Liputan6.com, Jakarta Dalam khazanah Islam, sholat berjamaah bukan hanya bermakna spiritual, namun ada norma sosial yang menjadi salah satu keutamaan yang tak ternilai. Selain dimensi sosial, terdapat berbagai keutamaan sholat berjamaah lain yang kini justru kerap diabaikan.
A. Darussalam dalam Jurnal Indahnya Kebersamaan dengan Shalat Berjamaah mengungkapkan, sholat berjamaah bukan hanya ibadah ritual, tetapi juga simbol sosial yang menyatukan umat, menyuburkan ukhuwah, dan menjadi pusat hidup komunitas muslim melalui masjid.
Dalam pandangannya, sholat berjamaah adalah salah satu bentuk kebersamaan paling indah yang melampaui batas usia, suku, dan status sosial.
Cukup banyak dalil yang menunjukkan betapa luar biasanya fadhilah sholat berjamaah. Mari simak ulasan selengkapnya.
1. Pahalanya Melebihi Sholat Sendirian Hingga 27 Derajat
Kitab Shalātu al-Jamā‘ah: Faḍluhā, Fawā’iduhā, Ḥukmuhā karya Abu Abdil Aziz Abdullah bin Safar ‘Ubadah Al-‘Abdali Al-Ghamidi menyuguhkan fondasi dalil yang kuat bahwa shalat berjamaah bukan hanya dihiasi dengan pahala yang besar, tetapi juga sarana pendidikan spiritual, penjaga kemurnian iman, dan benteng dari sifat-sifat munafik.
Sementara, dalam Jurnal Telaah Kritis Hadis Riwayat Imam Bukhari tentang Fadhilah Shalat Berjamaah, Hilal Solikin membedah dalil-dalil keutamaan sholat berjamaah yang muaranya adalah mengenai keutamaan, hukum, dan nilai spiritual-sosial sholat berjamaah.
Berikut ini keutamaan paling penting sholat berjamaah berdasarkan telaah kitab, hadis, dan penjelasan para ulama.
1. Pahalanya Melebihi Sholat Sendirian Hingga 27 Derajat
Nabi bersabda:
صلاة الجماعة أفضل من صلاة الفرد بسبع وعشرين درجة
“Shalat berjamaah lebih utama daripada shalat sendirian sebanyak dua puluh tujuh derajat.” (Muttafaq ‘Alaih)
Ini merupakan keutamaan yang paling dikenal. Al-Ghamidi menggambarkannya secara menarik; seandainya sebuah bisnis dunia menjanjikan keuntungan 27 kali lipat, semua orang akan berlomba-lomba berinvestasi. Tetapi keuntungan akhirat, yang pasti dan abadi, justru acap kali diabaikan manusia
Itulah keuntungan berlipat sholat berjamaah yang ironisnya kerap diabaikan.
2. Menghapus Dosa dan Mengangkat Derajat
Bahwa menuju masjid untuk shalat berjamaah bukan hanya ibadah shalatnya saja yang berpahala, tetapi seluruh proses perjalanan menuju masjid pun dicatat sebagai amal besar.
Setiap langkah yang dilakukan akan mengangkat derajat di sisi Allah, dan menghapus dosa yang telah dilakukan. Ini menunjukkan betapa Allah mengistimewakan orang yang mendatangi masjid dan betapa besar nilai shalat berjamaah.
Nabi bersabda,
لَمْ يَخْطُ خُطْوَةً إِلَّا رُفِعَ لَهُ بِهَا دَرَجَةٌ وَحُطَّ عَنْهُ بِهَا خَطِيئَةٌ
“Tidaklah seseorang melangkahkan kaki menuju masjid melainkan setiap langkah mengangkat satu derajat dan menghapus satu dosa.” (HR. Bukhari)
Tidak hanya itu, malaikat mendoakan orang yang duduk menunggu shalat:
اللهم صل عليه، اللهم ارحمه
“Ya Allah, berilah ia ampunan dan rahmat.”
3. Membebaskan dari Sifat Nifaq
Ibnu Mas’ud berkata:
وَلَقَدْ رَأَيْتُنَا وَمَا يَتَخَلَّفُ عَنْهَا إِلَّا مُنَافِقٌ مَعْلُومُ النِّفَاقِ
Artinya:“(Demi Allah, kami dahulu (di zaman Nabi)) tidak ada yang meninggalkan shalat berjamaah kecuali orang munafik yang nyata kemunafikannya.” (Riwayat Muslim, dikutip dalam buku Al-Ghamidi)
Hadis ini menjadi indikator penting dalam kajian moral-spiritual umat. Berjamaah adalah barometer keimanan seseorang karena shalat berjamaah menuntut kesungguhan, disiplin, dan ikhlas yang tinggi.
Ibnu Mas’ud menggambarkan kondisi generasi sahabat. Bahwa shalat berjamaah adalah identitas utama seorang mukmin.
Siapa yang meninggalkannya, padahal ia mampu, pada masa itu dicurigai sebagai munafik, karena jamaah merupakan syiar keimanan paling tampak.
4. Perlindungan dari Gangguan Syaitan
Rasulullah bersabda:
فعليكم بالجماعة فإنما يأكل الذئب من الغنم القاصية
“Berpeganglah kalian pada jamaah, karena serigala hanya memakan kambing yang terpisah dari kawanannya.” (HR. Abu Daud)
Orang yang menjauhi jamaah lebih mudah terjerumus ke dalam godaan syaitan, baik syaitan yang berupa manusia maupun jin.
5. Kedekatan Sosial, Persatuan dan Ukhuwah
Dalam perspektif sosial, shalat berjamaah menyatukan umat tanpa membedakan status. berjamah juga menjadi ruang interaksi sosial paling hangat.
Mewujudkan solidaritas masyarakat di sekitar masjid. Kemudoian, menghadirkan keserempakan gerak yang indah bagaikan tarian kolosal spiritual.
Semua ini hanya terjadi dalam lingkungan berjamaah, bukan shalat sendirian.
6. Mendatangkan Jaminan Surga
Rasulullah bersabda:
مَنْ غَدَا إِلَى الْمَسْجِدِ أَوْ رَاحَ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُ نُزُلًا فِي الْجَنَّةِ كُلَّمَا غَدَا أَوْ رَاحَ
Artinya“Siapa yang pergi ke masjid pada pagi hari atau petang, Allah menyediakan baginya tempat (hidangan/penyambutan) di surga, setiap kali ia pergi pagi atau petang.” (Hadits Muttafaq ‘Alaih)
Dalam penjelasan ulama, Allah memuliakan orang yang rajin ke masjid seperti tamu agung yang disambut dengan kemuliaan di surga. Ini bukan sekadar “tempat”, tetapi jamuan khusus yang hanya diberikan kepada hamba yang dicintai-Nya.
7. Keutamaan Khusus Sholat Subuh dan Isya Berjamaah
Dua sholat ini paling berat bagi orang munafik, tetapi paling agung pahalanya, yakni sholay subuh dan isya.
Rasulullah bersabda:
ولو يعلمون ما فيهما لأتوهما ولو حبوا
“Seandainya mereka mengetahui keutamaan Subuh dan Isya, niscaya mereka mendatanginya sekalipun merangkak.” (HR. Bukhari).
Pada zaman Nabi, Isya dan Subuh adalah waktu istirahat sehingga ujian ketaatan lebih besar. Kini ketika listrik dan kenyamanan bertambah, ujian itu tidak berkurang. Orang-orang sibuk pada sore hari, dan masih tidur lelap pada waktu subuh.
Hadis ini menegaskan bahwa:
- perjalanan menuju masjid adalah ibadah,
- Allah menghargai langkah-langkah hamba,
- masjid adalah tempat kedekatan paling istimewa antara hamba dan Rabbnya,
- semakin rajin seseorang mendatangi masjid, semakin besar kemuliaan yang Allah siapkan
Riyadhah (latihan spiritual) tidak hanya melalui shalat, tetapi juga dari usaha, perjalanan, dan kesiapan hati meninggalkan dunia untuk mendekat kepada Allah.
Hukum Sholat Berjamaah
Merujuk Buku Shalat Berjama’ah: Keutamaan, Manfaat dan Hukumnya karya Abu Abdil Aziz Abdullah bin Safar ‘Ubadah Al-‘Abdali Al-Ghamidi, sholat berjamaah adalah sunnah muakkadah yang mendekati wajib, dan sebagian ulama bahkan menyatakannya wajib ‘ain berdasarkan kekuatan dalil-dalilnya.
Sholat berjamaah merupakan bagian dari sunan al-huda (petunjuk pokok agama). Meninggalkannya adalah tanda kesesatan.
Hilal Solikin melalui kajian hadis-hadis Bukhari menyimpulkan bahwa dari hadis tentang 27 derajat, ancaman bagi yang meninggalkan jamaah, dan hadis motivasi menghadiri masjid, semuanya mengarah bahwa berjamaah bukan anjuran biasa, tetapi tuntunan penting agama yang menjaga kemurnian akidah.
Kehadiran di masjid bukan sekadar sunnah, tetapi bagian dari sistem sosial Islam. Imam dan makmum mencerminkan hubungan pemimpin-rakyat yang saling mengoreksi. Karenanya, berjamaah adalah aktivitas ibadah sekaligus pendidikan masyarakat.
Keutamaan Sholat Berjamaah dari Dimensi Spiritual, Sosial, dan Peradaban
Keutamaan Sholat Berjamaah bisa dilihat dari berbagai dimensi berbeda:
1. Dimensi Spiritual
Shalat berjamaah memperkuat iman karena seseorang merasakan kekuatan kebersamaan dalam ketaatan. Ia menumbuhkan kesadaran sebagai hamba yang tunduk pada perintah Allah, dan menghadirkan kekhusyukan yang lebih stabil karena makmum mengikuti keteladanan imam dalam bacaan dan gerakan yang tertib.
2. Dimensi Sosial
Jamaah membangun keakraban antar tetangga karena mereka bertemu secara rutin dalam suasana ibadah. Dari sini lahir jejaring sosial yang positif dan saling peduli, sementara perbedaan status sosial hilang ketika semua berdiri sejajar dalam satu saf, sehingga persatuan umat semakin kuat.
3. Dimensi Syariat dan Peradaban
Shalat berjamaah melatih kedisiplinan waktu dan ketertiban gerakan. Peran imam mengajarkan nilai kepemimpinan, sementara makmum belajar taat sekaligus siap mengoreksi ketika diperlukan. Pola kepemimpinan dan ketaatan yang harmonis ini menjadi fondasi bagi peradaban Muslim yang tertib dan kokoh.
Pertanyaan Seputar Topik
1. Apa saja keutamaan sholat berjamaah?
Keutamaan salat berjamaah antara lain pahalanya yang berlipat ganda (27 derajat dibanding salat sendiri), penghapus dosa saat melangkahkan kaki ke masjid, dan kesempatan untuk diampuni dosanya yang lalu ketika mengucapkan "amin" bersamaan dengan malaikat. Selain itu, salat berjamaah juga menjadi simbol persatuan umat Islam, mengajarkan kesetaraan, disiplin, dan kekompakan, serta menjadi sarana silaturahim.
2. Sebutkan 5 Hikmah shalat Berjamaah?
5 Keutamaan Sholat Berjamaah yang Muslim Harus Ketahui!
- Menjadi Syiar Bagi Masyarakat.
- Meningkatkan Kualitas Salat.
- Pahala Lebih Besar.
- Dijauhkan Dari Sifat Munafik.
- Diampuni Dosanya Oleh Allah.
3. Apa saja keutamaan sholat berjamaah dibandingkan sholat sendiri?
SHALAT BERJAMA'AH LEBIH UTAMA DARI SHALAT SENDIRIAN - Wahdah ...Keutamaan salat berjamaah dibandingkan salat sendirian adalah pahala yang dilipatgandakan, simbol persatuan, kesetaraan, serta kesempatan untuk mendapatkan ampunan dosa dan doa dari malaikat. Salat berjamaah bernilai 27 derajat lebih utama daripada salat sendirian.
4. Hadits tentang keutamaan shalat berjamaah diriwayatkan oleh siapa?
Dari Abdullah ibn Umar (diriwayatkan), bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: “Shalat berjamaah lebih utama dibandingkan shalat sendirian dengan dua puluh tujuh derajat”. (HR. al-Bukhari no. 609 dan 610, dan Muslim no. 1036 dan 1039).

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515498/original/093226700_1772178025-010411500_1540352808-pf-ake3273-num.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515616/original/022919100_1772182056-Terminal_Jatijajar_Depok.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4769102/original/014075000_1710171937-20240311-Taraweh_Pertama_di_Istiqlal-ANG_1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5382022/original/048339900_1760524874-Sholawat_dan_Berdzikir.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505405/original/077638700_1771386569-2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5505591/original/004405000_1771391548-baju_kurung.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5515025/original/077930200_1772148384-1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1606355/original/da4eee4c0f11eaa06447a469562bbdd4ommons.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5169865/original/011956600_1742551032-Depositphotos_650337252_S.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5501800/original/006278100_1770956928-unnamed__12_.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5080366/original/098387100_1736160174-1736156793388_caption-quotes-islami-singkat.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514935/original/093643200_1772126473-WhatsApp_Image_2026-02-24_at_16.46.14.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514742/original/096572900_1772104605-ShopeePay_Gebyar_Ramadan_2026_01.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514291/original/081789300_1772086565-073849700_1414158415-x6.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4377848/original/055270800_1680189080-pexels-thirdman-7956574.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5514838/original/031002600_1772111058-san1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/697821/original/26062014-jelang-puasa.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2220482/original/035724700_1526813013-The_Blue_Mosque_at_night.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5379059/original/056919200_1760334225-sholawat_asyghil.jpg)













:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1554094/original/040157900_1491121330-stairs-735995_1920.jpg)



:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5348709/original/090969100_1757859256-bioskop.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4010689/original/086569000_1651202668-pexels-rayn-l-3163677.jpg)









