Bentrok di Adonara: 3 Orang Tewas, Puluhan Rumah Terbakar

18 hours ago 8

MENTERI Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, menyoroti bentrokan yang terjadi di Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Berdasarkan data sementara Kementerian HAM, bentrokan pada Sabtu, 18 Juli 2026 tersebut turut mengakibatkan korban jiwa.

“Sedikitnya tiga orang meninggal dunia serta puluhan rumah terbakar,” ujar Pigai dalam keterangan tertulis pada Ahad, 19 Juli 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Pigai menurunkan jajaran Kantor Wilayah Kementerian HAM Nusa Tenggara Timur untuk memantau bentrokan antarwarga yang terjadi di Adonara, Flores Timur. Menurut Pigai, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap penanganan konflik yang telah menimbulkan korban jiwa dan kerugian materi.

Pemantauan di lapangan, kata Pigai, bertujuan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi masyarakat seusai konflik sekaligus mengidentifikasi langkah yang diperlukan dalam mendukung penyelesaian secara damai. Ia mengklaim, hasil pemantauan nantinya akan menjadi bahan koordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh adat dan agama, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.

Menurut Pigai, pendekatan berbasis budaya lebih efektif dibandingkan pendekatan yang hanya mengedepankan aspek penegakan hukum. “Berdasarkan pengalaman menangani kasus di sana, kami menilai pendekatan melalui solusi budaya jauh lebih efektif daripada pemolisian,” ujar dia.

Ia menilai penting membangun kembali kepercayaan antar masyarakat dengan melibatkan tokoh adat dan menggunakan mekanisme penyelesaian yang hidup di tengah masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu mencegah terjadinya konflik serupa di masa yang akan datang.

Melansir laman Kompas.com, bentrokan di Adonara tersebut terjadi antara warga Desa Narasaosina dan Dusun Bele, Desa Waiburak. Akibat bentrokan tersebut, sebanyak tiga orang dilaporkan meninggal dan lima orang mengalami luka-luka.

Tempo sudah meminta konfirmasi tentang data terbaru korban bentrokan di Adonara kepada Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah atau Polda NTT Komisaris Besar Henry Novika Chandra. Namun, hingga artikel ini ditulis, Henry belum merespons pesan yang dikirimkan.

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |