10 Rekomendasi Tempat Makan yang Buka 24 Jam di Surabaya, Bisa Jadi Tempat Sahur 2026

1 day ago 7

Liputan6.com, Jakarta - Surabaya memang tak pernah benar-benar terlelap. Sebagai ibu kota Jawa Timur dan kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia, denyut aktivitasnya terus berdetak sepanjang hari, bahkan hingga dini hari. Dari pekerja shift malam, mahasiswa hingga para pelancong yang baru tiba di Kota Pahlawan, semuanya membutuhkan tempat makan yang tetap buka saat yang lain sudah menutup pintu.

Menjelang Ramadan 2026, kebutuhan akan tempat makan 24 jam semakin terasa, terutama bagi mereka yang mencari lokasi nyaman untuk sahur tanpa harus terburu-buru. Kabar baiknya, Surabaya punya banyak pilihan. Mulai dari warung penyetan legendaris dengan harga ramah di kantong, depot nasi khas Jawa Timur yang cita rasanya sudah dikenal luas, hingga kedai kopi modern yang cozy untuk nongkrong semalaman, semuanya siap melayani 24 jam penuh. Berikut rekomendasi tempat makan yang buka 24 jam di Surabaya. 

1. Padin Ikan Goreng – Bakar 24 Jam

Bagi pencinta lalapan dan olahan ikan di Surabaya, nama Padin sudah tidak asing lagi. Warung yang berlokasi di Jl. Kranggan No. 26, Bubutan, Surabaya ini telah lama menjadi langganan tetap warga kota, bahkan kerap dikunjungi oleh para selebriti yang sedang berada di Surabaya. Yang membuat Padin istimewa bukan sekadar menu ikannya, melainkan sambalnya tersedia dalam beberapa tingkat kepedasan mulai dari sambal torek, korek, hingga bledek yang legendaris. Tempat ini buka 24 jam setiap hari tanpa hari libur, sehingga Anda bisa datang kapan pun keinginan makan ikan bakar atau goreng itu muncul.

Menu andalan di Padin mencakup ikan gurame goreng dan bakar, bebek goreng, ayam goreng, udang, hingga aneka jenis ikan segar yang bisa Anda pilih sendiri sebelum dimasak. Proses memasaknya dilakukan langsung di depan pembeli, sehingga Anda bisa memastikan kesegaran bahan makanan yang dipesan. Harga per porsi berkisar antara Rp 30.000 hingga Rp 100.000 tergantung jenis ikan dan ukuran. Memang bukan yang paling murah di kelasnya, namun bagi mereka yang mengincar sambal dengan cita rasa khas Surabaya yang autentik di tengah malam, Padin tetap menjadi pilihan yang sulit ditolak.

2. Warung Makan Tegal 24 Jam Non Stop

Tidak semua tempat makan 24 jam harus megah dan penuh fasilitas. Warung Makan Tegal 24 Jam Non Stop yang berlokasi di depan Indomaret, Jl. Raya Pandugo, Medokan Ayu, Kec. Rungkut, Surabaya ini membuktikan bahwa kesederhanaan pun bisa menjadi daya tarik tersendiri. Konsepnya adalah warung tegal (warteg) pada umumnya dengan etalase berisi berbagai lauk siap saji yang bisa Anda pilih sesuai selera dan kantong. Lokasinya yang berada tepat di depan Indomaret yang juga buka 24 jam menjadikannya pilihan sangat praktis bagi siapa pun yang berada di kawasan Rungkut dan sekitarnya pada malam hingga dini hari.

Pilihan lauknya cukup lengkap dan berputar setiap hari, mulai dari ayam goreng, tahu dan tempe bacem, sayur asem, sayur lodeh, perkedel, ikan asin, hingga telur balado. Harganya sangat terjangkau estimasi makan kenyang cukup dengan Rp 15.000 hingga Rp 30.000 per orang. Tidak ada nuansa mewah di sini, namun bagi mereka yang mencari makan praktis dan murah saat larut malam, warung ini adalah solusi paling jujur yang bisa ditemukan di kawasan Surabaya Timur. Para pengunjung yang datang pada dini hari pun mengakui bahwa pilihan lauknya masih cukup beragam.

