Cerita Demo Dukung MBG: Bangun Dapur Pakai Duit Pribadi

5 hours ago 1

DUA ratusan massa dari Presidium Aliansi Rakyat Pendukung Masyarakat Bergizi Gratis (MBG) melakukan aksi demonstrasi di Jalan Merdeka Selatan. Massa aksi berkumpul di Patung Kuda Jakarta pada Rabu siang, 8 Juli 2026 pukul 12.30 WIB, lalu bergerak menuju Kantor Pusat Badan Gizi Nasional. Namun massa ditahan polisi di jalan Merdeka Selatan oleh petugas kepolisian yang berjaga.

Tuntutan utama mereka adalah kesejahteraan untuk para mitra MBG. Koordinator Ketua Yayasan Aliansi Pemantau Badan Gizi Nasional, Hussein menyatakan bahwa masih banyak dapur yang belum mendapatkan bayaran dari negara. “Kami mendanai dengan uang pribadi,” ujar Hussein di sela-sela demonstrasi. Menurut Hussein, ada puluhan ribu titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG yang dibiayai secara mandiri.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Sementara, Herwil Junaidi Harefa dari Asosiasi Pangan Gizi Indonesia untuk Wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (APGI 3T), mengaku sudah menghabiskan uang pribadinya untuk menjalakan dapur MBG bersama relawan. APGI 3T adalah organisasi nirlaba yang berperan sebagai penghubung strategis antara pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG.

Herwil menuturkan pihaknya juga sudah memiliki surat keputusan, namun negara belum terlibat. Ia mengaku sudah menghabiskan Rp 1,5-2 miliar dalam mengelola dapur ini namun tidak ada bantuan dari negara. Bahkan banyak yang ditagih oleh perbankan.

"Dari Oktober-Desember 2025 harusnya sudah berjalan, tapi delapan bulan dapur kami terbengkalai, kami sudah ditagih-tagih perbankan dan rentenir," ucap Herwil.

Hingga pukul 15.00 WIB massa masih tertahan di Jalan Merdeka Selatan, menunggu perwakilan BGN yang dikabarkan akan hadir di tengah Massa. Sempat terjadi aksi saling dorong antara polisi dengan massa demo, tapi Kepala Kepolisian Sektor Metropolitan Gambir Ajun Komisaris Besar Agus Ady Wijaya berhasil meredakan suasana.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |