Dua Gempa dari Laut yang Menggoyang Jawa Barat Akhir Pekan

23 hours ago 7

HINGGA Senin pagi ini, 20 Juli 2026, gempa Magnitudo 4,8 dari Samudra Indonesia di selatan Jawa Barat yang terjadi pada Ahad, pukul 15.11 WIB menjadi gempa terkini yang bisa dirasakan guncangannya. Menurut Badan Meteorogi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG, gempa dari laut selatan itu dirasakan hingga wilayah Bogor.

Menurut Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Wijayanto, berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan BMKG, getaran gempa dirasakan pada skala intensitas III MMI di Cikotok, Kalapanunggal, Cidolog, Cisaat, Simpenan, Kota Sukabumi, Nagrak, Panggarangan, Cimahi, Banjaran, Lembang, Parompong, Cililin, Sariwangi, Katapang, Bandung, Cianjur, Ciwidey, Ciawi, Cikole, dan Pelabuhan Ratu.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Pada skala itu, guncangan dirasakan di dalam rumah seakan ada truk yang melintas. Sementara guncangan yang sampai di daerah Soreang, Ciracap, dan Bogor dirasakan pada skala intensitas II MMI atau getaran hanya dirasakan oleh beberapa orang dan sebatas membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Berdasarkan hasil analisis BMKG, pusat sumber gempa atau episenter berlokasi di laut pada jarak 79 kilometer arah barat daya Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Telah sejak awal mendeteksinya, pemodelan  BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami. "Gempa bumi yang terjadi tergolong dangkal akibat aktivitas deformasi batuan di dasar laut," kata Wijayanto.

Sebelumnya pada Sabtu, 11 Juli 2026 pukul 19.47 WIB, wilayah Kota Sukabumi, Jawa Barat dan sekitarnya juga diguncang gempa bumi tektonik. Berdasarkan pemutakhiran data BMKG kekuatan gempa saat itu memiliki Magnitudo 4,3. "Episenter gempa berlokasi di laut pada jarak 82 kilometer arah tenggara Kota Sukabumi pada kedalaman 22 kilometer," kata Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hartanto pascagempa.

Lindu itu disebutkannya tergolong dangkal dengan pemicu aktivitas sesar aktif bawah laut. Berdasarkan laporan dari masyarakat, gempa ini dirasakan di wilayah Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur pada skala intensitas III MMI. Sementara di  Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Garut, Kabupaten Tasikmalaya, pada skala II - III MMI. 

Read Entire Article
Fakta Dunia | Islamic |