3. Penyetan Bang Ali Simpang Darmo

Penyetan Bang Ali adalah salah satu nama paling populer dalam dunia kuliner 24 jam di Surabaya. Berlokasi di Jl. Simpang Darmo Permai Utara No. 22, Lontar, Kec. Sambikerep, Surabaya, warung ini telah membangun reputasinya selama bertahun-tahun berkat sambal tomat khasnya yang bisa disesuaikan tingkat kepedasannya—dari tidak pedas, sedang, hingga level pedas yang akan membuat mata Anda berkaca-kaca. Konsep penyetan di sini sangat khas Surabaya: lauk digoreng atau dibakar, lalu dihidangkan bersama lalapan segar dan nasi hangat. Tersedia pula ruangan ber-AC untuk tamu yang ingin makan dengan lebih nyaman, serta mendukung pembayaran digital melalui QRIS.

Menu yang tersedia sangat beragam, mencakup ayam goreng, bebek goreng, cumi goreng, ikan pe, ikan gurame, udang, aneka jeroan seperti ati ampela dan usus, hingga pilihan nabati seperti tempe, tahu, dan telur. Harga lauk mulai dari Rp 2.000 untuk tempe dan tahu, sementara estimasi total makan dengan lauk ayam atau ikan berkisar Rp 20.000 hingga Rp 75.000 per orang tergantung pilihan lauk. Dengan pilihan menu selengkap ini dan jam operasional 24 jam setiap hari, Penyetan Bang Ali Simpang Darmo menjadi salah satu tujuan paling diandalkan warga Surabaya Barat yang ingin makan malam atau sahur tanpa harus jauh-jauh keluar dari kawasan tempat tinggal mereka.

4. Depot Sederhana (Gubeng Pojok)

Di antara semua tempat makan dalam daftar ini, Depot Sederhana yang terletak di Jl. Stasiun Gubeng No. 1A, Pacar Keling, Kec. Genteng, Surabaya, mungkin memiliki sejarah dan prestise yang paling panjang. Depot yang kerap disebut sebagai Gubeng Pojok ini sudah berdiri sejak era 1970-an dan dikenal sebagai salah satu depot masakan Jawa Timur paling legendaris di Surabaya.

Lokasinya yang berada tepat di belakang pintu Stasiun Gubeng menjadikannya sangat strategis, mudah dijangkau baik dari dalam kota maupun bagi penumpang kereta yang baru tiba. Konon, tempat ini bahkan pernah dikunjungi oleh Presiden Joko Widodo, sebuah pengakuan tak resmi atas kualitas masakannya yang sudah teruji puluhan tahun.

Menu di Depot Sederhana mencerminkan kekayaan masakan Jawa Timur: ada rawon sapi yang kuahnya kaya kluwek, soto ayam dan soto daging yang gurih, nasi goreng Jawa, mie godog, ayam penyet, pecel nasi, krengsengan, kare ayam, hingga cap cay. Harga sangat ramah di kantong, dengan kisaran Rp 13.500 hingga Rp 21.000 per menu, sehingga makan kenyang berdua pun tidak akan menguras dompet. Depot ini buka 24 jam setiap hari tanpa libur, menjadikannya pilihan sempurna untuk makan sahur, sarapan dini hari, atau makan malam larut setelah beraktivitas panjang. Pelayanannya yang cepat dan suasana yang hangat khas warung tradisional menjadi nilai tambah yang membuat banyak orang selalu kembali.

5. Nasi Cumi Pasar Atom Ibu Atun

Jika Anda pernah mendengar tentang nasi cumi hitam khas Surabaya, besar kemungkinan nama Ibu Atun yang disebut pertama kali. Warung Nasi Cumi Pasar Atom Ibu Atun yang berlokasi di Jl. Waspada No. 30, Bongkaran, Kec. Pabean Cantian, Surabaya, tepat di seberang Pasar Atom. Kuliner ini sudah eksis sejak tahun 1965 dan kini dikelola oleh generasi keempat keluarga pendirinya.

Lebih dari enam dekade bertahan tanpa membuka satu pun cabang resmi adalah bukti betapa warung ini menjaga konsistensi rasa di atas segalanya. Tidak mengherankan jika tempat ini kerap menjadi tujuan artis, pejabat, dan wisatawan luar kota yang tidak ingin pulang dari Surabaya tanpa mencicipinya.

Menu utama yang wajib dicoba adalah nasi cumi hitam, nasi yang disajikan bersama cumi masak tinta hitam yang gurih dan kaya rempah, dilengkapi lauk pelengkap seperti paru goreng, babat, dan peyek renyah. Tersedia pula pilihan nasi cumi campur, nasi cumi komplit, dan nasi rawon cumi yang tak kalah menggoda. Harganya sangat terjangkau: nasi cumi biasa mulai dari Rp 22.000, nasi cumi campur Rp 27.500, nasi cumi komplit Rp 33.000, dan nasi rawon cumi Rp 33.000. Sebagai bonus, setiap pengunjung mendapatkan satu buah pisang secara gratis. Tempat ini buka 24 jam setiap hari dan semakin ramai menjelang tengah malam, membuktikan betapa kuatnya loyalitas pelanggan warung legendaris ini.

6. Kedai Ciamso (Dekat UNESA)

Bagi yang mencari pengalaman makan malam dengan suasana berbeda dari warung konvensional, Kedai Ciamso hadir sebagai jawabannya. Berlokasi di Jl. Bukit Indah Lontar XI No. 82, Lidah Wetan, Kec. Lakarsantri, Surabaya, tidak jauh dari kawasan kampus UNESA, kedai ini mengusung konsep kopi tiam khas Melayu dengan nuansa interior yang bernuansa Tionghoa klasik. Ruangannya tersedia dalam dua pilihan: indoor yang nyaman ber-AC dan outdoor dengan smoking area yang cukup luas. Tempat ini buka 24 jam setiap hari dan menjadi favorit mahasiswa, keluarga muda, hingga komunitas yang ingin nongkrong hingga dini hari tanpa harus pulang karena tempat sudah tutup.

Menu di Kedai Ciamso mencerminkan perpaduan budaya yang kaya: ada roti gandum panggang dengan berbagai topping, bubur ayam, aneka mie dan wonton, nasi kari, nasi ayam Sechuan, serta pilihan dimsum yang cukup lengkap. Minuman kopi tersedia dalam berbagai pilihan, baik kopi hitam sederhana maupun kreasi kopi susu yang kekinian. Estimasi harga per orang berkisar antara Rp 25.000 hingga Rp 80.000 tergantung pilihan menu. Nilai tambah lain yang disukai pengunjung adalah keberadaan kucing-kucing peliharaan yang berkeliaran di area kedai, menambah suasana santai dan homey yang membuat pengunjung betah berlama-lama. Lokasi yang berdekatan dengan arena futsal UNESA juga menjadikannya pilihan populer untuk makan setelah berolahraga malam.

7. Kollabora – The Best Thematic Cafe & Restaurant

Surabaya memiliki banyak cafe, tetapi Kollabora menawarkan pengalaman yang sulit ditemukan di tempat lain. Berlokasi di Jl. Raya Kupang Indah No. 51, Sonokwijenan, Kec. Sukomanunggal, Surabaya, cafe ini dikenal dengan konsep tematik yang berubah-ubah hingga empat hingga lima kali dalam setahun. 

Menu makanan di Kollabora mencakup pasta, steak dengan pilihan saus yang beragam, nasi goreng dengan sentuhan Indonesia heritage, tiramisu dan berbagai dessert premium, serta aneka kreasi kopi dan mocktail yang terus diperbarui sesuai tema yang sedang berjalan. Tersedia pula VIP room yang bisa disewa untuk acara privat, gathering, atau kelas workshop. Harga memang lebih premium dibanding warung biasa, estimasi pengeluaran per orang berkisar Rp 80.000 hingga Rp 200.000. Cafe ini buka 24 jam setiap hari dan menjadi pilihan populer untuk kencan malam, ulang tahun, atau sekadar nongkrong panjang dengan teman-teman yang ingin foto-foto dengan latar dekorasi yang instagramable.

8. A&W Wijaya Kusuma

A&W Wijaya Kusuma yang berlokasi di Jl. Wijaya Kusuma No. 61, Ketabang, Kec. Genteng, Surabaya adalah salah satu gerai A&W paling ikonik di kota ini. Letaknya yang berada di kawasan sentral Surabaya menjadikannya mudah dijangkau dari berbagai penjuru kota. Gerai ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap termasuk area bermain anak, jalur drive-thru yang bisa digunakan tanpa harus turun dari kendaraan, serta suasana ruangan yang bersih dan nyaman. Penting untuk diketahui bahwa gerai ini tidak buka 24 jam penuh setiap hari—pada Senin hingga Kamis, jam operasionalnya adalah pukul 06.00 hingga 22.00, sementara pada hari Jumat dan Sabtu barulah gerai ini buka 24 jam penuh. Pada hari Minggu, gerai tutup pada pukul 23.00.

Menu andalan A&W yang tidak berubah dari generasi ke generasi tetap menjadi daya tarik utama: ayam goreng crispy dengan berbagai pilihan saus, root beer float dengan es krim yang mengambang sempurna, paket sarapan untuk yang datang pagi hari, serta menu spesial spicy golden aroma chicken yang dikenal dengan aroma rempahnya yang kuat dan daging yang juicy. Harga per porsi berkisar antara Rp 40.000 hingga Rp 100.000 per orang. Meski bukan warung lokal, A&W Wijaya Kusuma tetap relevan sebagai pilihan makan malam larut bagi mereka yang berada di pusat kota Surabaya dan menginginkan fast food dengan kualitas yang konsisten dan suasana yang lebih nyaman dari sekadar warung pinggir jalan.

9. Bubur Ayam Mang Endut

Di antara sekian banyak kuliner malam di Surabaya, Bubur Ayam Mang Endut menempati posisi unik sebagai pilihan yang hangat, mengenyangkan, dan cocok dimakan kapan saja, baik sebagai sahur, makan malam, maupun pengobat lapar di dini hari.

Berlokasi di Jl. Kedungsari No. 43, Kedungdoro, Kec. Tegalsari, Surabaya, warung ini buka 24 jam setiap hari dan telah membangun basis pelanggan setia yang tidak kecil. Bubur yang disajikan di sini adalah jenis bubur basah khas Jawa Barat yang berbeda dari bubur nasi Jawa Timur pada umumnya—lebih lembut dan creamy, disajikan dengan berbagai topping yang bisa disesuaikan dengan selera.

Pilihan menu utama meliputi bubur ayam biasa, bubur ayam telur, bubur ayam dengan ati ampela, hingga paket bubur spesial komplit yang berisi setengah telur rebus setengah matang, suwiran ayam, cakwe, dan jeroan ayam. Tersedia pula sate usus sebagai lauk tambahan yang sangat direkomendasikan. Harga sangat terjangkau, mulai dari Rp 10.000 untuk bubur polos hingga Rp 37.000 untuk pilihan paling lengkap. Bagi yang tidak sempat datang langsung, warung ini juga tersedia di aplikasi GrabFood sehingga bisa dipesan untuk dikirim ke hotel atau tempat menginap. Bagi yang sedang berada di kawasan Tegalsari atau pusat kota Surabaya pada malam hari, Bubur Ayam Mang Endut adalah pilihan yang jarang mengecewakan.

10. Richeese Factory – Basuki Rahmat

Menutup daftar ini adalah Richeese Factory di cabang Basuki Rahmat, salah satu cabang fast food franchise yang paling banyak dibicarakan di Surabaya karena rating Google-nya yang sangat tinggi di antara gerai-gerai sejenis. Berlokasi di Jl. Basuki Rahmat No. 31, Embong Kaliasin, Kec. Genteng, Surabaya, gerai ini buka 24 jam setiap hari dan menawarkan konsep yang cukup berbeda dari fast food biasa. Interior yang modern dan nyaman, pelayanan staf yang ramah dan cepat tanggap, serta pilihan menu yang lebih berani dari kebanyakan restoran cepat saji menjadikannya pilihan menarik untuk makan malam maupun larut malam.

Konsep utama Richeese Factory adalah perpaduan ayam goreng dengan saus keju yang tersedia dalam lima level kepedasan. Level 1 cocok untuk semua kalangan, sementara level 5 adalah tantangan tersendiri bahkan bagi yang sudah terbiasa dengan makanan pedas. Selain ayam, tersedia juga burger, nasi dengan berbagai pilihan topping, serta minuman dan dessert berbasis keju. Harga per orang berkisar antara Rp 50.000 hingga Rp 150.000.

Pertanyaan dan Jawaban

Apakah semua tempat makan dalam daftar ini benar-benar buka 24 jam setiap hari?

Hampir semuanya, kecuali A&W Wijaya Kusuma yang hanya buka 24 jam penuh pada hari Jumat dan Sabtu. Di hari lain, A&W beroperasi mulai pukul 06.00 hingga 22.00. Sebaiknya konfirmasi langsung sebelum berkunjung untuk memastikan kondisi terkini.

Di mana lokasi tempat makan 24 jam yang paling strategis di pusat kota Surabaya?

Depot Sederhana (Gubeng Pojok) di Jl. Stasiun Gubeng dan Richeese Factory di Jl. Basuki Rahmat adalah dua pilihan yang paling strategis di pusat kota. Keduanya mudah dijangkau dari berbagai titik dan berdekatan dengan transportasi umum.

Kuliner 24 jam apa di Surabaya yang paling cocok untuk wisatawan yang ingin mencoba makanan khas daerah?

Nasi Cumi Pasar Atom Ibu Atun adalah pilihan paling ikonik—menawarkan nasi cumi hitam khas Madura yang tidak akan ditemukan di daerah lain. Depot Sederhana Gubeng Pojok juga sangat direkomendasikan untuk mencicipi rawon, soto, dan masakan Jawa Timur autentik.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |