, shadaqa wa‘dah, wa nashara ‘abdah, wa a’azza jundahu wa hazamal ahzāba wahdah, lā ilāha illallāhu wallāhu akbar. Allāhu akbar walillāhil hamdu.

Artinya: "Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan sebanyak-banyak puji, Maha Suci Allah pada pagi dan petang hari. Tiada Tuhan selain Allah, dan kami tidak menyembah selain kepada-Nya, dengan memurnikan agama untuk-Nya meskipun orang-orang kafir membencinya. Tiada Tuhan selain Allah semata, Dia menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, memuliakan bala tentara-Nya, dan menghancurkan musuh-musuh-Nya seorang diri. Tiada Tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, dan segala puji bagi Allah."

2. Memperbanyak Tahlil, Tahmid, dan Tasbih

Selain takbir, dianjurkan pula untuk memperbanyak tahlil (لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ), tahmid (الْحَمْدُ لِلَّهِ), dan tasbih (سُبْحَانَ اللَّهِ). Anjuran ini bersumber dari riwayat yang sangat kuat.

Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari mengutip riwayat hadits yang menganjurkan umat Islam untuk membaca tahlil, tahmid, dan takbir. Dalam riwayat Ibnu Umar terdapat tambahan kalimat di akhir: "Perbanyaklah tahlil, tahmid, dan takbir pada Hari Tasyrik." (Riwayat Ibnu Umar, dikutip oleh Al-Asqalani)

Dzikir ini dapat diamalkan kapan saja selama tiga hari Tasyrik—baik di rumah, di perjalanan, di pasar, maupun di masjid. Bahkan para ulama menganjurkan untuk mengeraskannya (bagi laki-laki) sebagai bentuk syiar Islam.

Bacaan Lengkap Tahlil, Tahmid, Tasbih, dan Takbir

Tasbih:

سُبْحَانَ اللَّهِ

Latin: Subhānallāh

Artinya: Maha Suci Allah

Tahmid:

الْحَمْدُ لِلَّهِ

Latin: Alhamdulillāh

Artinya: Segala puji bagi Allah

Tahlil:

لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ

Latin: Lā ilāha illallāh

Artinya: Tiada Tuhan selain Allah

Takbir:

اللَّهُ أَكْبَرُ

Latin: Allāhu akbar

Artinya: Allah Maha Besar

Bacaan Sekaligus (Dzikir Lengkap):

Teks Arab: سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

Bacaan Latin: Subhānallāh, walhamdulillāh, wa lā ilāha illallāh, wallāhu akbar.

Artinya: "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar."

Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari (Kairo, Darul Hadits: 2004 M/1424 H, juz II, halaman 529) mengutip tambahan riwayat dari Ibnu Umar yang secara eksplisit menganjurkan membaca tahlil, tahmid, dan takbir pada Hari Tasyrik. Hal ini menunjukkan bahwa ketiga bacaan dzikir ini memiliki kedudukan istimewa pada hari-hari tersebut.

Ibnu Abi Jamrah (sebagaimana dikutip oleh Al-Asqalani) menegaskan bahwa Islam tidak menentukan amal atau dzikir tertentu pada Hari Tasyrik. Artinya, amal apa pun akan lebih utama jika dilakukan pada Hari Tasyrik, termasuk tahlil, tahmid, dan tasbih.

3. Memperbanyak Istighfar dan Doa Kebaikan Dunia-Akhirat

Selain dzikir berupa tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir, dianjurkan pula untuk memperbanyak istighfar (memohon ampunan kepada Allah) dan doa-doa kebaikan, terutama doa yang mencakup permohonan kebaikan dunia dan akhirat..

Bacaan Istighfar

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ

Latin: Astaghfirullāh

Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ

Latin: Astaghfirullāhal 'azhīm

Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung

رَبِّ اغْفِرْ لِي وَتُبْ عَلَيَّ

Latin: Rabbighfir lī wa tub 'alayya

Artinya: Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan terimalah taubatku

Anjuran untuk memperbanyak doa ini pada hari Tasyrik bersumber dari firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 200-201:

فَإِذَا قَضَيْتُمْ مَنَاسِكَكُمْ فَاذْكُرُوا اللَّهَ كَذِكْرِكُمْ آبَاءَكُمْ أَوْ أَشَدَّ ذِكْرًا ۚ فَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا وَمَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ مِنْ خَلَاقٍ. وَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya: "Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berdzikirlah (dengan menyebut) Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek moyangmu, atau (bahkan) berdzikirlah lebih banyak dari itu. Maka di antara manusia ada orang yang berdoa: 'Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia', dan tiadalah baginya bahagian (yang menyenangkan) di akhirat. Dan di antara mereka ada orang yang berdoa: 'Rabbana aatina fid dunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina 'adzaban naar.'" (QS. Al-Baqarah: 200-201).

4. Doa Sapu Jagat, Doa yang Paling Sering Dibaca Rasulullah

Doa yang paling dianjurkan untuk diperbanyak pada hari Tasyrik adalah doa yang dikenal dengan Doa Sapu Jagat, karena doa ini mencakup seluruh kebaikan di dunia dan akhirat.

Anjuran untuk memperbanyak doa ini pada hari Tasyrik bersumber dari firman Allah SWT dalam Surah Al-Baqarah ayat 200-201:

فَإِذَا قَضَيْتُمْ مَنَاسِكَكُمْ فَاذْكُرُوا اللَّهَ كَذِكْرِكُمْ آبَاءَكُمْ أَوْ أَشَدَّ ذِكْرًا ۚ فَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا وَمَا لَهُ فِي الْآخِرَةِ مِنْ خَلَاقٍ. وَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

"Apabila kamu telah menyelesaikan ibadah hajimu, maka berdzikirlah (dengan menyebut) Allah, sebagaimana kamu menyebut-nyebut (membangga-banggakan) nenek moyangmu, atau (bahkan) berdzikirlah lebih banyak dari itu. Maka di antara manusia ada orang yang berdoa: 'Ya Tuhan kami, berilah kami (kebaikan) di dunia', dan tiadalah baginya bahagian (yang menyenangkan) di akhirat. Dan di antara mereka ada orang yang berdoa: 'Rabbana aatina fid dunya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina 'adzaban naar.'" (QS. Al-Baqarah: 200-201)

Bacaan Doa Sapu Jagat

Teks Arab: رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Latin: Rabbanaa aatinaa fid dun-yaa hasanah, wa fil aakhiroti hasanah, wa qinaa 'adzaaban naar.

Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari azab neraka."

5. Dzikir Ketika Makan dan Minum

Karena Hari Tasyrik adalah hari makan dan minum, aktivitas ini pun dapat bernilai ibadah jika dilakukan dengan dzikir yang benar. Disyariatkan untuk membaca basmalah ketika memulai makan dan hamdalah setelah selesai.

Bacaan Sebelum Makan

Teks Arab: بِسْمِ اللَّهِ

Bacaan Latin: Bismillāh

Artinya: "Dengan nama Allah"

Bacaan Setelah Makan

Teks Arab: الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنِي هَذَا وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّي وَلَا قُوَّةٍ

Bacaan Latin: Alhamdulillāhilladzī ath‘amanī hādzā wa razaqanīhi min ghairi haulim minnī wa lā quwwah.

Artinya: "Segala puji bagi Allah yang telah memberiku makan ini dan merizkikannya kepadaku tanpa daya dan kekuatan dariku."

Keutamaan Berdzikir di Hari Tasyrik

Memperbanyak dzikir pada hari Tasyrik bukan sekadar amalan sunnah biasa, melainkan memiliki keutamaan yang sangat istimewa. Berikut adalah beberapa keutamaan yang perlu diketahui:

1. Mengamalkan Perintah Langsung dari Allah SWT

Allah SWT secara langsung memerintahkan hamba-Nya untuk memperbanyak dzikir pada hari-hari yang terbilang (QS. Al-Baqarah: 203). Dengan berdzikir, seorang muslim telah menaati perintah ini dan meraih keutamaan yang dijanjikan.

2. Hari yang Paling Mulia di Sisi Allah

Rasulullah ﷺ bersabda: "Sesungguhnya hari yang paling mulia di sisi Allah Tabaroka wa Ta'ala adalah hari Idul Adha dan yaumul qarr (hari Tasyrik)." (HR. Abu Dawud nomor 1765, dishahihkan Syekh Al-Albani)

3. Dzikir Takbir Lebih Utama daripada Shalat Sunnah

Al-Muhallab (sebagaimana dikutip oleh Ibnu Bathal dalam syarah Shahih Bukhari) menyatakan bahwa dzikir takbir pada Hari Tasyrik lebih utama daripada shalat sunnah. Ini menunjukkan betapa besarnya pahala yang bisa diraih hanya dengan melafalkan takbir pada hari-hari ini.

4. Doa pada Hari Tasyrik Mustajab (Tidak Tertolak)

Abu Musa Al-Asy'ari berkata bahwa doa pada hari-hari tasyrik tidak akan tertolak. Ini menjadi dorongan kuat bagi setiap muslim untuk memperbanyak doa pada kesempatan yang sangat berharga ini.

5. Waktu di Mana Banyak Orang Lalai

Ibnu Hajar Al-Asqalani dalam Fathul Bari menjelaskan bahwa salah satu keistimewaan Hari Tasyrik adalah bahwa pada hari-hari ini kebanyakan orang lalai dalam beribadah, sehingga orang yang mengisinya dengan dzikir dan ibadah akan mendapatkan keutamaan yang lebih besar.

6. Segala Amalan Mendapat Keutamaan Lebih Besar

Ibnu Abi Jamrah (sebagaimana dikutip oleh Al-Asqalani) menegaskan bahwa Islam tidak menentukan amal atau dzikir tertentu pada Hari Tasyrik. Menurutnya, amal apa pun akan lebih utama jika dilakukan pada Hari Tasyrik. Dengan kata lain, setiap bacaan dzikir yang dilafalkan pada hari-hari ini akan mendapatkan pahala yang berlipat ganda dibandingkan hari-hari biasa.

Pertanyaan Seputar Bacaan Dzikir Hari Tasyrik

Zikir apa yang paling dahsyat?

Berikut bacaan zikir yang sering diucapkan nabi Muhammad SAW. Bacaan zikir paling dahsyat iini dapat dilatunkan setelah salat wajib dan sunah sehari-hari: Tasbih (سُبْحَانَ ٱللَّٰهِ‎), ucapan "Subhanallah" yang memiliki arti Maha Suci Allah.

Apa amalan di Hari Tasyrik?

Amalan utama di hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Dzulhijjah) adalah memperbanyak zikir, takbir, tahmid, dan tahlil. Umat Islam juga disunnahkan makan dan minum sebagai wujud syukur, menyembelih hewan kurban, dan diharamkan untuk berpuasa.

Zikir apa yang paling disukai Allah?

Zikir yang paling disukai Allah SWT adalah empat kalimat yang disebut sebagai Al-Baqiyatus Shalihat (amalan kekal yang saleh), serta zikir tauhid dan istighfar.

Dzikir apa yang bagus dibaca setiap hari?

Dzikir terbaik yang sangat dianjurkan dibaca setiap hari adalah kalimat tauhid dan kalimat tasbih yang ringan di lisan namun berat timbangannya di akhirat.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |