PENYIDIK Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Kepolisian RI (Kortastipidkor Polri) bersama Direktur Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya (Polda Metro Jaya) menggeledah Cafe de’Clan Signature di jalan Cilandak Tengah, Cipete, Jakarta Selatan pada Rabu, 8 Juli 2026. Penggeledahan itu terkait tiga kasus korupsi yakni tindak pidana pencucian uang dan suap di perkara Asabri; lalu korupsi pasokan batu bara yang menyebabkan blackout di Sumatera; dan kasus PT Krakatau Steel.
Di tengah penggeledahan itu, ada jaksa yang turut memantau. Mereka tidak termasuk tim dari Kortastipidkor atau Polda Metro Jaya. “Iya ada tadi ikut ke dalam,” kata seorang penyidik polisi yang ikut menggeledah. Penggeledahan itu juga dipantau oleh anggota Tentara Nasional Indonesia atau TNI. Tempo melihat seorang TNI keluar dari kafe. Padahal polisi tidak meminta bantuan TNI dalam agenda penggeledahan ini.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Sejak siang, Tempo memang melihat ada mobil Hilux berplat nomor merah dengan nomor B2275K yang terparkir di depan halaman Cafe de’Clan Signature. Itu adalah mobil dinas kejaksaan. Mobil dengan kelir warna cokelat khas mobil kejaksaan itu baru meninggalkan lokasi dengan dikendarai seorang pria pada saat malam hari.
Selain itu, ada juga mobil Kijang warna hitam berplat nomor B2275K yang terparkir di halaman kafe. Mobil tersebut diduga dikendarai oleh jaksa. “Iya ini mobilnya, ada 4 jaksa tadi,” kata anggota Brimob yang berjaga tepat di depan mobil tersebut. Saat malam hari mobil itu sudah tidak ada. Kedua mobil yang diduga dari kejaksaan itu meninggalkan lokasi sebelum polisi mengeluarkan barang bukti hasil geledah.
Tempo mencoba mengkonfirmasi adanya jaksa yang ikut memantau penggeledahan kepada Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Anang Supriatna. Namun ia tidak merespon pesan dan panggilan Tempo.
Polisi mulai berangsur meninggalkan lokasi pada pukul 21.00 WIB lebih. Tepat pukul 21.35 WIB kafe sudah ditutup para pegawai. Sebagian lampu dimatikan, namun area bartender masih terang dan ada beberapa pegawai yang masih berkumpul.
Saat keluar dari lokasi penggeledahan polisi membawa tiga koper kecil berwarna hitam, biru dan merah, satu koper hitam besar, serta satu brankas besi kecil. Dalam kafe tersebut polisi juga menemukan ada brankas setinggi dua meter di lantai dua kafe. Polisi juga menyita uang SGD 3.130.000 dan US$ 889.965 serta Rp 259 juta.
Kafe ini diketahui pernah jadi lokasi penguntitan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Febrie Adriansyah pada 2024. Dulu namanya Gontran Cherrier. Kafe itu dikelola oleh Ferry Yanto Hongkiriwang. Ia diduga memiliki keterkaitan dengan Febrie Ardiansyah. Pengelola kafe tersebut bahkan pernah diringkus polisi pada Senin, 28 Juli 2025.
Ia ditangkap atas dugaan penculikan, penganiayaan terhadap personel Detesemen Khusus 88 Antiteror Kepolisian RI Brigadir Satu Faisal Faizurrahman.
Fery sebelumnya sempat dibuntuti oleh oleh Brigadir Satu Faisal Faizurrahman saat bersantap siang di Bogor Cafe, Hotel Borobudur, Jakarta pada Jumat, 25 Juli 2025. Mengetahui dirinya dikuntit, ia lantas menghubungi seorang perwira tinggi TNI. Dan tak lama, beberapa prajurit yang diduga berasal dari Badan Intelijen Strategis atau Bais TNI datang ke lokasi menahan Briptu Faisal.
Dalam laporan Majalah Tempo edisi 24 Agustus 2025 disebutkan, penegak hukum yang saat itu ikut menyidik kasus penculikan Briptu Faisal mengatakan, Faisal berasal dari tim yang sama dengan personel Densus 88 yang pernah membuntuti Jampidsus Febrie.






























:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4670207/original/029073300_1701403206-rasyid-maulana-yVwiHXoTrnU-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5160529/original/036403800_1741831526-hasan-almasi-_X2UAmIcpko-unsplash.jpg)






:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5220916/original/022981400_1747295711-cek_fakta_dana_infak_ikn.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/4895076/original/042008200_1721293227-20240718-Pendukung_Trump-AFP_6.jpg)









