Doa Sholat Idul Fitri dan Artinya Lengkap sesuai Urutan

4 hours ago 6

Liputan6.com, Jakarta - Doa sholat Idul Fitri wajib diketahui umat muslim. Sholat Idul Fitri merupakan ibadah sunah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam, menandai hari kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa di bulan Ramadan. Pelaksanaan sholat ini tidak hanya sekadar ritual, tetapi juga momen penting untuk memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT. 

Ibadah sunah ini memiliki tata cara khusus yang sedikit berbeda dari sholat fardhu biasa, termasuk dalam hal niat, jumlah takbir, dan bacaan surat yang dianjurkan. Oleh karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk mengetahui panduan lengkapnya agar dapat menjalankan sholat Idul Fitri sesuai syariat.

Dengan memahami setiap bacaan dan gerakan dalam sholat Idul Fitri, umat Muslim dapat merasakan kedekatan yang lebih dalam dengan Sang Pencipta, serta meraih pahala dan keberkahan yang melimpah di hari yang suci ini. Artikel ini akan membahas secara komprehensif mengenai doa-doa sholat Idul Fitri yang dapat menjadi panduan Anda.

Niat Sholat Idul Fitri: Panduan Lengkap untuk Imam, Makmum, dan Sendiri

Niat adalah bagian fundamental dalam setiap ibadah, termasuk Sholat Idul Fitri. Meskipun niat cukup diucapkan dalam hati, melafalkannya juga sangat dianjurkan untuk lebih afdal dan memantapkan hati. Berikut adalah lafal niat sholat Idul Fitri sesuai posisi pelaksanaannya:

Niat untuk Imam:

"أُصَلِّي سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ إِمَامًا لِلَّهِ تَعَالَى"

Arab Latin: Ushallii sunnatan li'iidil fithri rak'ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillahi taʼaalaa.

Artinya: "Saya niat salat sunah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, sebagai imam karena Allah Ta'ala."

Niat untuk Makmum:

"أُصَلِّي سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ مَأْمُوْمًا لِلَّهِ تَعَالَى"

Arab Latin: Ushallii sunnatan li'iidil fithri rak'ataini maʼmuuman lillahi taʼaalaa.

Artinya: "Saya niat salat sunah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat, sebagai makmum karena Allah Ta'ala."

Niat untuk Sendiri (Munfarid):

"أُصَلِّي سُنَّةً لِعِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ لِلَّهِ تَعَالَى"

Arab Latin: Ushalli sunnatan li 'idil fitri rak'ataini mustaqbilal qiblati lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku menyengaja sembahyang sunnah Idul Fitri dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah SWT."

Niat ini dibaca bersamaan dengan takbiratul ihram, yang merupakan rukun sholat pertama. Penting untuk diingat bahwa sholat Idul Fitri dapat dilaksanakan secara berjamaah maupun sendiri, meskipun berjamaah lebih diutamakan. Setelah niat, dilanjutkan dengan takbiratul ihram, yaitu mengucapkan "Allahu Akbar" sambil mengangkat kedua tangan. Takbiratul ihram ini menjadi penanda dimulainya sholat dan merupakan rukun yang tidak boleh terlewatkan.

Urutan Doa dan Takbir dalam Sholat Idul Fitri

Sholat Idul Fitri memiliki beberapa bacaan doa dan takbir khusus yang membedakannya dari sholat fardhu biasa, menambah kekhusyukan ibadah di hari raya. Setelah takbiratul ihram, umat Muslim dianjurkan membaca doa iftitah. Mayoritas ulama berpendapat bahwa doa iftitah dibaca setelah takbiratul ihram, kemudian diikuti oleh takbir zawaid atau takbir tambahan.

Doa iftitah yang dibaca adalah:

"اللهُ اَكْبَرُ كَبِرًا وَالْحَمْدُ لِلْهِ كَشِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلًا . اِنِّى وَجَّهْتُ وَجْهِيَ لِلَّذِيْ فَطَرَالسَّمَاوَاتِ وَالْاَرْضَ حَنِيْفًا مُسْلِمًا وَمَا اَنَا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ . اِنَّ صَلَاتِيْ وَنُسُكِيْ وَمَحْيَايَ وَمَمَاتِيْ لِلَّهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَبِذَا لِكَ اُمِرْتُ وَاَنَ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ ."

Arab Latin: Allaahu akbaru kabiraa walhamdulillaahi katsiiraa, wa subhaanallaahi bukratan wa'ashiilaa, innii wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaawaati wal ardha haniifan musliman wamaa anaa minal musyrikiin. inna shalaatii wa nusukii wa mahyaaya wa mamaatii lillaahi rabbil 'aalamiina. laa syariikalahu wa bidzaalika umirtu wa ana minal muslimiin.

Artinya: "Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha Suci Allah, baik waktu pagi dan petang. Sesungguhnya aku menghadapkan wajahku kepada Tuhan yang menciptakan langit dan bumi, dengan cenderung kepada agama yang benar, lagi berserah diri, dan aku bukanlah termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan. Sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam, yang tiada sekutu bagi-Nya. Dengan yang demikian itulah aku diperintahkan, dan aku termasuk orang-orang yang berserah diri."

Setelah doa iftitah, pada rakaat pertama dilakukan takbir tambahan sebanyak 7 kali, dan pada rakaat kedua sebanyak 5 kali. Di antara setiap takbir tambahan, disunahkan membaca: 

"سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلاَ إِلٰهَ إِلاَّ اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ" 

(Subhânallâh, walhamdulillâh, walâ ilâha illallâh, wallâhu akbar) yang berarti "Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, Allah maha besar."

Atau bisa juga membaca: 

"اللهُ أَكْبَرُ كَبِيرًا، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ كَثِيرًا، وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيلًا"

(Allâhu akbaru kabîran, wal hamdulillâhi katsîran, wa subhânallâhi bukratan wa ashîlan) yang artinya "Allah Maha Besar dengan segala kebesaran, segala puji bagi Allah dengan pujian yang banyak, Maha Suci Allah, baik waktu pagi dan petang."

Setelah membaca Al-Fatihah, disunahkan membaca surat-surat pilihan. Untuk rakaat pertama dianjurkan membaca Surat Al-A'la, dan untuk rakaat kedua dianjurkan membaca Surat Al-Ghasyiyah.

Doa Setelah Sholat Idul Fitri

Setelah menunaikan sholat Idul Fitri, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa dan dzikir sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. Tidak ada doa khusus yang diwajibkan setelah sholat Id, sehingga setiap Muslim dapat memanjatkan doa kebaikan sesuai harapan dan kebutuhan masing-masing. Selain itu, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak takbir, tasbih, tahmid, dan tahlil sebagai ungkapan pengagungan kepada Allah di hari kemenangan.

Meski tidak bersifat wajib, ada beberapa doa yang sering dibaca oleh umat Muslim setelah sholat Idul Fitri. Doa ini berisi permohonan agar amal ibadah selama Ramadan diterima serta diberikan keberkahan setelah hari raya. Salah satu doa yang sering dipanjatkan adalah:

اللَّهُمَّ تَقَبَّلْ مِنَّا صِيَامَنَا وَقِيَامَنَا وَرُكُوعَنَا وَسُجُودَنَا وَجَمِيعَ طَاعَاتِنَا، وَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا، وَأَعِدْ عَلَيْنَا هَذَا الْعِيدَ بِالْخَيْرِ وَالْبَرَكَةِ وَالْأَمْنِ وَالْإِيمَانِ.

Allahumma taqabbal minna shiyamana wa qiyamana wa ruku‘ana wa sujudana wa jami‘a tha‘atina, waghfir lana dzunubana, wa a‘id ‘alaina hadzal ‘ida bil khairi wal barakah wal amni wal iman.

Artinya: "Ya Allah, terimalah puasa kami, sholat malam kami, rukuk dan sujud kami, serta seluruh ketaatan kami. Ampunilah dosa-dosa kami dan kembalikanlah hari raya ini kepada kami dengan kebaikan, keberkahan, keamanan, dan keimanan."

Selain itu, ada pula doa lain yang kerap dibaca setelah sholat Id atau setelah khutbah selesai:

اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ الْعَائِدِينَ وَالْفَائِزِينَ، وَاجْعَلْنَا مِنَ الْمَقْبُولِينَ، وَاغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدِينَا وَلِجَمِيعِ الْمُسْلِمِينَ.

Allahumma aj‘alna minal ‘aidin wal faizin, waj‘alna minal maqbulin, waghfir lana wa liwalidina wa lijami‘il muslimin.

Artinya: "Ya Allah, jadikanlah kami termasuk orang-orang yang kembali (fitri) dan memperoleh kemenangan, jadikan kami termasuk orang-orang yang diterima amalnya, serta ampunilah kami, kedua orang tua kami, dan seluruh kaum Muslimin."

Doa-doa tersebut biasanya dipanjatkan dengan penuh harapan agar ibadah selama bulan Ramadan diterima oleh Allah SWT serta kehidupan setelah Idul Fitri dipenuhi keberkahan

Hikmah dan Manfaat Mengamalkan Doa Sholat Idul Fitri

Mengamalkan doa-doa sholat Idul Fitri  manfaat utamanya adalah memperkuat hubungan dengan Allah SWT. Melalui niat yang tulus, takbir, doa iftitah, serta doa-doa setelah sholat, seorang Muslim secara langsung berkomunikasi dan mendekatkan diri kepada-Nya, sebagai bentuk pengakuan atas kebesaran dan kekuasaan-Nya.

Selain itu, sholat Idul Fitri dengan seluruh rangkaian doanya, meningkatkan kesadaran spiritual umat Muslim. Ibadah ini mengingatkan akan tujuan hidup dan pentingnya bersyukur atas nikmat Ramadan serta kemenangan melawan hawa nafsu. Hal ini berkontribusi pada peningkatan kualitas iman dan ketakwaan individu.

Pelaksanaan sholat Idul Fitri juga merupakan amalan yang penuh keutamaan dan mendatangkan pahala besar. Allah SWT akan mengampuni dosa umat Islam yang melaksanakannya dengan ikhlas. Lebih dari itu, sholat Id secara berjamaah di masjid atau lapangan menjadi momen penting untuk mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan umat Muslim.

Pertanyaan Umum Seputar Topik

1. Apa saja niat sholat Idul Fitri?

Niat sholat Idul Fitri dibedakan berdasarkan posisi pelaksananya: untuk imam, makmum, dan munfarid (sendiri). Masing-masing memiliki lafal Arab, Latin, dan artinya sendiri.

2. Kapan doa iftitah dibaca dalam sholat Idul Fitri?

Doa iftitah dibaca setelah takbiratul ihram, sebelum takbir tambahan (takbir zawaid) pada rakaat pertama sholat Idul Fitri.

3. Apa bacaan yang disunahkan di antara takbir tambahan sholat Idul Fitri?

Di antara setiap takbir tambahan, disunahkan membaca "Subhânallâh, walhamdulillâh, walâ ilâha illallâh, wallâhu akbar" atau "Allâhu akbaru kabîran, wal hamdulillâhi katsîran, wa subhânallâhi bukratan wa ashîlan".

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |